Nunukan Targetkan Juara Umum Porprov II Kaltara 2026, 180 Orang Disiapkan

IMG_20261103_192544

NUNUKAN – Kabupaten Nunukan mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara tahun 2026. Sebanyak 170 hingga 180 orang yang terdiri dari atlet dan rombongan disiapkan untuk mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, Selasa (3/11/2026).

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, H. Sura’i, mengatakan Nunukan akan mengikuti 35 dari total 44 cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Nunukan akan mengikuti 35 dari total 44 cabang olahraga yang dipertandingkan,” ujar Sura’i.

Ia menyebutkan, persiapan atlet telah dilakukan melalui program Training Center (TC) selama kurang lebih dua pekan, baik di GOR maupun stadion.

“Persiapan atlet telah dilakukan melalui TC selama kurang lebih dua pekan, baik di GOR maupun stadion,” katanya.

Selain pemusatan latihan, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari penginapan, transportasi hingga administrasi atlet.

Untuk transportasi, rombongan akan menggunakan jalur laut dengan speedboat dari Nunukan menuju Pembeliangan. Sementara untuk perjalanan darat, disiapkan sejumlah kendaraan rental dan kendaraan milik pemerintah daerah.

Terkait target, Sura’i mengungkapkan bahwa Kabupaten Nunukan berupaya meraih gelar juara umum pada Porprov II Kaltara 2026.

“Target kami juara umum pada Porprov II Kaltara 2026,” tegasnya.

Beberapa cabang olahraga yang menjadi perhatian di antaranya panahan, kempo, panjat tebing, dan atletik. Cabang-cabang tersebut dinilai memiliki peluang menyumbangkan medali bagi kontingen Nunukan.

Ia juga menyebutkan, cabang atletik memiliki peluang cukup besar karena menyediakan banyak nomor pertandingan dan medali.

“Atletik peluangnya cukup besar karena menyediakan banyak nomor pertandingan dan medali,” tuturnya.

Sementara mengenai bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi, Sura’i mengatakan hal tersebut merupakan kebijakan pimpinan daerah. Pihaknya berencana menyampaikan persoalan tersebut kepada Bupati Nunukan, termasuk kemungkinan dukungan dari perusahaan dan BUMN.

Menurutnya, penghargaan berupa bonus merupakan salah satu bentuk apresiasi atas perjuangan atlet. Namun, ia meminta seluruh atlet tetap fokus menjalani latihan dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

“Bonus merupakan kebijakan pimpinan daerah, tapi saya minta atlet tetap fokus menjalani latihan dan mempersiapkan diri,” jelasnya.

Untuk anggaran rutin kegiatan, pembiayaan telah dialokasikan melalui DPA Disbudporapar yang disalurkan kepada KONI untuk mendukung kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

Pemkab Nunukan berharap seluruh persiapan berjalan lancar sehingga kontingen dapat tampil maksimal dan membawa prestasi bagi Kabupaten Nunukan di ajang Porprov II Kalimantan Utara 2026.
Padli/admin