Oknum Anggota Polisi Diduga Lakukan Pungli, Kapolres Konawe Diminta Periksa Anggotanya

KONAWE – berandankrinews Sekretaris GPSI Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) Rusdin, menduga ada oknum anggota kepolisian yang bertugas di Polres Kabupaten Konawe, lakukan pungutan liar atau Pungli.

Rusdin mengatakan, pada saat melintas di depan makam lakidende melihat ada dua unit kendaraan roda enam terparkir di tepi jalan. Karena hal itu dirinya langsung bertanya kepada salah seorang supir truk tersebut.

Kemudian, Rusdin mengatakan saat bertanya kepada supir truk tersebut yang kebetulan ada di sekitar kendaraan, saat itu inisial R (Supir) mengaku bahwa yang di angkut adalah kayu dari Konut.

“R juga mengaku, bahwa meraka sempat di tahan oknum penyidik polres Konawe inisial M sekitar jam 3 Subuh,” ucap Rusdin, Minggu (10/09/2023).

Di tempat terpisah inisial A yang juga supir truk yang membawa kendaraan roda enam juga tidak mau di sebutkan nomor kendaraannya, mengatakan awalnya oknum penyidik polres Konawe seakan menuduh kami memakai dokumen terbang.

“Saya jawab pak itu dokumen asli, tapi sudah bosku transfer Rp. 30 juta, Awal mereka minta Rp. 100 juta tapi bosku bilang terlalu mahal yang jelas saya tidak tau di transfer sama siapa apakah sama penyidik inisial M atau sama anggotanya yang jelas sudah di kirimkan pak,” ucap A.

Karena hal tersebut, Ketua GPSI Rusdin mengatakan sangat menyayangkan oknum penyidik Polres Konawe sampai berbuat begitu sangat tidak terpuji.

Menurutnya, seharusnya kalau memang mereka melanggar atau menyalahi aturan yang berlaku tahan dan proses sesuai hukum yang berlaku.

“Tapi ini tidak, malah sopirnya yang di panggil ke kepolres terus mobilnya sengaja di parkir depan makam lakidende untuk lebih tepatnya depan toko dealer kubota Konawe,” ujarnya.

Selaku ketua GPSI Sultra ia menegaskan mendesak Kapolres Konawe untuk memanggil dan memeriksa anggotanya agar tidak terjadi lagi seperti itu.

“Kami minta kapolres Konawe panggil dan priksa para anggotanya,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan Kapolres Konawe selaku pucuk pimpinan belum kami dapatkan tanggapannya terkait adanya dugaan oknum anggotanya yang lakukan Pungli.

 

Media ini akan terus berupaya untuk mendapatkan tanggapan pihak terkait dalam hal ini Kapolres Konawe.

Asman

Polisi Gorontalo Usut Kasus Debt Collector Tarik Paksa Mobil Nasabah

Gorontalo – Polisi di Polda Gorontalo mulai mengusut kasus penarikan paksa kendaraan mobil oleh debt collector. Sebagaimana diketahui bahwa mobil atas nama pemilik Herman Pakaya, yang merupakan anggota PPWI, diambil paksa oknum debt collector beberapa waktu lalu. Kasus ini menjadi perhatian serius PPWI Gorontalo.

Kasus perampasan mobil Grand Max dengan nomor polisi DM 8030 CD tersebut sudah dilaporkan ke Polisi oleh Herman Pakaya dengan dugaan tindak pidana perampasan dan atau penggelapan ke Polda Gorontalo. Secara singkat, dia menjelaskan bahwa mobil Grand Max itu diambil paksa debt collector di rumahnya, di kawasan Desa Kuala Lumpur, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, pada Rabu (04/08/2023).

Laporan aduan sudah diterima pada tanggal 19 Agustus 2023. Penyidik membenarkan aduan tersebut sedang ditangani oleh Dit Resmob Polda Gorontalo. “Aduan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan dokumen penarikan kepada PT ACC Finance,” ujar penyidik Polda Gorontalo saat dihubungi, Senin (4/9/2023).

Perampasan tersebut terjadi akibat mobil milik Herman Pakaya menunggak 2 bulan dengan cicilan seharga Rp 3.600.080.00,- (tiga juta enam ratus delapan puluh rupiah) per bulannya. Aksi perampasan mobil oleh debt collector itu sempat viral di jaringan media PPWI beberapa hari lalu.

Selanjutnya, dalam keterangannya Herman Pakaya mengatakan bahwa debt collector mengambil paksa kendaraan miliknya dengan semena-mena. Ia mengaku heran karena para debt collector yang datang merampas mobilnya tidak membawa surat tugas atau pun surat-surat lainnya dan kuasa tugas dari leasing.

“Ada pihak dari leasing mobil, Bapak Jimmi, mengatakan akan mengembalikan mobil tersebut asalkan melakukan top over. Padahal mobil tersebut sudah dijual di portal jual beli online dan media sosial. Saat dia ingin melunasi, pihak leasing tidak mau menerima uang tersebut,” pungkas Herman Pakaya.

Sementara itu, dari Jakarta, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, meminta agar pihak Polda Gorontalo mengusut kasus ini secepatnya dan pelakuknya diseret ke meja hijau. apalagi, kata wartawan senior itu, mobilnya sudah dijual secara sepihak oleh pihak leasing dan/atau debt collectornya.

“Mobil itu merupakan barang jaminan atas utang-piutang. Ada hak dari pihak nasabah pada barang tersebut, dan hak itu tidak bisa dihilangkan begitu saja. Harus ada persetujuan bersama jika mobilnya akan dijual, dilelang atau dihancurkan. Ketika mobilnya diambil dan dijual secara sepihak, berarti ada tindak pidana penggelapan di sana. Polisi harus membantu warga yang menjadi korban tindakan pidana dari pihak lainnya,” tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, ini, Selasa, 5 September 2023 lalu.

(TIM/Red)

Jufri Nasution Terpilih Pimpin AL Washliyah Madina

MADINA – Mandailing Natal (08/09) (Panyabungan) – Ormas Islam Pengurus Wilayah AL Jami’atul Washliyah (PW AW) Sumatera Utara (Sumut) sudah memutuskan Jufri Nasution sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) AL Jami’atul Washliyah (PD AW) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk masa Bakti tahun 2023- 2028.

Musawarah Daerah (Musda) Ke IV PD AW Madina yang dilaksankan Sabtu (13/05) di Gedung Dakwah AL Jami’atul Washliyah, Kayu Jati, Panyabungan.

Dalam Rapat formatur dilaksanakan dikediaman rumah ketua Pengurus Wilayah di Medan, di hadiri anggota formatur yang sudah terpilih saat dilaksanakan Musda dan rapat formatur langsung dipimpin Ayahanda Dr. Dedi Iskandar Batubara. Hasil rapat formatur ditindak lanjuti dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) bernomor : KEP.116/PW-AW/XIII/IX/2023. dalam keputusan tersebut menetapkan Saudara Jufri Nasution sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) AW Kabuapaten Mandailing Natal.

Jufri mengatakan kepada media, Jum’at (08/09), alhamdulilah rangkain musda sudah selesai, dangan dikeluarkan (SK) oleh Ayahanda Dedi Iskandar Batubara, maka tanggung jawab kepemimpinan PD AW Madina sudah berada dipundak kita.

“Terima kasih kepada Pengurus Cabang Al Washliyah, Badan organ bagian, tim formatur serta Pengurus Wilayah AL Washliyah yang telah memberikan Amanah ini pada kami semoga kami diberikan kekuatan oleh Allah SWT dalam mengemban amanah tersebut semoga kepengurusan ini diridhoiNya.” Harap Jufri Nasution. (009)

Jufri Nasution, Ketua Pengurus Daerah (PD) AL Jami’atul Washliya Kabupaten Madina

(Magrifatlubis)

Kelompok Tani Mattirowali Ingin Peningkatan Produksi Semakin Meningkat

NUNUKAN – Kelompok Tani Mattirowali Ingin mendapatkan produksi lebih dari sebelumnya, hal tersebut dikatakan langsung saat diskusi bersama Personel Kodim 0911/Nunukan.

Terus berjalan pembinaan terhadap warga Desa Binusan untuk mengolah lahan Sawah menjadi produktif. Serda Umar terus memberikan semangat dan motivasi serta bergerak bersama dalam mengolah sawah yang berada di Desa Binusan Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara.

Pengoptimalan hasil produksi dalam program ketahanan pangan menjadi perhatian serius Kodim 0911/Nunukan.

Kodim 0911/Nnk terus melakukan pendampingan dalam rangka ketahanan Pangan Unggulan pada bidang Persawahan dan Budidaya Lele.

Tekad yang bulat dalam mengembangkan dan terus berupaya meningkatkan kesadaran dalam pemenuhan kebutuhan pangan terus dilakukan oleh Babinsa Desa Binusan bersama dengan pendamping pertanian yakni Serda Umar.

Adapun pada bidang persawahan yakni bekerja sama dengan Kelompok Tani Mattirowali dengan Ketua Kelompok Pak Kamaruddin. Masih minimnya semangat anak muda atau generasi muda menjadi salah satu kendala yang dialami dilingkungan sekitar lahan.

Serda Umar mengatakan adanya kerjasama yang baik daapat memberikan hasil optimal. Bukan hanya satu orang saja, tapi semuanya turut berperan mengaambil andil secara baik. Mulai dari tahapan tahapan hingga perawatan.

(Pendim 0911/Nnk)

Wakil Bupati Nunukan Buka kegiatan Jambore Ranting dan Pesta Siaga 2023

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan membuka acara Jambore Ranting dan Pesta Siaga Pulau Nunukan dalam rangka peringatan HUT Pramuka yang ke – 62 tahun di bumi perkemahan (Buper) Mansapa, Selasa (05/09/2023).

Kegiatan Jambore Ranting Nunukan 2023 diikuti sebanyak 280 peserta Siaga dan Pembina Damping 30 orang dengan jumlah keseluruhan 315 orang.

Di awal sambutannya, selaku Bupati Nunukan yang diwakili oleh Wakil Bupati H. Hanafia menyampaikan permohonan maaf sekiranya yang membuka kegiatan Jambore Ranting ini adalah Bupati Nunukan.

“Kiranya yang akan membuka kegiatan jambore Ranting pulau Nunukan 2023 ini adalah Buapati Nunukan namun kesibukan beliau tidak dapat hadir bersama-sama kita dalam acara ini,” ujar Hanafia.

Selanjutnya, masih dalam sambutannya ia juga menyampaikan pesan-pesan apresiasi dari Bupati Nunukan.

“Buat adik-adik yang ada di bumi perkemahan ini tetap semangat dalam mengikuti kegiatan Jambore Ranting 2023 ini sampai selesai, kami sangat bangga dan merasa senang karena ini adalah kegiatan pertama kali dan sebelumnya kita belum ada Bumi Perkemahan (Buper) Pramuka,” ujar Hanafia.

Kemudian, saat di wawancarai selaku Wakil Bupati Nunukan Mengatakan kegiatan ini merupakan jadwal dari Kwarcab Kab. Nunukan sekaligus rangkaian kegiatan HUT Pramuka yang ke – 62 tahun.

“Mestinya kegiatan kita lakukan di tanggal 14 agustus karena situasinya belum memungkinkan dan kita sedang mempersiapkan Bumi Perkemahan (Buper) ini,” ujar Hanafia.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan harapannya terkait kegiatan ini untuk kedepannya dapat benahi dengan berbagai evaluasi setelahnya.

“Harapan kita dengan adanya kegiatan ini sambil juga kita benahi Buper sehingga kedepannya lebih bagus lagi dan konsisten apabila ada kegiatan kepramukaan disini,” tutup Hanafia.

(Wan)