Melalui Patroli Peduli, Polres Nunukan Bantu Seorang Ibu Penjual Air Mineral

Nunukan, Berandankrinews.com–Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH didampingi AKP I. Eka Berlin menyambangi Seorang ibu bernama Erni (37) disebuah rumah yang ditumpanginya yang berada di Jl. Pelabuhan, Nunukan, Jumat (15/2/19).

Erni merupakan Janda yang mengurus tiga orang anaknya yang masih kecil, yaitu Adit (10) Arifki (5) dan Angkasa (2). Erni menafkahi anaknya dengan berjualan Air mineral dipelabuhan ketika ada kapal.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH mengatakan ini merupakan program patroli peduli dengan sasaran Masyarakat kurang mampu secara materil.

Salah satu bantuan sedikit tali asi yang kita berikan berupa sembako. Kebetulan sasaran yang merupakan warga kurang mampu, kemarin dari laporan Kapolsek KSKP bahwa ada seorang ibu bernama Erni yang kehilangan anaknya yang bernama Adit berusia 10 tahun, setelah ditemukan anak tersebut dan dicari orang tuanya. Saat ditemukan kondisinya sangat memprihatinkan, Jelas Kapolres AKBP Teguh.

Sementara itu, kata Kapolres Nunukan, Bapak dari anak ini sudah meninggal dunia di Pare-pare, Sulsel dan ibu Erni ini menafkahi ketiga anakanya dengan berjualan air dipelabuhan. kondisinya yah sangat memprihatinkan, kata Kapolres.

Tambahnya, bersyukur ada juga masyarakat sekitar sini yang baik membantu memberikan tempat tinggal, dan ini salah satu bentuk simpatisan kita sebagai anggota polri untuk kepeduliaan kita.

“kita bisa belajar dari pengalaman, ternyata masih ada masyarakat kita yang kurang mampu, namun dia tidak mencari jalan hidup yang negatif atau meminta-minta,” kata AKBP Teguh.

Dia berusaha jualan. Kita bersyukur dengan keadaan kita yang serba ada dibandingkan mereka yang serba berkecukupan, ini yang menjadi pelajaran buat kita bahwa kita senantiasa selalu ikhlas dan bersyukur, ujarnya.

Kegiatan Patroli peduli akan terus dilaksanakan setiap jumat yang langsung dipimpin Kapolres, untuk memujudkan rasa bersyukur.

“Ini wujud solidaritas dan simpati kepada masyarakat yang kurang mampu dan rutin kita laksanakan setiap jumat, sekaligus patroli untuk melihat sikon masyarakat yang kurang mampu,”ungkap Kapolres.

Dikatakan Kapolres,Program selanjutnya kita Komitmen dan konsisten, setiap hari kita rutin sedekah dengan memberikan nasi bungkus kepada tukang sapu jalan, pekerja dipelabuhan. Untuk patroli peduli ini biasanya kita lakukan dengan berinfaq atau sedekah hasil dari Anggota Polres Nunukan dengan seribu perhari bahkan ada juga yang memberikan lebih dan setiap minggu dibuka dibelanjakan bentuk sembako,tali asi dan ini bergiliran bagi para pejabat polres dengan sasaran masyarakat kurang mampu.

Kapolres Nunukan Sosialisasikan Panic Button Terintegrasi Command Center

Nunukan, Berandankrinews.com– Pelayanan jasa Pengamanan yang merupakan hal yang sangat penting dikalangan Masyarakat maupun instansi Pemerintahan maupun Swasta. Hal ini menjadikan Polres Nunukan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik dalam kinerjanya sesuai dengan mottonya melindungi, mengayomi dan melayani dengan melibatkan instansi pemerintah dan instansi lain yang menjadi Mitra kerja, Selasa (12/2/2019) pagi tadi.

Sosialisasi Panic Button yang dilaksanakan diruang rapar Mapolres Nunukan, dipimpin langsung Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH, yang dihadiri Masing-masing perwakilan perbankan Nunukan, Lapas Nunukan, Bandara Nunukan, Perwakilan DPRD, dan OPD Nunukan.

Adapun tujuan Sosialisasi Panic Button yang terintegrasi dengan perkantoran pemerintah maupun Swasta dalam rangka meningkatkan pelayanan di bidang keamanan oleh kepolisian.

Seperti bila terjadi Aksi kejahatan diperbankan, perampokan, pembobolan ATM, maka instansi dapat segera menekan Tombol Panic Button dan seketika Ruang Command Center polres Nunukan akan segera merespon lokasi dan peta kejadian, sama halnya Tahanan lapas yang anarkis, unjuk rasa di bandara, unjuk rasa dikantor Bupati, DORD, teror bom dan sebagainya, Dengan begitu Satuan Khusus yang dibentuk langsung menuju ke tempat kejadian.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH menuturkan, Kami berharap mendapat respon dan kerja samanya dengan instansi pemerintah maupun Swasta dalam meluncurkan Program Panic Button terintegrasi ini.

“Harapan Polres Nunukan akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pada umumnya,”Kata AKBP Teguh.

Usai kegiatan Sosialisasi Kapolres bersama Perwakilan Pemerintah maupun Swasta melanjutkan dengan peninjauan Ruang Command Center yang terintegrasi melalui program Panic Button.(**/Ov)

Kapolres Nunukan: Kendala Kita Untuk Menangkap Bandar Narkoba, Karena Bandar Berada di Malaysia

Nunukan, Berandankrinews.com–Narkotika atau narkoba merupakan musuh negara yang dapat membuat generasi muda penerus bangsa menjadi rusak. Oleh karena itu, narkoba harus diperangi secara serius.

Dari itu Kepolisian bersinergitas dengan BNN, TNI dan instansi lainnya untuk berjuang bersama perangi Narkoba.

Hal ini disampaikan Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH mengatakan, Kita tidak bisa berdiri sendiri, tetapi kita bersinergitas dengan lainnya, Senin (11/2/19).

“Dengan BNN, TNI khususnya terus berkordinasi dan melakukan operasi-operasi secara masif, seperti itu,” Katanya.

Namun salah satu yang menjadi kendala dengan peredaran Narkoba yakni Bandar Narkoba yang berada di Malaysia.

“Bandar ini berada disebelah, kendalanya itu. Ya doakan lah semoga kita dapat mengungkap jaringan yang lebih besar lagi, sementara inikan hanya kurir pengedar dan penguna,” Jelas AKBP Teguh.

Sementara dengan bandar yang berada di Malaysia, AKBP Teguh menuturkan bahwa, kerja sama Kepolisian RI dan Polisi Malaysia sudah ada, disana Polisi Malaysia sudah melakukan investigasi juga.

“Sudah ada juga, Polisi Malaysia disana sudah melakukan investigasi juga, mereka telah menerbitkan DPO dan sebagainya. Jadi untuk Sinergitas dan kordinasi dengan polisi PJRM sudah ada,”Pungkas AKBP Teguh. (**)

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kodim 0911/Nunukan Sukses Aktifkan Lahan Tidur di Perbatasan

Suasana Panen Raya Cabe Kodim 0911/Nunukan di Mambunut, Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto : Eddy Santry)

Komando Distrik Militer (Kodim) 0911/Nunukan melaksanakan giat Panen Cabe di Mambunut, Nunukan Kalimantan Utara. Kegiatan tersebut adalah bentuk dari dukungan kepada Pemerintah dalam Program memperkuat Ketahanan Pangan guna tercapainya kesejahteraan yang merata sebagai salah satu cita-cita bangsa.

Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan Let Kol Czi Arif Abdillah disela-sela kegiatan tersebut menututkan bahwa dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan, pihaknya bekerjasama dengan berbagai komponen terutama Petani dan Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan.

“Ini salah satu bukti nyata kalau kita serius mendukung program Pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh, Arif menjelaskan bahwa dalam rangka realisasi program tersebut, pihaknya tak hanya meningkatkan budi daya Cabe semata. Akan tetapi, pria yang akrab dipanggil Let Kol Abdi tersebut mengungkapkan ada beberapa komoditi yang dikembangkan di setiap Komando Rayon Militer (Koramil) di seluruh wilayah Nunukan.

Sebagai contoh, Let Kol Abdi mengungkapkan untuk wilayah Sebatik digalakan budi daya Jagung, di Sebuku ada tanaman Jagung Manis dan di Sembakung, pihaknya meningkatkan pembudidayaan Terung dan Tomat.

Selain bentuk dari dukungan kepada Pemerintah akan penguatan Ketahanan Pangan, Abdi menjelaskan bahwa melalui giat tersebut ia ingin mengajak masyarakat Nunukan untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur menjadi lahan aktif yang nantinya dengan hal tersebut bukan hanya akan menguntungkan para Petani semata namun juga akan berimbas pada perekonomian di Perbatasan semakin menggeliat.

“Masih banyak lahan-lahan tidur di wilayah Nunukan ini. Dan apabila hal ini dimanfaatkan secara benar dalam pengelolaanya, saya yakin Nunukan yang berswasembada bukan sebuah angan belaka,” tandas Perwira Dua Melati berwajah tampan tersebut.

Terpisah, Ketua Serikat Tani Nasional Cabang Nunukan Agus Lempang mengapresiasi Kodim 0911/Nunukan yang telah memberikan bukti nyata dalam pengelolaan lahan serta budidaya hasil pertanian. Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh Kodim Nunukan seharusnya menjadi motivasi semua pihak.

“Menurut saya ini adalah hal yang sangat layak di apresiasi dan wajib ditindak lanjuti oleh pihak terkait terutama Dinas Pertanian agar tanggap. Contohnya dengan sesegera mungkin memanfaatkan lahan tidur dan yang terpenting menjadikan hasil pertanian Nunukan sebagai pemegang pasar,” ujar Aktivis mantam LMND yang akrab dipanggil Aleg tersebut.

Karena selama ini menurut Aleg, banyak Petani yang telah terjebak ketakutan hasil panennya tak bisa bersaing dengan harga pasar sebelum bercocok tanam. Disinilah menurut Aleg, peran Pemkab Nunukan sangat dominan, yakni dengan menghentikan minset pesimisme para petani menjadi rasa optimisme.

“Intinya, apa yang dilakukan Kodim Nunukan sebebarnya bukan sekedar giat semata. Tapi ada pesan positif yang ingin TNI sampaikan kepada para petani dan Pemangku Kepentingan dari giat ini. Dan apabila Pemkab Nunukan benar-benar ingin mewujudkan kemakmuran yang mandiri dan berdaulat, saya yakin pasti mampu menangkap pesan yang disampaikan giat Kodim ini,” pungkasnya.

Pewarta : Eddy Santry

BalasTeruskan

Jelang Kunjungan Tim Kemendes-PDTT, Sekprov Minta Dipersiapkan Data

TANJUNG SELOR, Berandankrinews.com– Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah terus memonitor rapat persiapan kunjungan tim Kementerian Desa, Penanggulangan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) ke Tanjung Selor. Agar kunjungan itu berjalan lancar, Sekprov memimpin rapat dengan instansi terkait di Kantor Gubernur, kemarin (7/2).

Kunjungan Kemendes-PDTT ke Kaltara adalah guna melakukan survei ke lokasi lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi yang akan dilimpahkan ke Pemprov Kaltara. Sekprov meminta agar terkait lahan itu di data, dan dilakukan survei awal.

Selain membahas pelepasan HPL transmigrasi seluas 250 hektare, juga membahas soal rencana pembangunan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kaltara yang lokasinya juga merupakan HPL Transmigrasi.

Ketika tim Kemendes-PDTT datang, selain lahan 250 hektare yang satu hamparan tersendiri, lahan LPMP 4 hektare dan lahan panti rehab serta lahan lapas juga kita mintakan. Data kita harus ada, jadi lebih dari 250 hektare yang kita minta, ujar Sanusi, Asisten I Setprov Kaltara yang hadir dalam pertemuan itu.

Sebelumnya, Kemendes-PDTT, telah menindaklanjuti surat permohonan Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie, perihal pelepasan lahan yang menjadi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi 250 hektare di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor.

Lahan tersebut, kata Gubernur, rencananya diperuntukkan sebagai tempat pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan, balai latihan serta perumahan pegawai. Menurutnya, itu merupakan salah satu poin dari terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2018, tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor yang harus ditindaklanjuti.

Hasil dari pertemuan itu, lanjutnya, Kemendes-PDTT akan mendukung pelimpahan aset dari pemerintah pusat ke pemerintah provinsi. Bahkan untuk mendukung itu, Kemendes-PDTT akan melakukan survei untuk melihat langsung mana saja lahan HPL transmigrasi yang akan dilimpahkan ke Pemprov Kaltara.

Gubernur menuturkan, diusulkannya pelepasan lahan transmigrasi kepada Pemprov Kaltara selain pengembangan adalah untuk menghindari terjadinya tumpang tindih lahan. Karena itu, baik Pemprov Kaltara, Pemkab Bulungan dan Kemendes-PDTT harus bersinergi dalam proses pelimpahan lahan tersebut.

Rencana kunjungan dari kementerian, kemungkinan dilakukan pada pertengahan bulan Februari 2019 sekaligus mengagendakan rapat di Tanjung Selor mengenai pelimpahannya. Bahkan Kemendes-PDTT cukup bangga, karena cikal bakal pengembangan KBM adalah daerah transmigrasi, kata Irianto. (humas)