Job Fair Kaltara, Strategi Konkret Serap Tenaga Kerja Lokal Kaltara

TANJUNG SELOR – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dalam menekan angka pengangguran termasuk dalam penyerapan tenaga kerja lokal dibuktikan melalui pelaksanaan Job Fair Kaltara 2025.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara H. Asnawi, S.Sos., M.Si mengatakan kegiatan Job Fair Kaltara 2025 tahun lalu tidak hanya sebagai seremoni, akan tetapi dirancang sebagai sarana penyerapan tenaga kerja lokal di Kaltara yang konkret dan inklusif, Selasa (13/1).

Asnawi menuturkan acara digelar dari tanggal 20-21 November tahun 2025 lalu di Gedung Wanita, menghadirkan 787 lowongan kerja dari 28 perusahaan se-Kaltara, serta membuka ruang langsung bagi walk-in interview antara pencari kerja dan perusahaan.

“Kami pastikan ini bukan agenda formalitas. Proses rekrutmen ini dipantau langsung mulai dari pendaftaran hingga verifikasi AK1,” kata Asnawi.

Asnawi juga mencatat, dalam Job Fair Kaltara 2025 cukup banyak pelamar yang antusias bahkan datang langsung menanyakan ke pihak perusahaan-perusahaan yang membuka stand Job Fair.

“Pencari kerja lokal Kaltara yang tercatat sebanyak 352 orang, mereka langsung datang ke Job Fair,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Disnakertrans Kaltara tercatat 352 pencari kerja yang datang langsung ke arena Job Fair Kaltara 2025 untuk mendaftar sebagai calon pekerja.

Selain itu ada juga yang mendaftar secara online kepada perusahaan yang ikut membuka peluang kerja dan ini masih belum memenuhi dari 787 lowongan kerja yang dibuka.

Ia menilai data lapangan tersebut menegaskan potensi penyerapan tenaga kerja lokal di Kaltara cukup besar, bahkan perusahaan-perusahaan membutuhkan sangat banyak pekerja lokal Kaltara.

“Kami menyampaikan apresiasi ke perusahaan-perusahaan yang membuka peluang kerja di Kaltara,” ucapnya.

Lebih jauh Asnawi menyatakan ke depan, Pemprov Kaltara melalui Disnakertrans Kaltara akan terus menggelar Job Fair dengan melibatkan lebih banyak perusahaan-perusahaan yang ada di Bumi Benuanta.

“Kami tidak ingin warga Kaltara hanya menjadi penonton. Kami ingin mereka menjadi pelaku dan penggerak ekonomi di daerah,” pungkasnya.

(dkisp)

Pollymaart Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Sejumlah Pesan Penting

TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Pollymaart Sijabat, SKM.,M.A.P., memimpin Apel pagi gabungan di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (12/1).

Dalam arahannya, Pollymaart menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan evaluasi atau pemeriksaan nasional kinerja di tahun anggaran 2025, dan ini menjadi bahan evaluasi yang harus disempurnakan di tahun 2026.

“Saya mewakili pimpinan mengingatkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltara masing-masing dapat menyiapkan data-data yang diminta. Jangan sampai kita masih berada di situasi data yang tidak ada,” kata Pollymaart.

Kemudian terhadap informasi-informasi atau isu yang beredar di media sosial saat ini seperti penyalahgunaan administrasi dan sebagainya, ia menekankan agar hal ini menjadi perhatian seluruh perangkat daerah Pemprov Kaltara.

“Mudah-mudahan di Kalimantan Utara tidak terjadi, karena kita punya beban yang harus terus dipertanggungjawabkan yaitu WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang harus kita pertahankan,” tegasnya.

Pollymaart menuturkan ditengah-tengah efisiensi anggaran dalam kinerja pemerintah daerah sangat dibutuhkan kekompakan, keaktifan dan kebiasaan untuk dapat menerima keadaan dengan berpikir positif.

Untuk itu ia berpesan agar perangkat daerah maupun ASN harus dapat mencari solusi atau jalan keluar dengan berbagai ide, kreativitas dan inovasi tanpa harus menyalahi aturan yang ada.

Dia juga mengatakan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara telah melakukan pembahasan bersama OPD teknis terkait, terhadap penerimaan distribusi dalam rangka peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2026.

“Setiap OPD harus dapat memahami, bahwa OPD kita itu bertanggung jawab terhadap penerimaan distribusi yang dilakukan atau akibat pelayanan yang kita buat,” ujarnya.

Selanjutnya Asisten Administrasi Umum ini juga mengingatkan bahwa Pemprov Kaltara membawahi dan mengoordinasikan atas lima kabupaten/kota. Ia meminta seluruh perangkat daerah harus dapat menjalankan tugas dan fungsinya tersebut.

“Fungsi-fungsi itu harus dijalankan, karena begitu fungsi-fungsi itu sudah dijalankan maka lima kabupaten/kota ini akan mengadopsi informasi. Hal ini tentunya akan bermuara kepada mereka yang akan lebih cepat mendapatkan informasi daripada kita,” jelasnya.

Pollymaart menegaskan Gubernur Kaltara juga memberikan perhatian dan atensi yang sangat luar biasa khususnya kepada seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu dan Paruh Waktu serta Non ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Ia berpesan kepada seluruh PPPK dan Non ASN agar dapat bekerja dengan giat dan sungguh-sungguh memberikan yang terbaik untuk membangun Bumi Benuanta.

“Atas nama pimpinan mari kita tetap semangat, menjaga kekompakan walaupun pimpinan tidak ada bersama dengan kita saat ini, tapi saya kira apa yang menjadi marwah tugas kita bersama tetap melekat dalam diri kita,” pungkasnya.

(dkisp)

Kenang Masa Sekolah, Sekprov Berikan Motivasi ke Siswa SMA Negeri 1 Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, SE., MM mengajak siswa maupun tenaga pendidik di lingkungan SMA Negeri 1 Tanjung Selor untuk meningkatkan kapasitas diri. Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel di Lapangan SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Senin (12/1) pagi.

“Kita harus menjadi pribadi yang memiliki value, karena dengan value dimana pun kita berada, kita akan selalu dihargai,” kata Denny.

Pria yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Tanjung Selor ini juga mengenang masa-masa menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Ia menyebutkan hal itu menjadi titik awal perjalanan hidupnya dan mencari jati diri.

“Saya berdiri kembali di hadapan para pelajar sebagai bukti bahwa anak daerah mampu melangkah jauh dan dapat bersaing,” kata Sekprov Denny.

Karena itu juga mengajak para pelajar untuk tidak merasa rendah diri, dan berani bermimpi besar, untuk masa depan.

Sekprov Denny mengingatkan, pentingnya memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak. Menurutnya, dunia saat ini berubah sangat cepat, dengan perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat.

Lebih lanjut, Sekprov Denny memberikan tiga pesan kepada para pelajar SMAN 1 Tanjung Selor yakni. Pertama, menanamkan mindset untuk terus belajar sepanjang hayat. Kedua, membangun karakter, terutama kejujuran sebagai nilai utama dalam kehidupan. Ketiga, mempersiapkan diri sejak dini karena apa yang dilakukan hari ini akan menentukan kita ke depan.

Selaku bagian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Sekprov Denny berkomitmen mendukung penuh pendidikan putra-putri daerah. Dengan memberikan berbagai fasilitas asrama telah disiapkan disejumlah kota seperti di Malang, Makassar, dan Yogyakarta.

“Agar generasi muda dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan kelak kembali membangun daerah asal,” ujarnya.

Sekprov Denny mengajak seluruh pelajar untuk selalu menghormati guru dan orang tua, serta tidak melupakan sekolah yang mereka tempuh. Ia menegaskan, bahwa kesuksesan membutuhkan tekad kuat, kerja keras, serta ridho Tuhan dan orang tua.

“Semua orang ingin sukses, tetapi yang membedakan adalah tekad untuk benar-benar sampai pada tujuan itu,” pungkasnya.

(dkisp)

Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) H. Asnawi, S.Sos., M.Si memastikan bahwa semua tenaga kerja lokal mendapat perhatian yang sama untuk mendapatkan pekerjaan, khususnya di PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

Asnawi menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal. Salah satunya dengan menggelar even Job Fair 2025 lalu untuk mengakomodir para pekerja agar dapat bekerja di perusahaan.

“Kita memprioritaskan pekerja lokal buktinya kemarin kita mengadakan kegiatan Job Fair. Dari PT. KIPI dan rekanannya ikut serta disitu, memprioritaskan tenaga kerja lokal kita,” kata Asnawi.

Dari kegiatan Job Fair ini, PT. KIPI bahkan secara resmi membuka lowongan kerja untuk tenaga kerja lokal di Kaltara.

Ia menambahkan terkait akan segera beroperasi Smelter Aluminium di kawasan PT. KIPI, yang secara otomatis produksi akan semakin meningkat dan membutuhkan banyak tenaga kerja lokal.

“Dengan seperti ini, dengan produksi meningkat maka kita akan menyiapkan tenaga kerja kita,” ujarnya.

Lebih jauh, Asnawi menghimbau kepada seluruh perusahaan di Kaltara, termasuk PT. KIPI untuk tetap memprioritaskan perekrutan pekerja lokal di Kaltara.

“Kita meminta kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kaltara, khususnya di PT. KIPI untuk memprioritaskan pekerja lokal,” tegasnya.

Kendati demikian, ia mengakui perekrutan tenaga kerja lokal dilakukan berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Karena itu, Asnawi menekankan agar PT. KIPI maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Kaltara dapat bersikap profesional dalam menerima karyawan dan selalu memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Sampai saat ini kita meminta kepada perusahaan-perusahaan yang akan merekrut tenaga kerja tetap melapor ke kita baik ke provinsi maupun kabupaten bahwa ada perekrutan ini,” tuntasnya.

(dkisp)

Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

TANGERANG – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama jajaran melakukan audiensi bersama manajemen PT Indonesia AirAsia, yang berlangsung di AirAsia Redhouse, Tangerang, Senin (12/1).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini dengan agenda membahas rencana pembukaan rute penerbangan baru Tarakan–Tawau (Sabah, Malaysia).

‎‎Di kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa pembukaan rute penerbangan internasional Tarakan–Tawau tersebut memiliki arti strategis bagi Kaltara sebagai provinsi perbatasan.

Ia menilai hadirnya rute ini akan mampu memperkuat konektivitas internasional, memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata dan investasi.

‎“Tarakan merupakan pintu gerbang Kalimantan Utara. Dengan adanya rute Tarakan–Tawau, diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat serta meningkatkan aktivitas ekonomi kawasan perbatasan,” kata Gubernur.

‎Zainal menyatakan Pemprov Kaltara berkomitmen untuk mendukung rencana tersebut sesuai kewenangan daerah, termasuk melalui koordinasi lintas sektor, dukungan kebijakan serta kesiapan infrastruktur transportasi udara.

‎Sementara itu, pihak AirAsia menyambut positif atas usulan pembukaan rute baru tersebut dan akan melakukan kajian lebih lanjut terkait aspek operasional, teknis serta potensi pasar penumpang.

‎Pemprov Kaltara berharap rencana pembukaan rute penerbangan internasional Tarakan–Tawau dapat segera terealisasi, dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah, mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltara

Dalam pertemuan ini turut hadir mendampingi Gubernur Kaltara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara H. Dt. Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara H. Idham Chalid, S.Pi., M.P, serta Kepala Badan Penghubung (Banhub) Kaltara H. Teddy Kusuma, S.Hut., M.AP serta pihak Bandara Internasional Juwata Tarakan.

(dkisp)