Dampingi Safari Ramadhan Gubernur Kaltara di Desa Mamolo, Wabup Hanafiah : “Kegiatan Ini Memberikan Semangat Untuk Warga Kita”

NUNUKAN – Bersama dengan agenda safari Ramadhan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum, Wakil Bupati Kabupaten Nunukan, H. Hanafiah, S.E., M.Si, sambangi masyarakat Desa Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (13/04/2023).

Terlihat rangkaian kegiatan dimulai dengan peninjauan rencana pembangunan jembatan yang akan dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) dan pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk menunjang aktivitas mata pencaharian masyarakat Desa Mamolo, dimana sebagian besar bekerja sebagai petani rumput laut.

Setelahnya, dilanjutkan penyampaian sambutan oleh Wabup Hanafiah dan Gubernur Kaltara serta kegiatan pembagian bantuan kepada masyarakat, kemudian agenda buka bersama di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Tanjung Harapan, Desa Mamolo.

Selaku Wakil Bupati Kab. Nunukan, H. Hanafiah, S.E., M.Si menguncapkan terima kasih serta penghargaan kepada Gubernur Kaltara atas kunjungan dan safari Ramadhan di Desa Mamolo.

“Atas nama pemkab, kami mengucapkan terima kasih serta penghargaan setinggi tingginya atas kunjungan kerja dan safari ramadhan Gubernur Kaltara di Kab. Nunukan, ini adalah satu kegiatan yang memberikan motivasi untuk masyarakat agar giat bekerja dengan bantuan bantuan yang merupakan bentuk kepedulian sosial,” ucap Hanafiah.

Wabup Hanafiah juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini salah satu bentuk untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas antar sesama dan sebagai rasa percaya kepada pemerintahan.

“Juga ini untuk menjaga kondusifitas antar sesama khususnya di perbatasan, dimana kita tau di Nunukan dengan masyarakat yang beragam, serta kegiatan ini menjadi bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang sangat kita butuhkan dalam rangka pembangunan daerah,” lanjut Hanafiah.

Selanjutnya, Hanafiah menyampaikan harapan untuk masyarakat di Desa Mamolo agar bersama-sama membangun Kab. Nunukan dan Kaltara.

“Harapannya mari sama-sama kita membangun Kab. Nunukan dan Kaltara agar bisa maju.lagi kedepan dan juga agar menjaga kondusifitas dan lingkungan supaya ada yang kita tinggalkan untuk anak anak kita kedepan nanti,” tutup Wakil Bupati Kab. Nunukan.

(Nam)

Rangkaian Safari Ramadhan, Gubernur Kaltara Sambangi Masyarakat di Desa Mamolo Nunukan

NUNUKAN – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum melanjutkan kegiatan safari Ramadhan di Desa Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (13/04/2023).

Terlihat kegiatan safari Ramadhan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum, Wakil Bupati Kab. Nunukan, H. Hanafiah, S.E., M.Si, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nunukan, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nunukan Selatan, Camat Nunukan Selatan, Kepala Desa Mamolo, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Nunukan, H. Saberah, S.Ag., M.M, serta masyarakat Desa Mamolo.

Gelaran safari Ramadhan Gubernur Kaltara di Desa Mamolo dirangkai dengan kegiatan meninjau jembatan yang akan dibangun untuk menunjang aktivitas warga terkhususnya para petani rumput laut, pembagian bantuan sembako dan hibah, serta kegiatan buka bersama di Masjid Al-Hidayah, Kel. Tanjung Harapan.

Bersama dengan itu, Gubernur Zainal mengungkapkan rangkaian kegiatan safari Ramadhan di Desa Mamolo serta rencana pembangunan jembatan untuk para petani rumput laut.

“Dalam rangka safari Ramadhan yang saya adakan setiap tahun sekaligus meninjau jembatan yang Isnya Allah akan kami mulai buat pada bulan mei untuk menunjang aktivitas para petani rumput laut di Mamolo yang panjangnya kurang lebih 300 m, kemudian memberikan bantuan ke beberapa tempat ibadah dan kelompok petani rumput laut termasuk korban kebakaran kemarin,” ungkap Zainal.

Selanjutnya, Gubernur Zainal juga menyampaikan harapannya untuk masyarakat Desa Mamolo, Kab. Nunukan.

“Harapannya masyarakat lebih giat untuk meningkatkan aktivitas pendapatan karena juga akan menunjang Kaltara, kita tau potensi-potensi Desa Mamolo cukup banyak serta untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” lanjut Gubernur.

Bersama dengan itu, terlihat sebelum rangkaian kegiatan buka bersama yakni diisi dengan tausyiah singkat yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Nunukan, H. Saberah, S.Ag., M.M.

(Nam)

Serfianus Buka Gelaran Rapat Pembinaan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Posyandu

NUNUKAN – Bertempat di Hotel Laura, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Kabupaten Nunukan gelar rapat pembinaan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) posyandu berjenjang, Selasa (11/04/2023).

Salah satu komitmen Pemerintah Derah (Pemda) Kab. Nunukan yakni memberikan pelayanan optimal terhadap masyarakat khususnya di bidang kesehatan yang merupakan sektor vital.

Selaku Sekda Nunukan, Serfianus, S.IP., M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesdaran kesehatan masyarakat dan menekan stunting kematian ibu dan anak.

“Tujuannya ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan menekan kematian ibu dan anak melalui pengembangan kegiatan koordinasi posyandu dengan layanan kesehatan yang lain sehingga tercipta koordinasi fungsi yang optimal posyandu,” ucap Serfianus.

Bersama dengan itu, Serfianus juga menyampaikan harapan agar semua pihak bisa mendukung operasionalnya posyandu dan instansi dapat memberikan kontribusi terhadap posyandu.

“Harapannya seluruh pihak dapat mendukung operasionalisasi posyandu sebagai tempat swadaya masyarakat dalam tumbuh kembang bayi dan balita, serta masing-masing instansi memberikan kontribusi dalam mengimplementasikan tugas program posyandu, baik pembinaan, pelayanan serta infrastruktur posyandu,” tutup Serfianus.

(Nam)

Berburu Takjil Dukung UMKM, Giliran Mamolo dan Sedadap “Diserbu” Bupati Serta Jajaran

NUNUKAN – Senyum sumringah seperti tak tertahankan oleh Aisyah, seorang pedagang kue dan makanan Takjil di bilangan Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Kelurahan Nunukan Selatan.

Berapa tidak, selain lapaknya banyak dikunjungi oleh pelanggan yang membeli Takjil ( Kudapan untuk berbuka puasa), saat itu lapaknya disambangi Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid beserta beberapa kepala dinas (OPD) untuk juga turut membeli takjil.

Sore itu, Bupati Laura kembali mengajak para kepala Perangkat daerah di lingkungan Pemkab Nunukan untuk bersama sama berbelanja di titik titik penjualan takjil. Agenda yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin selama bulan Ramadhan ini sudah berjalan beberapa kali, dan hari ini, Senin (10/04/2023) bersama para pimpinan perangkat daerah “berburu takjil” di Pasar Mamolo dan Sedadap, di kecamatan Nunukan Selatan.

Di Pasar Momolo, hampir seluruh lapak disambangi Bupati dan jajaran Kepala Oragnisasi Perangkat Daerah, bukan hanya Takjil dan minuman saja yang “Diserbu”, Sayuran, Ikan, serta bahan lauk pauk seperti tempe serta buah buahan juga banyak dibeli oleh Bupati Laura dan Kepala Perangkat Daerah yang mendampinginya.

Bupati Laura mengatakan bahwa ini adalah wujud dukungan untuk UMKM sehingga segenap OPD diminta untuk turun membeli takjil.

” Ini adalah momen untuk bersilaturahmi sekaligus bentuk dukungan kita kepada sektor UMKM,”, tambahnya.

Lebih lanjut Bupati Luara merasa bangga kepada UMKM yang masih bisa bertahan hingga saat ini, khususnya di bulan Ramadhan ini.

Bupati juga berharap agar para pelaku UMKM tetap bersemangat dalam berjualan.

” Tetap semangat, karena ini tinggal 10 hari lagi, mudah mudahan bisa tetap bertahan sampai dengan terakhir”, ujar Bupati Laura.

(PROKOMPIM)

Ikuti Instruksi Presiden, FORKOPIMDA Nunukan Akan Tindak Tegas Impor Pakaian Bekas Ilegal

NUNUKAN – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Nunukan memastikan tidak ada toleransi terhadap bisnis impor pakaian bekas ilegal.

Sebelumnya, sesuai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dengan tegas bahwa impor pakaian bekas ilegal sangat menganggu dikarenakan akan mematikan industri tekstil lokal.

Sesuai aturan yang berlaku, impor pakaian bekas ilegal melanggar Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 51 ayat (2) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014. Tentang Perdagangan serta melanggar Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021.

Hal tersebut ditegaskan FORKOPIMDA Kab. Nunukan setelah melakukan rapat koordinasi secara tertutup terkait kebijakan larangan impor pakaian bekas di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati Nunukan, Kamis (06/04/2023).

Selaku Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, S.E., M.M., Ph.D menyampaikan bahwa akan mendukung penuh instruksi Presiden serta menghimbau para pedagang pakaian bekas beralih untuk mencari komoditi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami dari FORKOPIMDA akan mendukung penuh arahan Presiden Jokowi tentang kebijakan larangan impor pakaian bekas dan menyampaikan himbauan kepada para pedagang pakaian bekas untuk tidak lagi menjual barang terlarang tersebut, beralih ke komoditi yang sesuai dengan aturan undang undang” ujar Laura.

Namun, FORKOPIMDA Kab. Nunukan memberikan solusi kepada para pedagang pakaian impor bekas lewat pernyataan Bupati yang menjelaskan bahwa masih memperbolehkan menjual stok barang yang masih tersedia hingga habis.

“Dikarenakan banyaknya modal usaha yang dikeluarkan pedagang, kami memberikan solusi yakni mentoleransi untuk menjual stok barangnya sampai habis tetapi tetap kami dengan tegas tidak memperkenankan mendatangkan barang ilegal tersebut” tutup Bupati Kab. Nunukan.

(Nam)