Bupati Laura kukuhkan TPAKD Kabupaten Nunukan 

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid secara resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Kabupaten Nunukan, yang dilaksanakan di ruang pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis 25 Juli 2024.

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) merupakan suatu forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Seperti yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bahwa kerja sama yang kuat antar pemangku menjadikan TPAKD sebagai salah satu motor penggerak utama dalam penguatan ekosistem perekonomian di daerah melalui peningkatan akses keuangan dalam rangka mendorong pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi daerah dan sektor ekonomi prioritas.

Dalam sambutannya, Bupati Laura mengatakan pengukuhan TPAKD di Kabupaten Nunukan merupakan wujud kolaborasi untuk optimalisasi akses keuangan daerah.

“Dengan Terbentuk nya TPAKD diharapkan dapat menggerakkan perekonomian kontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta menciptakan kondisi sosial dan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat ” tutur Bupati Laura.

(PROKOMPIM)

Acara Kenal Pamit Kapolres Nunukan, Bupati Harapkan Sama – Sama Menjaga Situasi Kamtibmas

NUNUKAN – Berlangsung meriah acara Kenal Pamit Kapolres Nunukan yang bernuansa putih dihadiri oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM Phd yang didampingi suami Andi Muhammad Akbar, acara berlangsung di Gedung Amalia, Rabu (24/07) malam

Turut hadir Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Ketua DPRD Hj. Leppa, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, unsur Forkopimda, para pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Bank, Perusahaan BUMN dan BUMD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda.

Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., Μ.Η. yang berpindah tugas menjadi Wadirkrimsus Polda Jambi digantikan oleh AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Kaltara.

Bupati Laura yang hadir dengan menggunakan baju putih pada acara tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres AKBP Taufik Nurmandia selama menjabat sebagai kapolres yang bertugas di kabupaten nunukan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi bapak AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K, M.H selama menjabat sebagai Kapolres yang bertugas di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Bupati Laura atas dedikasinya dan ikut mensukseskan program Pemerintah.

“Terima kasih pak, sudah menjaga keamanan dan ketertiban di daerah kita serta terus berupaya untuk menegakkan hukum demi keadilan bagi semua pihak. tentunya juga kami menyampaikan permohonan maaf jika selama menjalankan tugas ada hal yang kurang berkenan dari pemerintah dan masyarakat kabupaten Nunukan. Alhamdulillah hubungan forkopimda kita selama ini cukup baik dan bapak Taufik telah banyak memberikan kontribusi besar untuk masyarakat dan daerah ini. khususnya, membantu mensukseskan program pemerintah,”ucap Laura.

Tak lupa Laura menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Nunukan kepada Kapolres yang baru AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K.

“Saya mewakili jajaran Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Nunukan menyampaikan ucapan selamat datang kepada pak Kapolres Nunukan yang baru, bapak AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. semoga bapak bisa segera beradaptasi dengan daerah ini khususnya masyarakat. Kami merasa bahagia bisa menyambut kehadiran pak Kapolres, saya berharap kerjasama dengan unsur Forkopimda dan seluruh masyarakat Nunukan bisa terjalin dengan baik, agar sama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif membangun Polres dan Nunukan menuju kemajuan yang diharapkan,” tutup Laura.

Di kesempatan yang sama dalam salam pamitnya AKBP Taufik menyampaikan permohonan maaf apabila selama bergabung menjadi bagian masyarakat Kabupaten Nunukan ada kesalahan, kekhilafan, sikap dan prilaku yang kurang berkenan baik yang di sengaja atau tidak di sengaja meminta maaf yang sebesar- besarnya.

“Selama bertugas di Kabupaten Nunukan bila ada salah dan khilaf kami sekeluarga mohon dimaafkan” Ujarnya.

AKBP Taufik juga berharap dengan Kapolres yang baru untuk terus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah, Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda untuk terus mendukung Polres Nunukan dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif.

AKBP Bonifasius Rumbewas selaku Kapolres Nunukan yang baru, menyampaikan sebagai orang baru meminta doa restu kepada Bupati Nunukan dan jajaran, Forkompimda dan masyarakat untuk bisa bersama-sama membangun menciptakan Kabupaten Nunukan yang aman dan tentram.

“saya juga meminta dukungan rekan-rekan jajaran Polres Nunukan untuk terus bersinergi,” ungkapnya.

(PROKOMPIM)

Tingkatkan Pengetahuan dan Wawasan, Pemkab Nunukan Selenggarakan Pelatihan Khatib

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid membuka secara resmi pelatihan khatib yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan tahun anggaran 2024 di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Nunukan, Rabu (24/07).

Tujuan kegiatan ini diselenggarakan adalah untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, pemahaman dan wawasan para khatib dalam melaksanakan tugasnya, khususnya dalam pelaksanaan shalat jum’at.

Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Nunukan, Bupati Laura pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana dan semua peserta pelatihan khatib, atas terselenggaranya kegiatan itu dalam rangka mewujudkan masyarakat Nunukan yang maju, adil, dan sejahtera serta memiliki karakter profesional religius.

“Saya ucapkan selamat datang kepada para peserta pelatihan, para guru, para alim ulama, dan para ustad, yang nantinya mengajarkan ilmu kepada calon-calon khatib kita di Kabupaten Nunukan”, ucap Laura.

Lanjut Bupati Laura mengatakan pelatihan penguatan kapasitas para khatib ini sangat bermanfaat, mengingat peran dan kedudukan khatib yang selalu berinteraksi dengan masyarakat dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan khususnya agama islam melalui pembinaan spiritualitas keagamaan kepada masyarakat.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat membentuk karakter calon-calon pemimpin kita ke depan dan bisa diterapkan kepada anak-anak dan generasi muda sebagai calon pemimpin kedepan”, tambahnya.

(PROKOMPIM)

Mewakili Bupati, Asisten Administrasi Umum Setda Hadiri Peresmian Pondok Pesantren Nurul Islam Kecamatan Tulin Onsoi

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Nunukan Drs. Syafarudin, M.Si menghadiri acara peresmian Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam Kecamatan Tulin Onsoi, Rabu (24/7/2024).

Dalam kesempatan itu, Syafarudin bersama Pengasuh Ponpes Nurul Islam, Ust. La Ode Indaharja, S.Ag dan undangan lain bersama-sama menyaksikan penandatanganan prasasti oleh Pembina pondok pesantren Nurul Islam, KH. Abas Hasan Basri, BSc sebagai tanda diresmikannya Ponpes tersebut.

Mengambil tema “Pondok Pesantren Sebagai Tempat Membangun Sumber Daya Yang Unggul dan Berakhlakul Karimah” Ponpes Nurul Islam Tulin Onsoi berada dalam naungan Yayasan Ahlullah yang berlokasi di Jalan poros trans Kalimantan didirikan atas renungan panjang dari para pendiri sehingga atas restu dan mufakat serta musyawarah yang panjang lahirlah sebuah tempat pusat peradaban Islam di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.

Dalam sambutannya Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Drs Syafarudin, M.Si sangat menyambut baik kehadiran Ponpes Nurul Islam tersebut.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Nunukan saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pengurus Yayasan Ahlullah dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan pondok pesantren ini.” Katanya.

Dikatakan Pemerintah Daerah siap mendukung keberadaan Ponpes tersebut dan sekaligus memberikan semangat kepada pengurus bahwa Ponpes akan bisa maju, terlepas saat ini fasilitas sarana dan prasarananya masih minim dan lokasinya cukup jauh dari Kota Nunukan.

“Selama kita memang berjuang bersama-sama membangun pondok pesantren, kalau kita gotong royong Insya Allah semua bisa terwujud dengan baik.” Lanjutnya.

Pondok pesantren hadir untuk mengawal syariat dan hukum agama. Pondok pesantren menjadi peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak mulia bagi generasi muda. Oleh karena itu, Bupati berharap dengan telah berdirinya Ponpes Nurul Islam ini akan dapat memberikan pendidikan agama yang berkualitas sehingga dapat menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi.

“Pondok pesantren tak hanya dapat memberikan pendidikan agama yang berkualitas tetapi juga menjadi pusat pendidikan para ulama-ulama yang tangguh dan berkualitas tinggi yang akan dapat mempersiapkan generasi muda untuk menjalani kehidupan dan misi Islam dengan penuh keimanan dan keilmuan.

“Saya mengajak seluruh stakeholder yang ada untuk saling bersinergi dan bekerja sama dalam membangun generasi emas bangsa yang tangguh dan berprestasi melalui pendidikan agama.” Ucap Syafarudin sebelum menutup sambutannya.

Pondok pesantren Nurul Islam Kecamatan Tulin Onsoi saat ini memiliki 36 santri yang terdiri dari 24 santriwan dan 12 santriwati.

Tampak hadir dalam acara peresmian pondok pesantren Nurul Islam Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara Mahfudz, S.Ag mewakili Gubernur Kalimantan Utara, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Camat Tulin Onsoi, Camat Sebuku, Kapolsek, Danramil, Ketua MUI Kecamatan Tulin Onsoi, serta tokoh masyarakat setempat.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Melaunching Inovasi Proyek Perubahan Peserta Diklat PIM II

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid melaunching Inovasi Proyek Perubahan Peserta Diklat Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan V Puslatbang KMP LAN Makassar Tahun 2024, Selasa (23/7). 

Acara Launching sendiri diadakan di ruang pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan dan dihadiri Ketua DPRD Kab. Nunukan Hj. Leppa, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan, Pimpinan Bankaltimtara, Camat, serta Kepala Desa.

Sebelum melaunching secara resmi, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid terlebih dahulu menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya, Bupati Laura menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inovasi yang dilakukan oleh para peserta Diklat Pim II.

Bupati Laura juga menyampaikan, berbagai capaian prestasi dan inovasi, serta peningkatan kinerja dan disiplin yang diperolah hingga kini, bukan semata-mata untuk mencari popularitas dan bersifat pragmatis saja.

“Namun benar-benar merupakan wujud, kehendak dan niat yang ikhlas dan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah khususnya menuju Nunukan yang semakin maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Pada kesempatan kali ini, Bupati Laura melaunching Proyek Perubahan yang merupakan inovasi dari tiga peserta Diklat Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan V Puslatbang KMP LAN Makassar Tahun 2024.

Inovasi Proyek Perubahan yang Pertama adalah “ANAK CERDAS” oleh Kepala BAPENDA Kab. Nunukan Hj. Fitraeni. Inovasi Ini merupakan sebuah inovasi dalam pelayanan pajak daerah yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan pajak di tingkat desa. Dengan mengintegritasikan teknologi digital, sistem ini memberikan desa kewenangan untuk memproses SPPT PBB-P2, sehingga mempercepat dan menyederhanakan proses administrasi pajak.

Inovasi Proyek Perubahan kedua adalah “SAPA DESA” oleh Kepala BKAD Nunukan Sirajuddin. Inovasi ini bertujuan untuk memfasilitasi pemantauan dan pelacakan alokasi dana desa (ADD) secara lebih efisien dan efektif.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi, SAPA DESA memungkinkan para pemangku kepentingan baik Pemerintah Kabupaten, pihak perbankan, Pemerintah desa maupun masyarakat, untuk melacak aliran dana dari sumber hingga penggunaan akhirnya.

Yang ketiga, Inovasi Proyek Perubahan “SUARA RAKYAT” oleh Sekretaris DPRD Kab. Nunukan Muhammad Effendi. Inovasi ini merupakan pengolah informasi dan komunikasi, untuk menjaring aspirasi dan sebagai media publikasi bagi anggota-anggota legislatif, perangkat daerah dan masyarakat yang didukung penggunaan dalam pemanfaatan website terintegrasi dengan media sosial sebagai penyebarluasan informasi dan komunikasi.

“Dengan tiga inovasi ini, kita berharap bisa mendapat solusi atas permasalahan, serta bisa semakin memberdayakan potensi yang kita miliki yang tidak kalah daerah lain,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Laura juga mengharapkan agar inovasi ini tidak hanya sebatas kepentingan reformer saja tetapi menjadi solusi dari dinas atau instansi terkait guna mempertanggungjawabkan kerjanya untuk kepentingan masyarakat.

(PROKOMPIM)