Oknum Petugas Lapas Kelas II B Gunungsitoli Bertindak “Kasar Dan Arogan” Terhadap Pengunjung

Gunungsitoli – Pengunjung Lapas Kelas II B Gunungsitoli resah. Pasalnya, petugas penerima titipan barang untuk narapidana diduga bertindak kasar dan arogansi serta emosional, hal ini disampakain oleh Febertinus Laia kepada Pewarta Media ini yang diperlakukan tidak manusiawi dan tanpa alasan yang jelas ditolak barang titipannya oleh oknum petugas lapas yang berinisial EG.

“Kejadian itu pada hari Rabu, tanggal 28/08/2019 sekitar jam 15:00 wib Pak, saya bersama temanku Agnes Mendröfa, datang kelapas Kelas II B Gunungsitoli untuk menitipkan barang kebutuhan saudari saya penghuni lapas tersebut.  Setiba disana petugas memeriksa barang bawaan kami, dalam pemeriksaan barang kami berlangsung tanya jawab dan saya santun menjawab petugas tersebut, tiba-tiba datang petugas lain yang berinisial EG memarahi dan membentak-bentak kami, tanpa memperlawankan kami disuruh keluar dan menolak barang titipan kami tersebut, rasanya sungguh tidak manusiawi, padahal barang yang hendak kami titipkan itu sangat dibutuhkan oleh saudari saya napi yang menjadi penghuni lapas Kelas II B Gunungsitoli tersebut”.

Masih Febertinus Laia, Pihaknya mengharapkan agar Kepala Lapas Kelas II B Gunungsitoli tidak tutup mata pada persoalan ini, dia menilai bahwa Pelayanan adalah bagian yang paling terpenting dalam mewujudkan etos kerja yang berwujud nyata bagi seluruh masyarakat, dia juga menduga bahwa kejadian ini sudah terjadi berulang kali kepada beberapa pengunjung lainnya.

“Saya yakini bahwa Bapak Kepala Lapas Kelas II B Gunungsitoli bijak dan tidak tutup telinga mengenai persoalan ini, untuk membuktikan kebenarannya silahkan diputar kembali CCTV-nya Pak, dan saya siap hadir bersama temanku sebagai saksi mata bilamana dibutuhkan pernyataan saya yang lebih akurat. Sekali lagi saya bermohon agar Bapak menindak dan membina petugas yang berinisial EG tersebut, oleh karna terkesan melabrak standar operasional prosedur kerja (SOP)”. imbuhnya penuh harap

Hal ini saat dikonfirmasi kepada Kepala Lapas Kelas II B Kota Gunungsitoli, Ilham, yang ditemui diruang kerjanya oleh Pewarta media ini mengatakan bahwa insiden tersebut baru didengarnya, namun menjadikan informasi ini sebagai masukkan dalam peningkatan mutu pelayanan mereka kepada semua pengunjung lapas kelas II B Gunungsitoli,  Sumatera Utara. Ditanya soal petugas yang berinisial EG, Kalapas menjelaskan bahwa yang bersangkutan sedang izin dan akan tetap dikonfirmasi kepada beliau perihal insiden tersebut. Juga berjanji akan memutar ulang hasil rekaman CCTV untuk memastikan informasi insiden tersebut, ujarnya mengakhiri.

Terpisah, salah seorang mantan narapidana yang menjadi penghuni Lapas Kelas II B Kota Gunungsitoli, Odödögö Lase, atau lebih dikenal dengan penganiaya petugas auditor BPK RI, melalui sambungan Via selulernya kepada Pewarta Media ini membenarkan bahwa perilaku oknum petugas lapas yang berinisial EG tersebut benar, pada saat dia menjadi penghuni lapas ada uang titipan keluarganya sebesar 5 juta rupiah, namun dipotong olehnya sebesar 500 ribu dengan alasan uang administrasi, walaupun akhirnya sudah dikembalikan setelah dianya melaporkan dan menghadap kepala lapas.

“Sebagai mantan penghuni Lapas Kelas II B Kota Gunungsitoli, saya meminta kepada Bapak Kalapas dan Bapak Menkumham supaya oknum petugas yang berinisial EG tersebut dilakukan pembinaan khusus serta dipindah tugaskan dari lapas kelas II B kota Gunungsitoli, ujarnya

Irwan N Raju
Kontributor berandankrinews.com

Mulawarman Peduli, Kodim 0911 Nunukan dan Polres Nunukan Beserta Jajaran Serbu Rumah Warga

NUNUKAN – Kodim 0911/Nunukan dan Polres Nunukan beserta jajaran yang tersebar di setiap wilayah kecamatan pagi tadi melakukan aksi serbuan secara serentak.

Tepatnya pagi tadi sekitar pukul 10.00 wita, Jumat (31/08) menjadi hari yang penuh kebahagiaan dan keberkahan bagi warga masyarakat Nunukan. Hal tersebut langsung dirasakan oleh warga masyarakat yang menjadi sasaran Kodim dan Polres Nunukan.

Dandim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, SE, M. I. Pol, M. Tr. Han dan Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K, M. H beserta anggota lainnya terjun langsung ke lapangan untuk mendatangi sasaran yang sudah ditentukan.

Warga yang akan dikunjungi dalam program Mulawarman Peduli kali ini ialah Ibu Halimah (45), Islam, suku timor alamat Jalan Pongtiku RT. 16 Kelurahan Nunukan Tengah dan Nenek Hermin Sandak (55), suku Toraja beralamatkan di Jalan Cut Nyak Dien RT. 02 Kelurahan Nunukan Tengah Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Nenek Hermin yang saat ini tinggal dirumah berukuran 3 x 4 Meter yang dibuat oleh Almarhum Suaminya. Pada tahun 2017 kemarin rumah tersebut direnovasi oleh Gereja GPIB, Nenek Hermin sendiri memiliki anak 7 orang. Ketika sang Suami wafat pada tahun 1991 anak anaknya masih kecil kemudian diambil oleh keluarganya mulai kecil sehingga tidak mengenali Ibu kandungnya lagi hingga saat ini.

Nenek Hermin sendiri hidup bergantung pada hasil jualan dengan keuntungan yang seadanya. Dandim 0911/Nunukan dan Kapolres Nunukan merasa sangat senang bisa membantu sesama.

Kegiatan yang sama juga dilakukan di wilayah lainnya, mulai dari Kecamatan Sebatik, Sebuku, Sembakung, Lumbis hingga wilayah Kecamatan Krayan. Besar harapan Dandim dan Kapolres bahwa kegiatan ini harus terus dilakukan secara kontinyu, mengingat berbagi dalam kebersamaan adalah suatu hal yang indah untuk dilakukan.

(Pendim 0911/Nnk)

Bupati Bone Dr H A Baso Fahsar Terima Penghargaan

BONE – Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, menerima penghargaan malam nanti di Balai Kota Tangerang.

Fahsar diberi Penghargaan sebagai Bupati Terpopuler di Media Online 2019. Penyematan penghargaan tersebut diberikan oleh Humas Indonesia, di Malam Anugerah Humas Indonesia.

Dalam penganugerahan tersebut, Bupati dua periode ini bakal didampingi oleh Kabag Humas, Hamzah Sanusi dan Kasubag Humas Geldy A. Gunawan.

“Betul, Bupati Bone memang mendapatkan penghargaan dari Humas Indonesia, sebagai Bupati Terpopuler di Media Online 2019”, ungkap Hamzah Sunusi kabag Humas pemkab Bone saat di hubungi melalui telpon celularnya Jumat 30-08-2019

Sementara itu, Andi Fahsar M Padjalangi, mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Ini saya kira wujud perhatian seluruh jurnalis Bone yang bertugas bukan hanya di Kabupaten Bone,Sulawesi Selatan

“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman Jurnalis. Saya tak bisa mendapatkan penghargaan tanpa perhatian jurnalis. Para jurnalis juga telah mengajarkan saya untuk lebih dewasa dan bijak dalam menyikapi sesuatu”, tegas Fahsar.

Tentu penghargaan ini tidak terlepas pula dari peran perangkat daerah, terkhusus Humas dan Protokol Pemkab Bone. Tentu saya juga sangat berterima kasih . Dan penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh warga Kabupaten Bone. Inilah kado di Bulan Agustus, Bulan Kemerdekaan jelasnya.

Iwan Hammer

Ketua Umum PP BONEPAL Rayus unjung Jalin Sinergitas dengan Danyon Brimob C pelopor Bone

BONE – Maju mundurnya organisasi tergantung bagaimana pemimpinnya menjalin hubungan dengan pihak pihak Pihak baik pemerintah, TNI dan POLRI dan lembaga lembaga non pemerintah lainnya

Rayus unjung ketua umum PP BONEPAL salah satu organisasi pecinta Alam tertua disulawesi Selatan saat ditemui bersama Danyon Brimob C pelopor Bone KOMPOL NUR ICHSAN S. Sos

Menuturkan organisasi akan besar jika kita bisa bersinergi dengan semua pihak apakah pemerintah ataupun non pemerintah , karena dari jalinan sinergitas kita bisa besar dan membesarkan organisasi urainya
Jumat, 30-08-2019

Danyon Brimob C pelopor Bone KOMPOL NUR ICHSAN S. Sos kepolisian Republik Indonesia bersinergi dengan TNI dan pihak pihak lainnya , karena dari sinergitas ini bisa menjadi penunjang dalam hubungan kinerja jelasnya saat dikonfirmasi langsung oleh awak media ini

PP BONEPAL yang saat ini sementara berkantor di jln Sultan Hasanuddin (Rumah kopi 33) watampone provinsi Sulawesi Selatan
Punya Anggota tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, Kalimantan, Sulawesi Utara, Maluku, Batam dan Sulsel

On Air Di Radio Bersatu FM, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Sinjai Sosialisasikan Operasi Patuh 2019

Sinjai – Bertempat di radio bersatu FM, jln. persatuan raya, kel. balangnipa, kec. sinjai utara, kab. sinjai kanit dikyasa sat lantas polres sinjai Aiptu Hery Budi Susanto bersama Bripka Karman melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan Operasi Patuh 2019, yang digelar selama 14 hari dari tanggal 29 Agustus 2019 sampai tanggal 11 September 2019 secara serentak di seluruh Indonesia. Jum’at pagi (30/8/2019).

Pada kegiatan tersebut kanit dikyasa sat lantas polres sinjai Aiptu Herry Budi Susanto bersama Bripka Karman menyampaikan bahwa Operasi Patuh 2019 sudah mulai sejak kemarin. Untuk itu, kami himbau seluruh masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kanit Dikyasa Satuan Lantas Polres Sinjai ini juga menjelaskan, sasaran penindakan dalam operasi ini yang meliputi, pengendara sepeda motor yang tidak pakai helm, pengemudi roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman, dan pengemudi yang membawa kendaraan melebihi kecepatan.

“Sasaran lainnya yakni pengemudi motor melawan arus, pengemudi yang masih dibawah umur, pengemudi yang mabuk saat mengendarai motor, dan pengemudi yang menggunakan HP saat mengendarai kendaraan, serta kendaraan yang menggunakan lampu strobo, rotator dan sirine,” tambah Aiptu Hery Budi.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Sinjai pun meminta kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi segala aturan dalam berlalu lintas, utamakan keselamatan, stop pelanggaran, stop kecelakaan keselamatan untuk kemanusiaan. Ujarnya.

“Dengan sosialisasi yang telah dilakukan ini, kami harap masyarakat paham dan tidak akan melakukan pelanggaran berlalu lintas, sehingga tidak terjaring saat Operasi Patuh digelar,” tutupnya.

iwan hammer