Kapolsek Dan Muspika Kecamatan Kajuara Hadiri Pemilihan Calon Anggota BPD Desa Waetuo

BONE- Berandankrinews.com – Kapolsek Kajuara bersama unsur Muspika Kecamatan Kajuara dan pihak terkait lainnya menghadiri pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode tahun 2021 – 2027 di Desa Waetuo. (26/04/2021)

Kapolsek Kajuara Iptu Samsu Rijal, SH. bersama unsur Muspika lainnya yaitu Camat Kajuara Andi Muhammad Guntur, S.IP. M.Si., Kepala Desa Waetuo Sudirman Amirudin, Babinsa Koramil Kajuara Serda Safaruddin, Pendamping Kecamatan Firdaus ST., para Kepala Dusun dan undangan lainnya.

Camat Kajuara Andi Muhammad Guntur, S.IP. M.Si. mengingatkan agar pemilihan calon anggota permusyawaratan desa (BPD) dilakukan dengan mekanisme pemilihan yang bersih dan transfaran, tidak unsur paksaan, intimidasi, kolusi dan nepotisme agar perangkat anggota BPD dapat bekerja maksimal dan bebas dari tekanan atau kepentingan tertentu.

” Saya mengingatkan agar pemilihan calon anggota permusyawaratan desa (BPD) dilakukan dengan mekanisme pemilihan yang bersih dan transfaran, tidak ada unsur paksaan, intimidasi, kolusi dan nepotisme agar perangkat anggota BPD nantinya yang terpilih dapat bekerja maksimal dan bebas dari tekanan atau kepentingan tertentu ,” ungka Andi Muhammad Guntur.

Sementara itu, Kapolsek Kajuara Iptu Samsu Rijal, SH. dalam kesempatan yang sama menekankan tentang program – program yang diusung pemerintahan desa bersama BPD adalah merupakan program strategis dan unggulan di desa sehingga dapat betul – betul dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat desa.

” Kami menekankan agar program – program yang diusung pemerintahan desa bersama BPD adalah merupakan program strategis dan unggulan di desa sehingga dapat betul – betul dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat desa.

dan warga masyarakat yang akan memilih agar dapat memilih calon anggota BPD yang memiliki kompetensi sebagai penyambung aspirasi masyarakat dan dapat bersama pemerintahan desa membangun desa untuk kemaslahatan masyarakat desa.

tak lupa saya selalu mengingatkan bahwa pandemi covid-19 masih terjadi, agar semua bisa dan harus berdisiplin mematuhi protokol kesehatan ,” urai Samsu Rijal.

Ril MIH

Jalin Sinergitas Bhabinkamtibmas – Babinsa Sigap Amankan Penyaluran Pkh Mallari

BONE – Awangpone – Berandankrinews.com – Penyaluran bantuan Program keluarga harapan ( Pkh) dilakukan di Aula Bundes Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulsel ( 26 / 04 / 2021 )

Sebanyak 100 lima puluh satu KK Warga Mallari yang berhak mendapatkan bantuan dengan Enam Katagori Penerima Masing – masing :
√ Lansia = Rp 2.400.000 / tahun
√ Balita = Rp 3.000.000 / tahun
√ Sma = Rp 2.000.000 / tahun
√ Smp = Rp 1.500.000 / tahun
√ SD = Rp 900.000 / tahun
√ Disabilitas = Rp 2.400.000 / tahun

Penyaluran Pkh dilaksanakan oleh Pendamping dari Kecamatan Awangpone

Untuk terlaksananya kegiatan dengan aman dan lancar Bhabinkamtibmas Polsek Awangpone Polres Bone Bripka Sofyang dan Babinsa Koramil Awangpone Serda Syamsu Alam sebagai pembina Desa hadir memantau pelaksanaannya.

Bhabinkamtibmas Polsek Awangpone Polres Bone Bripka Sofyang menyebutkan banyaknya warga yang datang menerima Bantuan maka diperlukan pengaturan apalagi dimasa Pandemic ini

Kapolsek Awangpone Polres Bone Akp Agus, Sh melalui Kasi Humas Aiptu Andis mengatakan Sinergitas Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat diperlukan dalam kegiatan Penyaluran Bantuan, terutama mengatur dan mengingatkan warga untuk patuhi Protokol Kesehatan, Jelas Andis

Ril MIH

Bhabinkamtibmas Polsek Barebbo Polres Bone Hadiri Musyawarah Pemilihan Anggota BPD Desa Kajaolaliddong, Jaga Situasi

BONE- Apala,-Berandankrinews.com – Bhabinkamtibmas Polsek Barebbo Polres Bone Briptu Adyani Amin Subrahim, S.H. menghadiri musyawarah pemilihan pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa keanggotaan Tahun 2021- 2027, Minggu (25/04/2021).

Hadir dalam kegiatan ini Muh. Rusli
(Kades Kajaolaliddong), Kamise, S.Pd., M.Pd (Ketua BPD), Maman Suparman, S.Pd., M.Pd (Ketua Panitia Pemilihan), Sultan (Sekdes Kajaolaliddong), Briptu Adyani Amin Subrahim, S.H. (Bhabinkamtibmas), Serda Firman Usti
(Babinsa), Tokoh masyarakat, Tokoh adat, Tokoh pemuda, Tokoh agama, Tokoh petani dan Tokoh perempuan.

Kegiatan musyawarah ini bertujuan untuk menetapkan hasil anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang terpilih masa keanggotaan Tahun 2021- 2027 yang bersih dan transparansi, Bhabinkamtibmas Briptu Adyani Amin Subrahim, S.H. berkesempatan menyampaikan pesan Kamtibmas kepada warga undangan yang hadir.

Pelaksanaan pemilihan anggota BPD sebelumnya dilakukan dengan ujian tertulis dan mengacu pada mekanisme dan aturan yang ada

Sehingga dalam pelaksanaanya berjalan aman, tertib dan sukses, dan diharapkan para undangan menerima hasil musyawarah pemilihan yang telah ditetapkan nantinya, ungkap Briptu Adyani.

Bhabinkamtibmas juga mengajak para undangan untuk bersinergi dan bersama-sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban dilingkunganya masing masing serta tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, tutupnya.

Ril MIH

Para Perangkat Desa Di Nunukan Diminta Alokasikan ADD Dengan Tepat

Nunukan – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan H. Asmar mengingatkan para perangkat pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Nunukan untuk berhati – hati dalam mengelola dana desa agar tidak tersangkut dengan persoalan hukum di kemudian hari.  

Hal itu disampaikan H. Asmar saat membuka membuka Workshop Sistem Informasi Desa (SID) yang diselenggarakan oleh DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kab. Nunukan bekerjasama dengan P3KP di ballroom Hotel Laura, Rabu (28/04). 

“Jangan pernah main-main dengan dana desa, sudah banyak contoh kepala desa dan perangkatnya yang terseret kasus korupsi karena menyalahgunakan dana desa, saya berharap kejadian seperti itu tidak pernah terjadi di Kabupaten Nunukan,” kata Asmar. 

Asmar menyebutkan, anggaran dana desa (ADD) pada tahun 2021 untuk 232 desa di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan mencapai Rp. 193 miliar. Anggaran sebesar itu, katanya, harus dikelola secara baik dan akuntabel agar memberikan manfaat yang sebesar – besarnya bagi masyarakat. 

Sebagai salah satu instrument yang turut dinilai oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menurutnya, pengelolaan dana desa akan sangat mempengaruhi hasil akhir pemeriksaan secara keseluruhan. 

“Selama lima tahun berturut – turut ini kita (Pemerintah Kabupaten Nunukan) berhasil meraih predikat tertinggi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini membuktikan bahwa pengelolaan keuangan daerah, termasuk diantaranya pengelolaan dana desanya selama ini memiliki akuntabilitas yang baik. Saya berharap hal ini dapat terus dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC APDESI H. Firman menyampaikan, kemajuan teknologi informasi saat ini memiliki dampak yang sangat besar untuk mendukung aktivitas di pemerintahan dan masyarakat, baik di wilayah kota maupun di pedesaan. Bagi para aparat pemerintah desa, kata Firman, teknologi informasi sangat dibutuhkan untuk mengolah dan melaporkan data – data sehingga lebih mudah, cepat, akurat dan dapat diandalkan. 

“Workshop ini merupakan salah satu upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan kapasitas para aparatur desa, terutama terkait dengan kebutuhan sistem informasi yang handal,” kata Firman.  

Selain diikuti oleh para aparatur desa, pembukaan workshop itu juga dihadiri oleh Kepada DPMD Kabupaten Nunukan H. Jumianto, Kepala Diskominfotik Kabupaten Nunukan Kaharuddin, serta narasumber dari Tim Ahli Kementerian Desa PDTT RI Mohammad Fathurrahman. (ADV*)

Kapolres Nunukan Launching Unit Patroli Patra Batas

Nunukan – Bertempat di Lapangan Tribrata Polres Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara),  Senin (26/4), Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar secara resmi melaunching   Unit Patroli Daerah Rawan Brantas Kriminalitas atau disingkat ( Patroli Patra Batas )

Dalam kegiatan tersebut, hadir Dan Dim 0911/NNK Letkol Czi Eko Pur Indrianto,  Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, Komandan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yon Arhanud Mayor Arh Drian Priyambodo, Dan POM Nunukan,  Kasatpol PP Pemkab Nunukan dan unsur Forkopimda lainya.

Dalam sambutanya, Syaiful Anwar mengungkapkan bahwa pembentukan Patroli Patra Batas merupakan penjabaran pasal (13)  UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara’ Republik Indonesia 

“Dalam Pasal tersebut menyatakan bahwa ada tiga unsur pokok peran Polri,” jelasnya.

Pertama, ungkap Anwar, adalah Harkamtibmas ( Pemelihara Kamtibmas), kedua penegakan hukum sementara yang ketiga, Polri wajib memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat

Dari ketiga unsur pokok tersebut, Patroli Patra Batas, menurut Anwar adalah bentuk Pemeliharaan Kamtibmas dengan mengedepankan pemberantasan daerah kriminalitas 

Kapolres Nunukan berharap, bahwa Unit Patra Batas bukan hanya sebagai simbol sebuah kebanggaan satuan. Namun harus eksis dan bertindak nyata di lapangan yang dapat menjawab tantangan atas keresahan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut Kapolres Nunukan mengungkapkan, Unit Patra Batas nantinya akan siaga selama 24 Jam.  Dalam tugasnya, Unit tersebut akan bersinergi dengan operator Respon Layanan Tunggal 110

“Apabila ada laporan pengaduan 110, maka operator akan segera mengirimkan info kepada Unit Patra Batas,’ paparnya 

Usai Launching Patroli Patra Batas dengan ditandai pelepasan tanda peserta pelatihan yang diwakili IPDA Andre Azmi dan Bripka Fitri, kemudian digelar Simulasi

Dalam Simulasi tersebut, semua personil Unit Patra Batas memperagakan kegiatan Patroli Daerah Rawan Kriminalitas dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Pagelaran selanjutnya, Unit Patroli menemukan Pelaku tindak kejahatan jalanan. Namun ketika hendak diamankan Petugas, pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam. Dan berkat kecakapan Tim, akhirnya Pelaku dapat dilumpuhkan.

Humas Res Nnk / Eddy Santry