“Sambut HUT RI ke-80, Polres Nunukan Bagikan Bendera Merah Putih dan Edukasi Nasionalisme”

NUNUKAN – Menyambut peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres Nunukan dan Sat Binmas Polres Nunukan melaksanakan kegiatan pembagian Bendera Merah Putih di dua lokasi berbeda, Senin (11/08/2025).

Kegiatan pertama dilaksanakan pukul 07.30 WITA di SMAN 1 Nunukan oleh Personel Sat Binmas Polres Nunukan yang dipimpin langsung Kasat Binmas AKP Najamuddin, S.A.P., M.M. bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Senin. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan materi “Cinta Bendera Merah Putih” sebagai bentuk edukasi kebangsaan dan penguatan rasa nasionalisme kepada siswa-siswi.

Pada kesempatan tersebut, Personil Sat Binmas Polres Nunukan membagikan 50 lembar Bendera Merah Putih ukuran kecil kepada para siswa untuk membangkitkan semangat nasionalisme, serta memasang 1 lembar bendera ukuran besar di tiang bendera sekolah.

Kegiatan kedua dilaksanakan pukul 09.00 WITA di Jalan Ujang Dewa, Kelurahan Nunukan Selatan, dipimpin langsung Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. bersama Pejabat Utama Polres Nunukan. Sasaran pembagian bendera adalah pengendara R2, R4, dan R6 yang melintas. Sebanyak 40 lembar Bendera Merah Putih ukuran kecil dibagikan, disambut antusias oleh para pengendara yang langsung memasangnya di kendaraan masing-masing.

Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini, yang dinilai mampu menumbuhkan kebanggaan terhadap simbol negara serta memperkuat semangat kebangsaan.

*HIMBAUAN KAPOLRES NUNUKAN*

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. menyampaikan bahwa pembagian Bendera Merah Putih ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya Polres Nunukan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan masyarakat, khususnya menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia menegaskan, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga sarana edukasi untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menghargai dan menjunjung tinggi Bendera Merah Putih sebagai lambang negara.

Kapolres Nunukan juga menginstruksikan kepada seluruh Kapolsek jajaran agar turut berperan aktif melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing, dengan menyasar pelajar, pemuda, dan berbagai lapisan masyarakat. Melalui pendekatan yang edukatif dan langsung menyentuh masyarakat, diharapkan dapat terbentuk generasi muda yang berkarakter nasionalis, disiplin, serta bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.(*)

SEMANGAT MERAH PUTIH JELANG HUT RI KE-80, POLSEK SEMBAKUNG DAN SAT SAMAPTA POLRES NUNUKAN BAGIKAN BENDERA MERAH PUTIH KEPADA WARGA

NUNUKAN – Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, Personel Polsek Sembakung dan Sat Samapta Polres Nunukan menggelar kegiatan pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih kepada masyarakat pada Minggu (10/08/2025).

Di Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Personel Polsek Sembakung membagikan 50 lembar bendera ukuran kecil dan 10 lembar bendera ukuran besar kepada warga, khususnya pemilik kendaraan roda dua. Warga terlihat antusias menerima bendera dan langsung memasangnya di kendaraan maupun di depan rumah. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme serta kecintaan terhadap simbol-simbol NKRI.

Sementara itu, di wilayah Kelurahan Nunukan Barat, Sat Samapta Polres Nunukan membagikan 25 lembar bendera ukuran besar kepada warga yang berada di Jalan Kampung Timur, Jalan Kampung Pisang, dan Jalan Persemaian. Warga juga menyambut dengan gembira dan segera memasang bendera di rumah masing-masing.

Himbauan Kapolres Nunukan Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. memerintahkan seluruh Kapolsek jajaran untuk berperan aktif melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing, khususnya menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan dan penghormatan terhadap simbol negara.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin menghargai Bendera Merah Putih sebagai lambang kedaulatan negara, sekaligus terjalin sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan warga masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Kapolres.(*)

Polres Nunukan Gelorakan Nasionalisme Lewat Pembagian Bendera, Pemasangan dan Edukasi Cinta Bendera Merah Putih

NUNUKAN – Dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sat Lantas Polres Nunukan bersama Polsek Jajaran Polres Nunukan melaksanakan kegiatan pembagian, pemasangan, dan edukasi Cinta Bendera Merah Putih secara serentak di wilayah hukum Polres Nunukan pada Jumat (8/8/2025).

Kegiatan diawali oleh Sat Lantas Polres Nunukan yang dipimpin oleh AKP Adek Taufik, S.I.K.,M.H (Kasat Lantas Polres Nunukan). sekitar pukul 07.00 WITA dengan membagikan 25 lembar bendera merah putih ukuran kecil kepada para pengendara roda dua dan roda empat di wilayah Nunukan. Aksi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan rasa bangga masyarakat terhadap simbol negara, sekaligus memberi teladan sikap cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan pengguna jalan.

Selanjutnya, Polsek Sebatik Barat bersama Pemerintah Kecamatan Sebatik Barat menggelar kegiatan pemasangan dan pembagian bendera merah putih di berbagai titik strategis, seperti Tugu Pramuka Jalan Manunggal Desa Binalawan, Puskesmas Setabu, Lapangan Sepak Bola Lapio, dan Simpang Tiga Jalan Imam Amin Desa Setabu. Sebanyak 150 bendera dipasang dan 150 bendera dibagikan kepada warga, sehingga total 300 bendera berkibar di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Kegiatan ini berhasil meningkatkan jiwa nasionalisme masyarakat, menumbuhkan kesadaran menghormati bendera sebagai simbol kedaulatan negara, dan mempererat sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat.

Di waktu yang sama, Kapolsek Sebuku melaksanakan edukasi Cinta Bendera Merah Putih dan Cinta Tanah Air kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Sebuku dan SMP Negeri 1 Tulin Onsoi. Materi yang disampaikan menanamkan rasa cinta terhadap bendera sebagai lambang negara, mengajak pengibaran serentak bendera merah putih pada 1–31 Agustus 2025, serta menegaskan larangan adanya bendera lain yang dikibarkan lebih tinggi atau lebih besar dari bendera negara.

Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghormati dan mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai simbol kedaulatan negara, khususnya dalam menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menjadi sarana mempererat kemitraan antara aparat keamanan dan warga di wilayah perbatasan.(*)

Gerakkan Petani Tanam Jagung, Polda Sulsel Sosialisasikan Harga Beli Pemerintah di Media Sosial

Makassar – Sulsel, Satuan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polda Sulsel proaktif melaksanakan sosialisasi pembelian jagung dari petani oleh Pemerintah melalui Bulog, dengan ketetapan harga yang ditentukan pemerintah, yakni Rp 5.500 per kg kadar air 18-20 % dan Rp.6.400/Kg kadari air 14 %. 

Hal ini terungkap dalam sosialisasi penyerapan jagung petani di Sulawesi Selatan yang digelar Polda Sulsel dan jajaran Polres dengan memanfaatkan jejaring sosial.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka membantu BULOG dalam pelaksanaan tugas sebagai lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk menyerap jagung sebagai Cadangan Jagung Pemerintah (CJP).

Sosialisasi yang memanfaatkan sarana media sosial ini juga melibatkan seluruh Polres jajaran yang merupakan bagian dari implementasi Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Mekanisme Pengadaan Jagung Dalam Negeri Tahun 2025, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin pendapatan petani jagung melalui Inpres 10 Tahun 2025.

Kabagbinkar Biro SDM Polda Sulsel AKBP Candra Kurnia Setiawan saat dikonfirmasi, Rabu (30/7/2025), menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para petani terkait harga pembelian pemerintah sebesar Rp5.500 dan Rp.6.400 per kilogram dan standar kualitas jagung yang dapat diserap.

“Jagung yang diserap Bulog statusnya sebagai cadangan pemerintah, sehingga kami perlu menyampaikan informasi lengkap kepada petani terkait kualitas dan harganya,” ujar AKBP Candra.

Ia menjelaskan, mekanisme penyerapan dilakukan langsung dari petani. Petani membawa jagung ke gudang Bulog didampingi para Bhabinkamtibmas dan Polisi penggerak, kemudian dilakukan pemeriksaan kualitas. Apabila memenuhi standar, maka jagung diserap dan disimpan di gudang Bulog, dan petani langsung menerima pembayaran sesuai harga yang telah ditentukan. Dan juga Bulog yang akan menjemput ke para petani. Terangnya.

Adapun standar kualitas jagung yang diterima Bulog antara lain: Kadar air maksimal 14%, Aflatoksin maksimal 50 ppb, bersih dari biji mati, tongkol jagung, dan benda asing lainnya,

AKBP Candra menegaskan bahwa nantinya Bulog hanya bertugas menyerap dan menyimpan jagung sebagai cadangan, sementara pendistribusiannya akan menunggu penugasan lebih lanjut dari pemerintah pusat. ini sesuai arahan dari Dirut Bulog RI saat menggelar rapat anev ketahanan pangan dengan seluruh Polda dan Polres jajaran Indonesia beberapa hari lalu.

Penugasan penyerapan jagung ini juga Bekerja sama Bulog dan Polri untuk ikut membantu membina petani jagung untuk meningkatkan produksi dan memastikan penyerapan sesuai prosedur. Kegiatan ini turut didukung oleh Mitra jagung, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel Polda Sulsel serta berbagai stakeholder terkait.

Dari hasil sosialisasi nantinya kami berharap para petani memahami bahwa jagung yang diserap bukan menjadi milik Bulog, melainkan sebagai Cadangan Jagung Pemerintah. Para petani juga semakin memahami pentingnya menjaga kualitas hasil panen sesuai standar yang ditetapkan agar bisa diterima oleh Bulog. Tutup AKBP Candra.

*Putra Daeng

Dandim 1406 Wajo Kunjungi Koramil 1406-08 Sabbangparu, Kapolsek Sabbangparu Tekankan Pentingnya Sinergitas Forkopimcam

WAJO – Kapolsek Sabbangparu AKP Rezki G, SH bersama Kanit Intelkam Bripka Muhammad Ali menghadiri kegiatan kunjungan kerja Dandim 1406 Wajo Letkol Inf. Haryanto, S.I.P di Markas Koramil 1406-08 Sabbangparu, Rabu (30/07/2025) pukul 10.15 Wita.

Kunjungan yang berlangsung di Jalan Poros Sengkang – Cabbenge, Lingkungan Paseru, Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu ini bertujuan mempererat silaturahmi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sabbangparu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1406 Wajo Letkol Inf. Haryanto, S.I.P, Danramil 1406-08 Sabbangparu Lettu Tahir, Kapolsek Sabbangparu AKP Rezki G, SH, Kepala PLKB Kecamatan Sabbangparu H. Asikin, Kepala BPP Sabbangparu Mahmud, ST, Kepala PKM Sabbangparu Mardiana, S.Ked, Lurah Tallotenreng Haryanto, S.Sos, para kepala desa di Sabbangparu, serta 15 personel Koramil 1406-08 Sabbangparu.

Acara diawali dengan laporan Danramil 1406-08 kepada Dandim 1406 Wajo, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi bersama para tamu undangan. Dalam arahannya, Dandim 1406 Wajo menekankan pentingnya sinergitas TNI-Polri dan pemerintah kecamatan dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Sabbangparu.

Kapolsek Sabbangparu AKP Rezki G, SH dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh elemen Forkopimcam.

“Kami dari Polsek Sabbangparu akan terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah kecamatan demi menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung program pembangunan di wilayah Sabbangparu. Sinergitas ini adalah kunci menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujar AKP Rezki G.

Usai pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama Forkopimcam Sabbangparu. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 12.05 Wita dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.

**KASI HUMAS POLRES WAJO*/ Vetty Rilla