Pengurus DPD IPQAH Kabupaten Nunukan Periode 2024 – 2029 Dilantik

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab. Nunukan H. Abdul Munir menghadiri pelantikan pengurus DPD IPQAH Kabupaten Nunukan Periode 2024 – 2029. Senin (10/2/25).

Sebanyak 27 orang pengurus DPD IPQAH Kab. Nunukan dilantik langsung oleh Ketua DPW Prov. Kalimantan Utara H. Basmar. Pelantikan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan ini juga dihadiri Anggota DPRD Prov. Kalimantan Utara H. Ladullah, Perwakilan Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Kepala OPD Terkait, Ketua MUI Kab. Nunukan, Ketua Basnaz.

Pada kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra menyampaikan sambutan tertulis Bupati.

Bupati Laura menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IPQAH Kab. Nunukan yang telah dilantik.

“Semoga IPQAH Nunukan dapat melahirkan Qori Qori’ah dan Hafidz Hafidzah, serta meningkatkan peran serta para Qori dan Qori’ah, Hafidz serta Hafidzah dalam membaca Al Qur’an,”ujarnya.

Bupati juga mengatakan bahwa IPQAH merupakan organisasi persaudaraan yang telah diakui secara nasional sesuai dengan peraturan perundang-undangantang berlaku. Organisasi ini menjadi wadah bagi Qari Qari’ah dan Hafidz Hafidzah untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuannya dalam membaca dan menghafal Al Qur’an.

“Dengan dilantiknya kepengurusan yang baru ini, saya berharap DPD IPQAH Kab. Nunukan dapat bekerja maksimal demi meningkatkan kapasitas dan potensi Qari Qariah dan Hafidz Hafidzah sehingga menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Nunukan,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga berharap IPQAH Nunukan dapat berkolaborasi dengan lembaga keagamaan lainnya seperti Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dalam peningkatan membaca maupun menghapal Al Qur’an.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua DPW IPQAH Prov. Kalimantan Utara H. Basmar juga menyampaikan sambutannya.

H. Basmar menyampaikan bahwa kehadiran IPQAH Kaltara bukti sebagai organisasi atau lembaga yang independen.

“Oleh karena itu ada beberapa hal yang menjadi harapan atau program DPD IPQAH Kab. Nunukan yang pertama diharapkan kepada DPD IPQAH Kab. Nunukan dalam waktu dekat untuk melaksanakan konsolidasi atau menyusun program kerja baik program kerja jangka pendek maupun jangka panjang dalam rangka mendukung program Pemerintah Daerah dengan melakukan pelatihan kepada Qari Qariah secara intensif,”ungkapnya.

(PROKOMPIM)

Sang Legislator Menyapa : Arming, SH Salurkan Sembako Kepada Petani Sayur Di Kampung Tator, Nunukan Tengah

NUNUKAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Arming, S.H dalam program Sang Legislator Menyapa kembali menyalurkan bantuan Sembako di Jl. Pong Tiku, Kampung Tator, Nunukan Tengah pada Senin, 10 Februari 2025

Oleh Arming, S.H mengungkapkan penyaluran Sembako ini terfokuskan pada Petani Sayur yang seyogyanya perlu mendapatkan uluran tangan

“Hari ini kembali dalam program Sang Legislator Menyapa bersama Tim Kawan Arming Untuk Semua (KAMUS 7) kita menyalurkan Sembako kepada Petani Sayur yang berada di Kampung Tator” Ungkap Bang Maming sapaan akrabnya

“Selain terfokuskan pada petani sayur, kita berikan juga kepada masyarakat sekitar Kampung Tator yang kiranya perlu mendapatkan uluran tangan” Sambungnya

Legislator Muda ini juga menuturkan penyaluran bantuan Sembako ini selain datang dari dirinya, disuport juga oleh Bapak “Deddy Yefri Hanteru Sitorus” Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan

Melalui program sang Legislator Menyapa Arming, S.H menggalakan bantuan kepada masyarakat yang kiranya perlu mendapatkan uluran tangan juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat

“Melalui program Sang Legislator Menyapa kita jalankan penyaluran bantuan baik bantuan Sembako, Renovasi Rumah Ibadah serta Rehab Rumah Tidak Layak Huni bagi warga yang kurang mampu” Tutup Bang Maming

(Indra Lawetoda) 

Pasca Penetapan Melalui Rapat Paripurna DPRD Nunukan : H. Irwan Akan Jalankan Inpres, Fokus Merealisasikan 17 Program Unggulan


NUNUKAN – Rapat Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih oleh DPRD Kabupaten Nunukan yang dipimpin oleh Hj. Arpiah, S.T dihadiri oleh Anggota DPRD, Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Periode 2025-2030 H. Irwan Sabri S.E dan Hermanus, S.Sos, Anggota DPRD Provinsi Kaltara Unsur Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Perempuan selesai digelar pada Senin, 10, Februari 2025 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Nunukan

Usai ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025-2030 “H. Irwan Sabri, S.E” saat ditemui menyampaikan beberapa tanggapan terkait jabatannya kedepan yang hendak menjadi Bupati Nunukan

“Dengan terbitnya Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur perihal Efesiensi atau Pemotongan Anggaran sehingga kami bersama Pak Hermanus sebagai Wakil Bupati terpilih kedepannya kita tentunya akan mengumpulkan SKPD kita akan membahas pemangkasan anggaran” Jelas H. Irwan Sabri

“Pemangkasan anggaran ini bukan keinginan Bupati terpilih tentunya melainkan Intruksi Presiden yang harus kita jalankan” Sambungnya

Lebih lanjut Bupati muda yang baru terpilih ini menuturkan ada beberapa ponit dalam Inpres Diktum Ke – 4 diantaranya membatasi belanjaan bersifat seremonial, mengurangi belanja perjalanan dinas, membatasi belanja honorarium melalui pembatasan jumlah tim besaran honorarium

H. Irwan Sabri juga berupaya memprioritaskan 17 program unggulan yang tertuang dalam Visi Visi Pencalonan Pilkada 2024

“Kedepannya dengan 17 program unggulan akan diprioritaskan dengan mempertimbangkan Inpres dimana ini menjadi hambatan namun tetap kita laksanakan karena ini perintah Presiden yang harus kita jalankan” Tutur Irwan Sabri

“Sebagaimana salah satunya perihal pembangunan Infrastruktur 100 KM jalan tani akan kita penuhi, seragam anak sekolah gratis Insyaallah akan kita akomodir tahun ini” Pungkasnya

(Indra Lawetoda) 

Resmi ! DPRD Nunukan Gelar Rapat Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030

NUNUKAN – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan menggelar Rapat Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pasangan H. Irwan Sabri , S.E dan Hermanus, S. Sos (IRAMA) yang telah ditetapkan oleh KPU Nunukan pada 05 Februari 2025 lalu, Paripurna ini digelar pada 10 Februari 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Nunukan

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Nunukan Hj. Arpiah, S. T ini digelar usai DPRD Nunukan menerima SK penetapan dari KPU Nunukan pada 06 Februari 2025 lalu

Dijelaskan oleh Wakil Ketua DPRD Nunukan “Hj Arpiah, S.T ” bahwa Rapat paripurna ini dalam rangka pengumuman pemberhentian Bupati terpilih tahun 2020 – 2025 dan penetapan Bupati dan wakil Bupati dan Wakil Bupati terpilih 2025 – 2030 yang akan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)

“Setelah Paripurna hari ini kita akan sampaikan usulan ke Kemendagri melalui Gubernur Kaltara berkaitan dengan penetapan Bupati dan wakil Bupati terpilih untuk dilakukan pelantikan” Ujar Arpiah

Lebih lanjut Ia berharap kedepannya Bupati dan Wakil Bupati terpilih senantiasa bersinergi dengan DPRD Nunukan guna bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat

Arpiah juga mengungkapkan setelah pengusulan penetapan ini, DPRD Nunukan akan terus mengawal hingga ketahapan berikutnya yaitu tahap pelantikan yang akan dihelat pada 20 Februari 2025 nanti

“Untuk DPRD sampai ditahapap pengusulan selanjutnya kita tetap terus memastikan dan mengawal hingga tahap pelantikan nanti” Pungkasnya

(Indra Lawetoda) 

Peringati HPN 2025, Firdaus: Moment Bersatunya Masyarakat Pers, Kembali Pada Hakikat Pers Indonesia

CILEGON – Peringatan Hari Pers Nasional 2025 yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jurnalis Boarding School (JBS), Cilegon, Minggu (9/2/2025) dihadiri Wamensos RI, Agus Jabo Priyono, Jenderal Eden, Sekjen SMSI, Ketua PRSSNI Provinsi Banten, aktivis PII, PHRI dan Lurah Telaga beserta Rt-nya.

Ketua Umum SMSI sekaligus tokoh pers Banten, Firdaus, pada kesempatan itu menyampaikan sejarah perjalan pers di indonesia. Bahkan menyoroti dinamika terjadinya pelaksanaan Hari Pers Nasional yang digelar di dua tempat berbeda yakni Riau dan Kalimantan Selatan.

Karena itu menurutnya, moment HPN ini, adalah moment untuk menyatukan kembali tekad masyarakat pers untuk kembali ke rakyat. Di mana perlu dibangun kembali gotong royong untuk mencapai kesetaraan sosial. Kesetaraan sosial itu tidak akan pernah wujud jika semua elemen masyarakat tidak terlibat di dalamnya.

“Untuk itu SMS sebagai organisasi pers mencoba merekatkan masyarakat pers, seperti forum pemred, milenial siber media, dan wartawannya, untuk kembali ke masyarakat. Kembali pada hakikat daripada pers indonesia, yaitu pers perjuangan,” ujar Firdaus.

9 Februari, sambung Firdaus, merupakan cikal bakal pertama kali Republik Indonesia memiliki persatuan masyarakat pers yang lahir di Solo. Di mana masyarakat pers saat itu hidup dan menghidupi diri untuk kepentingan publik atau masyarakat.

“Artinya hari ini, jika pers dikuasai konglomerasi, kita harus membalik dari mulai titik nol. Kembali berjuang dari tengah-tengah masyarakat. Dan sebagai simbol, simbol pers kembali masyarakat,” ucapnya.

Firdaus menerangkan, sebagai contoh, SMSI pada tahun 2021 telah membangun jalan sepanjang 750 meter yang telah diserahkan ke pemerintah Kota Serang atas kerjasama dengan Kemensos.

“Hari ini, kita coba mendorong, pemberdayaan, revitalisasi sungai yang panjangnya 2 kilo, bekerja sama lagi dengan Kemensos. Dengan harapan menghidupkan efek dari hidupnya sungai itu. Nanti akan ada efeknya, seperti hidupnya pariwisata dan lain-lain.” tambahnya.

Untuk menyatukan hubungan ini kata Firdaus, Wamensos Agus Jabo menyatukan dalam bentuk sinergi, dan menginfirasi nama Taman Firdaus, taman yang ada pertama kali sepanjang sejarah di Desa Talaga dan ditengahnya mengalir sungai Gus Ipul, sebagai sungai kehidupan masyarakat. Diharapkan akan ada perekonomian yang timbul disana.

Taman Firdaus dan sungai Gus Ipul tersebut, mampu menjadi pengungkit bergeraknya ekonomi tempat di mana sungai tersebut berada. Selain itu, untuk menyentuh dan menggerakkan kepala desa yang masih muda, akan tetapi memiliki visi ke depan.

Karena itu Firdaus berharap, sinergi yang awalnya digagas dengan nama Gus Ipul dan Taman Firdaus, dan ada Pagar Jenderal Firman, dapat menjadi simbol yang berkelanjutan.

Sementara itu dalam momen pertemuan sebelumnya antara Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, dan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, pria yang akrab disapa Gusmen ini menegaskan bahwa, Kemensos siap bersinergi dengan SMSI dalam upaya memperjuangkan kesetaraan sosial di tengah masyarakat.

“Sinergitas antara Kementerian Sosial dan SMSI sangat penting dalam mendorong kesetaraan sosial dan menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucap Mensos.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, Mensos juga berpean agar SMSI terus bergerak untuk masyarakat, dan masyarakat akan mengenang apa yang dilakukan oleh SMSI.(*)