Tinjau Pembangunan Jalan, Jalan Ujang Dewa – Simpang Kadir dan Gang Limau – Politeknik Negeri Nunukan Tak Luput dari pantauan Bupati Laura

NUNUKAN- Masih dalam rangka meninjau proses pembangunan jalan, Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat kabupaten Nunukan Abdi Jauhari, melanjutkan perjalanan untuk meninjau di jalan Ujang Dewa menuju Simpang Kadir dan jalan Gang Limau menuju Politeknik Negeri Nunukan, Senin(22/04).

Pembangunan jalan infratruktur tersebut bagi 2 alokasi anggaran, Anggaran APBD kabupaten Nunukan dengan nilai Rp.3.662.400.000 dengan proses pelaksanaan mulai dari arah Gang Limau menuju politeknik Negeri Nunukan sepanjang 1.5 Km dengan produk akhir aspal.

Untuk jalan arah Ujang Dewa menuju Simpan Kadir sepanjang 3.540 m dengan panjang 2.226 m produk akhir aspal, dan ada sekitar 1.314 m kekurangan aspal dijadwalkan akan dikerjakan pada tahun anggaran 2025.

Hal tersebut dikarenakan disamping keterbatasan APBD, untuk menyempurnakan ruas jalan tersebut terdapat longsoran yang perlu ditangani pekerjaannya agar kedepannya jalan tersebut berfungsi dengan maksimal.

“Anggaran bersumber dari Dana Alokasi Khusus termuat dalam kabupaten Nunukan dengan total nilai Rp.7.784.997.963. Jangka waktu pengerjaan jalan tersebut 31 september 2024” Ucap abdi.

(PROKOMPIM)

Gubernur Hadiri Raker PGPI Kota Tarakan

TARAKAN – Dibawah cerah sinar matahari pagi di Kota Tarakan. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) DR. (H.C). H. Zainal A. Paliwang, M.Hum., hadiri Rapat Kerja Kota (Rakerkot) Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Tarakan yang bertempat Gereja Bethel Injil (GBI) Siloam, Karang Anyar Pantai pada senin (22/4) pagi.

“Saya menyambut baik pelaksanaan Rakerkot PGPI ini, yang mana dalam raker ini akan membahas program kerja kepengurusan PGPI Tarakan periode 2023-2027,” ungkap Gubernur dalam sambutannya.

“Hal ini tentu positif, dan ini bukti bahwa para pengurus langsung bergerak setelah dilantik pada Februari 2024 lalu,” lanjutnya

Gubernur berharap, program-program hasil yang disepakati dari Rakerkot ini dapat benar-benar diimplementasikan dalam kegiatan bermasyarakat.

Gubernur juga mengingatkan kepada peserta. PGPI Kota Tarakan sebagai Organisasi Masyarakat (Ormas) yang menaungi kegiatan keagamaan untuk senantiasa berpegang teguh pada undang-undang yang berlaku.

Rakerkot yang mengusung tema “Bersatu Teguh Mulia” ini akan diikuti oleh 114 peserta yang terdiri dari para gembala / pendeta serta pengurus PGPI yang ada di Kota Tarakan.

(dkisp)

 

Pemprov Kaltara Fokuskan Pengendalian Inflasi Bulan April

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dipimpin Plh. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Burhanuddin, S.Sos., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di lantai 2, Kantor Gubernur Kaltara, Senin (22/4).

Dalam rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengungkapkan komoditas yang mengalami kenaikan dan hampir merata di seluruh kabupaten/kota di Indonesia yaitu beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, daging ayam ras dan gula pasir.

Berdasarkan informasi Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, tingkat inflasi nasional relatif terkendali untuk bulan maret 3,05 persen year on year, sedangkan inflasi dari bulan ke bulan cukup tinggi 0,52 persen, inflasi tahun kalender 0,93 persen.

Untuk Inflasi per provinsi (year on year) Kaltara mendapat inflasi sebesar 2,62 persen masuk dalam 10 provinsi inflasi terendah, sedangkan Kota Tarakan 2,00 persen masuk dalam 10 kota inflasi terendah.

Dalam pemaparan tersebut, Mendagri Tito Karnavian meminta TPID untuk melakukan pemantauan dan terkait kenaikan inflasi di masing – masing daerah.

“Semua daerah saya tekankan tolong untuk untuk menjaga tingkat inflasi masing – masing,” ujarnya.

Menanggapi arahan Mendagri, Burhanudin mengatakan akan menindaklanjuti dengan meminta pejabat yang tergabung dalam TPID untuk bersama – sama menyusun perencanaan menstabilkan inflasi di Kaltara.

“Dengan banyaknya masukan kita terkait dengan inflasi ini, akan kita laksanakan sesuai dengan tugas dan fungsi kita,” tuntasnya.

Lanjutnya, rakor ini menerima berbagai masukan yang disampaikan oleh perangkat daerah akan ditampung dan disampaikan langsung kepada Sekretaris Provinsi (Sekprov).

(dkisp)

Pembangunan Jalan Tanjung Cantik – Binusan dan Jl. Maspul RT. 07 – Kelurahan Nunukan Selatan Ditinjau Bupati Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat kabupaten Nunukan Abdi Jauhari,Camat Nunukan dan Kepala desa Binusan melakukan kunjungan kerja ke Desa Binusan Kecamatan Nunukan, Senin (22/04)

Bupati Nunukan meninjau proyek jalan Tanjung Cantik Sei Banjar menuju Binusan yang dikerjakan sepanjang 1.5 Km dengan nilai anggaran Rp. 7.535.497.515,- dengan akhir penanganan jalan Aspal. Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut jangka waktu dijadwalkan berakhir di bulan juli 2024.

Setibanya di lokasi bupati Nunukan menyapa para pekerja kontruksi yang tampak masih sibuk bekerja di lapangan lantas meminta penjelasan pekerjaan tersebut kepada kepala Dinas PUPR kabupaten Nunukan.

Kepala Dinas PUPR Abdi Jauhari menjelaskan aspek pembagunan jalan tersebut dari teknis terdapat aspek sosial masyarakat yang berhubungan dengan ekonomi khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

“meningkatkan konektivitas angkutan barang atau orang khususnya disektor perkebunan kelapa sawit yang berada di desa binusan”, ucap Abdi.

Harapan kepala PUPR dengan pembangunan jalan tersebut agar masyarakat dalam melakukan aktivitas dalam sistem transportasi selalu memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan transportasi.

Setelah meninjau proyek jalan di desa Binusan, Bupati Laura bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat kabupaten Nunukan Abdi Jauhari, melanjutkan meninjau lokasi di jalan Maspul Rt.07 Nunukan selatan, Senin(22/04)

Meninjau pembangunan infratruktur jalan disini, Bupati Laura bupati Laura melihat pengerjaan Jalan Maspul ini sepanjang 1,5 Km dengan 2 ruas jalan yaitu jalan pesantren dan jalan tembusan jalan lingkar dengan angggaran Rp. 2.786.509.000, Jangka waktu pelaksanaanya sampai dengan 4 agustus 2024. Pihak pelaksanaan pekerjaan telah menyelesaikan 100 % dengan produk akhir aspal.

Kepala Dinas PUPR abdi Jauhari menjelaskan jalan tersebut memiliki nilai motivasi terhadap masyarakat dan meningkatkan kualitas infratruktur terutama masyarakat di sepanjang jalan tersebut. Saat ini jalan ini masih masuk dalam masa pemeliharaan dari pihak kontraktor.

(PROKOMPIM)

Jadi Wadah Aspirasi, Musrenbang Mentari Kaltara Digelar

TANJUNG SELOR-Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Asisten bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltara, Pollymart Sijabat, SKM., M.AP, membuka Musrenbang Inklusif: Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Untuk Kalimantan Utara yang Sejahtera dan Berkeadilan Kalimantan Utara yang disingkat Mentari Kaltara, Senin (22/4).

Dalam sambutannya, Pollymart mengatakan murenbang ini menjadi wadah bagi kelompok perempuan, anak, disabilitas, dan kelompok rentan untuk menyampaikan aspirasi terkait pemenuhan dasar dalam perencanaan, pembangunan daerah, dan masukan terhadap dokumen rencana kerja pemerintah.

“Melalui kegiatan musrenbang inklusif ini, pemerintah daerah dapat menyediakan wadah bagi kelompok perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan dalam perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini juga akan membentuk kesadaran dan pemahaman yang lebih baik dikalangan pemangku kepentingan,”terangnya.

Ia berharap, melalui musrenbang ini dapat memberikan masukan yang konkret dan relevan terhadap isi yang dihadapi kelompok perempuan, anak, disabilitas, dan kelompok rentan yang diharapkan dapat diakomodir dalam penyusunan RKPD 2025, RPJMD 2025-2029, dan RPJPD 2025-2045.

“Selain itu, diharapkan dapat terbentuk rekomendasi dan panduan teknis yang mendetail mengenai program kerja pemerintah daerah yang berfokus pada pemenuhan layanan dasar bagi kelompok perempuan, anak, disabiltas, dan kelompok rentan,” imbuhnya.

Kegiatan yang diinisasi melalui program SKALA melalui DP3AP2KB Kaltara ini dihadiri OPD dilingkungan pemerintah provinsi-kabupaten/kota, TP PKK se-Kaltara, DWP se-Kaltara, jaringan masyarakat, dan akademisi.

Untuk diketahui, Program SKALA telah membantu dalam membentuk jaringan kelompok perempuan, disabilitas, dan kelompok lainnya di Kaltara. Salah satu rekomendasi dari program ini adalah mengintegrasikan partisipasi kelompok dalam perencanaan pembangunan daerah.

Penyampaian aspirasi dan penyampaian mimpi 20 tahun kedepan oleh perwakilan kelompok perempuan, kelompok anak, kelompok disabilitas, dan kelompok rentan, sebagai penutup seremonial pembukaan musrenbang.

(dkisp)