Pimpin Apel Pagi, Pj. Sekprov Sampaikan Sejumlah Arahan Bagi Perangkat Daerah

TANJUNG SELOR – Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. Bustan, S.E., M.Si, memimpin apel pagi gabungan di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (8/9).

Mewakili Gubernur Kaltara, Bustan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Kaltara, termasuk Aparatur Sipil Negara ASN dan non-ASN yang telah hadir pada apel rutin hari ini.

Dalam arahannya tersebut, Bustan meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk dapat melakukan evaluasi terhadap program yang akan dilaksanakan, serta memperhatikan regulasi yang ada.

“Saya minta kepada kepala perangkat daerah yang membidangi untuk kembali melakukan evaluasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan,”kata Bustan.

Selanjutnya ia juga mengingatkan bahwa sekarang sudah memasuki bulan September, agar jajaran perangkat daerah dapat segera melakukan percepatan serapan realisasi anggaran.

“Kepada seluruh perangkat daerah yang serapan realisasi anggarannya rendah terus agar dapat maksimalkan dan memanfaatkan sisa waktu ini untuk menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Menurutnya dengan mempercepat serapan realisasi anggaran juga akan meningkatkan perputaran perekonomian di masyarakat, dan ini akan berdampak positif yang besar bagi pembangunan daerah.

Bustan mendorong ASN dan non ASN dapat berkontribusi bersama-sama dalam mewujudkan Program Asta Cita Presiden Indonesia, H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Dia berharap bersama semua jajaran perangkat daerah Pemprov Kaltara dapat mengimplementasikan dan terus mendukung program strategis nasional dari pemerintah pusat.

Diakhir sambutannya, Bustan mengajak semua pihak untuk bersama-sama dalam mendukung serta menjaga kondusifitas dan kedamaian di Bumi Benuanta.

“Apabila ada berita diluar terkait hoax jangan mudah terpengaruh. Mari kita luruskan, mari bersama-sama kita jaga provinsi Kalimantan Utara yang sudah kondusif ini,”pungkasnya..

(dkisp)

Pemprov Dorong Sinergi Bersama Intervensi dan Penanggulangan Kemiskinan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda-Litbang) menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan diruang Rapat Lantai 2 Kantor PUPR, Senin (8/9).

Rakor dipimpin Kepala Bappeda-Litbang Kaltara, Bertius, S. Hut, melibatkan instansi pemerintah, dunia usaha, serta pemangku kepentingan terkait, bertujuan menyinergikan program pemerintah dan sektor swasta agar intervensi pengentasan kemiskinan lebih tepat sasaran.

Bertius menyampaikan bahwa Pemprov Kaltara belum memperoleh insentif fiskal dari Kementerian Keuangan karena belanja daerah dinilai belum berkualitas.

“Selama intervensi yang dilakukan belum benar-benar menyentuh kelompok miskin, maka hasilnya akan tetap dianggap kurang optimal,” kata Bertius.

Untuk itu, Bertius menekankan pentingnya pendekatan langsung dan intervensi yang harus menyasar masyarakat miskin dan berbasis “By Name By Address (BNBA). Menurutnya melalui penerapan itu maka program akan tepat sasaran.

Sebagai tindak lanjut, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) diketuai Wagub Kaltara dan Kepala Bappeda sebagai sekretaris, tengah menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) Tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

Ranpergub tersebut akan mengatur pemutakhiran data BNBA berikut analisis karakteristik masyarakat miskin, penyelarasan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dengan program pemerintah.

“Serta dilakukan pemberian insentif dan disinsentif untuk mendorong keterlibatan aktif dunia usaha,”ungkapnya.

“Rapat ini bukan sekadar koordinasi, tetapi komitmen bersama untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di Kalimantan Utara melalui kolaborasi nyata. Dengan sinkronisasi penuh, kita optimistis kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan,” terang Bertius.

Dalam rakor ini juga membahas upaya pengentasan kemiskinan yang difokuskan pada penguatan ekonomi desa dan UMKM, penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan infrastruktur dasar, serta penerapan sistem data terpadu untuk monitoring dan evaluasi.

(dkisp)

Pemerintah Kabupaten Nunukan Serahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Blok 3

NUNUKAN– Pemerintah daerah merespon terkait kebakaran rumah yang terjadi di jalan Sanusi blok 3 RT.06 Nunukan Barat, setelah mendengar kabar bahwa adanya kebakaran rumah warga, Plt.Sekda Nunukan Ir.Jabbar, M.Si mewakili pemerintah daerah langsung menuju lokasi kejadian dan menyaksikan langsung proses pemadaman api. Senin, 8/09/2025

Ia menyampaikan agar warga korban kebakaran tetap bersabar dalam menghadapi musibah ini.

“Tidak ada yang mengharapkan musibah ini, jadi saya mohon bersabar mudah-mudahan akan digantikan dengan lebih baik” Ujarnya

Pemerintah daerah melalui BPBD menyerahkan bantuan simbolis berupa paket sembako, matras dan selimut dan dari dinas sosial juga turut memberikan bantuan berupa kasur, perlengkapan anak, permakanan anak, perlengkapan keluarga dan alat memasak.

Selanjutnya ia berharap melalui bantuan yang diberikan dapat meringankan beban sementara bagi para korban kebakaran dan yang belum mendapatkan nantinya akan diberikan melalui BPBD maupun Dinas sosial kabupaten Nunukan.

Terakhir, ia berpesan kepada RT setempat untuk dapat mendata jumlah keseluruhan warga terdampak kebakaran dan anak-anak yang masih berstatus sekolah.

“Saya juga minta nanti Bu RT anak-anak yang sekolah itu yang tidak punya pakaian agar dicatat dan disampaikan kepada camat, jangan sampai karna tidak ada pakaian anak-anak tidak sekolah”. Pintanya

Meri

 

SIWO PWI Nunukan Gelar Pra-PORWADA, Ajang Persiapan Menuju PORWADA II Kaltara

NUNUKAN – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan siap menggelar Pra-Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) dengan serangkaian kegiatan olahraga dan jurnalistik sepanjang September 2025.

Panitia yang telah dibentuk secara khusus kini fokus pada persiapan matang demi kelancaran acara. Ketua Panitia, Diansyah, ditunjuk untuk memimpin jalannya seluruh agenda.

Ketua SIWO PWI Nunukan mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membina semangat sportivitas di kalangan wartawan.

“Kami ingin Pra-PORWADA ini menjadi ajang yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet andal, tetapi juga memperkuat kekompakan dan solidaritas sesama anggota PWI,” ujarnya.

Menurutnya, melalui olahraga, jurnalis dapat menyegarkan pikiran sekaligus menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas liputan.

Lebih lanjut, Ketua SIWO PWI Nunukan menjelaskan bahwa kolaborasi antara olahraga dan jurnalistik merupakan identitas unik dari organisasi ini. Kedua bidang ini saling melengkapi, di mana ketajaman berpikir dan kecepatan dalam menulis juga dibutuhkan dalam dunia olahraga.

Ia berharap seluruh anggota dapat berpartisipasi aktif, baik sebagai peserta maupun pendukung, sehingga acara ini benar-benar meriah dan bermakna.

Sementara itu, Ketua Panitia Diansyah menyatakan kesiapannya untuk memimpin timnya dalam mensukseskan acara.

“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan setiap detail acara berjalan lancar sesuai rencana,” kata Diansyah.

Ia menambahkan bahwa panitia telah bekerja keras menyusun jadwal dan mempersiapkan teknis setiap perlombaan.

Rangkaian perlombaan olahraga akan diawali dengan cabang biliar yang sekaligus menjadi seremoni pembukaan pada Minggu, 14 September 2025.

Para peserta diharapkan dapat menunjukkan skill terbaiknya di meja biliar, menciptakan pertandingan yang seru dan berkesan.

Selang enam hari kemudian, tepatnya pada Sabtu, 20 September 2025, giliran lomba badminton yang akan memanaskan suasana. Cabang olahraga ini dipilih karena kepopulerannya dan sering dimainkan oleh anggota PWI. Antusiasme yang tinggi diperkirakan akan mewarnai setiap set pertandingan.

Tidak hanya dua cabang olahraga tersebut, panitia juga menyiapkan turnamen domino bagi para wartawan. Lomba domino menjadi penutup kegiatan olahraga, yang diharapkan bisa menjadi ajang santai penuh keakraban, di mana peserta dapat beradu strategi dalam permainan yang membutuhkan kecerdasan dan ketenangan.

Selain olahraga, Pra-PORWADA juga menyoroti kompetensi di bidang jurnalistik. Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi akan digelar pada Sabtu, 27 September 2025, dengan lokasi spesifik di Sebatik.

“Lomba ini menjadi ajang bagi para wartawan untuk menunjukkan keahliannya dalam menyajikan informasi yang menarik dan berkualitas,” terang Diansyah.

Tema yang diusung dalam lomba ini sangat relevan dengan kondisi daerah. Tema Pendidikan dipilih untuk lomba karya jurnalistik, mendorong jurnalis untuk menghasilkan tulisan yang mencerahkan dan mengangkat isu-isu pendidikan lokal.

Sementara itu, tema Ekowisata untuk lomba fotografi diharapkan mampu menangkap keindahan alam dan potensi pariwisata Nunukan. (SIWONNK)

Si Jago Merah Kembali Melahap Rumah Warga di Nunukan

NUNUKAN– Si jago merah kembali melahap sejumlah rumah warga dikawasan padat penduduk yang berada di jalan Sanusi Blok 3 , RT.06 Kelurahan Nunukan Barat pada Senin, 08/09/2025 pagi.

Sebanyak 3 unit rumah hangus terbakar, dengan rincian 2 rumah milik almarhum Habib Syech, 1 unit lainnya milik Rusli dan 1 unit rumah terdampak milik Arbain. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, akan tetapi kerugian di tafsir hingga ratusan juta rupiah.

Menurut warga sekitar api pertama kali muncul dari rumah Rusli, api diduga berasal dari adanya kebocoran selang gas.

Saksi mata Kaswan yang merupakan tetangga korban saat melihat api di rumah korban langsung berlari masuk kedalam rumah Rusli tersebut, sempat berusaha melepas regulator gas namun api sudah sangat membesar.

“Saat liat api saya masuk rumah tersebut amati itu kompor, api sudah nyala besar di atas kompor” Terang Kaswan

“Karna saya liat kompor itu menyala, saya mau cabut regulatornya dan tarik gas itu keluar supaya apinya mati, tapi tidak bisa karna api sudah besar di atas saya” Lanjutnya

Sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan dengan sigap langsung memadamkan api, namun karena rumah yang berbahan kayu dan hembusan angin membuat api cepat melahap rumah yang ada.

Wahyudi Kawariyin selaku pelaksanaan tugas kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan mengatakan bahwa sekitar setengah jam kondisi api sudah dapat dikendalikan dan selanjutnya sekitar 1 jam lebih di lakukan pendinginan.

“Dengan pendinginan, petugas ingin memastikan api benar-benar sudah padam” Jelas Wahyudi

Kemudian Rusli salah seorang pemilik rumah yang terbakar, saat di temui awak media mengatakan bahwa saat kejadian sedang tidak berada dirumah, saat setibanya dilokasi kejadian rumahnya telah terbakar sehingga tidak ada barang yang dapat diselamatkan hanya kendaraan motor yang sempat di selamatkan oleh para tetangga.

“Dirumah tidak ada orang, saya ke makam, anak kerja, sepulangnya saya liat ini diatas sudah api ” ujar Rusli

Lebih lanjut para korban berharap mendapat bantuan dari pemerintah setempat dan dipermudah dalam pengurus dokumen-dokumen yang ikut terbakar.

Meri