Pemprov Apresiasi Peran BKMT dalam Pemberdayaan Umat di Kaltara

TANJUNG SELOR – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara) Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) perdana Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kaltara, digelar di Aula Serbaguna Kantor BKPSDM Kabupaten Bulungan, Sabtu (17/1).

Mewakili Gubernur Kaltara, Staf Ahli Wahyuni menyampaikan apresiasi kepada BKMT Kaltara sebagai organisasi keagamaan turut konsisten berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

“BKMT selain sebagai wadah silaturahmi majelis taklim, tetapi telah menjelma sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, berkarakter serta memiliki kepedulian sosial yang kuat,” kata Staf Ahli Wahyuni.

Wahyuni menuturkan BKMT berkontribusi dalam mendorong sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing dan berkarakter, hal ini sejalan dengan mewujudkan visi pembangunan Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.

“Karena kita meyakini pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi tetapi juga dari kualitas akhlak dan karakter masyarakatnya,” ujarnya.

Masih dalam suasana peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Wahyuni mengingatkan bahwa perubahan peradaban yang dirasakan hingga kini diawali dengan penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT.

Ia mengajak untuk terus menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, agar tidak hanya menghasilkan kemajuan lahiriah tetapi ketenangan batin, keadilan sosial dan keberkahan.

“Dalam konteks inilah peran majelis taklim dan organisasi keagamaan seperti BKMT menjadi sangat penting sebagai pusat pembinaan umat, pembentukan akhlak dan penguatan karakter terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” jelasnya.

Wahyuni menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi bersama BKMT Kaltara dalam membangun SDM yang unggul, religius dan berkarakter di Bumi Benuanta.

“Karena dalam pembangunan Kaltara membutuhkan kekuatan bersama dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Muswil BKMT Kaltara tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.Pd.I., Ketua PW BKMT Kaltara Khodijah Arief, Penasihat BKMT Kaltara Hj. Alih Berlian, S.H., M.Si., serta narasumber seminar Wahyu Eko Handayani, S.Pd., M.Pd.

(dkisp)

Datu Iqro Apresiasi Muswil III PERSIS, Dorong Sinergi Perkuat Pendidikan Islam Terpadu di Kaltara

NUNUKAN – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., hadiri Musyawarah Wilayah (Muwsil) III Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (PERSIS) Provinsi Kaltara digelar di Kompleks Pendidikan SMP IT Al Mutafaqqahun Fiddiin PERSIS Sebatik Barat, Nunukan, Sabtu (17/1).

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro menyampaikan apresiasi kepada PW PERSIS Kaltara atas konsistensi dan peran nyatanya dalam membina umat, memperkuat umat, memperkuat dakwah serta membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan dan kaderisasi berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Musyawarah wilayah ini memiliki arti yang sangat strategis, bukan hanya sebagai forum konsolidasi organisasi juga sebagai wahana untuk merumuskan arah perjuangan, memperkaya sinergi serta menjawab tantangan zaman khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki posisi penting secara geografis, sosial dan kebangsaan,” kata Datu Iqro.

Ia juga menyambut baik kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Prof. Atif Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., yang akan menyampaikan orasi ilmiah dalam muswil ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara meyakini pendidikan yang berbasis keimanan, keilmuan dan kebangsaan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter dan berdaya saing.

Datu Iqro berharap melalui kegiatan ini menjadi momentum yang berharga dan simbol komitmen bersama dalam memperkuat akses serta kualitas pendidikan Islam terpadu di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami senantiasa mendorong dan mendukung peran organisasi keagamaan seperti Persis untuk bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Kalimantan Utara yang maju, beriman dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan SMA IT Persis Sebatik Barat oleh Wamendikdasmen Atif Latipulhayat.

(dkisp)

Datu Iqro dampingi Wamendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Sekolah di Sebatik, Nunukan

NUNUKAN – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Prof. Atif Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., melakukan peninjauan di SMK Negeri 1 Sebatik Barat, Nunukan, Sabtu (17/1).

Kunjungan kerja Wamendikdasmen ini dalam rangka Peresmian Program Revitalisasi tahun 2025 se-Kecamatan Sebatik dan Peninjauan Calon Sekolah Revitalisasi tahun 2026.

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Wamendikdasmen Atif Latipulhayat di Kaltara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wamen dan jajaran atas dukungan pembangunan sekolah dan ruang kelas baru di Kaltara,” kata Datu Iqro.

Datu Iqro menuturkan kunjungan Wamendikdasmen ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Pusat terhadap penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dasar dan menengah.

“Kunjungan peninjauan di SMK Negeri 1 Sebatik Barat oleh Wamendikdasmen sebagai salah satu sekolah calon penerima program revitalisasi tahun 2026,” kata Datu Iqro.

Ia menjelaskan secara nasional masih banyak fasilitas pendidikan yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Sehingga melalui program revitalisasi perlu dipercepat melalui skema swakelola.

Lebih lanjut, Datu Iqro berpesan kepada pihak sekolah yang telah mendapat program revitalisasi agar dapat menjaga fasilitas yang dibangun dengan sebaik mungkin.

“Bagi sekolah yang telah di revitalisasi, tolong untuk dijaga, dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar,” pungkasnya.

(dkisp)

Cegah Konflik Meluas, Kapolsek Penrang dan Resmob Polres Wajo Amankan Pria Bersenjata Tajam

WAJO – Polisi mengamankan seorang pria yang diduga preman karena membawa senjata tajam saat terjadi ketegangan akibat sengketa lahan persawahan di Desa Lawesso, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Pria tersebut diamankan untuk mencegah terjadinya bentrokan antarwarga.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 14.30 Wita di Dusun Sakkaleng. Pria yang diamankan diketahui berasal dari Kecamatan Majauleng dan kedapatan membawa sebilah badik saat berada di lokasi sawah.

Kapolsek Penrang IPTU Zainal Abidin AB Saro, S.Sos mengatakan, pengamanan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya ketegangan di lokasi sengketa lahan.

“Anggota kami bersama tim Resmob Polres Wajo turun ke lokasi untuk menghentikan aktivitas panen karena berpotensi memicu konflik. Saat itu, salah satu pria tidak terima dan berupaya mengeluarkan senjata tajam,” ujar Zainal Abidin kepada wartawan, Sabtu (17/1).

Zainal menjelaskan, sengketa sawah tersebut melibatkan H Bakri dan Andi Yayang. H Bakri sebelumnya menggadai sebidang sawah di Desa Lawesso dengan nilai sekitar Rp150 juta dan telah menguasai lahan itu selama kurang lebih 10 tahun.

“Pemilik sawah berniat menebus kembali lahan tersebut, namun terjadi penolakan sehingga memicu konflik. Kedua belah pihak sempat sama-sama menggarap sawah dan saling mengklaim hasil tanam,” jelasnya.

Situasi memanas ketika H Bakri mendatangkan mesin pemotong padi serta sejumlah orang dari luar Kecamatan Penrang untuk melakukan panen. Polisi yang berada di lokasi kemudian menghentikan kegiatan tersebut demi menjaga situasi tetap kondusif.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pria yang membawa badik langsung kami amankan ke Mapolsek Penrang,” tegasnya.

Polisi juga melakukan pendekatan persuasif kepada kedua belah pihak agar tidak melakukan tindakan anarkis. Hingga saat ini, situasi di Desa Lawesso dilaporkan aman dan terkendali.

“Sengketa lahannya masih kami tangani dan akan diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkas Zainal.

(KASI HUMAS POLRES WAJO)

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

SUMBAWA – Kebahagiaan terlihat dari raut wajah semua yang hadir ketika Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum meresmikan Gedung Asrama Putra dan Putri Kaltara di Desa Nijang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (17/1) pagi.

Hadir dalam acara ini, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P beserta istri, Ketua dan Wakil Ketua I serta anggota DPRD Kaltara, Sekprov Kaltara, Kepala DPUPR Perkim Kaltara, Kepala DESDM Kaltara, Bupati Bulungan dan Nunukan serta Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda Kaltara yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

“Asrama ini diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan jati diri serta pengembangan potensi mahasiswa,” kata Gubernur Zainal.

Ia menuturkan gedung asrama Kaltara yang dibangun sejak tahun 2024 lalu ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bernaung, tetapi sebagai rumah kebersamaan, tempat bertemunya semangat persatuan, kebhinekaan dan nilai-nilai budaya Kaltara.

Zainal menitipkan pesan bagi ratusan mahasiswa/mahasiswi Kaltara yang sedang menempuh studi di Sumbawa agar memanfaatkan fasilitas asrama ini dengan sebaik-baiknya serta terus menjaga nama baik Kaltara di perantauan.

“Jaga nama baik Kalimantan Utara, jaga nama baik keluarga. Kalian datang ke sini datang untuk belajar. Jangan sampai melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan adat yang berlaku,” ucap Zainal.

Tak lupa Gubernur 2 periode ini menyampaikan ucapan terima kasih bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Universitas Teknologi Sumbawa yang telah menerima mahasiswa asal Kaltara dan mendukung pembangunan asrama Kaltara ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian serta pemotongan pita oleh Gubernur Kaltara, setelah itu bersama Bupati Sumbawa berkeliling meninjau fasilitas gedung asrama putri yang dibangun di lahan seluas 2.317 meter persegi.

Gedung asrama ini terdiri dari 3 lantai dilengkapi dengan 28 kamar yang masing-masing mampu menampung 4 orang dan sudah dilengkapi mebelair, ruang tamu, dapur dan ruang makan serta ruang aula.

Pembiayaannya sendiri bersumber dari APBD Kaltara 2024 dengan total anggaran Rp15 miliar lebih dan rampung pada akhir 2025 lalu.

(dkisp)