Dalam Rangka Pra TMMD Ke 112 Tahun 2021 Kodim 0908/BTG Laksanakan Serbuan Vaksinasi

Bontang- Dalam rangka Pra TMMD Ke 112 Tahun 2021, Kodim 0908/Bontang melaksanakan ‘serbuan vaksinasi TNI Dosis II Vaksin AstraZeneca ’ dengan tema “Sinergi Untuk Negri” berlangsung di Kodim 0908/Bontang Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang, Kamis (2/9/2021).

Vaksinasi Dosis tahap II AstraZeneca Ini sebagai lanjutan Dari vaksinasi Dosis pertama Yang dilaksanakan pada tanggal 24 Mei dan 8  Juni, pada hari ini Untuk Dosis II di selenggarakan kembali suntik vaksinasi sebagai serbuan Vaksinasi yang di programkan TNI Kepada masyarakat untuk membantu pemerintah Daerah dalam percepatan Vaksinasi kepada masyarakat yang di canangkan oleh Pemerintah Pusat.

Dalam Kegiatan pelaksanaan Vaksinsi Dosis II Ini di laksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.Tahapan Vaksinasi Dosis  tahap II di dahului, Pengisian formulir, Screening yang dilakukan oleh dokter yang bertugas, pelaksanaan vaksin dan terakhir Observasi selama 30 menit. 

Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Choirul Huda mengatakan pada vaksinasi dosis kedua yang digelar hari ini diselenggarakan oleh Kodim 0908/Bontang yang mana saat ini juga tengah melaksanakan kegiatan Pra TMMD ke-112. ada sebanyak 200 orang atau disiapkan sebanyak 20 vial vaksin AstraZeneca .

Dijelaskan Dandim 0908/Bontang yang juga menjabat sebagi  Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bontang, warga yang mengikuti vaksinasi hari ini diutamakan bagi warga yang sudah divaksin dosis pertama pada tanggal 24 Mei dan 8 Juni lalu di Kodim.

Bagi masyarakat yang sudah menerima vaksin, Dandim Letkol Arh Choirul Huda menghimbau untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan melaksanakan 3 M Mencuci Tangan, Memakai masker dan Menghindari kerumunan, karena sudah divaksin bukan berarti kebal dengan Covid, namun setidaknya menambah daya tahan tubuh.

Selain itu,menurutnya,vaksinasi yang dilakukan sebagai upaya pencegahan dan melindungi diri agar tidak tertular covid-19 untuk itu,dirinya meminta kepada masyarakat agar tidak perlu ragu dan takut untuk divaksin,karena vaksin ini aman dan halal,”Jelas Dandim.

(Pendim Btg)

Pra TMMD Dimulai, Kodim 0908/BTG Fokus Persiapkan Pembangunan Turap Sungai

BONTANG – Mulai Rabu (1/9/2021) hari ini, Kodim 0908/BTG melaksanakan pra Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112.  dengan tema “TMMD wujud sinergi membangun negeri “bermakna kebersamaan guna membantu percepatan pembangunan di daerah.

Dalam pra TMMD tersebut, pekerjaan difokuskan pada persiapan pembangunan fisik berupa turap sungai Bontang yang ada di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. Seperti menyiapkan media pembuatan begel sloof, material, balok, ring balok, hingga kolom bangunan.

Pasiter Kodim 0908/BTG, Kapten Inf Niko (sebagai kordinator umum TMMD) mengatakan, pra TMMD dilaksanakan agar pekerjaan turap mampu mencapai hasil 50-60 persen dari target yang telah ditentukan.

Sebab, pelaksanaan TMMD hanya dibatasi 30 hari, dan harus mampu menuntaskan semua pekerjaan fisik yang ada. Dengan harapan, dua hari menjelang penutupan TMMD nanti, seluruh sasaran fisik bisa tuntas 100%. “Semoga TMMD kali ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Kapten Niko.

Dalam pelaksanaan pra TMMD kali ini, sambung Niko, pekerjaannya melibatkan para anggota kodim beserta koramil-koramil yang wilayahnya berada di bawah teritorial Kodim 0908/BTG.

Dijadwalkan, pra TMMD akan selesai 14 September mendatang dan dilanjutkan dengan program TMMD baik fisik maupun non fisik, yang akan dimulai 15 september-14 Oktober 2021.

(Pendim Btg)

Mewakili Pemerintah Kabupaten Se – Indonesia, Laura Bicara Pengelolaan Pelabuhan

NUNUKAN – Eksistensi Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid di kalangan kepala – kepala daerah di tanah air semakin diperhitungkan. Setelah sebelumnya beberapa kali didapuk menjadi pembicara utama di berbagai seminar nasional, kali ini Hj. Asmin Laura Hafid kembali dipercaya menjadi keynote speaker dalam Webinar “Peluang Pemerintah Daerah Mengelola Pelabuhan” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh  Indonesia (APKASI) bekerjasama dengan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI). 

Dalam webinar yang dimoderatori oleh Sekretaris Jenderal ABUPI Liana Trisnawati tersebut, juga tampil Ketua Umum HKI Sanny Iskandar, dan Wakil Ketua ABUPI Bidang Regulasi Ariyanto Purboyo.

Secara virtual dari Kantor Bupati Nunukan, Selasa (31/8), Laura yang juga menjabat sebagai wakil bendahara umum APKASI itu menyampaikan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 57 Tahun 2020, pemerintah daerah memungkinkan untuk memprakarsai pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan pelabuhan,  atau berkeinginan untuk mengelola pelabuhan yang sudah dibangun oleh pemerintah pusat, khususnya untuk pelabuhan – pelabuhan yang belum diusahakan secara komersil, melalui Unit Penyelenggara Pelabuhan Pemerintah Daerah (UPP Pemda) atau BUMD.

Laura mengapresiasi saat ini sudah ada beberapa pelabuhan yang pengelolaannya telah diserahkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. “Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah sudah dianggap mampu mengelola pelabuhan di wilayahnya sendiri. Namun demikian, kami (APKASI) tentu berharap agar lebih banyak lagi pelabuhan yang diserahkan kepada pemerintah daerah sehingga kapasitas daya saing daerah akan semakin meningkat,” kata laura.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan di suatu daerah sangat penting untuk menopang aktivitas perekonomian, baik di sektor industri dan perdagangan, menopang jasa perbankan, jasa transportasi, perparkiran, gudang logistik, karantina dan lain sebagainya. “Intinya, jika ada satu pelabuhan di suatu daerah, maka aktivitas ekonominya pasti meningkat, dan pendapatan daerahnya juga akan semakin dinamis,” ujarnya.

Diakui pada awal – awal pengelolaan pelabuhan, pemerintah daerah pasti mengalami berbagai kendala, seperti minimnya sumber daya manusia dan anggaran. Namun ia yakin jika ada sinergi dan kebersamaan diantara seluruh stakeholder yang terkait dengen kepelabuhanan, maka semua persoalan tersebut akan diatasi dengan baik. “Bahkan ke depanya bukan hanya mampu mengelola, pemerintah daerah sangat mungkin meningkatkan kapasitas pelabuhan – pelabuhan tersebut,” pungkasnya.

(HUMAS)

Wabup Hanafiah Apresiasi Lomba Tik Tok Garapan Diksipro

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah menyerahkan secara langsung hadiah lomba tik tok kepada peraih juara 1, 2, dan 3 di Ruang Wakil Bupati Nunukan, Senin (30/8).

Pemenang lomba tik tok yang diselenggarakan oleh Media Diksipro tersebut adalah juara 1 atas nama Sahran, juara 2 Marlina, dan juara 3 Siti Nursiah Jamil. Selain hadiah uang tunai dan piagam penghargaan, para pemenang lomba juga akan mendapatkan kecantikan dari salah satu salon di Nunukan.

Seusai menyerahkan hadiah, Hanafiah menyambut baik inisitaif Media Diksipro yang menggelar lomba tik tok dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 76. “Di tengah suasana pandemi yang sudah cukup lama, dan masyarakat juga sudah sangat lelah, memang dibutuhkan saluran – saluran untuk mengatasi kejenuhan itu. Sehingga saya sangat mengapresiasi kegiatan – kegiatan semacam ini,” kata Hanafiah.

Meskipun status PPKM di Kabupaten Nunukan masih berada di level 3, menurut Hanafiah, masyarakat sebetulnya bisa saja melaksanakan berbagai kegiatan namun dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Pengalaman saya selaku Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Nunukan, kami baru saja melaksanakan kemah penggalang selama 6 hari dengan manajemen prokes yang sangat ketat, dan alhamdulilah tidak ada satupun peserta kemah yang terpapar covid. Saat dilakukan swab seusai kegiatan semuanya negatif. Artinya apa, kita sebetulnya boleh melakukan kegiatan namun harus dengan manajemen prokes yang sangat ketat,” ujarnya.

(HUMAS)

Bupati Nunukan Menyerahkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19

NUNUKAN – Hj. Asmin Laura Hafid menghadiri acara penyerahan secara simbolis Jaring Pengaman Sosial Covid-19 kepada 3.387 keluarga penerima manfaat (KPM). 

Tampak turut hadir Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Sekretaris Daerah Serfianus, Kepala Dinas Kab. Nunukan Ir. Jabbar, M.Si, Pimpinan Cabang Bankaltimtara Nunukan Fahmi Paradin, jajaran FORKOPIMDA Kab. Nunukan serta para kepala OPD Kab. Nunukan. Acara diselenggarakan di Kantor Cabang Bankaltimtara Nunukan, Senin (30/08). 

Bupati Laura dalam sambutannya mengatakan Covid-19 masih ada dengan melihat penambahan kasus positif terus terjadi, dan jumlah kematian juga masih bertambah. Untuk itu, kewaspadaan dan kehati-hatian harus terus di tingkatkan untuk keselamatan keluarga juga orang-orang di sekitar.

Lebih lanjut Laura sampaikan pemerintah memahami masyarakat merasa lelah dan jenuh menghadapi situasi yang entah kapan akan berakhir ini, tetapi rasa lelah dan kejenuhan itu jangan lantas membuat lengah dan mengabaikan protokol kesehatan. Pemerintah juga sangat memahami, berbagai aturan pembatasan kegiatan yang dikeluarkan oleh pemerintah telah membuat aktivitas perekonomian masyarakat menjadi terganggu. 

” Tidak sedikit orang yang tidak lagi bisa bekerja karena pembatasan-pembatasan tersebut. Ibu-ibu penjual dikantin sekolah, atau para penjual gorengan di halaman sekolah misalnya, mereka tidak lagi memiliki pendapatan karena semua sekolah ditutup. Pengelola hotel dan warung makan juga mengalami penurunan omset karena sedikitnya pengunjung yang datang. Memang tidak mengenakkan, namun semua langkah itu harus dilakukan guna mencegah angka penyebaran Covid-19 menjadi semakin tidak terkendali”, ujarnya. 

Namun demikian, menurut Bupati Laura pemerintah tidak pernah menutup mata dengan semua kondisi tersebut, ntuk itulah pemerintah selalu menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat. Kali ini pemerintah akan menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial kepada 3.387 keluarga penerima manfaat (KPM).

“Mungkin nilainya tidak terlalu besar, namun pemerintah berharap bantuan ini sedikit meringankan berbagai kesulitan yang bapak-ibu alami selama ini”, ucap Laura. 

Dalam situasi sulit seperti sekarang ini, menurut Laura masyarakat harus bisa memilih dan memilah kebutuhan apa saja yang harus diprioritaskan untuk dipenuhi dan kebutuhan mana saja yang tidak terlalu mendesak dan bisa ditunda untuk sementara waktu.

“Langkah seperti itulah yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Nunukan selama pandemi ini. Pemerintah memangkas besar-besaran belanja yang tidak mendesak, dan menggesernya untuk penanganan Covid-19, karena pemerintah memandang keselamatan masyarakat adalah yang utama”, tambahnya. 

Laura mengajak kepada masyarakat untuk tidak menyerah, harus terus melangkah maju, tetap bergerak agar mampu bertahan. Ibarat orang yang sedang berenang, maka kaki dan tangannya harus terus bergerak supaya tidak tenggelam ke dasar laut yang dalam. 

“Teruslah beraktivitas dengan mematuhi protokol kesehatan, jaga kesehatan, rajin berolahraga, sambil senantiasa berdoa semoga wabah ini bisa segera hilang dari kehidupan kita”, pesan Laura sembari menutup sambutannya.

(Humas)