Ramadhan Kesepuluh, Persit KCK Cabang XXV Kodim 1407 Bone Bersama Bank Hasa Mitra Bone Bagi Takjil Gratis

Berandankrinews.com, Bone- Kodim 1407/Bone dan Persit KCK Cabang XXV Kodim 1407/Bone bekerja sama dengan Bank Hasa Mitra Cabang Bone, memberikan takjil secara gratis kepada masyarakat yang melintas di depan Makodim 1407/Bone, Jalan Lapatau Kelurahan Manurunge Kecamatan Tanete, Rabu (15/5/19) sore.

Kegiatan yang merupakan peduli sesama dipimpin langsung Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim Bone, Ny. Prepti R. Mustamin serta pengurusnya dan Rahmat Syahabuddin Pimpinan Bank Hasa Mitra Cabang Bone

Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim Bone Ny. Prepti R Mustamin didampingi Rahmat Syahabuddin, mengatakan, hari ini tepatnya di hari kesepuluh Puasa, kami Persit KCK Cabang XXV Kodim Bone bersama karyawan Bank Hasa Mitra membagikan Dua ratus paket takjil kepada kaum Dhuafa, Fakir dan musafir.

Sangat rasa bersyukur kepada Allah SWT, dimana kegiatan ini dapat di laksanakan dibulan suci ramadhan ini dan juga ucapan terima kasih kepada pimpinan Bank Hasa Mitra Cabang Bone bersama karyawannya, atas kerjasamanya yang baik ini, sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan ini, Ucap Ny. Prepti

Sama halnya Pimpinan Bank Hasa Mitra Cabang Bone, Rahmat Syahabuddin menuturkan ucapan terima kasih kepada Kodim 1407/Bone, dalam hal ini Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Mustamin dan Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim Bone Ny. Prepti R Mustamin, atas kerjasamanya, semoga kegiatan ini dan kerjasama yang sangat baik ini dapat berlanjut.

“Kita berharap kerja sama yang kita lakukan ini tidak sampai disini saja, semoga terus berkelanjutan,” ujar Rahmat. (Irwan N Raju)

16 Mei 2019, Ustadz Solmed Tausiyah di Festival Ramadhan

Berandankrinews.com, BANDA ACEH – Sholeh Mahmoed Nasution atau biasa disapa ustadz Solmed akan mengisi Tausyiah Ramadhan di Festival Ramadhan 2019 di Taman Budaya, Banda Aceh, pada Kamis malam (16/5/2019) mendatang.

Ustadz kondang asal Jakarta ini akan mengisi ceramah di Teater Terbuka Taman Budaya, Banda Aceh pada Ramadhan kesebelas.

“Kami sudah mengundang ustadz Solmed dari Jakarta dengan dukungan Bank BNI Syariah untuk mengisi tausiyah Ramadhan pada 16 Mei 2019 nanti. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin, Selasa (14/5/2019) di Banda Aceh.

Menurut Jamaluddin, ustadz Solmed memberikan tausiyah Ramadhan selepas shalat tarawih. “Kita shalat Isya dan tarawih berjamaah di Taman Budaya, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan dari ustadz Solmed di Teater Terbuka,” ujar Jamaluddin.

Ustadz Solmed salah seorang dai yang populer di Indonesia. Ustadz muda ini acap mengisi ceramah agama di televisi swasta. “Kehadiran Ustadz Solmed bisa menambah warna Festival Ramadhan tahun ini,” ujar Jamaluddin.

Marketing Communication (Marcomm) BNI Syariah, Idris mengatakan, dukungan BNI Syariah menghadirkan ustadz Solmed pada kegiatan Festival Ramadhan merupakan wujud dari dukungan Bank BNI Syariah pada kebijakan Pemerintah Aceh yang telah mengundangkan Peraturan Daerah atau Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018, tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

Sebagaimana diketahui, qanun tersebut pada intinya mengatur bahwa lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh harus berdasarkan prinsip syariah dan akad keuangan di Aceh menggunakan prinsip syariah. Qanun tersebut juga mengatur lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menyesuaikan dengan Qanun paling lama tiga tahun sejak Qanun diundangkan.

“BNI Syariah siap mendukung Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) ini,” ujar Idris.

Selain itu, menurut dia, dukungan dimaksud juga sebagai bentuk kelanjutan program Hijrah Fest yang juga telah dilaksanakan di JCC beberapa waktu lalu.

Selain tausiah ustadz Solmed, pada 17 Mei 2019 juga akan dilaksanakan Kajian Rahasia Magnet Rezeki. “Ini kami persembahkan gratis kepada seluruh masyarakat Aceh agar mengetahui bagaimana menarik rezeki yang dahsyat dengan cara yang diridha Allah,” kata Jamaluddin.

Acara ini dilaksanakan di Gedung Indoor Taman Budaya Banda Aceh pada pukul 16.30 WIB-18.30 WIB.

Untuk diketahui, Festival Ramadhan 2019 akan berlangsung sampai 21 Mei 2019. Acara dipusatkan di Taman Budaya Banda Aceh menampilkan berbagai kegiatan Islami, kuliner, pameran kuliner, bazar wisata, jajanan berbuka puasa, pameran, pemutaran film religi, lelang baju artis, dan rangkaian lomba lainnya.(MTR/Red)

Bupati Nunukan Tinjau Stok dan Harga Bahan Pokok di Tiga Titik Pusat Perbelajaan Nunukan

Berandakrinews.com, Nunukan- Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, SE, MM bersama Asisten Ekonomi dan pembangunan Robby Nahak Serang didampingi Kadis Perdagangan H. Ir. Jabbar dan Wakpolres Nunukan Kompol Imam Muhadi, S. Sos, MH meninjau harga kebutuhan pokok dibeberapa titik, Rabu (15/5/19).

Hal ini dilakukan guna mengetahui langsung situasi harga barang di beberapa tempat seperti Pasar Raya Liem Hie Djung, Pasar Sentral Inhutani, dan gudang sembako Arta Setia.

Sidak kali ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan hingga menjelang hari raya idul fitri 1440 H.

Saat meninjau pasar diketahui harga kebutuhan pokok masih stabil, sementara saat ini, Ikan yang mengalami kenaikan, namun hal itu diprediksi hanya berlangsung tiga hari akan turun kembali.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, Rabu (15/5/19) mengatakan, kita sudah melihat langsung bahwa, stok barang untuk sembako kita yang ada di Nunukan alhamdulillah, dapat dipastikan cukup siap untuk mengahadapi hari Raya Idul Fitri nantinya.

“Saya sudah menginstruksikan kepada dinas-dinas terkait agar terus memantau perkembangan harga di lapangan. Harus dapat dipastikan stok ada dan harga juga harus tetap stabil hingga lebaran” katanya.

Dikatkan Laura, Meskipun ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, karena persediaan yang terbatas, seperti ikan yang naik Rp 10.000, tetapi hal ini tidak berlangsung lama, dipastikan dua atau tiga hari saja turun kembali. (Red)

Paket B dan C Sudah 100 Persen UNBK

TANJUNG SELOR – Berandankrinews.com – Mengikuti kesuksesan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), program kesetaraan Paket B dan C di Kalimantan Utara (Kaltara) pun mencapai 100 persen UNBK. UNBK Paket B dan C di Kaltara sendiri, disertai 2.426 warga belajar. Terdiri dari 876 warga belajar kesetaraan Paket B dan 1.550 warga belajar kesetaraan Paket C.

Disebutkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara Sigit Muryono, sebagai fasilitator dalam pelaksanaan UNBK untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Paket B dan C, Disdikbud Kaltara menghimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota sebagai penyelenggara untuk dapat melaksanakan UNBK secara 100 persen dengan menumpang di SMA dan SMK yang telah terlebih dahulu melaksanakan UNBK bagi sekolah yang belum memiliki fasilitas UNBK.

“Disdikbud pun mendorong agar pelaksanaan UNBK di tingkat SMP dapat mencapai 100 persen sehingga tidak kalah dengan pelaksanaan UNBK program paket kesetaraan,” kata Sigit. Sebagai informasi, pada tahun ini tercatat 18 SMP di Bulungan, 15 di Nunukan dan 18 di Malinau yang belum melaksanakan UNBK. (humas)

IPD 2018, Kaltara Capai 46,17

TANJUNG SELOR – Berandankrinews.com – Adapun rata-rata Indeks Pembangunan Desa (IPD) 2018 di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sebesar 46,17. Kaltara sendiri memiliki jumlah desa sebanyak 447 desa yang terdiri dari 273 desa (61,07 persen) masuk dalam kategori desa tertinggal, 164 desa (36,69 persen) masuk dalam kategori desa berkembang, dan 10 desa (2,24 persen) masuk dalam kategori desa mandiri. Demikian disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie sesuai rilis Badan Pusat Statistik (BPS) RI mengenai Indeks Pembangunan Desa 2018 per 9 Mei 2019.

Berdasarkan nilai rata-rata indeks masing-masing dimensi, Kaltara memiliki nilai rata-rata indeks tertinggi pada dimensi penyelenggaraan pemerintahan dengan nilai rata-rata indeks 67,18, sedangkan untuk rata-rata indeks terendah pada dimensi kondisi infrastruktur dengan nilai rata-rata indeks sebesar 30,30.

“Untuk dimensi pelayanan dasar nilai rata-rata indeks sebesar 41,33, dimensi aksesibiltas atau transportasi sebesar 59,63, dan dimensi pelayanan umum sebesar 67,18,” jelas Irianto.

Dari data tersebut, kabupaten yang memiliki rata-rata IPD tertinggi di Kaltara adalah Bulungan dengan nilai rata-rata indeks sebesar 56,88 dengan jumlah desa sebanyak 74 desa. “Meskipun nilai indeks rata-rata Bulungan tertinggi, namun di kabupaten ini desa yang masuk dalam kategori mandiri masih lebih sedikit daripada Malinau,” ungkap Irianto.

Dari 74 desa di Bulungan, hanya 2 desa yang masuk dalam kategori desa mandiri, sedangkan di Malinau ada 6 desa yang masuk dalam kategori desa mandiri.

Sementara itu, Nunukan menjadi kabupaten dengan nilai rata-rata IPD paling rendah di Provinsi Kaltara. Selain itu, kabupaten ini juga menjadi satu-satunya kabupaten di Kaltara yang belum ada desa berkategori desa mandiri. Bahkan, dari 232 desa yang ada di Nunukan, sebanyak 182 desa masuk dalam kategori desa tertinggal, sementara sisanya masuk dalam kategori berkembang. (humas)