Safari ke Gedung Gadis, Sekprov Pastikan Pelayanan Tetap Prima di Bulan Ramadan

TANJUNG SELOR – Usai libur panjang perayaan Imlek, aktivitas di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) kembali berjalan normal. Di tengah suasana bulan suci Ramadan, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M, hadir langsung menyapa jajaran perangkat daerah, Kamis (19/2).

Safari Perangkat Daerah yang dilaksanakannya bukan sekadar kunjungan rutin. Sekprov Denny memanfaatkan momen ini untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sekprov membuka kunjungannya di lantai lima mendatangi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Di sana, ia berbincang dengan pegawai, menanyakan aktivitas pelayanan dan memastikan pekerjaan berjalan normal.

Turun ke lantai empat, Denny mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM). Ia memberi perhatian pada pelayanan perizinan, capaian pendapatan daerah, hingga dukungan terhadap sektor kepemudaan dan energi.

Perjalanan berlanjut ke lantai tiga. Di sini, Denny menyapa jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pariwisata (Dispar) serta Dinas Kehutanan (Dishut).

Pelayanan administrasi kependudukan menjadi salah satu fokus peninjauan, mengingat langsung bersentuhan dengan masyarakat. Ia juga menanyakan perkembangan program sektor kelautan, kehutanan dan promosi pariwisata daerah.

Turun lagi ke lantai dua, ia mendatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Komisi Informasi Provinsi Kaltara serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans). Di lantai ini, perhatian diberikan pada pengawasan lingkungan, keterbukaan informasi publik serta pelayanan tenaga kerja.

Terakhir, Denny menyambangi lantai satu, yang menjadi titik pelayanan langsung kepada masyarakat melalui unit layanan DPMPTSP. Ia memastikan proses pelayanan berjalan tertib, disiplin, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Baginya, safari ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan momen memperkuat kebersamaan dan konsolidasi antar perangkat daerah.

“Walaupun sedang puasa, saya lihat semangatnya tetap bagus. Kehadiran dan pelayanan sudah berjalan dengan baik,” kata Sekprov Denny.

Denny berharap momentum bulan suci Ramadan dapat menjadi dorongan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kaltara.

Selain itu, Denny yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara menyoroti beberapa fasilitas kantor yang masih kurang memadai. Hal tersebut menjadi perhatian serius demi kenyamanan kerja dan pelayanan publik.

“Dengan kondisi APBD yang semakin baik, ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pengelola gedung. Mudah-mudahan ke depan akan kita perbaiki,” ujarnya.

Ia menilai kinerja perangkat daerah di Gedung Gadis sudah berjalan baik, namun perlu terus ditingkatkan, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat, lembaga, instansi, akademisi dan pemerintah daerah.

Di akhir kunjungan, Denny menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan serta mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga disiplin kerja.

“Jam kerja sudah diatur, jadi harus ditepati. Yang terpenting, terus jaga dan tingkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

(dkisp)

Jelang Ramadan, Gubernur Pimpin Kerja Bakti dan Ziarah di Makam Sultan Kaharuddin II

TANJUNG SELOR – Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan upaya pelestarian budaya, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, memimpin ziarah sekaligus kerja bakti di Kompleks Makam Sultan Kaharuddin II Kesultanan Bulungan di Desa Seriang, Rabu (18/2).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran staf Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, khususnya Dinas Pariwisata. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan area makam, pengecatan ulang pagar dan fasilitas yang mulai pudar, serta penataan lingkungan agar lebih rapi dan nyaman bagi peziarah.

Zainal menjelaskan, kegiatan ini berawal dari kunjungannya berziarah pada malam sebelumnya. Ia merasa perlu dilakukan pembenahan agar makam Sultan Bulungan ke-6 itu tetap terawat dan terjaga kesakralannya.

“Alhamdulillah, sebelum masuk bulan Ramadan, kami bersama Dinas Pariwisata melaksanakan kerja bakti kebersihan makam bersejarah Kesultanan Bulungan. Kami ingin tempat ini tetap bersih, indah dan terawat sebagai bagian dari identitas sejarah daerah kita,” ujar Gubernur Zainal.

Sultan Kaharuddin II sendiri memerintah Kesultanan Bulungan pada 1876–1889 Masehi dan menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah daerah.

Menurut Zainal, menjaga situs bersejarah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan perusakan atau pengambilan barang di area makam.

“Mari kita jaga bersama kebersihan dan kelestarian makam ini. Jangan sampai ada yang merusak atau mengambil barang di area ini. Ini warisan sejarah yang harus kita pelihara dan jaga bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghargai jasa para leluhur dan menjaga situs-situs bersejarah yang ada di Kaltara.

Kerja bakti itu mungkin terlihat sederhana. Namun di balik sapu dan kuas cat yang digerakkan bersama, tersimpan pesan penting yaitu sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga dirawat dan dijaga keberlanjutannya.

(dkisp)

DKISP Kaltara Siap Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) melalui penguatan koordinasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Kamis (19/2).

Komitmen tersebut disampaikan Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., saat menerima kunjungan Kepala BPS Kaltara, Dr. Mustaqim, SST., SE., M.Si., beserta jajaran di Ruang Command Center DKISP Kaltara.

Kegiatan ini merupakan sosialisasi dan koordinasi awal dalam rangka persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt). Sekretaris DKISP Kaltara Kiki Amelia, S.Sos., para kepala bidang serta seluruh jajaran staf DKISP Kaltara.

Iskandar menyampaikan apresiasi atas kehadiran BPS Kaltara, serta menegaskan bahwa DKISP sebagai perangkat daerah yang membidangi statistik dan penyebarluasan informasi memiliki peran penting dalam mendukung agenda nasional tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir mengikuti sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dari BPS Kaltara,” ujar Iskandar.

Ia menegaskan bahwa DKISP Kaltara sebagai mitra strategis siap mendukung penyebarluasan informasi pembangunan, termasuk memastikan masyarakat memahami pentingnya sensus ekonomi.

“Kami berharap penjelasan ini bisa memperkuat pemahaman kami, agar informasi tentang Sensus Ekonomi 2026 dapat kami sampaikan dengan benar kepada masyarakat,” jelasnya.

Iskandar juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperhatikan paparan yang disampaikan agar narasi yang dibangun akurat dan mudah dipahami publik.

“Saya harap semuanya menyimak dengan baik. Tugas kita memastikan masyarakat paham pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Terima kasih kepada Kepala BPS Kaltara atas kesempatan berdiskusi bersama demi kemajuan daerah,” tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari BPS Kaltara mengenai tahapan pelaksanaan serta urgensi Sensus Ekonomi 2026 dalam mendukung perencanaan pembangunan ekonomi di Kaltara.

(dkisp)

Dandim 0911/Nunukan Konfirmasi Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan, Personel Koramil 0911-06/Krayan Gerak Cepat Evakuasi Korban

NUNUKAN – Sebuah insiden kecelakaan udara menimpa pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Dataran Tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, pada Kamis (19/2) sekitar pukul 13.05 WITA. Menanggapi peristiwa tersebut, jajaran Kodim 0911/Nunukan langsung mengerahkan personel Koramil 0911-06/Krayan ke titik koordinat jatuhnya pesawat untuk melakukan langkah penyelamatan darurat.

Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I., membenarkan adanya musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa sesaat setelah informasi diterima, pihaknya segera menginstruksikan aparat kewilayahan untuk bergerak pada kesempatan pertama.

“Kami membenarkan adanya peristiwa pesawat jatuh tersebut. saya sudah perintahkan koramil krayan untuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bisa bergerak cepat dan melakukan pencarian serta evakuasi di lokasi kejadian,” tegas Letkol Inf Tony Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (19/2).

Aksi Cepat Personel Koramil 0911-06/Krayan.
Dibawah komando Danramil 0911-06/Krayan, Letnan Dua Inf Supardi, tim yang terdiri dari Para Babinsa, Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Wilayah Kaltara Sektor Barat Yonarmed 4/Parahyangan, unsur Kecamatan dan instansi terkait serta masyarakat Krayan berhasil mencapai titik lokasi dalam waktu singkat.

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan yang cukup parah. Pesawat ditemukan dalam keadaan terbakar hebat. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, pilot pesawat dilaporkan meninggal dunia.

“Saat personel Koramil Bersama instansi dan masyarakat sampai di titik jatuh, kondisi pesawat sudah terbakar. Sangat disayangkan, pilot pesawat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” lapor Danramil 0911-06/Krayan di titik Lokasi.

Pengamanan Area dari Risiko Ledakan.
Mengingat pesawat tersebut membawa muatan bahan bakar (BBM) yang sangat mudah terbakar, personel Koramil bersama instansi terkait melakukan pengamanan ketat di sekitar area jatuhnya pesawat. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi ledakan susulan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan yang lebih luas di wilayah Krayan.

Hingga berita ini diturunkan, koordinasi intensif terus dilakukan oleh Kodim 0911/Nunukan dengan pihak maskapai dan otoritas bandara guna proses evakuasi lanjutan serta investigasi penyebab kecelakaan.

(*)

Kapolda Kaltara Pimpin Rapat Kerja Tindak Lanjut Rapim Polri 2026

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memimpin langsung rapat kerja tindak lanjut hasil Rapim Polri Tahun 2026 sebagai langkah strategis mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026.

Rapat yang digelar di Mapolda Kaltara ini dihadiri pejabat utama, kapolres jajaran, serta perwira pengemban fungsi strategis. Forum tersebut menjadi wadah konsolidasi internal untuk menyelaraskan program, target, dan kebijakan di wilayah hukum Polda Kaltara.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltara menegaskan pentingnya penerjemahan hasil Rapim Polri ke dalam rencana aksi yang terukur di setiap satuan kerja. Ia meminta seluruh jajaran memperkuat sinergi lintas fungsi, meningkatkan kualitas kinerja berbasis data, serta menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat.
Fokus pembahasan rapat mencakup:
– Penguatan pelayanan publik yang responsif.
– Peningkatan stabilitas kamtibmas.
– Penegakan hukum yang profesional.
– Dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat maupun daerah.

Selain itu, rapat juga menyoroti optimalisasi pengamanan wilayah, pengawasan program, serta evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya sebagai bahan perbaikan berkelanjutan. Setiap satuan kerja diminta menyusun langkah konkret agar pelaksanaan program tahun 2026 berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kapolda Kaltara menekankan bahwa keberhasilan RKP 2026 membutuhkan situasi keamanan yang kondusif dan pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. “Dengan rapat kerja ini, Polda Kaltara siap menjalankan agenda strategis Polri sekaligus mendukung keberhasilan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026,” ujarnya

Dengan terselenggaranya rapat kerja tindak lanjut Rapim Polri 2026 ini, Polda Kalimantan Utara meneguhkan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh jajaran diharapkan mampu mengimplementasikan program strategis secara nyata, sehingga dukungan Polri terhadap Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026 dapat terwujud melalui pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(*)