Kembali di Gelar, Pawai Budaya Dalam Rangka HUT Kab. Nunukan Ke-25 Berlangsung Meriah 

NUNUKAN – Pawai Budaya kembali dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam rangkaian semarak HUT ke-25 Kabupaten Nunukan, Sabtu (20/07/24).

Pawai Budaya ini merupakan agenda tahunan yang digelar di Kab. Nunukan. Pesertanya ialah terdiri dari pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, Pemerintah Kabupaten Nunukan, beberapa instansi vertikal, FORKOPIMDA dan berbagai unsur masyarakat.

Sebelumnya Pawai Budaya dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Nunukan ke-25 tahun 2024 dilepas oleh Wakil Bupati Nunukan, Hanafiah.

Selanjutnya, peserta berjalan kaki menempuh jarak lebih kurang 3,2 KM, dengan mulai start di depan pelabuhan Tunon Taka, melewati Jl.Tien Suharto – Jl. Ahmad yani Alun-alun – Jl.Pasar Lama dan Finis di Jl. Bahari Tanah Merah, disambut Bupati Nunukan bersama Forkopimda.

Melihat antusias Masyarakat yang ikut berpatisipasi serta menyaksikan secara langsung pawai budaya yang setiap tahunnya di gelar oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Kemudian, Saat di wawancarai salah seorang warga yang juga ikut menyaksikan dan melihat keunikan dan kemeriahan pawai budaya di Kab. Nunukan yang begitu banyak ragam suku dan bahasa di Indonesia.

“alhamdulliah kita kembali bisa menyaksikan pawai budaya di Kabupaten Nunukan 2024 ini dengan berbagai budaya yang di setiap daerah berbeda-beda dan disini menjadikan kita satu kesatuan dan keberagaman.” Ucap Nurlaila.

Melihat cuaca panas terik namun tidak mengurangi antusias dan semangat peserta dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tahunan ini. Anak- anak yang menjadi peserta tampak ceria dan riang dalam balutan kostum yang beragam.

“Yang pastinya Anak-anak dari SDN 001 Nunukan sangat begitu bersemangat dan antusias mengikuti Pawai Budaya dari awal sampai akhir walaupun panas terik matahari itu tidak membuat semangat anak-anak ini luntur.” Ucap Hamdana Koordinator Pawai SDN 001 Nunukan.

Adapun jumlah peserta yang ikut serta dalam pawai Budaya ini sebanyak 100 kelompok dengan menampilkan kreativitas kebudayaan. Terdiri dari Peserta Sekolah Dasar (SD) sebanyak 23 kelompok, SMP 10 kelompok, SMA 5 kelompok, dan peserta umum sebanyak 44 kelompok.

(Meri/Neni)

 

FOPI Nunukan Gelar Turnamen Petanque Antar Pelajar

NUNUKAN – Turnamen Petanque antar pelajar tingkat Kabupaten Nunukan yang digelar oleh Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Nunukan. Turnamen resmi dibuka langsung Wakil Ketua KONI Nunukan, Faisal Aziz di lapangan Petanque SMAN 1 Nunukan, Rabu (17/6/2024). 

Ketua Panitia Sugiartono, S.Pd menyampaikan turnamen antar pelajar ini mengangkat tema ‘Satu Boka Sejuta Keluarga, Satu Bosi Sejuta Prestasi’. Total peserta yang ambil bagian sebanyak 17 orang. Kemudian, dari 17 peserta terbagi dalam empat pool dan berlangsung selama lima hari.

“Untuk peserta, ada beberapa sekolah, diantaranya. SMAN 1 Nunukan, SMAN 2 Nunukan, SMK, ada juga dari SMAN 1 Nunukan Selatan, SMAN 2 Nunukan Selatan bahkan ada pelajar SD yang terlibat dalam perlombaan ini”, ucap Sugiartono.

Lebih lanjut Sugiartono menjelaskan, pada turnamen petanque antar pelajar ini mempertandingkan kategori singel putra, putri. Dan semua peserta akan dipertemukan.

Untuk diketahui, olahraga petanque adalah salah satu cabang olahraga yang baru di Kabupaten Nunukan. Dengan digelarnya turnamen tersebut diharapkan olahraga petanque ini bisa familiar lagi di masyarakat sehingga bisa terus berkembang.

“Ini olahraga baru di Nunukan, semoga bisa familiar lagi di masyarakat sehingga makin banyak generasinya,” harapnya.

Meskipun cabor baru, Sugiartono tak menampik bahwa atlet petanque Nunukan sudah ada yang bermain hingga di kanca Nasional yang sudah bertanding di Bali.

“Beberapa atlet ada juga kami bawa ikut bertanding di open turnamen, bersaing dengan atlet dari Jawa Timur, Samarinda dan Bontang. Hanya saja kami tembus di 8 besar saja,” terangnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMAN 1 Nunukan, Sularno, S.Pd, menyambut baik penyelenggaraan pertandingan ini. Karena para peserta dapat meningkatkan kemampuan dan prestasi. Selanjutnya, dapat menjadikan cabor petanque ke depan menjadi lebih baik di Kabupaten Nunukan.

“Sebagai tuan rumah, kami dari pihak sekolah tentunya sangat mendukung kegiatan ini. Semoga para peserta lebih sukses, mantapkan prestasinya sehingga atlet cabor petanque Nunukan bisa kejenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Wakil Ketua KONI Nunukan Faisal Aziz yang membuka secara resmi turnamen petanque tingkat pelajar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FOPI Kabupaten Nunukan yang telah berupaya mencari bibit atlet potensial usia sekolah atau pelajar untuk regenerasi atlet petanque Kabupaten Nunukan.

“Melalui turnamen petanque ini, dapat menjadi langkah nyata bersama untuk lebih memicu majunya olahraga petanque di daerah. Mengingat olahraga ini merupakan olahraga baru yang belum begitu banyak dikenali dan digemari oleh masyarakat,’ tutupnya.

(tim)

Puluhan Wartawan Siap Berlaga di Porwakab ke-I PWI Nunukan

NUNUKAN – Puluhan wartawan dari berbagai media di Nunukan dipastikan bakal ikut berlaga di Pekan Olahraga Wartawan Kabupaten (Porwakab) ke-1 yang diselenggarakan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan.

Dua cabang Olahraga yang dipertandingkan yakni Badminton dan Futsal secara resmi akan diselenggarakan pada, 12 hingga 14 Juli 2024 mendatang.

Ketua SIWO PWI Nunukan, Alamsyah mengatakan, bahwa sejauh ini persiapan pelaksanaan Porwakab pertama di Nunukan dan Kaltara itu telah mencapai 90 persen. Di mana, Kamis (11/7/2024) pihak panitia penyelenggara telah melangsungkan Technical Meeting (TM) dengan menghadirkan pengurus dan komisi wasit baik dari Persatuan Badminton Seluruh Indonesia (PBSI) Nunukan dan Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Nunukan.

“Kita sudah memberikan pemahaman kepada setiap peserta agar pelaksanaan Porwakab pertama ini dapat berjalan dengan fair play, profesional dan yang tidak kalah penting adalah terwujudnya rasa kebersamaan serta kekeluargaan sesama wartawan,” ujar Alamsyah.

Dikatakan Alamsyah, kegiatan Porwakab ke-I PWI Nunukan ini juga mendapat dukungan penuh dari PBSI Nunukan, AFKAB Nunukan serta Komisi Wasit Nunukan. Di mana, tiga organisasi tersebut juga turut terlibat dalam pelaksanaan Porwakab ke-I, baik pra even, pelaksanaan even maupun pasca even nantinya.

“Tentu kita berharap teman-teman peserta yang sudah terbagi di bagan pertandingan pada TM, dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kami juga ingin berterima kasih kepada PBSI, AFKAB dan Komisi Wasit yang sudah terlibat langsung dalam TM kita serta berkontribusi menyusun bagan pertandingan juga,” ujarnya.

Ketua PWI Kaltara Nicky Saputra menyampaikan apresiasinya kepada jajaran PWI Nunukan yang telah secara aktif terlibat dalam kegiatan keolahragaan khususnya mematangkan persiapan sejumlah atlet SIWO yang akan berlaga di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV di Kalimantan Selatan (Kalsel) mendatang.

“Tentu ini langkah yang baik atas inisiatif dan gebrakan program teman-teman di PWI Nunukan. Kami di PWI Kaltara tentu sangat mengapresiasi kinerja teman-teman. Terus bangun sinergitas yang baik dengan semua pihak terutama dengan KONI Nunukan sebagai induk organiasi olahraga di Nunukan,” ucap Nicky.

Sementara itu, Ketua SIWO PWI Kaltara, Eliazar Simon juga turut menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Porwakab ke 1 Nunukan ini. Dia berharap agar semua peserta Porwakab bisa menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

“Kami di SIWO PWI Kaltara mengapresiasi SIWO PWI Nunukan yang sudah menggelar Porwakab. Dengan sudah menggelar kegiatan, maka SIWO PWI Nunukan sudah mulai menunjukkan eksistensi sebagai bagian dari PWI Nunukan dan sebagai anggota fungsional di KONI Nunukan. Apalagi SIWO PWI Nunukan belum setahun terbentuk. Semoga digelarnya Porwakab menjadi cikal bakal bagi SIWO PWI Nunukan untuk lebih aktif berkegiatan, ujarnya

Dia juga berharap Porwakab yang diselenggarakan juga bisa menjadi ajang persiapan bagi PWI Nunukan untuk mendukung penyelenggaraan Porwanas maupun Porwada II Kaltara nantinya.

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksanaan Powarkab ke-I PWI Nunukan Asrullah menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil TM untuk Cabor Badminton akan menurunkan tiga cabang pertandingan yakni, Tunggal Putri dengan enam orang peserta, Tunggal Putra dengan 13 orang peserta dan Ganda Putra 10 pasangan.

Sementara untuk Futsal sendiri telah dibagi dengan tiga tim, di mana setiap timnya akan diisi oleh delapan hingga sembilan pemain.

“Jadi untuk Futsal dengan jumlah komposisi pemain kita hanya buka tiga tim. Sementara untuk Badminton kita buka tiga cabang pertandingan juga yakni, Tunggal Putri, Tunggal Putra dan Ganda Putra,” beber Asrullah.

Asrullah berharap, setiap tim tetap mentaati setiap aturan dan prosedur jalannya pertandingan sehingga pelaksanaan Porwakab ke-I ini dapat berjalan dengan baik, tanpa adanya kendala sedikit pun.

“Semoga pelaksanaan besok (Jumat, 12/7/2024) bisa berjalan dengan baik, dan semua teman-teman dapat memberikan pertandingan yang menarik sehingga Powarkab ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan keakraban sesama insan pers di Nunukan,” pungkasnya.

(Tim)

Gubernur Paparkan Potensi Investasi Kaltara

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr. (H.C). H. Zainal A Paliwang, M.Hum, menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan “Intermediate Training Tingkat Nasional” oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Nunukan di Gedung Aula BKPSDM Nunukan, Selasa (9/7).

Pada kesempatan tersebut Gubernur mengapresiasi kegiatan Pelatihan Kader yang dilaksanakan oleh para HMI Cabang (P) Nunukan yang juga menjadi salah satu organisasi mahasiswa terbesar dan tertua di Indonesia.

Dalam pemaparan tentang Paradigma Pemerintah Daerah dalam Membangun Iklim Investasi Gubernur Zainal menerangkan Kaltara membutuhkan investasi untuk mendongkrak pendapatan daearah.

“Blue economy dan green economy yang memakai green energy itu yang semua orang sekarang ini kejar semuanya, misalkan berkaitan dengan geotermal mungkin dua bulan sudah melompat banyak di bursa saham sampai 10 kali gara-gara dia berada dilingkaran green energy,” kata Gubernur.

“Banyak investor yang mengejar ke ini geotermal, solar panel, power plant, hydropower, ini investasi-investasi ke depan yang sangat menjanjikan,” sambungnya.

Karena itu diperlukan masuknya investasi demi pembangunan di Kaltara khususnya pembangunan didaerah. Banyaknya masuknya investasi dinilai mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak dan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat serta pemutaran ekonomi yang merata.

Orang nomor satu di Kaltara ini membeberkan beberapa potensi investasi di Kaltara yang dapat menarik masuknya para investor seperti pembangunan Pelabuhan Bebatu di Kabupaten Tana Tidung. Hotel & Restoran (MICE Construction) di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Malinau, industri hilirasi rumput laut di Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan.

“Strategi untuk meningkatkan realisasi investasi di Kaltara adalah dengan menyiapkan dan melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate governance) melalui Zona Integritas (ZI), Wilayah Bebas Korupsi (WBI), Fakta Integritas (FI) dan fasilitas layanan perizinan berbasis online,” terangnya.

(dkisp)

Perempuan Miliki Peran Penting Dalam Aspek Pembangunan

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. (H.C) H. Zainal A. Paliwang, M.Hum, menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Pertemuan Raya Perempuan dan Pesparawi Perempuan Gereja Kristen Pemancar Injil (GKPI) Tahun 2024. Acara tersebut berlangsung di Gedung Gereja GKPI Ekkelesia, Rabu (10/7).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada panitia penyelenggara atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik.
“Saya menyambut baik atas terlaksananya kegiatan ini, dan kepada panitia penyelenggara, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya acara ini dengan baik. Saya yakin dan percaya bahwa kegiatan ini akan membawa manfaat yang besar bagi kemajuan GKPI, khususnya bagi kaum perempuan GKPI di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur,”ujarnya.

Gubernur juga menyebutkan pentingnya peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Di mana dalam lingkup keluarga, perempuan berperan sebagai ibu, istri, dan pendidik bagi anak-anak. Selain itu, di lingkup gereja, perempuan juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, seperti menjadi pelayan firman, pengajar sekolah minggu, dan anggota paduan suara.
“Peran perempuan di berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga, gereja, masyarakat, bangsa, dan negara, merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri. Perempuan memiliki potensi dan kekuatan yang luar biasa untuk berkontribusi dalam kemajuan Bersama,”katanya.

Dalam tataran masyarakat, perempuan berperan aktif dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan politik. Di mana dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perempuan telah berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan nasional. “Perempuan juga menjadi penggerak dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan,” terangnya.

Gubernur juga menggarisbawahi bahwa perempuan Indonesia telah menunjukkan dedikasinya dalam berbagai sektor, mulai dari ranah domestik hingga publik. Karena itu, melalui kegiatan Pertemuan Raya dan Pesparawi Perempuan GKPI ini, ia berharap agar kaum perempuan GKPI dapat semakin memperkuat iman dan takwanya kepada Tuhan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, serta mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar sesama perempuan GKPI.
“Di tengah keterbatasan dan diskriminasi yang pernah dihadapi, perempuan Indonesia tak henti-hentinya berjuang untuk meraih hak-haknya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,”tuntasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Bidang Administrasi dan Kepegawain Kabupaten Nunukan, Syafarudin, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Sonya Uniplaita, M.Pd., Ketua Sinode GKPI, Pdt. Dr. Yulius Daud, M.Min., M.Pd., Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan, Ibu Dorpiana, para pembicara kegiatan, Ibu Ester R. Manurung dan Dr. Dolvina Damus, M.Si., serta para pendeta dan pelayan Tuhan GKPI se-Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

(dkisp)