Musibah Kebakaran di Nunukan Tengah, Bupati Nunukan Turun Langsung Beri Bantuan

NUNUKAN– Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE mengunjungi rumah milik Katerina Bendong, warga Jalan Rimba RT 09, Kelurahan Nunukan Tengah, yang mengalami musibah kebakaran pada Minggu pagi (11/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap warganya yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan bantuan sebesar Rp. 10.000.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban serta membantu pemenuhan kebutuhan mendesak pascakebakaran.

Bupati Nunukan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warganya. Ia berharap korban diberikan ketabahan dan kekuatan, serta meminta agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan membantu proses pemulihan. Semoga keluarga yang terdampak diberikan kesabaran dan segera bangkit,” ujar Bupati.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Kobaran api yang cukup besar disertai asap tebal membuat warga berteriak meminta pertolongan dan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.40 WITA. Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

“Api dengan cepat menghanguskan lantai atas rumah yang berbahan semi permanen. Namun berkat kerja sama petugas dan dibantu warga, api berhasil dipadamkan kurang dari setengah jam,” jelas Wahyudi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi dan peralatan listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran.

(PROKOMPIM)

Wagub Dorong Semangat Kebersamaan Tangani Persoalan Sosial di Masyarakat

TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya semangat kekompakan, persatuan dan kesatuan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di Kaltara.

Hal itu diutarakan Wagub Ingkong dalam kegiatan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Provinsi Kaltara, yang digelar di Warung Toraja Kota Tarakan, Sabtu (10/1) siang.

Wagub Ingkong menjelaskan bahwa Lembaga Adat Dayak Kenyah memiliki peran penting sebagai wadah diskusi, menyatukan persepsi dan memecahkan berbagai persoalan terhadap konflik sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Permasalahan sosial tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kekompakan, kesatuan dan kerja bersama seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat,” kata Wagub Ingkong.

Selain menjadi wadah diskusi, Ingkong berharap dalam forum ini dapat melahirkan solusi nyata yang dapat diimplementasikan oleh masyarakat di Kaltara.

Ingkong menyampaikan bahwa semangat kebersamaan ini sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan, penguatan pendidikan, hingga penanggulangan stunting dan ketahanan pangan.

Ia juga mendorong pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, mendukung program pemerintah serta menciptakan suasana kota yang tertib, aman dan sejuk untuk semua kalangan.

“Saya harap, Raker ini dapat menjadi forum yang benar-benar solutif yang mampu merespons dan membantu menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Raker Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Provinsi Kaltara, Kepala Badan Kesatuan dan Politik (Kesbangpol) Kaltara Jonilius, S.STP., dan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltara Dr. Njau Anau, S.Pd, M.Si.

(dkisp)

Wagub Apresiasi Kontribusi STAKAN dalam Pendidikan Agama Kristen di Kaltara

TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri perayaan Natal Sekolah Tinggi Agama Kristen Tarakan (STAKAN) digelar di Gereja Pantekosta, Sabtu (10/1) malam.

Dalam sambutannya, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasinya atas upaya STAKAN dalam membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter dan berintegritas di Kaltara.

“Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan yang majemuk membutuhkan peran serta elemen masyarakat termasuk peran pendidikan untuk terus menumbuhkan semangat persaudaraan, gotong royong serta solidaritas sosial,” kata Wagub.

Wagub menjelaskan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, nilai-nilai Natal sangat relevan untuk memperkuat persatuan, memperkokoh toleransi dan membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

STAKAN memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kaltara khususnya di bidang agama Kristen. Untuk ia menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat dalam membangun kualitas pendidikan di daerah.

Ingkong berharap STAKAN dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berakreditasi serta dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersiang di era global.

“Saya mengajak seluruh civitas akademika dan mahasiswa-mahasiswi STAKAN untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan, memperkuat moralitas sosial serta mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

(dkisp)

Syukuran Natal dan Tahun Baru PDKKT, Wagub ajak Masyarakat Dayak Kenyah Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan

TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si bersama istri Kornie Serliany Ingkong, S.T., hadiri acara Ibadah dan Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Perkumpulan Dayak Kenyah Kota Tarakan (PDKKT), digelar di Gedung GKII Betesda, Juata Permai, Sabtu (10/1) malam.

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru kepada seluruh warga Dayak Kenyah yang ada di Kota Tarakan.

“Natal merupakan peristiwa penting iman yang agung, ketika Tuhan menyatakan Kasih-Nya melalui kelahiran Jesus bagi keselamatan umat manusia,” kata Wagub Ingkong.

“Natal mengajarkan nilai-nilai kerendahan hati, pengorbanan, kasih dan damai sejahtera yang harus senantiasa dihidupi dalam kehidupan sehari-hari khususnya umat Kristen,” sambungnya.

Wagub mengatakan bahwa rumah ibadah, organisasi maupun sebuah lembaga memiliki peran yang sangat strategis dalam menanamkan iman, membentuk karakter dan memupuk kasih serta tanggung jawab sosial.

Ia mengapresiasi organisasi PDKKT Kaltara yang selama ini turut berkontribusi dalam pembinaan umat, penanaman nilai-nilai moral dan spiritual serta dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kaltara.

“Suatu organisasi yang kuat akan selalu berlandaskan dengan iman, rasa tanggung jawab dan keadilan. Ketika hal ini dilaksanakan dalam sebuah organisasi maka akan melahirkan pengurus dan anggota yang rukun, damai dan sejahtera,” tuturnya.

Ingkong mengimbau pada perayaan Natal ini menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan, memperdalam iman serta memperkuat komitmen dalam hidup bersama di tengah keberagaman bersama keluarga dan masyarakat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen bersinergi bersama komunitas masyarakat dan organisasi dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter, beriman dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan di Bumi Benuanta.

“Melalui Syukuran Natal dan Tahun Baru ini, saya mengajak seluruh masyarakat Dayak Kenyah dan Jemaat GKII Betesda Juata Kota Tarakan untuk terus menjadi terang dan garam di tengah masyarakat, menebarkan kasih, memperkuat persaudaraan serta berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya.

(dksip)

Harlah Muslimat NU ke-80, Wagub Apresiasi Peran Aktif dan Kontribusi Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., mengapresiasi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) atas peran aktif dan kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal ini disampaikan Wagub Ingkong dalam acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), yang digelar di Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (10/1).

Mewakili Gubernur Kaltara dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Wagub Ingkong mengucapkan selamat hari lahir ke-80 kepada seluruh keluarga besar Muslimat NU.

“Delapan dekade bukanlah perjalanan singkat. Ini merupakan bukti nyata konsistensi, keteguhan dan pengabdian Muslimat NU dalam mendampingi umat, memperkuat ketahanan keluarga serta berkontribusi membangun bangsa dari akar rumput,” kata Wagub Ingkong.

Ingkong menuturkan Muslimat NU telah menunjukkan peran strategisnya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya bergerak di bidang keagamaan tetapi berkiprah nyata di bidang sosial, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan mendukung penuh organisasi kemasyarakatan termasuk Muslimat NU dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Bumi Benuanta.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan dan masyarakat dapat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) Dra. Hj. Arifah Choiri Fauzi, M.Si., menyebutkan perempuan memiliki peran strategis mendukung agenda pembangunan nasional khususnya dalam penguatan SDM, kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta kesetaraan gender.

“Kolaborasi antara Muslimat NU dan pemerintah dinilai penting dalam menyukseskan berbagai program nasional, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemenuhan gizi anak, serta penguatan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Memasuki usia ke-80 tahun Muslimat NU diharapkan akan semakin solid, adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan dan jati diri organisasi.

(dkisp)