Lanal Gelar One Day Trail Adventure di Hut Ke 18

Nunukan, Berandankrinews.com-Dalam rangka memperingati HUT Lanal Nunukan ke-18, Lanal Nunukan melaksanakan One Day Nunukan Trail Adventures yang diikuti 258 Rider yang berasal dari Kota Tarakan, Sebatik-Nunukan Malinau dan Tanjung Selor.

Kegiatan One Day Nunukan Trail Adventures yang diawali dari garis star di Tugu Dwikora Alun-alun Nunukan Jalan A. Yani dengan rute yang ditempuh sepanjang 22 Km dan finish di Mako Lanal Nunukan. (27/4/19).

Ketua Nunukan Trail, Nanang mengapriasi atas partisipasi para rider. Dalam sambutannya Nanang menyampaikan bahwa jalur yang kita lalui terdapat perkampungan.

“Kami mohon agar tidak menggas motornya dijalur-jalur perkampungan dan kami kami juga telah meyiapkan jalur yang bisa sepuasnya untuk menggas motor,” kata Nanang.

Sementara Danlantamal XIII Laksmana TNI Judijanto, ST, MM, MA mengatakan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada para peserta yang telah hadir.

Judijanto menuturkan, Kedepannya di Tarakan akan kita adakan juga, namun dengan jumlah yang banyak dan hadiah yang banyak.

Usai sambutan, Komandan Lantamal XIII melepaskan Para Rider One Day Nunukan Trail Adventure dengan ditandai pemotongan balon.

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan para rider One day Nunukan trail Adventure, Asisten III Setkab Nunukan, Muh Amin, Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH, Komandan Lanal Nunukan, Letkol Laut (P) M Machri Mokoagow, M. Tr. Hanla, Dandim 0911/Nunukan Letkol Czi. Abdillah Arif, Dansatgas Pamtas Yon 613/Rja Letkol Inf. Fardhin Wardana, Danden Pomal Lantamal XIII, Letkol Laut (PM) Triono, Danyonmarhanlan Lantamal XIII Mayor Marinir, Dansatgas Marinir Ambalat XIV, Kapten Mar Roleh, Pimpinan Bank BRI Nunukan, Aldo Nasution dan 258 Peserta One Day Nunukan Trail Adventure dari berbagai Se Kaltara. (Red)

Presiden Bertemu Pimpinan Serikat Pekerja di Istana Bogor

Berandankrinews.com — Jakarta — Presiden Joko Widodo pada Jumat, 26 April 2019, menerima pimpinan serikat pekerja. Pertemuan berlangsung di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat sekira pukul 10.30 WIB.

“Tadi baru saja saya bertemu dengan ketua-ketua serikat pekerja yang intinya kita berbicara beberapa hal, yang pertama yang berkaitan dengan peringatan hari Buruh, May Day, yang minggu depan akan dilaksanakan,” ujar Presiden selepas pertemuan.

Pemerintah dan para pimpinan serikat pekerja sepakat bahwa peringatan hari Buruh mendatang akan digelar dengan cara-cara yang kondusif dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

“Semuanya sepakat bahwa peringatan hari Buruh dilakukan dengan cara-cara, kegiatan-kegiatan, yang baik, yang memberikan ketenangan, dan damai. Kita harapkan rakyat juga ikut merasakan kegembiraan dalam merayakan hari Buruh,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Adapun para pimpinan serikat pekerja yang hadir ialah Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia/KSPSI), Mudhofir (Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia/KSBSI), Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia/KSPI), Ilhamsyah (Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia/KPBI), Syaiful (Ketua Umum Sarikat Buruh Muslimin Indonesia), Muchtar Guntur (Presiden Konfederasi Serikat Nusantara/KSN), Wiliam Yani (Ketua Komisi A DPRD DKI).

Selain membicarakan soal peringatan hari Buruh. Presiden dan para pimpinan serikat pekerja juga membahas soal persiapan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Terkait revisi aturan itu, kedua pihak akan mengupayakan solusi yang dapat memuaskan baik itu kalangan buruh maupun para pengusaha.

“Kita harapkan dari serikat pekerja, dari buruh, merasa senang tapi juga di sisi yang lain, dari perusahaan atau pengusaha, juga senang. Jangan sampai ada yang dirugikan karena PP 78 ini,” tandasnya. (fri)

Muh Yasir SE caleg No urut 5 partai Golkar Dapil 2 Sulawesi Selatan kunjungi Relawan yang jadi saksinya

Bone, Sulsel,Berandankrinews.com – Sabtu, 27 – 04-2019 Pukul 01.37 wita Gedung pemuda Bone jln kawerang Manurungnge Tanete Riattang Bone provinsi Sulawesi Selatan Tempat berlangsungnya Rekapitulasi penghitungan Suara untuk PPK kecamatan Tanete Riattang

Datang memberi motivasi dan spirit bagi Relawan saksinya
Muh Yasir SE sampaikan jangan Ada yang lengah dalam perjuangan untuk Rakyat ini, ungkapnya

Kita harus kawal suara Rakyat Bone ini, jangan sampai ada yang mencoba menghilangkan atau mengurangi karena keinginan oknum oknum tertentu jelas Syamsul dihadapan pak Muh Yasir SE

Banyaknya suara Muh Yasir SE yang sempat hilang namun berhasil dikembalikan karena ketelitian dan ketegasan para Relawan dan saksi saksi dari caleg Golkar ini , saat Rekapitulasi penghitungan Suara disemua PPK

sehingga mampu mengembalikan suara pak Muh Yasir Sempat hilang bahkan ada yang tertukar dengan sesama caleg dari partai Golkar Urai Yusriani Saksi Pak Muh Yasir SE di PPK kecamatan Tanete Riattang Timur

Kasus yang sama juga terjadi di kecamatan Cenrana semua peti suara kami suruh buka jika ada hal yang tidak sesuai Data C1 dan data dari panwas serta data dari PPK ungkap Erick Relawan Muh Yasir SE lainnya

Irwan N Raju
BIRO Kab Bone

Kapolres Nunukan Berikan Nenek Mendang Bantuan Melalui Program Patroli Peduli

Nunukan, Berandankrinews.com-Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH didampingi Kapolsek KSKP Pelabuhan Tunon Taka AKP I Eka Berlin dan Personilnya menyambangi Warga Kurang mampu dengan program Patroli Peduli.

Program Patroli Peduli merupakan program Kapolres, dengan program Patroli peduli bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Kapolres Nunukan bersama rombongannya mendatangi Nenek Mendang (77), warga Jalan Pasar Inhutani RT.10 kelurahan Nunukan Utara, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Jumat (26/4/19).

Nenek Mendang kelahiran tahun 1942, Tinggal bersama dengan 4 orang cucunya, Nurlina, Muh Rifai, Jumadi, dan Alisah.

Tiga cucu Nenek Mendang saat ini masih duduk di bangku SMP, Nurlina dibangku kelas Tiga, Jumadi dan Alisah dibangku kelas 1, sementara Muh Rifai ikut orang bekerja jualan Kosmetik.

Nenek Mendang setiap subuh berjualan Kue keliling untuk menghidupi dan membiayai kebutuhan sekolah cucunya.

Dengan kue yang diambil dari anaknya bernama Amina dan ibu Salma, Dia mulai berkeliling untuk menjajakan jualannya sejak waktu sholat subuh hingga habis terjual bahkan Dia pulang sekira pukul 14 00 wita, dengan permikanya nenek Mendang menjual 15.000 rupiah dan untuk keuntungan yang didapatkan Nenek Mendang dari berjualan Kue 5.000 rupiah permika. Selain berjualan kue, dia juga mengumpulkan botol plastik dan kardus untuk dijual.

Dari Cerita Nenek Mendang, Keempat cucunya tinggal bersama nya dikarenakan kedua orang tuanya telah bercerai. Selama dua tahun ini, Dia bisa hidup bersama dengan cucu-cucunya.

Karena itu, melalui Patroli Peduli, Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH memberikan bantuan berupa sembako kepada Nenek Mendang yang selama dua tahun yang berjuang mencari nafkah untuk membiayai Cucu-cucunya yang masih duduk dibangku disekolah.

AKBP Teguh Triwantoro SIK, MH  mengatakan, Sangat bangga dan terharu kepada nenek Mendang, meskipun sudah berumur tetap bekerja keras demi kelangsungan hidup cucunya.

“Salah satu kunci kebahagiaan adalah rajin bersedekah,
Semakin tinggi kedudukan seseorang maka semakin rajin bersedekahlah,”Pesan AKBP Teguh. (Red)

Bus Samling untuk Mudahkan Wajib Pajak

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama usai meluncurkan program Samsat Keliling, belum lama ini.

TANJUNG SELOR – Berandankrinews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-nya terus berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya, pada sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) lewat program Samsat Keliling (Samling).

Inovasi yang diluncurkan bertepatan dengan HUT ke-6 Provinsi Kaltara ini, berupa penyediaan bus untuk pemerintah daerah dalam memudahkan pelayanan pembayaran PKB pada program Samling. “Ini inovasi yang sangat positif. Melalui program ini, tidak hanya untuk memudahkan masyarakat, tapi juga sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, saat meluncurkan program tersebut, Senin (22/4).

Sementara itu, Kepala BP2RD Kaltara Busriansyah mengatakan, dua unit bus ini ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan. 2 unit bus ini, pengadaannya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2019 senilai Rp 1,9 miliar. “Ini untuk memudahkan wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. Sehingga wajib pajak dapat menghindari denda pajak akibat sulitnya mengurus pajak. Beroperasinya bus Samling ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor yang ada di Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan,” kata Busriansyah, Rabu (24/4).

Bus Samling dilengkapi dengan fasilitas sistem online yang dapat ditempatkan pada sentra-sentra yang jauh dari jangkauan samsat induk. Dengan begitu, dimanapun wajib pajak berada, saat PKB-nya sudah jatuh tempo maka akan dimudahkan untuk membayar dengan sistem yang sama. “Kalau teknis pelaksanaannya, nanti dari UPT akan mengatur jadwal pelayanannya. Jadi, tergantung UPT-nya,” jelas Busriansyah.

Busriansyah memaparkan, dengan adanya program mobil bus Samling ini dapat mengurangi peningkatan piutang pajak akibat sulitnya wajib pajak mengakses pembayaran PKB. “Pada anggaran 2019 akan dialokasikan pengadaan 2 unit Bus Samling lagi. Masing-masing 1 unit untuk Kabupaten Malinau dan Nunukan. Anggarannya berjumlah Rp 1,9 miliar, saat ini dalam proses penyusunan administrasinya,” bebernya. Bus tersebut ditargetkan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Malinau dan Nunukan pada tahun ini.

Lebih jauh Busriansyah mengatakan, bahwa penerimaan pajak daerah merupakan komponen terbesar dari pendapatan asli daerah (PAD) Kaltara, yakni dengan target tahun ini sebesar Rp 560 miliar. Sementara target pajak daerah sebesar Rp 363 miliar. “Ini perlu upaya intensifikasi secara optimal dengan memanfaatkan fasilitas yang ada dan kerjasama yang solid sesame mitra kerja yang tergabung dalam kantor bersama samsat,” tuntasnya.(humas)