Monitoring Proses Pemutakhiran Data di Perbatasan, Komisioner KPU RI Kunjungan Ke Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), Dr. H. Idham Holik, S.E., M.Si gelar kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Nunukan dalam rangka monitoring pelaksanaan pemutakhiran data Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, bertempat di Kantor KPU Nunukan, Jl. Ujang Dewa, Kecamatan Nunukan Selatan, Minggu (05/03/2023).

Terlihat menghadiri gelaran, Komisioner KPU RI, Dr. H. Idham Holik, S.E., M.Si beserta rombongan, Ketua KPU Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs Gamaliel Hirung Ding, M.Si, Ketua KPU Kabupaten Nunukan, Rahman, S.P, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupatan Nunukan, Moch. Yusran, S.E, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Nunukan, juga seluruh anggota KPU Kabupaten Nunukan.

Selaku anggota KPU RI, Dr. H. Idham Holik, S.E., M.Si, “Hari ini saya berkunjung ke Nunukan dalam rangka monitoring pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih karena tanggal 14 Maret 2023 adalah batas akhir, dan berdasarkan monitoring saya, berjalan dengan baik, dan sangat yakin akan berjalan semakin akurat tetapi tentunya masyarakat Kabupaten Nunukan mari berpartisipasi dengan memastikan sudah masuk dalam ke daftar pemilih” ucap Idham.

“Layani pemilih dengan sebaik baiknya dimulai dari pemutakhiran daftar pemilih, pemilih berhak atas semua informasi penyelenggaraan, tahapan dan jadwal pelaksanaan proses Pemilu, dan saya tadi berpesan kepada rekan rekan mengintensifkan sosialisasi dan pendidikan pemilih serta diseminasi informasi kepemiluan karena pemilu adalah kepentingan bangsa dan negara juga bahkan bisa menjadi nasional branding” sambung Idham.

Bersama dengan itu, Ketua KPU Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs Gamaliel Hirung Ding, M.Si menyampaikan “Mudah mudahan dengan kehadiran komisioner KPU RI bisa memberikan penguatan, motivasi buat kami penyelenggara di daerah perbatasan yang sangat terbatas sekali dan penyambutan ini juga bagian komitmen kami, tetapi sekali lagi ini tidak mengurangi komitmen kami mengawal semua tahapan pemili di Kaltara secara berintegritas” ujar Gamaliel.

Setelah rangkaian penyambutan, bersama dengan Dr. H. Idham Holik, S.E., M.Si kegiatan dilanjutkan dengan peresmian serta penandatanganan Media Center KPU Kabupaten Nunukan “Viryan Azis”.

Terlihat Komisioner KPU RI tersebut menyempatkan melihat dan meninjau gudang KPU Nunukan yang pernah terbengkalai dan rencananya akan bertolak ke kecamatan-kecamatan yang berada di Kabupaten Nunukan.

(Nam)

LAKPESDAM PB NU Gelar TOC Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa

NUNUKAN – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM ) PB Nahdlatul Ulama kerjasama dengan Kemendesa RI menggelar Theory Of Change (TOC) dengan mengundang perwakilan pemeritah desa dan warga desa dari empat desa yang menjadi lokasi program penguatan pemerintah dan pembangunan desa, Minggu (05/03) bertempat di Hotel Fortune, Nunukan.

Kegiatan ini bertujuan penggalian informasi dan pemetaan awal tentang desa, sehingga warga desa mampu menyusun mimpi dan mewujudkannya secara bersama-sama.

Ketua PCNU Kabupaten Nunukan, Basri Lanta dalam sambutannya mengatakan bahwa PCNU sangat berbangga hati atas upaya-upaya yang telah dilakukan dimana ini merupakan program perdana bagi Lakpesdam PCNU Kabupaten Nunukan.
“Kegiatan ini merupakan aktualitas PC NU Kabupaten Nunukan untuk bisa memberikan kontribusi yang positif di tengah-tengah masyarakat.” Ujar Basri.

Ketua PCNU Nunukan ini berharap bisa mampu bersinergi mensukseskan program-program yang ada di desa-desa.
“Selain membantu tim program, pemerintah desa dan warga desa menemu kenali pelayanan publik inklusif serta kebijakan inklusif yang ada di desa lokasi program,” jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Nunukan Abdul Munir, ST, M.AP, pemerintah memberikan perhatian serius pada desa sesuai apa yang diamanatkan dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa.

Sejak diterbitkan Undang-Undang Desa, desa menjadi fokus utama dalam pembangunan. Saat ini pemerintah lagi gencar-gencarnya untuk menguatkan pemerintahan pembangunan desa. Peningkatan kapasitas pemerintahan dan kualitas belanja desa diyakini faktor kunci keberhasilan pembangunan desa. Untuk itu pemerintah memiliki Program Penguatan Pemerintah dan Pembangunan Desa (P3PD).

“Ujung tombak kesuksesan pembangunan desa dalam pelaksanaan undang-undang desa dan P3PD adalah Kepala Desa, Perangkat Desa dan masyarakat desa itu sendiri, maka kami minta program pembangunan desa mampu mengembangkan potensi unggul di desa dengan melibatkan kemitraan seperti swasta, perguruan tinggi, komunitas dan media. ” Ujar Munir.

“Dengan adanya program P3PD maka pemantauan dan penyaluran dana desa dapat dilakukan dengan baik untuk memperkuat daya ungkit kemajuan pemerintahan desa dan meningkatkan kesejahteraan desa. ” Tambahnya.

Kegiatan TOC mengundang peserta, diantaranya PC NU Nunukan, Tenaga Ahli Pendamping Desa, Kepala Desa, BPD, Perwakilan Perempuan, dari 4 desa yang ada di kecamatan Sebatik dan Sei Menggaris.

(PROKOMPIM)

Bupati Laura Resmikan Bangunan Baru SMPN 3 Sei Menggaris

NUNUKAN — Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, SE, MM, Ph. D menghadiri peresmian gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Sei Menggaris, Jum’at (03/03/2023).

Bupati Laura yang turut hadir bersama Wakil Ketua DPRD Propinsi Kalimantan Utara, H. Andi Muhammad Akbar, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad, Kepala Dinas PU Abdi Jauhari, ST, Camat Sei Menggaris H. Syahdan Karim, SE, Kepala Desa Sekaduyan Taka dan beberapa tamu undangan lainnya.

Bupati Laura sangat senang bisa hadir tengah-tengah masyarakat Sekaduyan Taka dan murid-murid SMPN 3 Sei Menggaris serta menyambut baik berdirinya gedung sekolah dan perumahan guru yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Peran aktif kepala sekolah dalam mengisi data dapodik turut membantu sehingga dana DAK bisa cair.

“Kepala sekolah harus aktif mengisi data Dapodik sesuai dengan sistem yang diatur oleh negara kita, dengan aktif mengisi data Dapodik dan bisa sinkron dengan rekomendasi dari bupati sehingga dana DAK bisa cair untuk menutupi kekurangan anggaran di daerah. ” Ujar Bupati Laura.

Bupati Laura berharap semoga bangunan gedung ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan prestasi akademik mau non akademik serta menjadi sarana pengembangan bakat, kreativitas dan potensi diri siswa maupun pihak sekolah secara keseluruhan.

Bupati juga berpesan agar masyarakat dan para murid senantiasa menjaga dan merawat gedung sekolah, karena belum tentu setiap tahun bisa membangun yang baru.

“Kami minta kepada seluruh masyarakat untuk menjaga bangunan gedung sekolah dan lingkungan sekitar, karena persoalan kebersihan adalah persoalan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar”, tegasnya.

Seperti diketahui bahwa beberapa hari lalu Kabupaten Nunukan menerima Piala Adipura yang merupakan penghargaan presiden melalui Menteri Lingkungan Hidup yang diberikan kepada daerah yang dianggap layak untuk memperoleh penghargaan itu. Penilaian itu didasarkan bahwa Kabupaten Nunukan telah memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dan mampu mengolah sampah menjadi bahan yang bermanfaat, seperti contohnya botol bekas aqua yang bisa diolah menjadi pelampung rumput laut.

(PROKOMPIM)

Penyelundupan 259 Botol Miras Ilegal Dari Malaysia Berhasil Digagalkan

NUNUKAN – Bertempat di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Nunukan Pukul 14.00 WITA, Bea Cukai gelar siaran pers serah terima barang tegahan berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal dari hasil penindakan Komando Pasukan Katak (KOPASKA) XVII di bawah kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmada II dalam Operasi Gabungan “Karang Baruna-23”, Kamis (02/03/2023).

Hasil barang yang diamankan berupa MMEA dengan jumlah 283 botol atau 193,3 liter yang terdiri dari golongan A merk Black Jack’s, 259 botol/700 ml berjumlah 181,3 liter dan golongan C merk Labour 5 Likeur, 24 botol/500ml berjumlah 12 liter.

Berdasarkan keterangan Komandan Tim KOPASKA XVII Opsgab Karang Baruna-23, Lettu Laut (P) Jolandono I.M menjelaskan bahwa “Kronologinya, berawal dari patroli rutin di perairan Nunukan, Sebatik dan sekitarnya, pada jam 00.00 WITA, 01 maret 2023, tim KOPASKA melihat sebuah speed melaju dengan kecepatan tinggi dari wilayah Bambangan Sebatik menuju Nunukan, selanjutnya tim melakukan pengejaran dan berusaha menghentikan speed yang dicurigai tersebut tetapi malah speed tersebut menambah kecepatan sehingga terjadi kejar kejaran, ketika speed hampir terkejar, malah mereka berbalik arah kembali ke bambangan dan ABK speed meninggalkan speed beserta barang muatannya, setelah speed diperiksa, ditemukan barang yang dicurigai tersebut yakni minuman keras (miras) merk Labour 5 dan Black Jack ilegal dari Malaysia, selanjutnya barang bukti diserahkan ke Bea Cukai untuk proses lebih lanjut” ucap Jolandono.

Bersama dengan itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Nunukan, Sri Hardiwiyatno menyampaikan, “Barang barang tersebut merupakan baarang yang dibatasi untuk diimpor ataupun diekspor serta tidak diberitahukan dalam pemberitahuan pabean, makan ditetapkan barang yang dikuasai negara dan sepenuhnya dibawah pengawasan Bea Cukai Nunukan untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan yang berlaku” ujar Hardiwiyatno.

Berdasarkan keterangan dari Bea Cukai Nunukan, perkiraan nilai barang ilegal tersebut sebesar Rp. 26.625.000 (Dua Puluh Enam Juta Enam Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah).

Sesuai aturan yang berlaku, pelanggaran tindak pidana masuk kedalam penyelundupan barang impor seperti yang diatur pasal 102 huruf (a) undang – undang Republik Indonesia nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.

(Dhin/Nam)

Bupati Nunukan Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Di awal bulan Maret tahun 2023 ini, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM Ph D Kembali melakukan Penyegaran di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dengan melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan pejabat Fungsional, yang dilaksanakan di Ruang VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Kamis ( 02/03 )

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji tersebut juga disaksikan oleh Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, SE, M.Si, Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Serfianus, S.IP, M.Si, para Asisten, unsur Forkopimda, Ketua PKK Kab. Nunukan serta Kepala OPD Kab. Nunukan.

Terdapat 70 Pejabat yang dilantik terdiri atas 57 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, jabatan Administrator, serta 13 Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah. Sebagian Pejabat yang dilantik mengikuti secara Virtual.

Dalam sambutannya Bupati Laura menegaskan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah harus selalu menjadi jiwa dan Karakter sebagai ASN.

“Saya baru saja pulang dari Jakarta dengan membawa Piala Adipura, Piala Adipura yang diraih pada tahun 2023 ini menjadi bukti nyata, bahwa kerja keras dan perjuangan pemerintah dan masyarakat selama ini tidak pernah sia – sia, saya sengaja mengangkat keberhasilan kita meraih Piala Adipura pada awal – awal sambutan ini untuk menegaskan, bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah harus selalu menjadi jiwa dan karakter kita sebagai ASN,” jelas Laura.

Lebih lanjut Bupati Laura mengatakan sebagai Pejabat, keberhasilan dari Organisasi yang dipimpin, baik itu Bidang, Bagian, atau Dinas, akan sangat ditentukan oleh seberapa kuat jiwa Leadership yang dimiliki, kalau seorang Pemimpin memiliki jiwa yang lemah, mudah menyerah, apalagi putus asa, maka jangan pernah berharap organisasi yang dipimpinnya akan mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Bupati Laura kembali berpesan kepada seluruh ASN terutama Para Pejabat yang telah di Lantik agar selalu melibatkan Masyarakat dalam setiap program dan kegiatan lainnya.

“Saya berpesan agar selalu melibatkan Partisipasi Masyarakat dalam menyusun Program dan kegiatan di instansinya masing-masing, jangan sampai masyarakat ingin ke barat, namun kita justru melangkah ke Utara, ibarat kata pepatah : Jaka Sembung Bawa Badik, Tidak Nyambung itu Dik,” Jelas Laura.

Bupati Laura juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan saat ini, mata dan telinga masyarakat senantiasa terpasang mengawasi setiap langkah dan kebijakan pemerintah, kalau sampai salah melangkah, jangan berharap masyarakat akan memberikan dukungan secara maksimal”, ujarnya.

(PROKOMPIM)