Bone-Berandankrinews.com
Setelah hujan mengguyur beberapa hari terakhir kondisi jalan penguhubung antara kecematan Lappariaja – kecematan Tellu Limpoe dan beberapa Desa rusak parah dan sangat memprihatinkan, dimana jalan tersebut adalah akses utama masyarakat,” Senin (13/07/20)”.
Bhabinkamtibmas Polsek Lapri Polres Bone Briptu Andi Muh. Iqbal R atau biasa di panggil Andi Iqbal, tidak sungkan membantu mendorong pengendara untuk melewati jalan yang rusak, dimana kondisi jalan sudah rusak parah dan licin sehingga jalan yang menghubungkan dua Kecematan dan beberapa Desa tersebut sangat di keluhkan masyarakat yang Melintas.
Briptu Andi Iqbal mengatakan” inilah tugas kami sebagai Pelindung dan pengayom masyarakat, kami akan hadir ditengah-tengah masyarakat dan tidak akan pernah mengenal kata lelah,” Ucapanya”.
Salah satu warga yang melintas mengatakan,” saya sangat terbantu dengan adanya polisi, jika tidak ada polisi yang membantu saya pasti bingung mau berbuat apa karena jalannya licin dan menanjak, terima kasih pak polisi atas bantuannya, “Ucap warga tersebut”.
Secara terpisah Kapolsek Lapri Polres Bone Akp Ahmad Jafar, S.Sos membenarkan, “adanya Kondisi jalan yang rusak dan memprihatinkan yang dimana jalan tersebut Ialah penghubung antar kecematan dan beberapa desa apalagi jalan tersebut akses utama masyarakat,” ungkap Akp Ahmad Jafar”.
Apa yang dilakukan oleh Briptu Andi Iqbal untuk membantu warga untuk melewati jalan rusak dan licin ialah bentuk kepedulian kami sebagai anggota kepolisian kepada masyarakat dan saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Briptu Andi Iqbal,” tutup Kapolsek Lapri”.(Humas polres Bone)
NUNUKAN – Dalam pelasanaan Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) selain sasaran Fisik berupa pembangunan insfrastruktur juga ada sasaran non fisik berupa, bakti sosial, pelayanan kesehatan dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaan program TMMD ke-108 Kodim 0911/Nnk yang berlokasi di Desa Makmur dan Desa Sanur Kecamatan Tulin Onsoi Kabupaten Nunukan Satgas TMMD berikan pelajaran pada anak-anak untuk mengulang pelajaran mereka sebelumnya, dikarenakan selama pandemi covid-19 ini anak-anak sekolah diliburkan, Kamis (09/07/2020).
Peltu Candra Bati Bhakti TNI Kodim 0911/Nnk pada siang tadi, meluangkan waktu untuk memberikan dan membimbing anak-anak Desa untuk belajar bersama di Kotis Satgas TMMD ke-108.
Peltu Candra mengatakan “Untuk mengisi waktu senggang dan meningkatkan minat belajar pada anak-anak khususnya dimasa pandemi ini. Gemar membaca, sehingga anak-anak belajar dirumah itu seperti suatu hal yang sangat dibutuhkan. Maka dari itu disini kami bersama mengulas pelajaran sekolah kembali dan menggiatkkan untuk gemar membaca.” ujarnya.
Walaupun pekerjaan dalam membangun sasaran fisik dalam proses pengerjaan. Satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan belajar sambil bermain ini dilakukan untuk mengajarkan hal-hal positif kepada masyarakat dan juga anak-anak setempat.
MAGELANG – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin upacara Penutupan Pendidikan & Wisuda Sarjana Taruna / Taruni Tingkat IV Akademi Militer TA 2019/2020 kemarin pagi (Senin 6 Juli 2020) di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
Demikian disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus yang hadir di tengah acara tersebut.
Kadispenad menerangkan bahwa Taruna dan Taruni Akmil semuanya berjumlah 254 orang, terdiri dari 234 Taruna dan 20 Taruni. Upacara di Lapangan Pancasila Akademi Militer itu juga dihadiri sebagian orang tua Taruna dan Taruni. Setelah Upacara Tupdik, di tempat yang sama dilanjutkan dengan acara wisuda sarjana dan sumpah prajurit.
Ada yang berbeda dalam upacara penutupan pendidikan tahun ini daripada tahun sebelumnya. Seluruh peserta upacara dan para Taruna dan Taruni menggunakan masker.
Pada penganugerahan penghargaan Adhi Makayasa dan Anindya Wiratama, Taruna dan Taruni penerima penghargaan mengalungkan sendiri penghargaan yang diterimanya dan mengambil piagam penghargaannya di atas meja. Hal ini dikarenakan untuk mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Pada upacara penutupan pendidikan, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan ucapan selamat kepada seluruh Taruna dan Taruni Tingkat IV (Sermatutar) yang telah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun dengan baik. Selanjutnya mereka berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan S.Tr (Han).
“Kasad juga menyampaikan ucapan selamat kepada lulusan terbaik Taruna (Putra) yang mendapatkan piagam dan medali penghargaan Adhi Makayasa yang diraih oleh Sermatutar Angga Andhika Yudha, dan juga penghargaan Anindya Wiratama kepada lulusan terbaik Taruni (Putri) yang diraih oleh Sermatutar Heny Puspitasari,” ujar Nefra.
Lanjut Nefra, semua penghargaan tersebut adalah bentuk pengakuan atas kerja keras dan potensi diri yang telah ditunjukkan para Taruna selama pendidikan.
” Pimpinan TNI AD (Kasad) juga berharap agar prestasi yang telah diraih dapat terus dikembangkan dalam berkarier sebagai perwira TNI AD nantinya, ” ucap Alumni Akademi Militer tahun 1992 itu.
Kasad juga meminta kepada seluruh Taruna dan Taruni agar terus belajar dan berlatih, mengembangkan kemampuannya masing-masing menjadi perwira yang profesional dan pemimpin TNI AD yang kelak dapat diandalkan dan siap ditempatkan di satuan-satuan TNI AD yang menjadi prioritas baik satuan tempur, satuan bantuan tempur dan satuan bantuan administrasi yang tersebar di seluruh wilayah NKRI.
Lulusan Akademi Militer tahun ini terbagi dalam 10 ( sepuluh) korps kecabangan di TNI AD, antara lain kecabangan Infanteri 116 Taruna; Kavaleri 24 Taruna; Armed 19 Taruna; Arhanud 20 Taruna; Zeni 25 Taruna 2 Taruni; Penerbad 13 Taruna 3 Taruni; Bekang 7 Taruna 6 Taruni; Perhubungan 3 Taruna 2 Taruni; Peralatan 2 Taruna 2 Taruni; Polisi Militer 5 Taruna 5 Taruni.
”Selamat bertugas kepada para perwira muda TNI Angkatan Darat tahun 2020,” pungkas Kadispenad mengutip pernyataan Kasad.
Rangkaian kegiatan upacara itu, dimeriahkan Playpass dan Display GSCL (Genderang Suling Caka Lokananta) disertai peragaan defile taruna dan taruni tingkat IV yang disaksikan oleh Kasad beserta undangan lainnya.
Setelah upacara penutupan, para Taruna dan Taruni yang menyelesaikan pendidikan diberikan kesempatan untuk bertemu dengan para orangtua yang telah menunggu di sekitar lapangan upacara. Rasa bahagia dan haru tumpah ruah di lapangan upacara. Kasad berkesempatan menemui para orangtua Taruna dan Taruni di lapangan, dan juga menemui dan menghibur para Taruna dan Taruni yang orangtua mereka belum dapat hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkostrad, Dankodiklat TNI AD, Danjen Akademi TNI, Gubernur Akmil, Para Danpuscab, para pejabat teras di lingkungan TNI AD, Pejabat Distribusi Akademi Militer dan Para Gumil, Dosen, Pengasuh dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, serta 1142 Taruna dan Taruni Tingkat I,II,III dan IV.
NUNUKAN – Jalan Setapak dan bersemak yang menghubungkan antara Desa Sanur dan Desa Makmur kecamatan Tulin Onsoi kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara, sekarang sudah terlihat menjadi jalan yang terang dan lebar. Pembangunan badan jalan sepanjang 1.600 Meter tersebut menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TMMD ke 108 Wiltas kodim 0911/Nunukan.
Memasuki hari keenam pada Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Wiltas Kodim 0911/Nunukan mulai terlihat jelas hasil yang cukup signifikan. Hal tersebut berkat semangat dan kerja keras serta kemanunggalan antara TNI dan warga Desa yang selalu bersama bahu membahu dalam melaksanakan setiap kegiatan.
Tersirat harapan yang cerah dari warga di dua desa tersebut, karena kehadiran TMMD ke 108 Kodim Nunukan menjawab semua kesulitan dan keluh kesah warga selama ini,” Saat ini mereka akan segera menikmati Jalan baru yang kami bangun secara bergotong royong,tanpa mengenal waktu, Minggu (05/07).
“Kami Sangat senang program TMMD bisa masuk di desa kami. Jalan yang dulunya hanya setapak dan penuh semak serta sulit dilalui oleh kendaraan, Kini sudah terlihat sangat jauh lebih baik dari sebelumnya. Jalan ini sangat penting untuk kami khususnya mengangkut hasil kebun kami,” Ucap Markus (37) warga Desa Sanur.
Hal yang senada juga disampaikan oleh bapak Erwin (40) warga desa makmur yaitu selama ini jalan yang menghubungkan dua desa ini sangat sulit dilalui, terlebih jika desa kami tengah dilanda hujan. Terimakasih kasih yang tak terhingga untuk TNI, dengan pembangunan jalan kami melalui program TMMD ini,” Ungkapnya.
Landak – Kamis (2/7/20) – Guna memperkuat sinergitas, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Landak. Bertempat di aula Kantor Bupati Landak.
Pangdam XII/Tpr dalam kunjungan ini didampingi oleh Asintel Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Moch. Sulistiono, Asops Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, Aslog Kasdam XII/Tpr, Kolonel Kav Asep Solihin dan Kazidam XII/Tpr, Kolonel Czi Sukamdi.
Sedangkan hadir dari Forkopimda Landak diantaranya Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Ketua DPRD Landak, Heri Saman, Kapolres Landak, AKBP Ade Kuncoro Ridwan S.I.K., Kasdim 1201/Mph, Mayor Inf Andreas serta unsur Forkopimda lainnya.
Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad usai melaksanakan silaturahmi menjelaskan, kunjungan kali ini dalam rangka pertama, untuk berkoordinasi tentang perkembangan situasi yang ada di wilayah khususnya di Kabupaten Landak
Kemudian yang kedua, Kodam XII/Tpr sebagai pembina potensi pertahanan juga berkoordinasi tentang bagaimana konsep – konsep rencana pengembangan pertahanan kedepan. Berkaitan dengan tugas pokok kodam khususnya yang terkait dengan adanya fasilitas – fasilitas yang akan disiapkan dengan Kabupaten Landak.
“Dari hasil silaturahmi ini kita sudah mendapatkan hasil, sepakat untuk membentuk tim terpadu untuk menentukan langkah – langkah berikutnya. Semoga apa yang kita lakukan ini dapat menambah kesejahteraan masyarakat Landak serta bisa membantu dalam aspek pembangunan Provinsi Kalbar,” jelasnya mengharapkan.
Selanjutnya terkait dengan penanganan Covid-19, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, sekarang ini Gugus Tugas Provinsi Kalbar sudah bisa menekan laju perkembangannya. Memang ada beberapa wilayah yang ada peningkatan.
Ini menjadi prioritas bersama. Intinya bahwa dalam menanggulangi Covid-19 ini yang pertama, kita harus disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan, itu yang paling penting. Oleh karena itu strategi kita yang dalam hal penanganan kesehatan kita harus memperbanyak rapid test dalam rangka mencari atau menyisir orang-orang yang OTG karena sumber dari wabah ini sekarang OTG.
“Tanpa gejala tapi membawa virus sehingga hal ini tentunya kita menghimbau kepada masyarakat apabila masyarakat dirapid mohon supaya mengikuti. karena ini untuk mengendalikan Covid-19. Kita tidak boleh phobia, tidak boleh takut, karena sudah banyak masyarakat yang positif bisa sembuh,” katanya.
Pangdam XII/Tpr menghimbau kepada masyarakat bila ada rekan – rekannya yang positif jangan dikucilkan demikian juga kalau ada rapid test jangan takut.
“Kita akan turunkan hingga kita bisa new normal, makanya perlu kerja keras, masyarakat sebagai garda terdepan. Karena bagaimanapun juga masyarakat inilah yang menentukan berkembang atau tidaknya Covid-19,” himbaunya.
Selanjutnya juga menyampaikan, TNI bersama Polri dengan komponen pemuda di Kalbar juga menurunkan tim penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka mendukung pemda turut ikut menyadarkan masyarakat disiplin protokol kesehatan.
Sedangkan terkait dengan upaya penanganan Karhutla, Pangdam XII/Tpr mengatakan, sesuai dengan yang telah dirapatkan dengan pusat bahwa disamping menangani Covid-19 pemerintah tidak boleh mengabaikan Karhutla. Untuk Kalbar sementara ini masih diuntungkan, sampai dengan bulan Juli hingga awal bulan Agustus masih terjadi curah hujan yang cukup.
“Ini bisa membantu kita di Karhutla. Namun demikian nanti setelah Agustus – September kemungkinan akan kemarau. Apa yang sudah menjadi program langit biru kita mengharapkan untuk masyarakat ini bisa membuka lahan tanpa membakar,” imbaunya juga.
Pangdam XII/Tpr menyampaikan untuk Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas siap membantu masyarakat apabila akan membuka ladang. Adanya relawan yang ada di tiap desa ini diharapkan peran dari relawan bisa membantu apabila mereka masyarakat membuka lahan tanpa harus dengan membakar. Apabila terpaksa membuka lahan dengan membakar maka relawan akan menunggu dan menjaga api agar tidak melebar dan sebagainya.
“Yang paling penting untuk Karhutla adalah pencegahan. Jangan sampai ada titik api timbul bagaimana itu juga menjadi persoalan kita. Mari kita bersama-sama masyarakat untuk bahu membahu untuk bisa menjaga agar wilayah Kalbar khususnya Landak tidak ada hotspot – hotspot, kalaupun ada bisa dikendalikan,” ajak Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.
Sedangkan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka silaturahmi kemudian koordinasi dan komunikasi berkaitan dengan Covid-19. Dimana Pangdam XII/Tpr sebagai bagian dari Gugus Tugas Provinsi untuk mengingatkan Pemerintah Daerah Landak agar tetap waspada. Karena Covid-19 ini masih ada dan masih menjadi ancaman.
“Kemudian diharapkan agar kita lebih proaktif mensosialisasikan lagi kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan, sehingga kita bisa terus menurunkan angka kasus yang positif menuju ke persiapan untuk new normal,” katanya.
Selanjutnya juga mengatakan pertemuan ini dalam rangka koordinasi dan komunikasi berkaitan dengan pertahanan. Karena Kabupaten Landak termasuk dekat dengan wilayah perbatasan yang tentu ada hal-hal yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan.
“Apa saja yang harus kita siapkan di Kabupaten Landak ini, kami sambut dengan baik dan semoga kita bisa terus menjalin koordinasi dan komunikasi di masa yang akan datang,” pungkas Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.