Rakerda IV GKII Daerah Tarakan Tana Tidung dan Nunukan (TATATINUN) Resmi Dibuka

NUNUKAN – Bupati Nunukan yang diwakili oleh Plt. Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Yance Tambaru membuka secara resmi acara Rapat Kerja Daerah(RAKERDA) IV Gereja Kemah Injil (GKII) Daerah Tarakan,Tana Tidung, dan Nunukan tahun 2025 yang ditandai dengan pemukulan gong.

Pembukaan ini dilaksanakan di GKII Sekalayan,Desa Sekaduyan taka, kecamatan Seimanggaris pada selasa, 1 Juli 2025. Dengan mengambil tema Bertumbuh, Bertambah, dan Berdampak, Rakerda ini direncanakan akan berlangsung hingga 4 Juli 2025 mendatang.

Dalam acara pembukaan ini juga disuguhi dengan penampilan tarian dari anak muda GKII Sekalayan.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan, Bupati nunukan menyampaikan apresiasinya kepada setiap jajaran pengurus daerah GKII, Pendeta, Hamba Tuhan, dan pengurus gereja GKII yang telah sekian lama bersama sama dalam pembinaan kepada umat.

“Tema Bertumbuh, Bertambah dan Berdampak ini harus dimaknai bahwa harus ada progress yang terus meningkat yang dilakukan oleh GKII. Gereja diharapkan tidak hanya memberikan penguatan di kalangan internalnya saja, hanya memberi berkat kepada jemaatnya saja, melainkan juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat disekitarnya”, Pesan H. Irwan.

Ketua daerah GKII TATATINUN Pdt. Franklin, S.Th menyampaikan Apresiasinya dan menyambut baik kepada Pemerintah daerah yang telah hadir dalam kegiatan Rapat kerja ke IV daerah Tatatinun.

“Inilah momen untuk berkumpul satu dengan yang lainnya, bukan sekedar slogan ataupun kalimat indah yg kita ucapkan melainkan sebuah proses pertumbuhan rohani tidak hanya sekedar ucapan ucapan tapi pengajaran bagi penguatan iman kita”ujar Franklin.

Menurutnya Kehadiran Bupati ataupun yang mewakili tidak hanya sebagai pemimpin daerah tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan daerah.

Diakhir acara pembukaan tersebut dilakukan Penyematan kartu tanda peserta secara simbolis oleh Yance Tambaru.

Selanjutnya Ketua panitia secara langsung memberikan cenderamata kepada bupati nunukan sebagai tanda ucapan terimakasih atas kesediannya hadir dan membuka kegiatan tersebut.

Hadir juga saat Pembukaan rakerda tersebut selaku Ketua GKII Wilayah Kaltara Pdt. Desefentison W Ngir, M.Th, Satgas Pos Pamtas Seklayan, Kepala Desa Sekaduyantaka, dan para peserta Rakerda yang berasal dari 15 Jemaat GKII yang berada di daerah Tatatinun.

(PROKOMPIM)

Training Center (TC) Khafilah STQH I dan MTQ Mualaf V Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2025 Resmi Di Buka

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan,Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kab. Nunukan H. Khairil hadir dan membuka secara resmi Acara Training Center (TC) Khafilah STQH I dan MTQ Mualaf V Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2025. Selasa (1/7/2025). 

Acara yang dilaksanakan di Mess BKPSDM Nunukan ini diikuti khafilah dari Kecamatan Se-Kabupaten Nunukan, dengan jumlah peserta 32 orang Khafilah STQ dan 12 orang Khafilah MTQ Mualaf.

“Training Center ini bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis, dan menggembleng moral para calon peserta supaya mereka nanti datang ke arena lomba dengan bekal dan persiapan yang matang, mental yang lebih kuat, sehingga akhirnya mampu meraih prestasi yang maksimal,” ungkap Bupati yang disampaikan Kabag Kesra dalam Sambutannya.

Bupati juga menyampaikan bahwa STQ kali ini adalah yang pertama kalinya dilaksanakan di tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

“Tentu saja ini menjadi sebuah tantangan tersendiri, karena kita belum tahu seperti apa pola pertandingannya, serta bagaimana peta persaingannya nanti,”ujarnya.

Bupati berharap agar peserta Kabupaten Nunukan tetap optimis dan mampu meraih hasil yang memuaskan nantinya.

Selanjutnya, Bupati juga berharap kepada peserta MTQ Mualaf Ke – V pada tahun ini, agar mampu mempertahankan predikat juara umum yang sudah mampu kita raih pada tahun 2024 lalu.

Sementara itu, Ketua Panitia Ustadz Zahri Fadli menyampaikan akan terus memberikan motivasi dan semangat bagi peserta untuk bisa tampil maksimal.

“Untuk Training Center ini akan berlangsung selama 13 hari, yang dimulai pada hari ini tanggal 1 juli dan berakhir di tanggal 13 juli. Untuk pelaksanaan lombanya InsyaAllah akan dilaksanakan di GOR Dwikora Nunukan,” ungkapnya.

Ustadz Zahri Berharap agar seluruh peserta dapat memaksimalkan kegiatan ini, karena tahun ini kita bukan saja sebagai tuan rumah tapi harapannya kepada peserta Nunukan minimal bisa naik peringkat , dari tahun lalu peringkat 4 agar bisa naik menjadi peringkat 3 ataupun 1.

Untuk STQH, cabang yang di lombakan terdiri dari Cabang Tilawah, Cabang Tahfidz, Cabang Tafsir Bahasa Arab, Cabang Hafalan Hadits 100 Bersanad dan Hafalan Hadits 500 tanpa Bersanad, terakhir Cabang Karya Tulis Ilmiah Hadits (KTIH).

Sedangkan untuk MTQ Mualaf, Cabang yang di lombakan terdiri dari Cabang Lomba Adzan, Cabang Lomba Shalat, Cabang Lomba Tilawah, Cabang Lomba Tahfidz, Cabang Lomba Fahmil, dan Cabang Lomba Kaligrafi.

Acara pembukaan Training Center Bagi Khafilah Kab. Nunukan ini juga dihadiri, Kementerian Agama Kab. Nunukan, Camat Nunukan, Camat Nunukan Selatan, para Pembimbing dan pendamping peserta.

(PROKOMPIM)

Audiensi dengan PLN, Gubernur Harapkan Pemerataan Aliran Listrik Hingga Pelosok Kaltara

TANJUNG SELOR – Mengawali pekan pertama bulan Juli 2025, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menerima audiensi dari jajaran PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra), di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (1/7).

Kunjungan tersebut dalam rangka membahas perkembangan infrastruktur kelistrikan dan komitmen perluasan akses listrik ke seluruh wilayah provinsi, khususnya di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

Gubernur menyampaikan apresiasi atas langkah strategis yang dilakukan PT. PLN dalam mengakselerasi pemerataan kelistrikan di wilayah Kaltara. Menurutnya program ini mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan akselerasi pembangunan daerah.

“Kami di Pemprov Kaltara siap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk fasilitasi perizinan, koordinasi lintas sektor, maupun penguatan kebijakan daerah,” kata Gubernur Zainal.

Selanjutnya, Gubernur berharap seluruh masyarakat di pelosok Kaltara dapat menikmati manfaat dari aliran listrik yang stabil dan andal. “Ini bagian dari komitmen kami membangun Kaltara yang lebih terang, Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan,” terang Gubernur.

Dalam percepatan pemerataan energi, sebutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di tahun 2025 pada program pemasangan listrik gratis menargetkan sekitar 1.000 rumah tangga kurang mampu, bersumber dari APBN dan APBD.

Berdasarkan data yang dirilis PLN UID Kaltimra, bahwa rasio desa berlistrik di provinsi Kaltara baru mencapai sekitar 78 persen dan terdapat 117 desa yang belum terjangkau aliran listrik.

Menanggapi data tersebut, General Manager PLN UID Kaltimtara, Maria G.I. Gunawan menuturkan PLN telah menyusun roadmap percepatan elektrifikasi yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan, serta membutuhkan investasi yang besar.

“PLN menargetkan penyelesaian elektrifikasi di 117 desa hingga tahun 2027. Lokasi desa-desa ini sebagian besar berada di wilayah terpencil atau remote area, yang jauh dari akses jalan maupun jaringan listrik eksisting,” ujar Maria.

Bebernya, PLN juga akan menambah kapasitas pembangkit, termasuk mengembangkan pembangkit berbasis energi terbarukan seperti PLTS yang tersebar di 5 kabupaten / kota se-Kaltara, termasuk wilayah perbatasan Kabupaten Malinau dan sekitarnya.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Zainal, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan,S.T., M.Si, melalui Kabid. Ketenagalistrikan, Abdul Muis, S.H., M.Sc memastikan bahwa Pemprov Kaltara akan segera merealisasikan sambungan listrik gratis diperkirakan mencapai sekitar 1.500 rumah tangga.

“Program ini menyasar masyarakat kurang mampu dan menggunakan sistem prabayar (token), sehingga pemanfaatannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah tangga,” terang Abdul Muis.

Abdul Muis menyebutkan program pasang listrik gratis ini didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sementara sekitar 300 rumah dibiayai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara.

Pemprov Kaltara terus bersinergi dengan pemerintah pusat, PT PLN, serta para stakeholder terkait guna memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan, serta diproyeksikan berdampak positif terhadap fasilitas umum dan sosial, seperti sekolah, rumah ibadah, dan layanan kesehatan desa.

(dkisp)

Wagub Harapkan IKAL Jadi Contoh Bagi Organisasi di Kaltara

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhanas Kaltara Periode 2025-2030 di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (2/7).

Pada kesempatan tersebut mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong menyampaikan ucapan selamat Pengurus DPD IKAL Lemhanas yang baru dilantik.

“Selamat dan sukses kepada Ketua DPD IKAL Kalimantan Utara beserta seluruh jajaran pengurus,” ucap Wagub Ingkong.

Wagub berpesan kepada pengurus terpilih agar dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas dan dedikasi, serta dapat mendukung pemerintah provinsi Kaltara yang berdaulat dan berdaya saing.

Ia menuturkan Ikatan Alumni Lemhanas memiliki sejarah panjang dalam membentuk jejaring nasional pemikir dan penggerak kebangsaan. Dibentuk sejak 1978, IKAL telah menjadi wadah bagi para tokoh bangsa untuk terus mengaktualisasikan nilai – nilai Pancasila, wawasan Nusantara, dan ketahanan nasional.

Peran DPD IKAL Kaltara sebagai katalisator kebangsaan sangatlah penting, sebutnya Alumni Lemhanas, dengan bekal ilmu dan pengalaman yang dimiliki, diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI serta memperkuat nilai – nilai Pancasila.

Kemudian, Wagub Ingkong menjelaskan sejalan dengan agenda pembangunan provinsi Kaltara berpijak pada nilai – nilai kebangsaan, integritas wilayah dan pemberdayaan masyarakat lokal, khususnya di wilayah perbatasan.

“IKAL sebagai rumah besar alumni Lemhanas, dapat menjadi motor penggerak dalam mendiseminasikan nilai – nilai tersebut secara inklusif, lintas sektor dan lintas generasi,” terangnya.

Wagub berharap IKAL Provinsi Kaltara dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah khususnya di wilayah perbatasan.

“Saya mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus DPD IKAL Kalimantan Utara Periode 2025-20230 yang baru dilantik. Semogha amanah ini dapat diemban dengan penuh tanggung jawab dan Allah SWT senantiasi memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua amin,” tutup Wagub Ingkong.

Pelantikan dilaksanakan secara virtual dipimpin langsung oleh Ketua Umum Lemhanas Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar secara resmi melantik pengurus DPD IKAL Lemhanas 6 provinsi. Turut hadir dalam pelantikan DPD IKAL Lemhanas Kaltara, Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., dan jajaran pengurus IKAL Lemhanas Kaltara.

(dkisp)

Sat Samapta Polres Wajo Perkuat Pengamanan di Sejumlah Bank

WAJO_ Personel Satuan Samapta Polres Wajo terus menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan melaksanakan pengamanan di sejumlah objek vital, termasuk perbankan di Kabupaten Wajo.

Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan secara rutin oleh Unit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) di beberapa bank strategis, seperti Bank BRI Cabang Sengkang, Bank BNI Cabang Sengkang, dan Bank Sulselbar. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Anggota yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain AIPDA Muh. Nashir, BRIPDA Muadz Anugrah, BRIGPOL Andi Ishak, dan BRIPDA Wahyu Ramdana. Mereka berjaga setiap hari kerja dan aktif memberikan imbauan kepada pegawai maupun nasabah agar tetap waspada dalam menjalankan aktivitas.

“Nasabah di Bank BRI, BNI, dan Sulselbar cukup ramai. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami bersama petugas keamanan bank senantiasa mengingatkan seluruh karyawan dan nasabah agar tetap berhati-hati,” ujar AIPDA Muh. Nashir.

Kasat Samapta Polres Wajo, AKP Maering, turut menegaskan bahwa kehadiran personel Polri dalam giat pengamanan ini merupakan upaya konkret untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Giat pengamanan ini merupakan bagian dari tugas kami untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kehadiran Polri,” pungkasnya.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla