Bupati Irwan Terpilh Secara Aklamasi Sebagai Ketua IKA UNHAS Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin I (IKA UNHAS) Kabupaten Nunukan periode 2025 – 2029 pada Musyawarah Daerah (Musda) III IKA UNHAS Kabupaten Nunukan yang dilaksanakan di Aula lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (25/09). 

Musda IKA UNHAS tersebut berlangsung cukup singkat, karena setelah acara pembukaan selesai, para peserta Musda langsung meminta kesediaan Bupati Irwan Sabri untuk dicalonkan menjadi Ketua IKA Unhas Nunukan. Karena tidak ada calon lain yang mengajukan diri sebagai calon ketua, akhirnya Irwan Sabri pun ditetapkan sebagai Ketua IKA UNHAS secara aklamasi.

Seusai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Irwan Sabri menyampaikan harapannya agar IKA UNHAS Kabupaten Nunukan bisa memberikan peran dan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin IKA UNHAS, ini adalah suatu kebanggan buat saya secara pribadi, harapan saya IKA UNHAS ke depan bisa lebih aktif lagi, bisa lebih berbuat banyak terhadap Masyarakat Kabupaten Nunukan yang kita cintai ini,” kata Irwan.

Selain itu, Irwan dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapanya supaya IKA UNHAS bisa memiliki sekretariat untuk tempat berkumpul dan berbagi ide serta gagasan bagi kemajuan Kabupaten Nunukan.

“Atensi saya pada sore hari ini untuk Kepengurusan IKA Unhas periode 2025 – 2029 nantinya, ada satu yang harus kita selesaikan yaitu bagaimana agar supaya Sekretariat kita bisa kita tuntaskan paling tidak 2026, saya berharap di kepengurusan saya ada Produk yang kita hasilkan, kita akan memberikan Wadah Kepada rekan – rekan kita yang di luar dari Pemerintahan, agar mereka juga dapat berkumpul bersama-sama kita, memberikan gagasannya terhadap kepentingan pembangunan Kabupaten Nunukan ke depan,”ungkapnya.

Terkait dengan struktur kepengurusan IKA UNHAS, Irwan menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melakukan banyak perubahan.

“Kepengurusan yang ada saat ini jangan terlalu banyak dirubah, jika ada pengurs lama yang masih aktif hingga saat ini jangan di revisi, untuk yang tidak aktif kita akan evaluasi, agar roda kepengurusan terus dapat berjalan,”ujarnya.

Selain diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota IKA UNHAS Kabupaten Nunukan, Musda kali ini juga dihadiri oleh Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Kaltara Ikatan Alumni UNHAS, Andi Amri Ampa. Beberapa Kepala OPD yang merupakan alumni UNHAS juga tampak hadir dalam Musda tersebut, seperti Kepala Dinas Perhubungan H. Muhammad Amin, Kepala Bakesbangpol Hasan Basri, Kepala Dinas Komnunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kaharuddin.

(PROKOMPIM)

Hadir sebagai Alumni, Bupati Nunukan Titip Pesan untuk IKA Unhas

NUNUKAN – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) Kabupaten Nunukan resmi dibuka Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., di Aula Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri hampir seluruh alumni yang berdomisili di Kabupaten Nunukan. Para alumni kompak mengenakan seragam merah berlogo Unhas, bahkan sempat bersama-sama menyanyikan Mars Unhas. Turut hadir melalui Zoom, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jammaluddin Jompa, M.Sc., sementara Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Kaltara IKA Unhas, Andi Amri Ampa, S.Sos., M.St., hadir secara langsung.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri yang juga alumni Fakultas Ekonomi Unhas, menekankan pentingnya Musda bukan hanya sebagai forum demokratis memilih pengurus baru, tetapi juga sebagai momentum menyusun program strategis yang bermanfaat bagi alumni, universitas, maupun masyarakat Nunukan.

“Saya berharap IKA Unhas Nunukan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, memberikan kontribusi pemikiran dan karya nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Alumni juga harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, integritas, dan etika berbangsa,” ujarnya.

Irwan Sabri juga mengajak seluruh alumni untuk terus berkolaborasi dan menjaga semangat kebersamaan. Ia optimistis alumni Unhas di Nunukan, dengan potensi yang dimiliki, mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor Unhas Jammaluddin Jompa menyampaikan apresiasi atas perkembangan IKA Unhas di Nunukan yang dinilai semakin solid dan berkontribusi nyata. Ia bahkan menyinggung kemungkinan pendirian kampus Unhas di Nunukan.

“Kami bersyukur IKA Unhas di Nunukan semakin kuat dan berkiprah signifikan. Sudah saatnya Unhas memikirkan pendirian kampus di Nunukan. Dengan dukungan Bupati dan DPRD, Insyaallah hal ini dapat terwujud,” katanya yang disambut tepuk tangan meriah para alumni.

Musda kemudian dilanjutkan dengan sidang pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus lama, serta pemilihan Ketua IKA Unhas Kabupaten Nunukan periode 2025–2030.

(PROKOMPIM)

LHP BPK Temukan Kerugian Negara Sekitar Rp 2 Miliar Lebih Dalam Proyek Jembatan di KTT

TANA TIDUNG – Warga Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara, mengeluhkan proyek Jembatan Sungai Sebawang di Jalan Padat Karya yang mangkrak.

Anggaran Rp 13 miliar dilaporkan telah cair 100%. Namun jembatan strategis yang seharusnya rampung akhir 2024 itu belum bisa dilintasi.

Ketua Harian LSM Pemuda Peduli Kawasan Hutan dan Lingkungan Hidup (PPKH-LH) Kalimantan Utara, Nathalius John mengatakan akibat belum rampung, sebuah dump truck dilaporkan amblas pada bagian penghubung jalan dan jembatan, saat mencoba melintas.

“Kami sangat prihatin lihat kondisi itu. Padahal, uang proyeknya sudah dikasih. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa jalan tersebut belumlah maksimal. Salah satu contohnya ada truk amblas,” ujar Nathalius John,Sabtu (27/9/2025).

Tidak hanya itu, mangkraknya pembangunan menuju pelabuhan penyeberangan, dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan.Dan juga bisa menghambat perputaran roda ekonomi di KTT.

“Akses jalan ini sangat strategis karena menjadi jalur utama menuju Pelabuhan Feri Sebawang yang menghubungkan wilayah Kaltara dan Kaltim. Aktivitas ekonomi jadi terganggu karena warga harus memutar lebih jauh atau melewati jembatan alternatif yang rawan,” jelas Nathalius.

Menurut pantauan PPKH-LH, proyek yang dimulai tahun lalu itu seharusnya sudah selesai pada 31 Desember 2024. Namun, hingga kini pengerjaan fisik di lapangan belum tuntas.

“Proyek ini terkesan dipaksakan. Harusnya ada transparansi, papan proyek saja sudah hilang, jadi masyarakat sulit memantau,” tegasnya.

Kecurigaan publik menguat setelah adanya Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK). Dalam laporan tersebut, ditemukan adanya kejanggalan sebesar Rp 2.129.000.000 terkait proyek ini.

“Menurut LHP BPK, ada temuan sekitar Rp 2 miliar lebih.Ini yang menjadi keprihatinan besar kami, ada uang negara yang dikucurkan begitu besar tapi realisasinya gagal,” ungkap Nathalius.

Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) KTT, Punjul Sidi Waluyo, membenarkan bahwa truk tersebut amblas di segmen jalan penghubung (oprit) jembatan.

“Benar, unit truk amblas di oprit jembatan, dan kebetulan kami juga membantu mengevakuasinya,” Kata Punjul.

Menurut Punjul, pembangunan jembatan sudah sesuai dengan kontrak tahun 2024. Pada 2025, akan dilanjutkan pekerjaan tahap ke 2.

“Terkait proses pembangunan di tahun 2024 sudah sesuai dengan kontrak. Dan tahun ini masuk pekerjaan tahap 2. Silakan nanti ke kantor DPUPR untuk dapatkan info lebih lengkap.”Pungkasnya

Njon/Nn

Sport Fiesta 2025 Resmi Dibuka, Pemprov Dorong Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter

TANJUNG SELOR – Turnamen Bola Voli “Sport Fiesta 2025” Tingkat SMA/SMK/MA dan Sederajat se-Kaltara telah resmi dibuka Lapangan Ahmad Yani, pada Jumat (26/9).

Pertadingan ini resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., dan diikuti oleh 25 tim, terdiri dari 16 tim putra dan 9 tim putri berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltara.

Mewakili Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, Robby menyampaikan apresasi atas inisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara serta bekerja sama dengan Tribun Kaltara menyelenggarakan cabang olahraga voli ini.

“Sinergi antara pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci untuk memperkuat pembangunan, termasuk dalam sektor kepemudaan dan olahraga,” ucap Robby dalam sambutannya.

Robby menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menyediakan ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, berprestasi, sekaligus membangun karakter.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus mendorong budaya olahraga di masyarakat. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Lebih dari sekadar kompetisi, ia menuturkan dengan hadirnya turnamen ini diharapkan menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat dari berbagai wilayah Kaltara.

“Kegiatan ini berperan dalam mempererat persaudaraan, menanamkan nilai sportivitas, serta membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Robby berpesan kepada seluruh peserta agar dapat menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Staf Ahli Gubernur Robby menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Sport Fiesta 2025. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk Kaltara.” pungkasnya.

Pada Turnamen Voli Sport Fiesta 2025 tersebut turut hadir Kabid Keolahragaan Dispora Kaltara, Muhammad Husni, KORMI Kaltara, KONI Kaltara, PBVSI Provinsi Kaltara, PBVSI Kabupaten Bulungan, hingga perwakilan instansi vertikal, dan para peserta.

(dkisp)

Wagub Hadiri Rapat Realisasi APBD 2025, Wamendagri Paparkan Langkah Strategis Pertumbuhan Ekonomi Nasional

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, secara daring (virtual) di Ruang Rapat Wagub Lantai 3 Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (26/9).

Memimpin rapat tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Dr. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala Daerah Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia yang telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami mengapresiasi kepada Gubernur yang telah berusaha untuk mengambil langkah – langkah agar tingginya pertumbuhan ekonomi nasional tersebut,” kata Bima Arya.

Bima memaparkan ada empat langkah strategis meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu pertama, optimalisasi Belanja Daerah melalui percepatan realisasi APBD; kedua, inovasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat.

Lalu ketiga, pemanfaatan Program Strategis Nasional (PSN) sebagai peluang pertumbuhan daerah, dan terakhir keempat, mendorong peran swasta melalui kemudahan perizinan.

Dia menekankan pada Realisasi Pendapatan yang tinggi, juga harus diimbangi dengan Realisasi Belanja yang tinggi. “Maka dari itu kita perlu bekerja keras untuk memaksimalkan Realisasi Belanja, karena nilainya masih di bawah dengan yang tahun lalu,” jelasnya.

Wagub Kaltara Ingkong Ala, mendukung arahan Wamendagri tersebut. Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara tengah melakukan percepatan.

Pertama, dengan mempercepat pelaksanaan proyek strategis guna meningkatkan realisasi belanja modal. Hal ini juga perlu didukung dengan pengetatan administrasi dan monev berkala.

Kedua, mempercepat proses validasi penerima bantuan sosial serta menetapkan batas waktu pengajuan proposal bantuan keuangan kabupaten/kota. Serta penyusunan standar teknis agar tidak terjadi perbedaan tafsir dalam penggunaan alokasi anggaran.

“Pemprov Kaltara terus melakukan monitoring dan evaluasi secara langsung di lapangan. Kami ingin memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran dan realisasi anggaran dapat meningkat sesuai target,” ucap Wagub Ingkong.

Wagub memastikan akan menindaklanjuti arahan Wamendagri dan segera menyampaikan ke Gubernur Kaltara untuk segera ditindaklanjuti ke seluruh perangkat daerah Pemprov Kaltara.

(dkisp)