Pemprov Perkuat Sinergi OPD dalam Perencanaan Pembangunan 2027

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam merencanakan program pembangunan daerah tahun 2027.

Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., saat membuka “Forum Lintas Perangkat Daerah Rencana Kerja (Renja) Provinsi Kaltara Tahun 2027”, yang digelar di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Rabu (11/3).

Datu Iqro menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh masing-masing OPD secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang kuat agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan saling mendukung.

“Melalui forum ini kita menyatukan dan menyelaraskan program antar OPD. Pembangunan tidak bisa direncanakan sendiri-sendiri, harus saling bersinergi agar program yang dibuat bisa berjalan lebih efektif,” kata Datu Iqro.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penggunaan data yang valid dalam proses perencanaan pembangunan. Dengan dukungan data yang akurat, program yang dirancang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Dalam penyusunan Renja tahun 2027, arah pembangunan daerah juga diselaraskan dengan program prioritas pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan agar kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan searah.

Ia menyebutkan beberapa prioritas pembangunan Kaltara yang tertuang dalam dokumen perencanaan daerah, di antaranya pemerataan pembangunan wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan sektor ekonomi daerah.

Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi fokus utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh wilayah di Kaltara, termasuk daerah perbatasan.

Namun demikian, Datu Iqro juga mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan pembangunan, terutama terkait keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dan pengurangan dana transfer ke daerah.

Karena itu, komunikasi dengan pemerintah pusat dinilai penting agar dukungan anggaran tetap dapat diperoleh untuk mendukung program pembangunan daerah.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita perlu memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan, baik melalui APBD provinsi maupun dukungan anggaran dari pusat,” pungkasnya.

(dkisp)

Safari Ramadan di Desa Atap, Gubernur Bawa Pesan Ibadah dan Bantuan untuk Warga

NUNUKAN – Warga Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan menyambut hangat kedatangan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Mujahidin, Selasa (10/3).

Safari Ramadan menjadi momen silaturahmi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan masyarakat. Kehadiran gubernur disambut antusias oleh warga Desa Atap.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbanyak ibadah.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Semoga kita dapat meraih Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan,” kata Gubernur Zainal.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Ramadan dengan memperbanyak amalan seperti salat, tarawih, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta bersedekah kepada sesama.

Pada kesempatan itu, Zainal menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltara tentang Penetapan Definitif DBH Pajak Daerah Tahun Anggaran 2025 serta Alokasi Sementara Tahun 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Kabupaten Nunukan pada tahun 2025 menerima DBH Pajak Daerah sebesar Rp85.196.387.072. Sementara untuk tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp97.919.920.237. Selain itu, penyaluran kurang salur DBH Pajak Daerah tahun 2023–2025 sebesar Rp53.066.373.760.

“DBH ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Selain penyerahan DBH, Zainal juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan lembaga kemasyarakatan di Desa Atap.

Bantuan tersebut antara lain untuk Masjid Al Mujahidin berupa sarung, Al-Qur’an, baju muslim, serta paket sembako. Bantuan juga diberikan kepada Karang Taruna Desa Atap sebagai dukungan terhadap peran pemuda dalam kegiatan sosial dan pembangunan desa.

Pemprov Kaltara turut memberikan bantuan kepada petugas fardu kifayah sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam pelayanan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Selain itu, bantuan juga diserahkan kepada warga Desa Atap yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Zainal berharap Safari Ramadan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Safari Ramadan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi dan memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.

(dkisp)

Operasi Ketupat 2026 Dimulai, 15 Pos Pelayanan Siap Amankan Idul Fitri

NUNUKAN – Operasi Ketupat 2026 resmi dimulai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, Kamis (12/03).

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S, I, K menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan oleh jajaran Polri bersama TNI serta instansi terkait dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Operasi ini dilaksanakan mulai tgl 13 SD 25 Maret 2026 dan terdiri dari Sebanyak 15 pos pelayanan yg didirikan di sejumlah titik strategis, mulai dari wilayah perkotaan, pelabuhan, bandara, hingga kawasan perbatasan.

Pos tersebut terdiri dari 2 pos pengamanan (Pos Pam), 9 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 3 Pos pelayanan Terpadu.bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama arus mudik, perayaan hari raya, hingga arus balik.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan ditempatkan pada berbagai titik strategis, seperti pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di jalur utama mudik, pusat keramaian, terminal, pelabuhan, bandara, serta tempat wisata.

Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Selain pengamanan arus lalu lintas, Operasi Ketupat 2026 juga menitikberatkan pada upaya preventif dan humanis melalui patroli rutin, pengaturan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, serta pelayanan kepada para pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Dengan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 diharapkan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan penuh khidmat, aman, dan nyaman.

(*)

Bupati Nunukan Hadiri Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M, Bupati : Peringatan Nuzulul Qur’an pada malam hari ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk kembali memperkuat komitmen dalam mendekatkan diri kepada Al Qur’an

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Masjid Agung Al Mujahidin Nunukan. Senin (9/3/26).

Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini menghadirkan Penceramah Drs. H. Arifuddin Lewa dari Sulawesi Selatan, serta turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh agama.

Dalam sambutannya, Bupati H. Irwan menyampaikan bahwa Al Qur’an bukan hanya untuk dibaca atau dihafalkan semata, tetapi juga harus dipahami, dipelajari, dan yang terpenting adalah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai Al Qur’an hendaknya menjadi pedoman dalam bersikap, dalam bermasyarakat, serta dalam membangun kehidupan yang penuh kedamaian dan kebersamaan,”ungkapnya.

Sebagai Pemerintah Daerah, H. Irwan berkomitmen untuk terus mendukung penguatan nilai-nilai Al Qur’an di tengah masyarakat.

“Dalam kesempatan yang baik ini pula, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan untuk terus memperkuat persatuan, menjaga silaturahmi, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah,”ujarnya.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Hadiri RUPS Bankaltimtara, Dorong Penguatan Peran Bank Daerah

NUNUKAN – Pemerintah daerah di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mendorong PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) untuk terus mempercepat pertumbuhan kinerja serta melakukan berbagai inovasi layanan perbankan. Langkah ini dinilai penting guna memperkuat peran bank daerah sebagai pendorong pembangunan dan penggerak ekonomi di tengah tantangan fiskal daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bankaltimtara yang digelar di Harum Resort, Kamis (5/3/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud selaku pemegang saham pengendali dan dihadiri Gubernur Kalimantan Utara serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Dalam forum tersebut, para kepala daerah sepakat bahwa Bankaltimtara harus mampu meningkatkan kinerja, memperluas layanan, serta memperkuat inovasi guna menjawab kebutuhan pembangunan daerah yang terus meningkat.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan dukungannya agar Bankaltimtara terus berkembang dan berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi tantangan seiring dengan tren penurunan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Karena itu, peran bank daerah menjadi sangat strategis dalam mendukung pembangunan dan penguatan ekonomi lokal.

“Kita sepakat bahwa BPD harus mampu berkembang lebih cepat. Kebutuhan pembangunan daerah semakin besar, sementara di sisi lain TKD mengalami penurunan. Bank daerah harus menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri,” ujar Irwan Sabri.

Melalui RUPS tersebut diharapkan Bankaltimtara dapat terus meningkatkan kinerja, memperluas kontribusi terhadap pembangunan daerah, serta memberikan layanan perbankan yang semakin modern, inklusif, dan kompetitif.

(PROKOMPIM)