Rahmawati Zainal Lepas Kontingen Jambore Antarbangsa Nusantara Tawau Ke-3

NUNUKAN – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka (Praja Muda Karana) Kalimantan Utara (Kaltara) Hj. Rahmawati Zainal, S.H., didampingi Sekretaris Kwarda Kaltara Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si., dan Ketua Kontingen Ir. Yosua Batara Payangan, S.T., M.Si., melepas Kontingen Jambore Antarbangsa Nusantara Tawau ke-3 di Pelabuhan Tunon Taka, Kamis (29/5).

Rahmawati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada 150 Pramuka terbaik dari seluruh kabupaten / kota di wilayah Kaltara yang akan mewakili negara dan daerah dalam ajang internasional.

“Partisipasi pembina dan adik-adik dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata dari semangat persaudaraan, pengembangan karakter, dan diplomasi pemuda yang ditanamkan dalam gerakan Pramuka,” ucap Rahmawati

Ia menuturkan pada momen ini adalah panggung untuk menunjukkan bahwa gerakan Pramuka Kaltara siap hadir, berkontribusi, dan bersaing secara positif di dunia internasional.

Oleh karena itu, Rahmawati menitipkan pesan kepada seluruh peserta agar selalu menjaga nama baik bangsa Indonesia, provinsi Kaltara, dan daerah masing – masing dalam setiap ucapan dan perbuatan.

“Menjadi pribadi yang aktif, disiplin, sopan, dan terbuka terhadap perbedaan budaya. Menjalin persahabatan dan kerja sama dengan sesama peserta dari berbagai negara. Senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan diri dan mematuhi arahan para pembina dan pendamping,” pesan Rahmawati.

Dalam kesempatan ini Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kaltara, Rahmawati menerima cinderamata dari Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Nunukan, Hermanus, S.Sos., dan dilanjutkan foto bersama seluruh peserta Kontingen Jambore Antarbangsa Nusantara Tawau ke-3.

(dkisp)

Wagub Paparkan Strategi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Kaltara

TARAKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menyampaikan sejumlah strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan yang tengah dijalankan oleh pemerintah provinsi. Strategi tersebut disampaikan dalam Forum Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kaltara yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltara, Rabu (28/5/2025).

Dalam forum yang mengangkat tema “Perekonomian Kaltara di Tengah Perang Dagang, Menavigasi Peluang Tumbuh Berkelanjutan” tersebut, Ingkong Ala menyampaikan apresiasinya kepada BI atas komitmen menyusun dan mempublikasikan laporan ekonomi secara berkala.

“Publikasi ini menjadi referensi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang akurat dan adaptif terhadap dinamika global,” ujar Ingkong Ala di Kantor BI Perwakilan Kaltara.

Ingkong Ala mengakui bahwa dinamika ekonomi global seperti perang dagang dan gangguan rantai pasok telah memengaruhi kinerja ekonomi, termasuk di tingkat daerah. Meski demikian, Kaltara yang memasuki usia ke-12 tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Menurutnya, posisi strategis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia membuka peluang untuk memperkuat kerja sama ekonomi lintas negara.

“Untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan, kami mendorong hilirisasi sektor unggulan seperti industri berbasis sumber daya alam, pengembangan energi hijau, serta membangun ekosistem digital yang inklusif,” jelasnya.

Wagub Ingkong memaparkan empat langkah strategis yang tengah dijalankan pemerintah provinsi.

Pertama, peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah. Kedua, penguatan sektor UMKM dan pelaku usaha informal. Ketiga, percepatan pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi. Keempat, perluasan kerja sama ekonomi regional dan internasional.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi ekonomi Kaltara.

“Kami membutuhkan sinergi antara pemerintah, otoritas fiskal dan moneter, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat. Forum seperti ini penting sebagai wadah berbagi gagasan dan merumuskan solusi bersama,” katanya.

Di akhir sambutannya, Ingkong mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bergotong royong membangun Kaltara agar menjadi daerah yang tangguh, inklusif, dan kompetitif secara global.

Forum tersebut turut dihadiri Kepala BI Kaltara Hasiando G. Manik, Direktur Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Kaltim–Kaltara Ansyori Abdullah, dan Chief Economist Bank Permata Josua Pardede. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltara, Hj. Hasriyani, serta unsur Forkopimda dari tingkat kota dan provinsi.

(dkisp)

Dua Jurnalis Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan, Usai Liputan Sertijab Dirkrimsus Polda Kaltara

TANJUNG SELOR – Dua jurnalis di Bulungan mengalami perlakuan tidak menyenangkan usai meliput kegiatan Sertijab Dirkrimsus Polda Kalimantan Utara (Kaltara) di Mapolda pada Rabu 28 Mei.

Kedua wartawan media online itu bernama Bli Wahyu Rahadia dari publika.com dan Febrian kaltaraaktual.com.

Bli Wahyu Rahadia mengungkapkan, pihaknya mengaku terkejut setelah mendapat intimidasi dari oknum Polda Kaltara tersebut.

“Harusnya kalau kami tidak boleh meliput sudah disampaikan sebelum upacara sertijab digelar,” kata Bli Wahyu.

“Usai acara kami juga sempat bersalaman dan tegur sapa dengan pak Kapolda dan Pejabat Utama Polda Kaltara, lantas dimana salah kami,” tambah dia.

Bli Wahyu Rahadia menegaskan bahwa tindakan oknum polisi tersebut telah melanggar kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28F ayat (1) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 ayat (1).

“Kebebasan pers adalah hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi. Hal ini termasuk hak untuk meliput peristiwa di Polda seperti peliputan kegiatan Sertijab di Polda Kaltara,” tegasnya

Bli juga mengaku kecewa atas perlakuan oknum Polda tersebut bahkan dirinya terkejut setelah mendapatkan fotonya yang dilingkari warna merah

“Yang jelas ini sudah bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko saat dikonfirmasi mengatakan akan membahas kejadian tersebut di internal Polda Kaltara.

“Kebetulan saya masih di Jakarta, besok saya akan bicarakan dalam internal lebih dahulu bersama bapak Kapolda, Terima kasih atas masukannya,” tutupnya.(*)

Gubernur Silaturahmi Masyarakat Desa Mamolo Nunukan, Bahas Perkembangan Rumput Laut

NUNUKAN – Setelah mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengoperasian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum melakukan kunjungan dan silaturahmi ke desa Mamolo, Kabupaten Nunukan, Selasa (27/5) malam.

Kedatangan Gubernur Kaltara tersebut disambut hangat dan meriah oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat nelayan di desa Mamolo.

“Saya sangat berbahagia dapat bertemu dengan saudara-saudara sekalian, terlebih para warga masyarakat di sini, merupakan warga masyarakat yang mata pencariannya di laut seperti petani rumput laut dan nelayan,” ucap Gubernur Zainal.

Di momen silaturahmi ini, Gubernur Zainal berdiskusi bersama masyarakat membahas berbagai isu penting seperti tantangan produksi, pemasaran, serta dukungan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para nelayan dan petani rumput laut.

Gubernur Zainal menegaskan komitmennya untuk memberikan solusi nyata dan dukungan yang diperlukan, agar sektor rumput laut dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.

Terakhir ia berharap pertemuan silaturahmi ini, dapat terus terjalin dan selalu bersinergi antar pemerintah provinsi dengan masyarakat agar bersama – sama berkomitmen dalam membangun provinsi Kalitara yang maju dan sejahtera.

(dkisp)

Gubernur Kaltara Hadiri Rakor Strategis Pengoperasian PLBN Sebatik: Wujudkan Layanan Prima dan Penguatan Kedaulatan di Perbatasan

SEBATIK — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengoperasian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik yang digelar di Aula PLBN Sebatik, Selasa, (28/05).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt. Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Letjen TNI (Purn) Dr. Hilman Hadi, serta dihadiri perwakilan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Forkopimda Kaltara dan Nunukan, pejabat daerah, serta jajaran instansi terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa PLBN Sebatik bukan sekadar gerbang lintas antarnegara, tetapi juga simbol kedaulatan Indonesia di hadapan negara tetangga.

Oleh karena itu, pengoperasian PLBN Sebatik yang merupakan bagian dari program prioritas nasional, menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan menyusun strategi pengelolaan kawasan perbatasan yang terpadu, berkelanjutan, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen penuh untuk mendukung percepatan pengoperasian PLBN Sebatik demi mewujudkan pelayanan publik yang prima, meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan, serta memperkuat kehadiran negara di wilayah terluar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan perbatasan.

“Kawasan perbatasan tidak hanya menjadi penjaga kedaulatan, tetapi juga harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing,” ujarnya.

Dalam Rakor ini, dibahas berbagai strategi konkret untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan di PLBN, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat perbatasan, serta memastikan keamanan wilayah yang strategis.

Gubernur Kaltara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan pengoperasian PLBN Sebatik, baik dari sisi infrastruktur, kelembagaan, maupun layanan lintas batas.

Usai Rakor, Gubernur Kaltara bersama Plt. Deputi I KSP, perwakilan BNPP, dan jajaran terkait melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas PLBN Sebatik.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur, pelayanan, dan sistem pendukung yang ada agar dapat beroperasi optimal dalam mendukung aktivitas lintas batas masyarakat, memperkuat konektivitas antarnegara, serta meningkatkan keamanan wilayah perbatasan.

Rakor ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang implementatif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sehingga PLBN Sebatik dapat menjadi wujud nyata kehadiran negara di wilayah perbatasan.

Kaltara siap menjadi mitra aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Sentris dan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar.

dkisp