Usai Tarawih, Gubernur Zainal Ngobrol Santai dan Serap Aspirasi Warga Sebidai

TANA TIDUNG – Malam Ramadan di Desa Sebidai terasa berbeda. Usai melaksanakan salat Tarawih berjamaah di Masjid Jabal Rahmah, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum datang mengunjungi masyarakat di Masjid Ar Riwayatul Hasanah, Kamis (12/3).

Kehadiran orang nomor satu di Kaltara itu menjadi kejutan bagi warga. Tanpa jarak, Zainal memilih duduk lesehan bersama masyarakat, berbincang santai sambil mendengarkan langsung berbagai aspirasi terkait pembangunan di daerah.

“Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat Sebidai,” ujar Zainal.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat yang terus berusaha membangun Masjid Ar Riwayatul Hasanah.

Menurutnya, melalui semangat kebersamaan dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan daerah.

“Saya bangga melihat semangat masyarakat membangun masjid dan menjalankan ibadah puasa. Semangat seperti ini menjadi modal besar untuk membangun Kalimantan Utara,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan, serta mempertahankan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Zainal juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Kecamatan Sesayap, khususnya warga Desa Sebidai.

“Kebersamaan seperti ini yang akan membuat Kalimantan Utara semakin Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Zainal turut menyerahkan bantuan secara simbolis berupa sarung kepada pengurus masjid serta paket sembako kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk perhatian kepada warga.

(dkisp)

Gubernur Safari Ramadan di Tana Tidung, Ajak Masyarakat Perkuat Ibadah

TANA TIDUNG – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperkuat ibadah dan kepedulian terhadap sesama. Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Jabal Rahmah, Kabupaten Tana Tidung, Kamis (12/3).

Didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si, Zainal mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan dengan memperbanyak ibadah serta mempererat kebersamaan.

Ia mengingatkan bahwa puasa Ramadan mengajarkan umat Islam menjadi pribadi yang bertakwa, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183.

“Ramadan ini mari kita isi dengan ibadah terbaik, memperbanyak salat, tadarus Al-Qur’an, bersedekah, dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Zainal.

Menurutnya, Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda kunjungan pemerintah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Zainal turut menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltara terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah untuk Kabupaten Tana Tidung tahun 2026 sebesar Rp50.453.745.716.

Realisasi DBH Kabupaten Tana Tidung pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp43.390.519.601 dan tahun 2024 sebesar Rp48.484.214.283. Selain itu terdapat penyaluran kurang salur DBH Pajak Daerah tahun 2023–2025 dengan total Rp29.962.545.759.

Zainal berharap dana bagi hasil tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tana Tidung.

“Dengan kebersamaan, kerja keras dan doa, insyaallah pembangunan di daerah ini akan terus berjalan dengan baik dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.

Dalam Safari Ramadan tersebut, Zainal bersama Ingkong juga menyerahkan bantuan kepada Masjid Jabal Rahmah, Pondok Pesantren Hidayatullah Tana Tidung, dan Yayasan Darul Huffadz berupa uang, Al-Qur’an, buku hadis dan sarung.

Selain itu diserahkan pula buffer stock logistik kebencanaan kepada Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, S.Pd., serta paket sembako kepada masyarakat.

Safari Ramadan ini kemudian ditutup dengan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Jabal Rahmah.

(dkisp)

Operasi Ketupat Kayan 2026, Pemprov Imbau Pemudik Patuhi Aturan Lalu Lintas

TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara) H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si. menghimbau seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Himbauan tersebut disampaikan saat menghadiri Apel Operasi Ketupat Kayan 2026 di Lapangan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kaltara, Kamis (12/3) sore.

Datu Iqro menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mendukung penuh upaya pengamanan arus mudik yang dilaksanakan oleh Kepolisian bersama instansi terkait.

Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat untuk tetap siaga selama masa mudik berlangsung.

“Saya berharap para pemudik mengikuti aturan yang ada. OPD terkait seperti Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah membantu pihak kepolisian agar mudik tahun ini bisa berjalan lancar,” ujar Datu Iqro.

Sementara itu, Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Kayan 2026 bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Ia memprediksi terdapat dua gelombang arus mudik. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret dan gelombang kedua pada 18–19 Maret.

“Untuk arus balik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret untuk gelombang pertama dan 28–29 Maret untuk gelombang kedua,” jelasnya.

Djati menambahkan, mengingat sebagian besar wilayah Kaltara merupakan daerah perairan, pengamanan akan difokuskan di pelabuhan serta lokasi penyeberangan kapal ferry.

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi kelebihan kapasitas penumpang pada kapal karena dapat membahayakan keselamatan. Petugas di pos penyeberangan akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar perjalanan mudik berjalan aman.

Dalam Operasi Ketupat Kayan 2026 ini, sebanyak 808 personel gabungan dilibatkan yang terdiri dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, BPBD, Damkar, Basarnas serta Senkom.

Selain itu, aparat juga mendirikan 44 pos pengamanan, terdiri dari 15 pos pengamanan, 26 pos pelayanan serta sejumlah pos terpadu untuk mendukung kelancaran arus mudik.

(dkisp)


Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Liang Bunyu Sebatik Barat: Negara Hadir di Wilayah Perbatasan

NUNUKAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Sppg) Liang Bunyu Sebatik Barat diresmikan hari ini, Kamis (12/3/2026), oleh Ibnu Saud, Pembina SPPG Sekalimantan Utara.

Peresmian ini turut dihadiri oleh Pimpinan Yaysan Aztrada Garuda jaya bapak H.Nuwardi Pakki, Dandim 0911 Nunukan, kapolsek sebatik Barat, IPTU ERIKSON R MARPAUNG, S.H. camat sebatik Barat, bapak Syawaluddin kajari nunukan, Danlamal nunukan, H.Rustam Jaya Pengusaha sukses Sebatik, Tokoh wanita Sebatik Hj Nursan,SH,
Dinamis 07 sebatik barat Kapten Inf Muhajir, bapak Mayor Laut (PM) Prawanto komandan Pomal Lanal Nunukan, Danki Satgas Pamtas Sebatik kapten Kav. Hilman Herawan ,Kades Liang Bunyu dan Tokoh masyarakat Liang Bunyu.

Dalam sambutannya, Ibnu Saud menyampaikan bahwa kehadiran SPPG ini merupakan salah satu bukti bahwa negara hadir di seluruh penjuru negeri, termasuk di wilayah perbatasan seperti Sebatik ini dan sekitarnya. Program makan bergizi gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Program ini bukan untuk kepentingan pribadi siapa pun, tetapi merupakan investasi negara untuk masa depan bangsa,” kata Ibnu Saud.

SPPG Liang Bunyu Sebatik Barat ini akan melayani para penerima manfaat di lingkungan sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dan SMK yang berada di sekitar wilayah ini. Selain itu, program ini juga akan membantu meningkatkan kualitas gizi ibu-ibu hamil dan bayi yang masih berada dalam kandungan.

Ibnu Saud juga menjelaskan bahwa program ini menggunakan prinsip subsidi silang, di mana pembiayaan program ini berasal dari pajak rakyat yang kemudian digunakan untuk membantu masyarakat di seluruh wilayah, termasuk yang berada di daerah terpencil.

Dalam jangka menengah dan jangka panjang, diharapkan masyarakat setempat dapat memproduksi kebutuhan pangan secara mandiri sehingga program ini juga dapat menjadi penggerak ekonomi daerah.

Peresmian SPPG Liang Bunyu Sebatik Barat ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Dalam pelaksanaannya, kita juga berharap agar bahan pangan yang digunakan dapat berasal dari produk lokal daerah setempat. Misalnya di wilayah Krayan, kita berharap beras, ayam, daging, telur, dan sayur dapat diproduksi oleh masyarakat setempat”.Tambahnya

Ibnu Saud juga mengajak seluruh masyarakat, para orang tua, dan wali murid untuk bersama-sama mendukung program ini.
Tentu kita tidak ingin anak-anak dan cucu kita memiliki kondisi yang lebih buruk dari pada kita, Sebaliknya, kita ingin mereka menjadi generasi yang lebih baik, lebih cerdas, dan lebih kuat.

“Mari kita bersama-sama mendukung program MBG ini dengan penuh kesadaran dan semangat, agar anak-anak kita kelak dapat tumbuh menjadi generasi yang cemerlang dan mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik”.Pungkasnya

Neni/admin

Safari Ramadan di Malinau, Gubernur dan Wagub Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Masyarakat

MALINAU – Suasana Ramadan terasa hangat di Masjid Agung Darul Jalal, Kabupaten Malinau, Rabu (11/3). Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., hadir bersilaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan.

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan,” kata Gubernur.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan yang penuh rahmat dan ampunan sehingga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

Pada kesempatan tersebut, Zainal juga menyerahkan Surat Keputusan Gubernur Kaltara tentang Penetapan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah kepada Pemerintah Kabupaten Malinau.

Untuk tahun 2025, Kabupaten Malinau menerima DBH Pajak Daerah sebesar Rp52.092.351.491. Sementara pada tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp60.236.205.537, serta penyaluran kurang salur DBH Pajak Daerah tahun 2023–2025 sebesar Rp37.397.145.951.

Zainal berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dana bagi hasil ini diharapkan dapat dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian Safari Ramadan juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada Masjid Agung Darul Jalal dan Pondok Pesantren Al Khairat Malinau berupa Al-Qur’an, buku hadist, sarung, serta paket sembako.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara juga memberikan paket sembako kepada petugas kebersihan dan tenaga kerja bongkar muat sebagai bentuk perhatian atas kerja keras mereka sehari-hari.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta menjadi sarana berbagi berkah di bulan suci Ramadan.

(dkisp)