Selamat! Anang Baritopost Terpilih Jadi Ketua SMSI Kalsel Periode 2025-2029

BANJARMASIN – Musprov Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) 2025 sukses digelar. Anang Fadilah dari media siber Baritopost.co.id terpilih secara aklamasi menjabat sebagai Ketua SMSI Kalselbperiode 2025-2029, Sabtu (13/9/2025) di Balai Kota Banjarmasin.

Musprov yang diikuti 24 media online di seluruh daerah di Kalsel ini hadir Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus dan Fauzi Chan Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan Daerah SMSI Pusat, yang sekaligus memberikan bimbingan dan masukan untuk SMSI Kalsel kedepan agar lebih baik.

Firdaus mengucap selamat kepada Anang Fadilah yang dipercaya anggotanya kembali meneruskan SMSI Kalsel untuk empat tahun ke depan. Ia yakin dibawah kepemimpinan Anang, SMSI Kalsel akan lebih maju dan inovatif.

Ia pun berpesan bahwa kemajuan organisasi adalah bagaimana cara menjalankan program kerja yang konsisten, terukur dan nilai kebermanfaatan.

Untuk mendukung itu semua, harus menjalin kemitraan dengan stakeholder baik swasta maupun pemerintah.

“Saya yakin ini bisa dijalankan SMSI Kalsel, sekarang sudah terlihat hanya saja nanti bagaimaa program kerjanya dan hubungan kerjasamanya. Kami dari SMSI Pusat tentu mendukung penuh demi kemajuan bersama,” tuturnya.

Ia pun berharap, SMSI Kalsel bukan hanya bisa berkembang membangun organisasinya namun juga membawa pemberdayaan anggotanya. Organisasi yang sehat itu adalah organisasi yang dapat menberikan manfaat bagi anggotanya.

Pembentukan SMSI Kabupaten Kota juga harus menjadi program prioritas agar SMSI semakin dikenal masyarakat dan bisa berkembang berbaur dengan masyarakat secara luas.

Anang Fadilah, mengaku terharu kembali mendapat kepercayaan menahkodai SMSI Kalsel. Singkat Anang, bahwa pengalaman SMSI yang lalu adalah pelajaran agar bisa lebih baik.

Oleh sebab itu, ia bertekat dengan dibantu jajaran pengurus, SMSI Kalsel akan lebih berkiprah, inovatif, dalam membersamai masyarakat dan juga turut mendukung program-program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan terutama di banua di Kalsel.

“Terimakasih atas kepercayaannya, terimakasih juga atas dukungannya pak Firdaus. Saya tentu berkomitmen akan lebih baik lagi membangun SMSI Kalsel bersama kawan-kawan,” tutupnya. (**)

Kabupaten Nunukan Raih Paritrana Award Berkat Program Perlindungan Pekerja Rentan

NUNUKAN – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nunukan, saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Rabu (10/9/2025), menyampaikan bahwa Paritrana Award yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan perusahaan yang serius melaksanakan program perlindungan bagi tenaga kerja.

Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Nunukan yang diwakili oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Nunukan di Tanjung Selor, 11 September 2025

Menurutnya, penghargaan ini diberikan berdasarkan berbagai kriteria, termasuk jumlah cakupan peserta. “Semakin banyak program itu bisa melibatkan kelompok masyarakat, semakin tinggi peluang pemerintah daerah, desa, maupun perusahaan untuk mendapatkan apresiasi ini,” ungkapnya.

Salah satu desa yang menjadi perhatian adalah Desa Tanjung Aru di Kecamatan Sebatik, yang berhasil melaksanakan program perlindungan tenaga kerja hingga mencakup 100% warganya. Melalui alokasi anggaran desa, pekerja rentan seperti motoris, petani, sopir, pelayan, hingga pekebun didaftarkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Perlindungan ini memberi jaminan apabila pekerja sakit dan tidak bisa bekerja, mereka tetap memperoleh pengganti pendapatan harian. Jika meninggal dunia, keluarga akan mendapat santunan, dan bila peserta telah mengikuti program minimal tiga tahun, anaknya berhak mendapat biaya pendidikan.

Kabupaten Nunukan sendiri mendapat apresiasi karena menjadi satu-satunya kabupaten di Kalimantan Utara yang menjalankan inovasi “Satu Desa, 100 Pekerja Rentan”. Program ini dilaksanakan melalui dukungan anggaran desa di seluruh 232 desa yang ada.

“Peran pemerintah daerah adalah memfasilitasi desa-desa agar mengalokasikan anggaran untuk perlindungan pekerja rentan. Bupati Nunukan mendukung penuh dengan memastikan alokasi dana desa diarahkan untuk program ini,” jelas Kepala Dinas DPMD.

Dengan komitmen tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan Paritrana Award kepada Kabupaten Nunukan. Prestasi ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperluas cakupan perlindungan sosial bagi pekerja rentan.

(PROKOMPIM)

Kodim 0911/Nunukan Gelar Gerakan Pangan Murah: Beras Bulog SPHP Diserbu Warga Perbatasan

NUNUKAN – Kodim 0911/Nunukan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah Kabupaten Nunukan. Dalam kegiatan ini, Kodim bekerja sama dengan Bulog setempat menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga terjangkau, yakni Rp63 ribu per karung ukuran 5 kilogram.

Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi. Sejak pagi, warga sudah mendatangi lokasi penjualan untuk mendapatkan beras murah tersebut. Banyak warga menyampaikan rasa syukur dan gembira, karena kegiatan ini dinilai sangat membantu meringankan beban pengeluaran di tengah kondisi harga pangan yang cenderung meningkat.

Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, S. Hub. Int., M.H.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan Bulog untuk menjaga stabilitas pangan di perbatasan.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin hadir langsung membantu masyarakat. Harga beras yang lebih terjangkau diharapkan dapat meringankan beban warga dan sekaligus menekan laju inflasi daerah. Kami akan terus mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan,” ungkap Dandim.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu, terlebih menjelang kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat. Dengan harga Rp63 ribu per karung, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih ringan.

Melalui program seperti ini, Kodim 0911/Nunukan berharap tercipta kondisi yang lebih stabil dan masyarakat tetap sejahtera, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

(Kodim0911 Nunukan)

Polres Nunukan Musnahkan Barang Bukti Narkotika

NUNUKAN – Sat Resnarkoba Polres Nunukan melaksanakan pemusnahan barang bukti penindakan narkotika yang terjadi di wilayah hukum Polres Nunukan periode bulan Juni-September 2025. Pemusnahan berlangsung di Aula Sebatik Polres Nunukan, Kamis (11/9). 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Nunukan, BNNk Nunukan, Kepala Kejaksaan Nunukan, Ketua Pengadilan, dan Dansubdenpom.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari Narkotika jenis sabu total (bruto) seberat 944,5 gr (sembilan ratus empat puluh empat koma lima) gram. Kemudian disisihkan sebagian untuk dijadikan barang bukti dipersidangan. Dan sisa yang dimusnahkan total (netto)seberat 851,49gr (delapan ratus lima puluh satu koma empat puluh sembilan) gram dengan cara dilarutkan kedalam air.

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan yaitu milik 9 orang tersangka yang ditangkap oleh Sat Resnarkoba, dari bulan Juni sampai bulan September 2025.

“Hasil pengungkapan dan penangkapan para tersangka ini, pengedar dan juga kepemilikan Narkotika jenis sabu tersebut, bukan hanya dari Kecamatan Nunukan saja, melainkan ada juga yang dilakukan di wilayah Sei Nyamuk,Sebuku dan Tulin Onsoi”.Jelas Kapolres

Kapolres juga menegaskan bahwa pengungkapan narkoba juga melibatkan satuan aparat lain.

“Untuk memerangi peredaran narkotika kita tidak sendiri. Pengungkapan ini berkat sinergitas bersama BNNK Nunukan, TNI AL, Imigrasi, Bea Cukai, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Nunukan”. tambahnya

Sementara dalam pemusnahan barang bukti narkotika tersebut juga dihadirkan para tersangka yang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 2 orang perempuan.

Atas perbuatan tindak pidana ini, Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. 

(*Neni/meri)

Apresiasi Komitmen Bupati, Pra Porwada Ajang Pemanasan Tuan Rumah

NUNUKAN – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan tengah mempersiapkan perhelatan Pra Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) di pertengahan September ini. Even olahraga insan pers ini bakal dipadukan dengan lomba karya jurnalistik dan fotografi.

Ketua PWI Nunukan, Taslee dalam keterangannya menyampaikan, Pra Porwada tidak terlepas dari peran penting Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam mendorong olahraga insan pers di perbatasan.

“Pra Porwada kami pandang sebagai komitmen kuat Bupati Nunukan terhadap olahraga insan pers. Tentu sikap itu sejalan dengan dukungan penuh beliau terhadap persiapan Nunukan sebagai tuan rumah Porwada ke-II Kaltara di 2026 mendatang,” ucap Taslee.

Lanjutnya, Nunukan secara resmi telah ditetapkan sebagai tuan rumah Porwada ke-II Kaltara 2026 dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Siwo Kaltara, 27 Juli lalu di Kota Tarakan.

Kepercayaan tersebut diberikan usai jajaran Siwo Nunukan secara aktif berkomunikasi dan mendapat dukungan langsung dari Bupati Nunukan. Guna mendukung suksesi pagelaran Porwada ke-II, maka Siwo Nunukan bergegas menggelar pra Porwada dalam waktu dekat ini.

“Lebih tepatnya ajang pemanasan tuan rumah. Pra Porwada juga bakal menjadi ajang uji coba venue-venue yang akan digunakan pada pelaksanaan Porwada ke-II nanti,” imbuh Taslee menjelaskan.

Selain perhatian terhadap olahraga insan pers, menurut Taslee, PWI Nunukan memandang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sedang melakukan lompatan-lompatan besar di berbagai lini keolahragaan daerah.

Diantaranya, perhelatan Bupati Cup sepak bola, berhasil mengutus tim kebanggaan PSN Nunukan U-17 ke piala Soeratin 2025 di Surakarta, Jawa Tengah, lalu mengukir prestasi nasional di Festival Olahraga Nasional (Fornas) NTB melalui Kormi Nunukan bulan Agustus lalu.

“Tentu secara objektif fakta-fakta tersebut menjadi cerminan keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan olahraga daerah. Namun begitu, PWI Nunukan tetap mendorong pembenahan-pembenahan fasilitas olahraga tetap diperhatikan,” tutup Taslee.

Pra Porwada Siwo PWI Nunukan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga. Diantaranya, badminton, biliard dan olahraga masyarakat domino. Selain itu, dua lomba utama yakni karya jurnalistik dan fotografi menjadi konsen jajaran panitia. (dra)