Kantor Baru BPKP Provinsi Kalimantan Utara Diresmikan Gubernur Zainal Arifin Paliwang

NUNUKAN – Plt. Sekretaris Daerah Drs. Raden Iwan Kurniawan menghadiri peresmian Gedung Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Utara, bertempat Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara Jalan Poros Km.2 Jelarai Selor, Tanjung Selor.Selasa (27/01)

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Utara Dr. H.Zainal A.Paliwang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya BPKP Republik Indonesia atas diresmikannya gedung kantor perwakilan BPKP di tanjung selor.

” Sebelumnya kantor BPKP Provinsi Kalimantan Utara berkedudukan di kota Tarakan. Alhamdulillah hari ini setelah 11 tahun, kini hadir BPKP di Tanjung Selor pusat pemerintah Kalimantan Utara. Tentu menjadi langkah strategis dan simbol komitmen kuat BPKP dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan akuntabel”, Ungkap Gubernur.

Gubernur menyakini bahwa koordinasi , pendampingan, pengawasan serta pembinaan berharap penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan daerah akan semakin efektif, responsif dan terintergrasi.

Gubernur berharap dengan keberadaan kantor perwakilan ini sinergi antara BPKP dan pemerintahan daerah maupun Kabupaten dan kota dapat semakin memperkuat dalam mencegah penyimpangan dan meningkat kualitas perencanaan dan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Wakil kepala BPKP Agustina Arumsari Ak M H mengatakan pembangunan dan pemindahan kantor perwakilan BPKP dari kota Tarakan ke Kabupaten Bulungan dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Agustina peran strategis dalam pembangunan kawasan pemindahan lokasi kantor perwakilan BPKB dari kota Tarakan ke Kabupaten Bulungan yang dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan organisasi dan peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi dengan berat lebih cepat dengan pusat pemerintahan provinsi.

Diharapkan koordinasi energi dan kolaborasi antara BPKP dan pemerintah daerah dapat berjalan dengan optimal, artinya plusnya gedung ini bukan sekedar gedungnya tetapi memperkokoh sinergi kolaborasi antara BPKP dengan seluruh jajaran pemerintah daerah di lingkungan Provinsi.

“Bagaimana kita ketahui tantangan pengelolaan keuangan negara dan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks”, Ujarnya.

Peresmian Gedung Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimatan Utara ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Kepala Badan pengawasan keuangan dan pembangunan yang disaksikan oleh Gubernur Kalimantan Utara, Ketua DPRD Kalimantan Utara, para Bupati Se-Kalimantan Utara dan Forkopimda Kaltara kepala perwakilan BPKP Kalimantan Utara dan Sekretaris daerah daerah provinsi Kalimantan Utara.

(PROKOMPIM)

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 Resmi Dibuka

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri membuka secara resmi kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Ketua DPRD Kab. Nunukan Hj. Leppa, Anggota DPRD Kab. Nunukan, Kepala OPD Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Camat Se-Kabupaten Nunukan, PImpinan Instansi Vertikal.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati ini bertujuan sebagai forum diskusi dan urun rembuk antar pemangku kepentingan Pembangunan di Kabupaten Nunukan.

Selain itu, untuk menjaring aspirasi dan harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran Pembangunan pada tahun 2027. Merumuskan masukan dan saran sebagai bahan penyempurnaan Rencana Awal RKPD Kabupaten Nunukan Tahun 2027, dan menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di wilayah perbatasan.

“Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Nunukan Tahun 2027 diarahkan selaras dengan visi dan misi terutama 17 arah baru perubahan yang menjadi program prioritas kepala daerah dan program strategis nasional (Asta Cita Pro ASN) dan telaah pokok-pokok pikiran DPRD sehingga dalam Pelaksanaannya dapat mengkomodir kepentingan daerah dan kepentinga pusat,” ungkap Bupati Irwan dalam sambutannya.

H. Irwan juga menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja program Pembangunan harus ada Kerjasama lintas sektor sehingga program yang akan dilakukan ditahun 2027 bisa lebih focus dan selaras antar Kabupaten, Provinsi, dan Nasional.

Selain itu, H. Irwan juga berharap agar kita semua tetap bisa beradaptasi dengan setiap kebijakan yang akan diambil. Terutama di Tahun 2027 Pemerintah Daerah harus siaga dengan Keputusan pemerintah pusat.

“Hal ini menjadi tantangan semua pemerintah daerah untuk lebih adaptif dalam penyusunan perencanaan, harus dilakukan secara maksimal guna menghasilkan perencanaan Pembangunan yang langsung berdampak pada kesejahteraan Masyarakat,” pungkasnya.

H. Irwan juga memyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran perangkat daerah yang telah bisa meraih prestasi di tahun 2025. Beberapa penghargaan yang sudah diterima oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, diantaranya penghargaan keterbukaan Informasi Publik dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dengan penilaian peringkat 1 informatif. Kemudian prestasi indeks pelayanan publik tahun 2025 dengan meraih predikat A-. Indeks pelayanan publik tahun 2025 ini adalah yang tertinggi dalam sejarah Kabupaten Nunukan. Kemeterian Hukum RI juga memberikan Predikat Indeks Reformasi Hukum Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Nilai 96,10 kategori Istimewa.

(PROKOMPIM)

Maknai Isra Mikraj, Polres Wajo Ajak Personel Menjadikan Shalat sebagai Kompas Moral Pengabdian

WAJO — Kepolisian Resor (Polres) Wajo memperingati Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh kekhusyukan di Masjid At-Taqwa Polres Wajo, Kamis (22/1/2026).

Peringatan Isra Mikraj yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut menjadi momentum spiritual bagi jajaran Polres Wajo untuk merenungi kembali perjalanan agung Rasulullah SAW, sekaligus meneguhkan keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.

Kegiatan keagamaan ini dihadiri Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Wajo Ny. Anita Rosid, Wakapolres Wajo Kompol H. Andi Syamsulipu, S.Sos., M.H., para pejabat utama Polres Wajo, para Kapolsek jajaran, pengurus Bhayangkari, serta personel dan PNS Polres Wajo.

Dalam tausiah yang disampaikan, jamaah diajak memahami makna mendalam Isra Mikraj sebagai perjalanan ruhani Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan perintah shalat lima waktu, sebagai tiang agama dan sarana penyucian jiwa. Shalat, ditegaskan, bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan sumber pembentuk akhlak, disiplin, dan tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mikraj harus menjadi pedoman hidup bagi setiap personel Polri.

“Shalat yang khusyuk akan melahirkan kejujuran, kesabaran, dan kepekaan sosial. Inilah modal utama bagi anggota Polri dalam melaksanakan tugas secara profesional, humanis, serta penuh empati kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Tema peringatan tahun ini, “Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial”, dinilai selaras dengan semangat Polri yang tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan kemanusiaan.

Melalui peringatan ini, seluruh personel Polres Wajo diajak untuk menjadikan ketakwaan sebagai kompas moral, sehingga setiap tindakan dan keputusan yang diambil senantiasa berlandaskan nilai keadilan, keikhlasan, dan pengabdian.

Kasi Humas Polres Wajo IPTU Kaomi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Isra Mikraj merupakan bagian dari pembinaan rohani dan mental guna membentuk karakter personel Polri yang beriman, berakhlak mulia, serta peka terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, diharapkan personel Polres Wajo mampu menjadi teladan, menjaga amanah, serta hadir membawa rasa aman dan ketenteraman bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup IPTU Kaomi.

*KASIHUMAS POLRES WAJO/VettyRilla

Resmikan SPPG Di Sebatik, Dadan Hindayana : “Secara tidak langsung dapat meningkatkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan”

NUNUKAN – Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan, Drs Raden Iwan Kurniawan, M AP mewakili Bupati Nunukan hadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (22/01/2026)

Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dr. Dadan Hindayana sebagai bagian dari perluasan jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Dadan Hindayana dalam kunjungan kerjanya didampingi oleh Direktur kerja Sama dan Kemitraaan BGN, Kolonel Cba. Mu. Rizal Salewangang, pejabat Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Balikpapan, Kalimantan Timur, dan Wakil Walikota Tarakan, Ibnu Saud.

Kehadiran Plt.Sekda yang mewakili Bupati dalam acara ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap inisiatif yang dikelola oleh Yayasan Aztrada Garuda Jaya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui asupan gizi yang terukur.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada pihak-pihak yang telah menginisiasi pembangunan dapur SPPG ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral sangat diperlukan agar target pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan dapat tercapai secara maksimal.

Di kesempatan yang sama Kepala BGN,
Dadan Hindayana saat meresmikan SPPG Yayasan Aztrada Garuda Jaya mengatakan bahwa MBG yang dikelola telah sesuai dengan Juknis dan SOP dari BGN.

“Unit ini menjadi pusat operasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola sesuai dengan Juknis dan SOP dari Badan Gizi Nasional,”ujarnya.

Lebih lanjut, Dadan juga menyebutkan SPPG yang ada ini sudah sesuai Standar Operasional (SOP). Ia meyakini SPPG Yayasan Aztrada Garuda Jaya dapat menjadi percontohan untuk SPPG di wilayah lainnya.

Dadan juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Yayasan Aztrada Garuda Jaya atas kepeduliannya dan dukungan terhadap program pemerintah pusat.

Dadan juga menjelaskan bahwa dari target hingga Januari 2026, tercatat sudah ada sekitar 21.102 unit SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia, dengan target melayani hingga 59 juta penerima manfaat.

Diakhir sambutannya Dadan memberikan gambaran terkait dengan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

“Keberadaan SPPG di Sebatik secara tidak langsung akan meningkatkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan, karena tiap pengelola SPPG membutuhkan pasokan bahan baku pangan yang tidak sedikit, tadi saya lihat disini banyak pohon pisang, kebun-kebun pisang masyarakat ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan buah pemenuhan Makan Bergizi Gratis (MBG), begitu juga peternakan, kebutuhan telur ayam dan daging ayam, hal yang sama bisa terjadi terhadap sektor perikanan baik ikan laut maupun ikan budidaya, atau tambak masyarakat, misalnya setiap rumah bisa membuat kolam Ikan Lele untuk memenuhi kebutuhan MBG,” ujarnya.

Dengan tingginya kebutuhan bahan baku pangan, Dadan meminta tiap SPPG dapat melengkapi usahanya dengan mengelola sendiri lahan pertanian maupun peternakan agar stok bahan makanan tetap tersedia dengan baik.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, pelepasan Mobil Operasional Pengantaran dan kunjungan ke Dapur MBG, Dadan dan rombongan juga berkunjung ke sekolah penerima manfaat untuk menyaksikan langsung siswa siswi yang sedang menikmati Makanan Gizi Gratis tersebut, bahkan Dadan memberikan hadiah bagi anak-anak yang mau makan sayur.

(PROKOMPIM)

Satgas Pamtas RI-Malaysia Berhasil Amankan 146 Botol Miras Ilegal di Jalur Tikus Perbatasan

NUNUKAN – Satgas Pamtas RI–Malaysia Sektor Timur Yonkav 13/SL kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Personel Pos Bambangan SSK I Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL bersama Unit Intel Kodim 0911/Nunukan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras ilegal sebanyak 146 botol di jalur tikus perbatasan wilayah Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Minggu malam (28/12/2025).

Penggagalan ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar jalur tikus perbatasan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Danpos Bambangan Letda Chk Anwar Muhtolip, S.H. segera berkoordinasi dengan Unit Intel Kodim 0911/Nunukan dan membentuk tim patroli gabungan. Dalam pelaksanaan patroli dan penyisiran menuju sekitar Patok P 127, tim mendapati aktivitas mencurigakan dari arah Malaysia, namun pelaku berhasil melarikan diri ke wilayah Malaysia saat mengetahui kehadiran aparat.

Melalui penyisiran lanjutan, tim patroli gabungan menemukan timbunan barang bukti berupa minuman keras berbagai merek yang disembunyikan di sebuah pondok kecil dan ditutupi kain serta daun kering. Dari lokasi tersebut berhasil diamankan 15 dus berisi 146 botol miras dengan total nilai perkiraan mencapai Rp19.200.000,-. Selanjutnya seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Pos Bambangan untuk kemudian diserahkan ke Makotis Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL sesuai prosedur.

Kegiatan ini melibatkan personel Sertu Adrian Hafidz (Dantim Pos Bambangan), Kopda Rafi (Unit Intel Kodim 0911/Nunukan), Praka Agung, Praka Hardipan, Praka Tio Handy, Pratu Zulio, Pratu Hengki, Pratu Lalu, Prada Waris, dan Prada Mony. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi aparat TNI dengan unsur intelijen serta peran aktif masyarakat dalam mendukung pengamanan wilayah perbatasan.(*)