Wagub Bertemu Komisi IV DPR RI, Bahas Upaya Pengembangan Sektor Kelautan Perikanan di Kaltara

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si bertemu dengan Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hasan Saleh di Jakarta pada Sabtu (23/8).

Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pusat untuk meningkatkan produksi serta daya saing komoditas kelautan dan perikanan asal Kaltara di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam pertemuannya, Wagub Ingkong juga didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, Rukhi Syayahdin, S.ST.Pi., menyampaikan bahwa Kaltara memiliki potensi perikanan yang sangat besar, mulai dari perikanan tangkap hingga budidaya.

Namun, lebih lanjut ia mengatakan untuk mengelolanya sektor perikanan dan kelautan secara maksimal, sangat diperlukan dukungan infrastruktur, teknologi, dan kebijakan yang tepat dari pemerintah pusat.

“Kami membutuhkan dukungan penuh, khususnya dari Komisi IV DPR RI, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, seperti laboratorium dan bantuan alat pendukung yang lain,” kata Wagub Ingkong.

Sementara itu, Hasan Saleh yang juga merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara menyambut baik atas inisiatif dan program yang disampaikan oleh Wagub Ingkong.

“Insyaallah Pak Wagub, kita teruskan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan,” sambut Hasan Saleh.

Hasan Saleh berharap pada pertemuan ini dapat menjadi langkah awal yang konkret untuk meningkatkan produksi, khususnya dari sektor kelautan dan perikanan di Bumi Benuanta.

Sinergi antara eksekutif dan legislatif dinilai krusial dapat memecahkan berbagai tantangan, dan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan program dan target pemerintah, serta kebutuhan masyarakat di daerah.

(dkisp)

Rahmawati Ajak Kader PKK Nunukan Manfaatkan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair

NUNUKAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj Rahmawati Zainal S.H., menghadiri Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sampah rumah tangga di Kantor Kecamatan Nunukan.

Dalam kunjungan kerja di bumi Penekindi Debaya, rombongan TP PKK Kaltara disambut langsung Ketua TP PKK Nunukan, Hj. Andi Annisa Muthia Sabri S.E., beserta Wakil Ketua TP PKK Nunukan beserta anggota di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Nunukan, Jumat (22/8) siang.

Ketua TP PKK Kaltara, Rahmawati menyampaikan rasa bangga dan sangat terharu atas penyambutan dan antusiasme para kader TP PKK Nunukan dan kecamatan yang hadir.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini tidak hanya mengajarkan keterampilan mengolah sampah, tetapi juga mengajak kader PKK untuk dapat berperan aktif dalam gerakan peduli lingkungan, pengendalian sampah, dan ketahanan pangan keluarga.

“Saya percaya dengan keterampilan yang diperoleh, ibu-ibu PKK bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, mulai dari rumah sendiri lalu ke tetangga hingga tingkat desa,” ucap Rahmawati.

Di kesempatan yang sama Ketua TP PKK Nunukan, Andi Annisa Muthia menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bahagia atas kunjungan rombongan TP PKK Kaltara di Nunukan.

“Sosialisasi pembuatan POC ini sangat penting. Selain mengurangi sampah rumah tangga, juga memberi nilai tambah dengan menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi kesuburan tanah dan tanaman,” ujar Andi Annisa

“Dengan pemanfaatan limbah organik, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi keluarga,” sambungnya.

Menurutnya, kehadiran TP-PKK Kaltara memberikan semangat dan motivasi bagi para pengurus TP PKK Nunukan dalam menjalankan program dan tugas yang diemban untuk masyarakat.

Dengan demikian hadirnya PKK diharapkan akan dapat memberi solusi terkait pengolahan sampah/limbah rumah tangga menjadi bisa lebih manfaat.

Kegiatan sosialisasi ini kemudian ditutup dengan penyerahan bibit tanaman pekarangan seperti cabai, tomat, pare dan bibit lainnya, oleh TP PKK Kaltara dan TP PKK Nunukan kepada TP PKK Kecamatan.

(dkisp)

Tegaskan Komitmen Gubernur Jadikan Kaltara Penyangga IKN

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, diwakili Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., hadiri sekaligus menjadi narasumber seminar “International Day of The World’s Indigenous People 2025”, bertajuk Pumpung Hai Borneo (The Great Borneo’s Assembly).

Seminar digelar di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Jumat (22/8) tersebut, dibuka Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.Ikom., yang dihadiri tokoh masyarakat adat Dayak dari tiga negara serumpun yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Dalam seminarnya, Bustan menyampaikan pandangan, dukungan, hingga komitmen Gubernur Kaltara untuk mempertahankan dan meneguhkan kebijakan Ibu Kota Nusantara (IKN) di pulau Kalimantan.

Lanjutnya, dukungan tersebut melalui sinergitas percepatan pembangunan, serta menjadikan Kalimantan sebagai superhub ekonomi Indonesia.

“Saya rasa kita harus menyamakan frekuensi kita, kalau secara ilmiah demografi tentu kita harus berikan dukungan secara penuh dan percepatan terkait realisasi IKN di Kalimantan,” kata Bustan.

Bustan menjelaskan Provinsi Kaltara sebagai salah satu daerah penyangga IKN terus berbenah diri, dan melakukan transformasi guna mendukung percepatan pembangunan IKN melalui penyediaan sumber energi terbarukan untuk memenuhi pasokan kebutuhan energi.

“Energi terbarukan ini tidak hanya menyuplai IKN dan daerah Kalimantan lainnya tetapi juga ke negara tetangga seperti ke Malaysia,” bebernya.

Dia juga mengungkapkan saat ini Provinsi Kaltara sedang dalam tahap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang dan PLTA Kayan dengan potensi energi lebih dari 9.000 mega watt.

Dengan potensi tersebut, diharapkan akan dapat terus digalakkannya pembangunan infrastruktur baik sarana dan prasarana di IKN, karena Provinsi Kaltara akan dapat segera menghasilkan pasokan energi yang dibutuhkan.

Pj. Sekprov Bustan menegaskan bahwa Provinsi Kaltara memiliki sumber daya energi terbarukan, kekayaan alam, serta masyarakat adat yang masih kuat.

“Kaltara melihat pembangunan IKN sebagai peluang besar untuk memperkuat daya saing, meningkatkan konektivitas, serta mendorong pembangunan hijau yang berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur Kaltara berkomitmen mendukung IKN melalui pemberdayaan masyarakat adat, serta keseimbangan pembangunan dan kelestarian berbasis green economy, decabonization, dan hilirisasi industri yang bernilai tambah tanpa merusak lingkungan.

“Dengan segala potensi tersebut, Kaltara akan berdiri di garis depan mendukung IKN, demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutup Bustan.

Dalam rangkaian acara tersebut dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama Gubernur se-Kalimantan dan Bupati/Walikota se-Kalimantan Tengah.

(dkisp)

Resmi Ditutup Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Lanto FC Juarai Final Bupati Cup Nunukan Tahun 2025

NUNUKAN – Mempertemukan Kesebelasan Perseto FC dan Kesebelasan Lanto FC di laga final, Turnamen sepakbola Bupati Cup Nunukan Tahun 2025 di Stadion Sungai Bilal resmi ditutup oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri.

Masyarakat Nunukan sangat antusias menyaksikan pertandingan seru ini, terlihat dengan padatnya penonton yang datang untuk menyaksikan secara langsung. Begitu pula dengan kehadiran Bupati Nunukan, ketua TP PKK Kab Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan, segenap unsur Forkopimda Nunukan, pimpinan instansi vertikal, serta kepala-kepala OPD yang juga datang langsung untuk menyaksikan laga final ini.

Dalam sambutannya Bupati Nunukan Irwan Sabri mengatakan dalam sebuah kompetisi apalagi kompetisi sepakbola tentu saja tidak lepas dari berbagai macam kekurangan di sana-sini, tensi pemain yang sangat tinggi, keputusan wasit yang dianggap kurang adil, maupun teriakan-teriakan penonton tidak jarang menimbulkan suasana yang panas, namun sampai saat kompetisi ini berlangsung lancar dan akan ditutup.

” Kita patut bersyukur semua itu masih berada dalam taraf yang wajar dan terkendali sehingga secara keseluruhan turnamen kali ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses”, tutur H. Irwan.

Bupati H. Irwan lanjut berharap segala persaingan dan dinamika yang terjadi selama berlangsungnya turnamen ini justru membuat para pemain, pelatih, official, perangkat pertandingan dan penonton bisa menjadi dewasa dan bijaksana.

H. Irwan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana turnamen sepakbola Bupati Cup Nunukan, para sponsor, pihak keamanan dan kepada semua pihak yang telah turut berperan aktif selama turnamen ini dilaksanakan dan berharap kedepannya supaya lebih baik lagi.

Dari berjalannya pertandingan 2 x 45 menit skor berakhir imbang 1 – 1, maka untuk mengetahui siapa pemenang dari pertandingan ini dilakukan perpanjangan waktu yaitu 2 x 15 menit, dan pada akhirnya gol pun tercipta oleh pemain dari Lanto pada babak pertama penambahan waktu. Sampai babak kedua penambahan waktu berakhir skor menjadi 2 -1 untuk keunggulan dari Lanto yang membuat Kesebelasan Lanto menjadi juara Bupati Cup Nunukan tahun 2025. Dengan kemenangan ini ,kesebelasan Lanto berhasil kembali mempertahankan gelar juara Bupati Cup Nunukan untuk yang ke 2 kalinya.

Selain laga Final Perseto FC versus Lanto FC, sebelumnya pada sore harinya, tak kalah seru kategori Old Star mempertemukan U38A dengan PGRI Kabudaya di laga finalnya. Pertandingan Final ini berakhir dengan kemenangan bagi PGRI Kabudaya dengan skor 2-1.

(PROKOMPIM)

*InJourney Aviation Services (IAS) Hadirkan Layanan Kelas Dunia dengan Sentuhan Lokal untuk Kesuksesan F1 Powerboat 2025*

*Balige, 21 Agustus 2025* – Setelah sukses digelar Aquabike Jetski World Championship, Danau Toba bersiap kembali untuk menjadi tuan rumah gelaran balap internasional F1 Powerboat yang akan diadakan pada tanggal 22-24 Agustus 2025. Penyelenggaraan kegiatan digagas oleh InJourney dan di managed oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Ajang ini adalah momen penting untuk mengangkat citra Danau Toba sebagai destinasi Water Sport Tourism dunia.

InJourney Aviation Services (IAS) sebagai bagian dari InJourney, mendapat kepercayaan untuk mendukung kesuksesan ajang internasional UIM-F1H2O World Championship Grand Prix of Indonesia. Pada perhelatan akbar ini, IAS dipercaya untuk mengelola layanan Cargo Logistic, Hospitality, serta Facility Management khusus bagi para pembalap dan tim internasional.

Sebanyak 17 kontainer dengan berat total kurang lebih 91.478 kg telah diberangkatkan dari pelabuhan belawan, sumatera utara menuju venue di Balige. Logistik tersebut diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan truck trailer yang selanjutnya dilakukan proses unloading container dan customs inspection di Balige yang merupakan lokasi untuk pelaksanaan F1 Powerboat World Championship 2025.

Sebagai bagian dari komitmennya menghadirkan layanan kelas dunia dengan ciri khas Indonesia, IAS juga menghadirkan para “Local Hero”, yaitu keterlibatan masyarakat lokal sebagai tenaga profesional dalam mendukung penyelenggaraan acara. Para pekerja lokal ini tidak hanya berkontribusi dalam layanan operasional, namun juga membawa keramahtamahan khas Indonesia untuk memberikan pengalaman yang berkesan bagi para peserta, tamu, dan pengunjung.

Komisaris IAS, Danang Parikesit, menyampaikan bahwa keterlibatan IAS bukan hanya soal teknis operasional, melainkan juga bagian dari upaya besar mendukung pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan di Danau Toba.

“Kami merasa bangga dipercaya oleh Injourney dan ITDC selaku host acara ini untuk mendukung F1 Powerboat 2025. Melalui layanan logistik, hospitality, dan facility management yang terintegrasi, serta hadirnya Local Hero dari masyarakat sekitar, IAS berkomitmen memberikan pelayanan berstandar internasional dengan sentuhan kehangatan khas Indonesia,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh IAS, ajang F1 Powerboat 2025 diharapkan dapat menjadi etalase global potensi wisata dan budaya Indonesia, serta menghadirkan dampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya masyarakat sekitar Danau Toba.

Sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Danau Toba terus memperkuat reputasinya sebagai panggung bagi event-event berskala internasional yang mengangkat potensi alam, budaya, dan sport tourism Indonesia. Penyelenggaraan dua event besar pada bulan kemerdekaan ini menjadi representasi nyata dari sinergi antara prestasi global dan identitas nasional yang membanggakan. (**)