Louncing Tim SABER ( Sapu Bersih ) sampah Lingkungan Lapas Nunukan

NUNUKAN – Senin, 24 Januari 2022 Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan, I Wayan, Resmi Melouncing Tim SABER ( Sapu Bersih ) Sampa Lingkungan Lapas Nunukan. Kegiatan tersebut dilksanakan setelah rangkaian kegiatan upacara wbp selesai.

Tim ini di bentuk sebagai sebuah inovasi pelayanan kebersihan lapas nunukan yg terdiri dari 20 orang yg terbagi menjadi 4 tim yg bertugas menjaga kebersihan di tiap blok dan lingkungan dalam lapas.

“Berharap tidak hanya tim ini yg aktif dalam menjaga kebersihan tapi saya berharap semua wbp bisa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan lapas sehingga tercipta lingkungan lapas yg asri bersih indah dan sehat”. Jelas I Wayan.

Kasi Binadik, Hendra MS juga Menyampaikan, bahwa Tim ini di komandoi kaur urusan umum lapas nunukan dan didukung oleh KPLP dan pembinaan lapas nunukan yg berkolaborasi guna menciptakan keamanan kebersihan dan kesehatan di Lingkungan Lapas Nunukan”. Tutur Hendra.

Tim Saber yang beranggotakan Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan ini diharapkan mampu menjaga kebersihan dan keindahan Lapas Kelas IIB Nunukan sekaligus menyadarkan rekan-rekan Warga Binaan yang lain akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, hal ini juga sesuai dengan janji kinerja yakni menjaga kebersihan dan kesehatan.

Humas Lapas Kelas IIB Nnk/Aleck

Upacara Dalam Rangka Program Pembinaan Kepribadian Bagi WBP Terkait Bela Negara Dan Cinta Tanah Air

NUNUKAN – Bertempat di Lapangan Pengayom Lapas Kelas IIB Nunukan Bendera Merah Putih berkibar dalam rangka Upacara Bendera yang di ikuti oleh seluruh Narapidana beserta pegawai lapas Upacara ini dilaksanakan sebagai program Pembinaan Kepribadian serta menumbuhkan semangat cinta akan tanah air.(24/01/2022)

Kalapas Nunukan,I Wayan Selaku Pembina Upacara mengapresiasi dan berterimakasih atas berlangsungnya upacara yang di laksanakan secara khidmat dan berjalan sangat lancar,dan akan terus melakukan kegiatan kegiatan positif bagi warga binaan Lapas Kelas IIB Nunukan.

Upacara Bendera yang di ikuti oleh warga binaan pemasyarakatan,yang rutin dilakukan tiap hari Senin ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat  memupuk rasa disiplin Warga Binaan Pemasyarakatan.

Dengan mengikuti upacara bendera, khususnya WBP akan dilatih untuk tertib dan disiplin. Program bela negara tersebut ditujukan pada seluruh narapidana, dan dengan program bela negara, kami berusaha mendidik dan mengubah mentalitas warga binaan.

“Dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa, menjadi bukti dan proses bagi seluruh warga binaan untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa dan bekal awal ketika nantinya kembali kepada masyarakat. Sekaligus menjadi bukti pemahaman mengenai belanegara”. Jelas Wayan.

Harapan Ka Lapas dari Kegiatan ini adalah, “Semoga Tuhan yang maha kuasa melindungi kita semua dimana pun berada, Mari bersama-sama merapatkan barisan untuk pemasyarakatan dengan penuh optimis untuk menjadi yang lebih baik lagi. Bersama kita PASTI bisa menghadapi seluruh tantangan dan hambatan di masa yang akan datang, tetap memiliki semangat untuk bekerja keras dengan penuh dedikasi, memiliki komitmen untuk menjaga integritas moral dan memiliki keyakinan untuk membangun Pemasyarakatan yang lebih baik di masa depan. Tetaplah menjadi pelayan Masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara”. Pungkas Wayan.

Humas Lapas Kelas IIB Nnk/Aleck

GARBI Kaltara Kecam Pernyatan Edy Mulyadi Tentang Kalimantan

Tarakan – Pernyataan Edy Mulyadi terkait Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara kini menjadi viral. Pasalnya dalam video yang beredar, Edy melontarkan ucapan yang dianggap menyakiti perasaan masyarakat Kalimantan terutama Kalimantan Timur 

Diketahui, dalam video tersebut, Edy Mulyadi menyebut IKN Nusantara sebagai ‘tempat jin buang anak’ dan pernyataan yang oleh masyarakat diangap mempersamakan orang Kalimantan dengan Kuntilanak dan Genderuwo.

Kecaman dari berbagai pihak akibat pernyataan Edy tersebut terus bermunculan. Salah satunya dari Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) Kalimantan Utara. Ketua GARBI Kaltara, Surya Yuniza menilai, pernyataan Edy Mulyadi sebagai pernyataan Rasis dan profokatif.

“Kami dengan tegas mengecam pernyataan Edy Mulyadi. Selain merendahkan martabat masyarakat Kalimantan, hal itu juga dapat memecah belah persatuan,” ujar Surya, Minggu (23/1/2022)

Selain minta agar Edy Mulyadi agar minta maaf secara terbuka, Garbi Kaltara juga minta agar pihak Kepolisian segera memprosesnya sesuai UU yang berlaku. Adapun 4 poin pernyataan sikap Garbi Kaltara sebagai berikut:

1. Meminta saudara Edy Mulyadi meminta maaf kepada masyarakat Kalimantan secara terbuka atas pernyataan yang bersangkutan yang menyamakan tinggal di Kalimantan sebagai tempat jin buang anak dan ucapan yang berbau rasial. 

2. Menuntut yang bersangkutan agar diproses secara hukum dengan seadil-adilnya karena telah membuat resah dan memprovokasi sekaligus menebar kebencian antar sesama anak bangsa. 

3. Meminta segenap masyarakat Kalimantan Utara untuk siap siaga atas oknum-oknum yang ingin merusak keutuhan dan keberagaman yang sudah terjalin dengan baik di Bumi Borneo umumnya dan Benuanta khususnya. 

4. Mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan jalur konstitusional dalam menyampaikan aspirasi dan perbedaan pendapat terkait polemik Ibu Kota Negara serta menjaga sikap persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa. 

“Demikian pernyataan Ormas Kebangsaan GARBI Wilayah Kalimanta Utara. Semoga kita tetap menjunjung tinggi rasa Persaudaraan demi tegaknya Persatuan dan Kesatuan Bangsa,” pungas Surya

Pewarta : Eddy Santry

 

 

 

Peduli Bencana Banjir di Sembakung Dan Lumbis,Pemuda Sebatik Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

NUNUKAN – Peduli dengan warga terdampak banjir di kecamatan sembakung dan lumbis, 8 orang perwakilan dari berbagai komunitas pemuda sebatik diantaranya Karang Taruna Garuda Desa Sungai Limau, Pemuda Elite, Majelis Ashabul Khairat, Mahasiswa KKN Kelompok V Universitas Borneo Tarakan, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Teknologi Sumbawa Cabang Kaltara dan PMKU SUMBAWA berkolaborasi menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

Pendistribusian bantuan sosial bencana alam ini dilakukan dengan mendatangi langsung posko darurat di kecamatan sembakung dan lumbis.

Sebelumnya Camat Sebatik Timur Wahyudin, S.Sos, Senin (17/01/2021), melakukan pelepasan 8 orang pemuda sebatik yang akan mendistribusikan bantuan sembako ke Sembakung dan Lumbis.

Pelepasan dilakukan di gedung pertemuan Aztrada Desa Sungai Nyamuk, Sebatik Timur.

Pendistribusian menggunakan 1 unit dumptruck Satgas Marinir Ambalat XXVII dari gedung Aztrada ke Dermaga Bambangan, lalu dilanjut menggunakan Kapal LCT Mekar Jaya Grup terakhir disambung dengan menggunakan Bus Pelajar milik perusahaan kelapa sawit yang berada di s ular yaitu PT. BSI, dari Sei Ular tim relawan berangkat menuju lokasi bencana yaitu kecematan Sembakung dan Lumbis.

Bantuan yang didistribusikan berupa sembako sebanyak 115 paket dari paket terebut 40 paket yang diterima langsung oleh Camat Sembakung dan 75 paket sembako ditambah pakaian layak pakai yang diterima langsung Sekretaris Camat Lumbis.

“Mari tunjukan bahwa bencana banjir yang mereka alami juga bencana kita. Karena kita bersaudara yang sama-sama hidup diperbatasan.”, ujar Hasrul Gunawan sebagai koordinator tim kolaborasi pemuda sebatik.

Sumber pemuda sebatik.
SAHABUDDIN

“Laksanakan Pelayanan, Pengamanan dan Pengawasan Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Nunukan Sisir Blok Hunian dan Lingkungan Lapas”

NUNUKAN – Guna memastikan keadaan aman dan kondusif, Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Lapas Kelas IIB Nunukan melancarkan 3P (Pelayanan, Pengamanan, Pengawasan) dilingkungan Lapas Kelas IIB Nunukan baik di Ruang Kerja di setiap Bidang maupun didalam Blok Hunian Lapas Nunukan, Kamis (20/01/2022). 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa dalam arahannya dalam Rapat Tim Satopspatnal minggu lalu berharap dengan menjalankan tugas dan fungsinya, yaitu Tim SatopsPatnal (Satuan Operasional Kepatuhan Internal) Lapas Kelas IIB Nunukan dapat melaksanakan Pelayanan, Pengamanan dan Pengawasan. “Laksanakan tugas sesuai Tusi Satopspatnal yaitu Pelayanan, Pengamanan dan Pengawasan terhadap pegawai maupun WBP Lapas Kelas IIB Nunukan dan Semoga Lapas dalam kondisi aman dan terkendali,” harap Wayan.

Sementara itu, salah satu anggota Satops Patnal Hery Purwono mengatakan, setiap area-area didalam maupun diluar Lapas Nunukan pun perlu dilakukan pengecekan, memastikan situasi aman dan kondusif setiap hari. “Untuk memastikan bahwa penghuni kamar tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yaitu menjaga kebersihan lingkungan blok masing-masing dan Tiap pegawai Lapas Nunukan bekerja sesuai Tupoksinya masing-masing,” kata Hery. 

Dari hasil laporan, Lapas Kelas IIB Nunukan tetap kondusif, tidak adanya gangguan kamtib, serta seluruh pegawai melaksanakan Tupoksinya masing-masing sesuai dengan ketentuan.

“Giat Satops Patnal yang memang rutin dan kian gencar kita selenggarakan guna memastikan terlaksananya Pemasyarakatan maju, deteksi dini, antisipasi narkoba dan sinergitas sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan,” ujar Kalapas, I Wayan.

“Kegiatan ini tentu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas Kita di Pemasyarakatan, melaksanakan deteksi dini gangguan Kamtib, agar tidak ada barang-barang terlarang berada di Lapas Nunukan sehingga pelaksanaan pembinaan dapat berjalan dengan lancar, optimal, dan menghasilkan pribadi-pribadi warga binaan yang produktif dan berkualitas,” tutup Kalapas.

Humas Lapas Kelas IIB Nnk/Alec