Buka Musrenbang Kewilayahan, Wakil Bupati Nunukan Tekankan Prioritas Usulan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S.Sos secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan/Kewilayahan Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Tulin Onsoi tepatnya di Desa Sanur yang diikuti oleh Kecamatan Tulin Onsoi, Sei Menggaris, Sebuku dan Sembakung dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2027, Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Hermanus meminta agar setiap usulan yang diajukan benar-benar prioritas dan menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi inklusif melalui UMKM.

“Saya berharap Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas formalitas, tetapi menjadi wadah interaksi dan musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan di wilayah secara berkelanjutan,” ujarnya saat memberikan pengarahan.

Beberapa poin utama yang ditekankan Wakil Bupati Nunukan dalam Musrenbang kali ini meliputi Penyelarasan Program : Mensinkronkan usulan desa/kelurahan dengan program prioritas kabupaten;
Fokus Pelayanan Dasar : Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan air bersih ; Transformasi Ekonomi : Mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor pariwisata dan pertanian unggulan Daerah.

Dikesempatan yang sama Kepala Bapedda Litbang Drs Raden Iwan Kurniawan M AP mengatakan Musrenbang Kewilayahan akan membahas usulan prioritas dari 4 Kecamatan dalam rangka penguatan tematik pembangunan kewilayahan, melakukan penyelarasan usulan prioritas Kecamatan dengan Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah, tanggapan Perangkat Daerah atas usulan prioritas 4 Kecamatan dengan menyampaikan pertimbangan usulan yg bisa menjadi bahan perbaikan penyusunan serta masuk dalam program kegiatan pada Dokumen Rencana Kerja Perangkat Daerah, membuat BA usulan Kecamatan yg akan dibahas lebih lanjut dalam Forum Perangkat Daerah.

Ia juga melaporkan bahwa hasil kegiatan Musrenbang Kecamatan yg disepakati untuk dibahas dalam Musrenbang Kewilayahan sebanyak 129 dari 378 usulan, dengan rincian:
– Kecamatan Sebuku : 30 usulan
– Kecamatan Sembakung : 39 usulan
– Kecamatan Tulin Onsoi : 30 usulan
– Kecamatan Sei Menggaris : 30 usulan

Kriteria :
– Bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal
– Mendukung program strategis nasional
– Sejalan dengan Visi Misi Kepala Daerah melalui 17 arah baru menuju perubahan.
– Proporsional dan keterwakilan setiap Kecamatan.

Lanjut disampaikan bahwa penting untuk memperhatikan program kegiatan pembangunan yg selama ini didukung melalui pembiayaan Desa.

Target menjadi bahan masukan perbaikan penyusunan Renja SKPD yang akan dibahas lebih lanjut dalam Forum Perangkat Daerah

Dengan segala keterbatasan, maka bagi usulan prioritas yg belum masuk dalam perbaikan Rancangan Renja SKPD, masih ada peluang utk dimasukkan dalam dokren melalui :

Pertama, jalur aspirasi DPRD Kabupaten, rencana bulan Februari akan dibuka jadwal input usulan Pokir melalui Aplikasi SIPD
Kedua, usulan bantuan keuangan Provinsi
Ketiga ,usulan kepada Pemerintah Pusat

Kegiatan Musrenbang Kewilayahan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Dapil setempat, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Selain diskusi perencanaan, dalam beberapa titik Musrenbang juga dirangkaikan dengan pelayanan publik jemput bola dari OPD terkait untuk masyarakat.

(PROKOMPIM)

Mengenal Lebih Dekat Plt Camat Sebatik Utara

NUNUKAN, Sebatik – Zainal Abidinsyah, S.E., lahir di Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, 07 Juni 1976, merupakan putra asli Kalimantan Utara berdarah Banjar. Di usia yang menginjak 50 tahun, ia dikenal sebagai sosok Aparatur Sipil Negara (ASN) yang matang dalam pengalaman, terbentuk oleh proses panjang birokrasi, kerja lapangan, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial dan adat masyarakat.

Saat ini, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Kecamatan Sebatik Utara, sekaligus Kepala UPTD Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) Sebatik pada Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan.
Baginya, jabatan bukan sekadar posisi administratif.

“Amanah itu bukan untuk dibanggakan, tapi untuk dikerjakan sebaik-baiknya. Kalau masyarakat masih butuh kehadiran pemerintah, maka kita harus hadir,” ujarnya.

*Rekam Jejak Birokrasi yang Dibentuk oleh Proses*

Karier Zainal Abidinsyah, S.E. sebagai ASN tidak dibangun dalam waktu singkat. Ia telah menjalani penugasan di delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, yaitu :

1. Kantor Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran (Linmas & PMK) Kabupaten Nunukan
2. Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Kabupaten Nunukan
3. Kantor Kecamatan Sebatik
4. Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan
5. Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Nunukan
6. Kantor Kecamatan Sebatik Timur
7. Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan (penugasan lanjutan)
8. Kantor Kecamatan Sebatik Utara, saat ini sebagai Plt Camat

Pengalaman lintas OPD tersebut membentuk perspektif birokrasi yang utuh, mulai dari urusan ketenteraman dan ketertiban umum, pemerintahan kecamatan, pengelolaan wilayah perbatasan, hingga pelayanan transportasi masyarakat.

“Setiap OPD memberi pelajaran berbeda. Dari situ saya belajar bahwa pemerintahan harus saling terhubung dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” tuturnya.

*Kepemimpinan yang Hadir dan Tidak Berjarak*

Dalam menjalankan tugas sebagai Plt Camat Sebatik Utara, Zainal Abidinsyah, S.E. dikenal dengan gaya kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan. Ia aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa, unsur TNI/Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.
Pendekatan dialog dan musyawarah menjadi pilihan utama dalam menyikapi persoalan kewilayahan.

“Kadang masyarakat tidak selalu menuntut solusi cepat. Yang paling penting, mereka ingin didengar dan ditemani mencari jalan keluar,” katanya.

Sebagai Kepala UPTD LLA Sebatik, ia juga menunjukkan kepedulian terhadap aspek keselamatan dan pelayanan transportasi masyarakat pesisir dan perbatasan, dengan keterlibatan langsung sebagai bentuk tanggung jawab kepemimpinan.

*Pengabdian Sosial dan Adat di Tengah Keberagaman*

Sebagai putra daerah Kalimantan Utara berdarah Banjar, Zainal Abidinsyah, S.E. memiliki kedekatan emosional dengan nilai adat dan budaya. Di luar tugas kedinasan, ia dipercaya mengemban sejumlah peran sosial dan adat, antara lain :

1. Ketua Dewan Adat Banjar (DAB) DPD Kabupaten Nunukan
2. Ketua Pasukan Merah Serdaduuq Adat Regant Tatau (PM-SART) DPD Kabupaten Nunukan
3. Koordinator Wilayah Pulau Sebatik di Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Utara (KBBKU) Cabang Kabupaten Nunukan

*Peran PM-SART sebagai Penguat Harmoni Sosial*

Sebagai Ketua Pasukan Merah Serdaduuq Adat Regant Tatau (PM-SART) DPD Kabupaten Nunukan, Zainal Abidinsyah, S.E. menempatkan organisasi adat tersebut sebagai wadah pembinaan dan penguatan nilai kearifan lokal yang berjalan secara persuasif dan konstruktif. PM-SART diposisikan sebagai mitra sosial yang mengedepankan disiplin, etika adat, serta penghormatan terhadap hukum dan aturan negara.

Melalui pendekatan dialog dan musyawarah, PM-SART turut berperan dalam menjaga kondusivitas lingkungan, membantu meredam potensi konflik sosial, serta memperkuat solidaritas masyarakat di tengah keberagaman.

“Organisasi adat harus menjadi penyejuk, bukan pemicu. Tugas kita adalah merawat persatuan dan membantu masyarakat menyelesaikan persoalan dengan cara yang bijak,” ungkapnya.

Di bawah kepemimpinannya, peran PM-SART dijalankan sejalan dengan semangat kebangsaan dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Nunukan.

*Belajar dari Masyarakat, Mengabdi untuk Daerah*

Bagi Zainal Abidinsyah, S.E., masyarakat bukan hanya objek pelayanan, melainkan mitra dan sumber pembelajaran.

“Saya banyak belajar dari masyarakat. Mereka tahu betul kondisi di lapangan. Tugas pemerintah adalah menyambungkan itu dengan kebijakan,” ujarnya.

Pendekatan inilah yang membentuk dirinya sebagai figur ASN yang komunikatif, membumi, dan terbuka terhadap masukan.

Dengan latar belakang sebagai putra asli Kalimantan Utara, pengalaman birokrasi lintas OPD, serta keterlibatan aktif dalam organisasi sosial dan adat, Zainal Abidinsyah, S.E. menjalankan amanah sebagai Plt Camat Sebatik Utara dengan semangat pengabdian dan tanggung jawab.

“Selama masih diberi kepercayaan, saya akan berusaha bekerja jujur dan sebaik mungkin untuk masyarakat,” tutupnya. (*)

Polsek Sebatik Timur Laksanakan Pemipilan Jagung sebagai Wujud Dukungan Program Ketahanan Pangan Nasional

NUNUKAN – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Personel Polsek Sebatik Timur melaksanakan kegiatan pemipilan jagung menggunakan mesin pada Kamis (5/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan. Pemipilan jagung dilakukan dengan menggunakan mesin pemipil jagung milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Lapri sebagai sarana pendukung kegiatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, hadir Waka Polsek Sebatik Timur IPDA Misni, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Lapri, serta anggota BUMDes Desa Lapri. Kehadiran personel Polri bersama unsur desa merupakan wujud sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah.

Adapun jagung yang dipipil merupakan hasil panen dari kegiatan penanaman pada kuartal IV Tahun 2025. Dari hasil pemipilan tersebut, diperoleh jagung pipil sebanyak enam karung yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat Desa Lapri.

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Polsek Sebatik Timur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya ketahanan pangan. Kegiatan pemipilan jagung ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat serta upaya bersama menuju Indonesia Emas,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dengan baik guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kabupaten Nunukan, khususnya di daerah perbatasan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Sebatik Timur diharapkan dapat menjadi motivator bagi masyarakat dalam mengelola potensi pertanian yang ada, sehingga mampu meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa. (*)

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Resmi Dilantik Bersama dengan Pejabat Fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melantik secara resmi Penjabat Sekretris Daerah Kabupaten Nunukan Drs Raden Iwan Kurniawan M A P bersama dengan 20 orang Pejabat Fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Rabu (4/2/26).

Pelantikan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Leppa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Andi Maryati, Unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, Ketua TP2D, Pimpinan Instansi Vertikal, dan Pimpinan Perbankan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan ucapan selamat, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan bimbingan-Nya dalam mengemban tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan,”ungkap Bupati dalam sambutannya.

Bupati H. Irwan juga mengingatkan bahwa jabatan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar yang menuntut integritas, profesionalisme, loyalitas, serta kepemimpinan yang kuat.

Sekretaris Daerah memiliki peran yang sangat strategis sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan, penggerak birokrasi, serta sebagai penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah.

“Oleh karena itu, dengan dilantiknya Penjabat Sekretaris Daerah mulai hari ini, saya berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan pada Tahun Anggaran 2026 dapat segera dieksekusi,”pungkasnya.

H. Irwan juga mengajak untuk tidak meninggalkan kebiasaan menumpuk penyerapan anggaran di akhir tahun, dan mulai melaksanakan penyerapan anggaran secara peroporsional guna mendukung pergerakan ekonomi di masyarakat.

Untuk menghidupkan dan memperkuat disiplin serta karakter masyarakat, H. Irwan meminta Penjabat Sekretaris benar-benar mengawal pelaksanaan program jam belajar bagi anak-anak sekolah yaitu mulai pukul 19.00 Wita hingga pukul 21.00 Wita.

“Selain agenda-agenda tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah juga saya minta untuk memperkuat sinergi program antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita dari Pemerintah Presiden Prabowo Subianto,”ungkapnya lagi.

H. Irwan juga Mengingatkan saat ini masih di awal Tahun Anggaran 2026 agar Penjabat Sekretaris Daerah bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah segera bergerak dan memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Diakhir acara Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melakasanakan penendatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pengadilan Negeri Nunukan Tentang Sistem Integritas Layanan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Pengadilan Negeri Nunukan.

Maksud dan tujuan dari penandatanganan MoU ini agar semua pihak terkait dapat berkolaborasi untuk mewujudkan peningkatan pelayanan publik bagi Masyarakat Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Polri Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Nunukan Gelar Pembersihan Lahan untuk Penanaman Jagung

NUNUKAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Nunukan menggelar kegiatan pembersihan lahan untuk persiapan penanaman jagung pipil di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimenggaris, Kabupaten Nunukan, pada Selasa (03/02/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini meliputi pemerataan lahan, pembersihan gulma, serta pembuatan bedengan pada lahan seluas kurang lebih 1 hektar milik warga setempat. Lahan tersebut direncanakan akan digunakan untuk penanaman jagung pipil pada Februari 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Kapolsubsektor Sei Ular Aiptu Marangkup Aruan, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Sekaduyan Taka Aipda Andi Parlan, S.H., serta masyarakat setempat yang bersama-sama melakukan pembersihan lahan secara gotong royong.

Kapolsek Nunukan IPTU Disco Barasa, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di sektor pertanian sekaligus upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat.

“Saat ini, proses pembersihan lahan masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap, termasuk melalui penyemprotan rumput liar agar lahan siap digunakan saat masa tanam,” ujar Kapolsek.

Melalui kegiatan ini diharapkan hasil produksi jagung dapat meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. (*)