Gubernur Buka Turnamen Basket Pelajar Kaltara 2025, Harapkan Lahir Banyak Atlet Berprestasi

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi membuka Turnamen Basket SMA/SMK Sederajat Piala Gubernur Kaltara 2025 yang digelar di Dome Sport Center, Selasa (16/9) malam.

Turnamen yang memperebut piala Gubernur Kaltara itu diikuti 20 tim pelajar dari seluruh kabupaten/kota di Kaltara,

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar adu keterampilan, melainkan investasi bagi masa depan olahraga daerah, selain itu akan menjadi ajang penting bagi pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet basket berbakat.

“Kita ingin turnamen ini melahirkan generasi atlet yang tangguh, bukan hanya untuk Kaltara, tapi juga untuk Indonesia,” ucap Gubernur.

Gubernur Zainal juga menekankan kepada peserta bahwa prestasi sejati lahir dari sportivitas. Terangnya, kemenangan tidak hanya dihitung dari skor, tetapi juga dari cara menghormati lawan, disiplin, dan menjunjung aturan permainan.

Kepada wasit dan perangkat pertandingan, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas agar kompetisi dapat berjalan jujur dan profesional.

“Kejujuran dan profesionalitas perangkat pertandingan akan menjaga marwah turnamen ini,” tegasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Saiful Bachry, S.E., jajaran Dispora Bulungan, KONI Kaltara, perwakilan PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI), unsur Forkopimda Kaltara, pelajar dan masyarakat.

(dkisp)

Wagub Bersama Tokoh Agama Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Pastori Gereja Toraja

BULUNGAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Toraja Jemaat Gunung Sinai Gerbang Kaltara, di Desa Sajau, Tanjung Palas Timur, Bulungan, Senin (15/9) .

Dalam kapasitasnya mewakili Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas terlaksananya agenda simbolis tersebut turut dihadiri oleh berbagai perwakilan pemerintah dan tokoh agama.

“Peletakan batu pertama ini tentunya bukan hanya momentum pembangunan fisik semata, melainkan juga wujud nyata iman, pengharapan, dan kasih dalam kehidupan bergereja,” ucap Wagub Ingkong dalam sambutannya.

Wagub Ingkong menjelaskan bahwa momen peletakan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Toraja ini menandai awal dari sebuah karya besar yang memiliki makna spiritual yang dalam.

“Ini merupakan awal dari karya besar untuk memperkokoh iman umat dan mempererat kebersamaan dalam melayani Tuhan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Wagub Ingkong menyampaikan harapannya agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa halangan. Ia juga berdoa agar kehadiran gedung baru ini dapat memberikan dampak positif bagi jemaat.

“Semoga pembangunan berjalan lancar, jemaat semakin dikuatkan dalam iman, semakin kokoh dalam persaudaraan, dan semakin tangguh dalam pengabdian,” tutupnya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan organisasi keagamaan. Tampak hadir Wilson Ului, Kepala Satpol PP dan PMK Kabupaten Bulungan yang mewakili Bupati Bulungan.

Serta hadir juga perwakilan dari Badan Musyawarah Antar Gereja, Pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKAT), serta Majelis Gereja Jemaat Gunung Sinai Gerbang Kaltara, menunjukkan dukungan dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan umat beragama dalam membangun infrastruktur yang menunjang kehidupan rohani masyarakat.

(dkisp)

Dorong Program Kaltara Terang, Gubernur Pemerataan Energi Listrik di Wilayah Pedalaman

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum mengapresiasi atas hadirnya Program “Kaltara Terang di Perbatasan Negeri”, digelar di gedung BPU Desa Sembakung Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Ahad (14/9/) pagi.‎

‎Gubernur Zainal menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara untuk menghadirkan energi listrik bagi masyarakat perbatasan dan pedalaman.

Menurutnya hingga kini masih terdapat 80 desa perbatasan dan 35 desa prioritas yang belum menikmati penerangan.

‎“Melalui program Kaltara Terang di Perbatasan Negeri, kita menargetkan rasio desa berlistrik 100 persen pada tahun 2030. Ini bukan hanya soal cahaya lampu, tetapi juga cahaya harapan, pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” kata Gubernur Zainal.

‎Bebernya, sejumlah langkah strategis telah disiapkan dengan sangat matang, antara lain Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk rumah tangga miskin, penyediaan listrik berbasis energi terbarukan melalui PLTS di beberapa desa.

“Serta pembukaan layanan PLN baru di 19 lokasi perbatasan dan pedalaman,” tambahnya.

Selain itu, ‎Gubernur Zainal juga menekankan pentingnya kolaborasi bersama dengan dunia usaha untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.

Sebagai contoh perusahaan energi akan membantu menyediakan mesin jahit listrik untuk UKM di Desa Linsayung, sehingga produk anyaman rotan dan kulit memiliki nilai jual lebih tinggi.

‎Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus menggulirkan program pembangunan lainnya, seperti pembangunan jembatan di Desa Tagul, bantuan mesin alkon untuk penanggulangan banjir di Desa Atap, hingga dukungan sarana pemuda dan pembangunan rumah adat.

‎Jelasnya, program ini bukan hanya menghadirkan terang lampu, tetapi juga terang kehidupan dan terang masa depan masyarakat Kaltara.

“Saya mengajak semua pihak pemerintah pusat, daerah, PLN, dunia usaha, hingga masyarakat untuk bergandeng tangan mewujudkan cita-cita besar ini,” ucap Gubenur Zainal.

‎Acara sosialisasi ini dirangkaian dengan jalan sehat, turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kaltara H. Muhammad Nasir, SE., M.M., Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ir. Yosua Batara Payangan, ST., M.Si., jajaran Forkopimda Kabupaten Nunukan, perangkat daerah, camat, kepala desa, serta masyarakat sekitar.

(dkisp)

Bupati Nunukan Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran di Mansalong Kecamatan Lumbis

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menetapkan status tanggap darurat bencana non alam kebakaran pemukiman di Kecamatan Lumbis. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Nunukan Nomor 544 Tahun 2025 yang dikeluarkan pada Senin (15/9/2025).

Keputusan tersebut diambil menyusul kebakaran hebat yang terjadi subuh hari di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis pada Minggu, (14/9).

Peristiwa itu menghanguskan rumah warga, sejumlah toko, serta asrama pelajar. Dampaknya, puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan aktivitas masyarakat terganggu.

“Berdasarkan penilaian dampak bencana, kebakaran pemukiman yang terjadi di Desa Mansalong telah memenuhi indikator untuk ditetapkan sebagai Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam,” bunyi diktum keputusan tersebut.

Dalam keputusan itu, masa tanggap darurat ditetapkan selama 14 hari, terhitung sejak 14 September hingga 27 September 2025. Selama masa tersebut, seluruh instansi terkait diminta bergerak cepat dan terpadu untuk menangani dampak kebakaran.

Bupati Irwan Sabri menegaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama perangkat daerah, instansi vertikal, TNI, Polri, BUMN, BUMD, pemerintah kecamatan, hingga desa diminta bersinergi dalam penanganan darurat. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi penyelamatan dan evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan dan pengawasan pengungsi, serta mobilisasi personel dan peralatan pendukung.

Berdasarkan laporan hasil kaji cepat BPBD Nunukan, dampak kebakaran di Mansalong meliputi: 3 unit bangunan asrama pelajar terbakar, 48 unit rumah toko hangus, sekitar 56 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, terhambatnya roda perekonomian setempat, masyarakat tidak dapat menjalankan aktivitas rutin sebagaimana mestinya, kegiatan belajar anak sekolah yang terdampak ikut terhenti, terputusnya aliran listrik, rusaknya instalasi air bersih serta kerusakan fisik perumahan, belum termasuk isi rumah dan fasilitas umum dengan nilai mencapai Rp 19,27 miliar.

“Penanganan bencana harus dilakukan cepat, tepat, efektif, dan efisien agar masyarakat segera bisa pulih dari dampak kebakaran,” tegas Bupati.

Segala pembiayaan penanganan tanggap darurat akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2025 serta sumber dana lain yang sah.

(PROKOMPIM)

Maulid Nabi Jadi Momentum Balansiku Perkuat Persaudaraan dan Pembangunan

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Darul Ikhsan, Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik, Minggu siang (14/9/2025). 

Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana memperkuat ukhuwah, menjaga persaudaraan, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang kita laksanakan hari ini bukan hanya sekadar tradisi, melainkan momentum spiritual untuk meneguhkan kecintaan kita kepada Rasulullah. Beliau adalah suri teladan yang sempurna, baik sebagai kepala keluarga, pemimpin umat, maupun pribadi yang santun dan penuh kasih,” tutur Irwan Sabri.

Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Maulid Nabi Kita Perkuat Ukhuwah dan Gotong Royong Membangun Desa Balansiku”, Bupati menekankan pentingnya memelihara kebersamaan dalam membangun daerah, terlebih Desa Balansiku yang berada di wilayah perbatasan.

“Sebatik adalah beranda terdepan NKRI. Desa Balansiku punya tanggung jawab besar, bukan hanya menjaga keamanan dan persatuan, tetapi juga menjadi cermin keharmonisan dan kekuatan masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Irwan Sabri juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Balansiku atas semangat gotong royong yang masih terjaga dalam berbagai bidang, mulai dari pembangunan fasilitas umum, kegiatan keagamaan, hingga kepedulian sosial. Ia menegaskan bahwa kekuatan persaudaraan menjadi modal utama dalam memajukan desa, Sebatik, dan Kabupaten Nunukan secara keseluruhan.

Namun demikian, Bupati mengingatkan masyarakat agar bijak menghadapi tantangan era digital, terutama arus informasi yang cepat dan rawan hoaks.

“Hoaks, fitnah, dan isu menyesatkan bisa merusak ukhuwah yang sudah kita bangun. Mari teladani Rasulullah SAW yang selalu menjaga ucapan dan mengedepankan kebenaran,” pesan H. Irwan.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Nunukan untuk terus mendorong pembangunan yang merata hingga ke desa-desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun tidak hanya infrastruktur, tetapi juga akhlak dan spiritualitas.

“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang dilakukan bersama-sama. Mari kita jadikan Maulid Nabi ini sebagai sarana introspeksi diri, menumbuhkan semangat persatuan, ukhuwah, dan gotong royong untuk membangun Balansiku, Sebatik, dan Nunukan yang kita cintai,” pungkasnya.

(PROKOMPIM)