Hanya Satu kapal Ferry Ro Ro yang operasi Pelabuhan Bajoe tampak sepi dihari kedua Idhul Fitri, dampak Larangan mudik cegah mutasi Covid-19

Social share

BONE- Bajoe,
Berandankrinews.com
Pasca adanya pelarangan mudik Idhul Fitri 1442 Hijriyah atas instruksi pemerintah yang dimulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, arus lalu lintas penyeberangan dari Dermaga Pelabuhan Bajoe menuju Dermaga Pelabuhan Kolaka sangat sepi. Jumat(14/5/21).

Lebaran hari kedua di Pelabuhan bajoe nampak sangat sepi, berdasarkan pantauan di lokasi belum ada kendaraan yang antre di pelataran dermaga pelabuhan bajoe baik kendaraan yang memuat logistik maupun warga masyarakat yang melakukan aktivitas di pelabuhan bajoe.

Terlihat di dermaga penyeberangan pelabuhan bajoe hanya ada satu buah kapal feri (Roro) yang akan siap di berangkatkan dari pelabuhan bajoe menuju pelabuhan kolaka dengan jadwal pemberangkatan jam 15.00 wita.

Kendati demikian hanya petugas dari Polsek Kawasan Pelabuhan Bajoe Polres Bone bersama instansi terkait yang bergabung dalam posko pengamanan yang terlihat stand by sebagai kesiap siagaan dalam bertugas di pelabuhan bajoe.

Para pedagang yang berada di kantin pelabuhan bajoe maupun warung yang berada disekitar pelabuhan bajoe terlihat tidak ada aktivitas bahkan warungnya pun ditutup ini semua merupakan dampak dari larangan mudik yang sangat efektif untuk mencegah penyebaran virus covid 19.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Bajoe Polres Bone Iptu Jamaluddin SH, saat di hubungi mengatakan bahwa pada hari kedua lebaran Idul Fitri 1442 H. Pelabuhan bajoe sangat sepi dan hanya satu kapal motor penyeberangan (KMP) yang hanya diberangkatkan dengan muatan 1 (satu) truk sedang dan 31orang penumpang dengan surat keterangan Sakit, Kedukaan, serta surat tugas.

Ril MIH