Heboh Dua Oknum Polisi Yang Terseret Narkoba Diisukan Bebas, Ini Penjelasan Kapolres Nunukan

NUNUKAN – Empat Oknum personel Polres Nunukan, Polda Kaltara yang sempat diamankan Mabes Polri karena dugaan keterlibatan jaringan narkotika internasional kembali jadi sorotan publik di media sosial yang beredar.

Kabar itu menyebar setelah dua dari empat Oknum personel, yakni Bripda MA (anggota Polsek Sebatik Timur) dan Bripda JP (anggota Polairud Polres Nunukan),yang heboh diisukan telah bebas.

Isu tersebut dibantah Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan.

“Untuk Bripda MA dan Bripda JP sudah selesai jalani sidang etik profesi oleh Bid Propam Mabes Polri pada 22 Agustus 2025. Tapi keduanya mengajukan banding. Karena masa penahanannya sudah selesai dan menunggu proses banding, maka pada 26 Agustus 2025 dikembalikan ke satuannya di Polres Nunukan,”JelasNya, pada Rabu (10/09/2025).

Kendati demikian,Ipda Sunarwan tak membantah kabar bahwa Bripda MA sempat pulang ke rumahnya di Kecamatan Sebatik Timur. Hal inilah yang kemudian memicu isu bahwa dirinya telah dibebaskan.

“Bukan dibebaskan. Betul Bripda MA sempat pulang ke Sebatik Timur, tapi hanya untuk mengambil pakaian dan bertemu orang tuanya dan setelah itu kembali ke barak Polres Nunukan. Jadi baik Bripda MA maupun Bripda JP saat ini ada di barak,” Jelasnya lagi

Ipda Sunarwan menambahkan, sembari menunggu proses banding di Mabes Polri, keduanya tetap berada dalam pengawasan langsung Kapolres dan Wakapolres Nunukan sebagai atasan yang berwenang menghukum (Ankum).

“Mereka tetap melaksanakan kedinasan. Ikut apel pagi, siaga di Mako Polres, selanjutnya kembali ke barak setelah jam dinas selesai. Jadi ditegaskan sekali lagi, mereka tidak dibebaskan,” Ujarnya

Sementara itu, dua oknum lainnya yakni mantan Kasat Reskoba Polres Nunukan, Iptu SDH dan anggotanya Brigpol S masih menjalani proses sidang etik profesi di Mabes Polri.

“Soal Iptu SDH yang dimutasi ke Polda Kaltara itu benar. Karena saat diamankan, jabatan Kasat Reskoba Polres Nunukan kosong dan harus segera diisi. Tapi Iptu SDH bersama Brigpol S masih ditahan di Mabes Polri,” tambahnya

“Proses hukum terus berjalan. Untuk sejauh mana prosesnya, Polres Nunukan dan Polda Kaltara juga masih menunggu rilis dari Mabes Polri,” pungkasnya.

Diketahui, empat Oknum polisi Polres Nunukan itu diamankan tim gabungan Mabes Polri dari unsur Bareskrim, Direktorat Narkoba, dan Paminal Propam pada Rabu (9/7/2025).

Proses penyelidikan dan penyidikan sepenuhnya ditangani oleh tim penyidik Mabes, dan hasil resminya akan diumumkan secara terpusat.

*Neni

Bupati Nunukan Hadiri Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Masyarakat Desa Harapan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh masyarakat Desa Harapan, Kecamatan Sebuku di Masjid Al – Mujahirin, Senin (08/09).

Peringatan Maulid Nabi bukan hanya perayaan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Keteladanan beliau dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, serta kepemimpinan sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan situasi tantangan dunia saat ini semakin kompleks dan dinamis, maka dari itu, umat Islam harus senantiasa meneladani sifat dan kepemimpinan Rasulullah SAW.

Bupati Nunukan dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat dalam momentum peringatan Maulid Nabi ini untuk menjadi sarana mempererat Ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

“Saya berharap melalui acara ini kita semakin memperkuat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menciptakan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Nunukan”, tutur Irwan.

Di kesempatan yang sama, Bupati Irwan turut mengajak seluruh masyarakat Nunukan agar tidak mudah terprovokasi, tidak gampang diadu domba, dan tidak membiarkan perbedaan menjadi alasan perpecahan. Justru sebaliknya, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk bersama-sama membangun daerah yang dicintai ini.

Selanjutnya, Bupati Irwan akan terus mendorong infrastruktur pembangunan yang ada di SP 1, SP 2 dan SP 3 yang pengerjaannya akan mulai dilakukan tahun ini.

“Mari kita bersatu, bekerja keras, dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Dengan persatuan, tidak ada tantangan yang terlalu berat untuk kita hadapi. Dengan kebersamaan, pembangunan Kabupaten Nunukan akan semakin maju, dan kesejahteraan masyarakat dapat kita raih bersama”, tambahnya.

(PROKOMPIM)

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Nunukan Tanam Ratusan Bibit Pohon Kelapa

NUNUKAN – Kepala lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Nunukan mengadakan kegiatan penanaman pohon kelapa serentak se-Indonesia. Kegiatan ini juga diikuti Imigrasi Nunukan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan,Selasa(9/9).

Tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan yaitu menyerempakkan oleh seluruh jajaran Kementrian Imigrasi dan Permasyarakatan berbarengan dengan pusat kegiatan yang sedang berlangsung di Nusa Kambangan.

Kepala Lapas Nunukan ,Puang Dirham mengatakan manfaat pohon kelapa untuk Kabupaten Nunukan yaitu sangat bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Kita sebagai instansi vertikal memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Nunukan terutama tujuannya untuk anak cucu nanti,masa depan Indonesia sebagai pulau yang penuh dengan sumber daya salah satunya yaitu kelapa sebagai ketahanan pangan”.Ujarnya

Puang Dirham juga menjelaskan pemanfaatan pohon kelapa ini untuk jangka panjang,maka melihat nilai kemanfaatannya yang sangat beragam,layaklah jika pohon tersebut dipilih.

“Semua bagian dari pohon kelapa,seperti akar,buah hingga daunnya itu sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia”.Jelasnya

Untuk mendukung program tersebut,bibit kelapa yang disediakan berjumlah 400 dari Lapas Nunukan dan 500 dari Imigrasi Nunukan,dengan total keseluruhan 900 bibit pohon kelapa berbagai jenis yang akan ditanam di lahan yang sudah disediakan oleh Lapas Nunukan.

Penanaman bibit pohon kelapa ini menjadi upaya dan dukungan demi terwujudnya ketahanan pangan secara nasional.

*Neni

SIWO PWI Nunukan Gelar Pra-PORWADA, Ajang Persiapan Menuju PORWADA II Kaltara

NUNUKAN – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan siap menggelar Pra-Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) dengan serangkaian kegiatan olahraga dan jurnalistik sepanjang September 2025.

Panitia yang telah dibentuk secara khusus kini fokus pada persiapan matang demi kelancaran acara. Ketua Panitia, Diansyah, ditunjuk untuk memimpin jalannya seluruh agenda.

Ketua SIWO PWI Nunukan mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membina semangat sportivitas di kalangan wartawan.

“Kami ingin Pra-PORWADA ini menjadi ajang yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet andal, tetapi juga memperkuat kekompakan dan solidaritas sesama anggota PWI,” ujarnya.

Menurutnya, melalui olahraga, jurnalis dapat menyegarkan pikiran sekaligus menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas liputan.

Lebih lanjut, Ketua SIWO PWI Nunukan menjelaskan bahwa kolaborasi antara olahraga dan jurnalistik merupakan identitas unik dari organisasi ini. Kedua bidang ini saling melengkapi, di mana ketajaman berpikir dan kecepatan dalam menulis juga dibutuhkan dalam dunia olahraga.

Ia berharap seluruh anggota dapat berpartisipasi aktif, baik sebagai peserta maupun pendukung, sehingga acara ini benar-benar meriah dan bermakna.

Sementara itu, Ketua Panitia Diansyah menyatakan kesiapannya untuk memimpin timnya dalam mensukseskan acara.

“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan setiap detail acara berjalan lancar sesuai rencana,” kata Diansyah.

Ia menambahkan bahwa panitia telah bekerja keras menyusun jadwal dan mempersiapkan teknis setiap perlombaan.

Rangkaian perlombaan olahraga akan diawali dengan cabang biliar yang sekaligus menjadi seremoni pembukaan pada Minggu, 14 September 2025.

Para peserta diharapkan dapat menunjukkan skill terbaiknya di meja biliar, menciptakan pertandingan yang seru dan berkesan.

Selang enam hari kemudian, tepatnya pada Sabtu, 20 September 2025, giliran lomba badminton yang akan memanaskan suasana. Cabang olahraga ini dipilih karena kepopulerannya dan sering dimainkan oleh anggota PWI. Antusiasme yang tinggi diperkirakan akan mewarnai setiap set pertandingan.

Tidak hanya dua cabang olahraga tersebut, panitia juga menyiapkan turnamen domino bagi para wartawan. Lomba domino menjadi penutup kegiatan olahraga, yang diharapkan bisa menjadi ajang santai penuh keakraban, di mana peserta dapat beradu strategi dalam permainan yang membutuhkan kecerdasan dan ketenangan.

Selain olahraga, Pra-PORWADA juga menyoroti kompetensi di bidang jurnalistik. Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi akan digelar pada Sabtu, 27 September 2025, dengan lokasi spesifik di Sebatik.

“Lomba ini menjadi ajang bagi para wartawan untuk menunjukkan keahliannya dalam menyajikan informasi yang menarik dan berkualitas,” terang Diansyah.

Tema yang diusung dalam lomba ini sangat relevan dengan kondisi daerah. Tema Pendidikan dipilih untuk lomba karya jurnalistik, mendorong jurnalis untuk menghasilkan tulisan yang mencerahkan dan mengangkat isu-isu pendidikan lokal.

Sementara itu, tema Ekowisata untuk lomba fotografi diharapkan mampu menangkap keindahan alam dan potensi pariwisata Nunukan. (SIWONNK)

Silahturahmi Ketua Harian PPPKH-LH Kalimantan Utara Natalius Jhon dengan Tokoh Masyarakat

TANAH TIDUNG – Natalius jhon Ketua Harian Perkumpulan Pemuda Peduli Kehutanan dan Lingkungan Hidup (PPPKH-LH) Kalimantan Utara melakukan silaturahmi dengan salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Tana Tidung yang juga merupakan mantan Wakil Bupati.

Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang diskusi untuk membahas sejumlah isu penting yang berkembang di Tana Tidung, mulai dari tata kelola pemerintahan, transparansi penggunaan anggaran, hingga pengelolaan aset daerah seperti kendaraan dinas yang menjadi sorotan publik.

Ketua Harian PPPKH-LH Kaltara menyampaikan bahwa silaturahmi dengan para tokoh masyarakat sangat penting agar aspirasi dan masukan dari berbagai pihak dapat dikawal bersama.

Dalam kesempatan itu, tokoh masyarakat yang juga mantan Wakil Bupati memberikan pandangan terkait pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi pemuda/LSM untuk mendorong pembangunan yang lebih baik di Tana Tidung.

PPPKH-LH Kaltara menegaskan akan terus melakukan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, maupun pejabat daerah, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. (*)