Muswil ke-II APRI Kaltara, Gubernur Dukung Peran Strategis Penghulu di Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-II Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Wilayah Kaltara yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan, Rabu (10/9).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh penghulu dinilai sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan, khususnya terkait urusan perkawinan, bimbingan keluarga sakinah, serta penguatan nilai-nilai religius di masyarakat.

“Penghulu memiliki peran yang sangat strategis dalam membina masyarakat untuk membangun keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berakhlak mulia,” kata Gubernur.

Karena itu, Gubernur Zainal menekankan Muswil ini jangan hanya menjadi seremonial, tetapi momentum memperkuat solidaritas organisasi serta menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kaltara.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus mendukung langkah-langkah APRI dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas para penghulu. Ia juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman dan tantangan sosial.

Selanjutnya, ia juga berpesan kepada Penghulu harus mampu menjadi teladan moral dan hadir sebagai figur yang adaptif, profesional, serta dekat dengan umat.

Gubernur Zainal sangat mendukung kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, tokoh agama, dan organisasi profesi seperti APRI, menurutnya hal ini sangat diperlukan untuk membangun daerah yang religius, harmonis, dan bermartabat.

“Saya berharap Muswil ke-II APRI ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis, memilih pengurus yang amanah, serta melahirkan program kerja yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat dan kehidupan beragama di Bumi Benuanta,” pungkasnya.

Muswil ke-II APRI Kaltara turut dihadiri Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Kaltara, H. Iransyah Nur, S.Ag.,M.AP, Kepala Kantor Kemenag Bulungan, H. Muhammad Ramli, S. Ag., M. AP, Kabag Kesra Setdaprov Kaltara, H. Basmar, Ketua beserta pengurus pusat APRI hadir secara daring, pengurus wilayah, para penghulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan peserta Muswil.

(dkisp)

Apresiasi Komitmen Bupati, Pra Porwada Ajang Pemanasan Tuan Rumah

NUNUKAN – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan tengah mempersiapkan perhelatan Pra Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) di pertengahan September ini. Even olahraga insan pers ini bakal dipadukan dengan lomba karya jurnalistik dan fotografi.

Ketua PWI Nunukan, Taslee dalam keterangannya menyampaikan, Pra Porwada tidak terlepas dari peran penting Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam mendorong olahraga insan pers di perbatasan.

“Pra Porwada kami pandang sebagai komitmen kuat Bupati Nunukan terhadap olahraga insan pers. Tentu sikap itu sejalan dengan dukungan penuh beliau terhadap persiapan Nunukan sebagai tuan rumah Porwada ke-II Kaltara di 2026 mendatang,” ucap Taslee.

Lanjutnya, Nunukan secara resmi telah ditetapkan sebagai tuan rumah Porwada ke-II Kaltara 2026 dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Siwo Kaltara, 27 Juli lalu di Kota Tarakan.

Kepercayaan tersebut diberikan usai jajaran Siwo Nunukan secara aktif berkomunikasi dan mendapat dukungan langsung dari Bupati Nunukan. Guna mendukung suksesi pagelaran Porwada ke-II, maka Siwo Nunukan bergegas menggelar pra Porwada dalam waktu dekat ini.

“Lebih tepatnya ajang pemanasan tuan rumah. Pra Porwada juga bakal menjadi ajang uji coba venue-venue yang akan digunakan pada pelaksanaan Porwada ke-II nanti,” imbuh Taslee menjelaskan.

Selain perhatian terhadap olahraga insan pers, menurut Taslee, PWI Nunukan memandang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sedang melakukan lompatan-lompatan besar di berbagai lini keolahragaan daerah.

Diantaranya, perhelatan Bupati Cup sepak bola, berhasil mengutus tim kebanggaan PSN Nunukan U-17 ke piala Soeratin 2025 di Surakarta, Jawa Tengah, lalu mengukir prestasi nasional di Festival Olahraga Nasional (Fornas) NTB melalui Kormi Nunukan bulan Agustus lalu.

“Tentu secara objektif fakta-fakta tersebut menjadi cerminan keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan olahraga daerah. Namun begitu, PWI Nunukan tetap mendorong pembenahan-pembenahan fasilitas olahraga tetap diperhatikan,” tutup Taslee.

Pra Porwada Siwo PWI Nunukan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga. Diantaranya, badminton, biliard dan olahraga masyarakat domino. Selain itu, dua lomba utama yakni karya jurnalistik dan fotografi menjadi konsen jajaran panitia. (dra)

Heboh Dua Oknum Polisi Yang Terseret Narkoba Diisukan Bebas, Ini Penjelasan Kapolres Nunukan

NUNUKAN – Empat Oknum personel Polres Nunukan, Polda Kaltara yang sempat diamankan Mabes Polri karena dugaan keterlibatan jaringan narkotika internasional kembali jadi sorotan publik di media sosial yang beredar.

Kabar itu menyebar setelah dua dari empat Oknum personel, yakni Bripda MA (anggota Polsek Sebatik Timur) dan Bripda JP (anggota Polairud Polres Nunukan),yang heboh diisukan telah bebas.

Isu tersebut dibantah Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan.

“Untuk Bripda MA dan Bripda JP sudah selesai jalani sidang etik profesi oleh Bid Propam Mabes Polri pada 22 Agustus 2025. Tapi keduanya mengajukan banding. Karena masa penahanannya sudah selesai dan menunggu proses banding, maka pada 26 Agustus 2025 dikembalikan ke satuannya di Polres Nunukan,”JelasNya, pada Rabu (10/09/2025).

Kendati demikian,Ipda Sunarwan tak membantah kabar bahwa Bripda MA sempat pulang ke rumahnya di Kecamatan Sebatik Timur. Hal inilah yang kemudian memicu isu bahwa dirinya telah dibebaskan.

“Bukan dibebaskan. Betul Bripda MA sempat pulang ke Sebatik Timur, tapi hanya untuk mengambil pakaian dan bertemu orang tuanya dan setelah itu kembali ke barak Polres Nunukan. Jadi baik Bripda MA maupun Bripda JP saat ini ada di barak,” Jelasnya lagi

Ipda Sunarwan menambahkan, sembari menunggu proses banding di Mabes Polri, keduanya tetap berada dalam pengawasan langsung Kapolres dan Wakapolres Nunukan sebagai atasan yang berwenang menghukum (Ankum).

“Mereka tetap melaksanakan kedinasan. Ikut apel pagi, siaga di Mako Polres, selanjutnya kembali ke barak setelah jam dinas selesai. Jadi ditegaskan sekali lagi, mereka tidak dibebaskan,” Ujarnya

Sementara itu, dua oknum lainnya yakni mantan Kasat Reskoba Polres Nunukan, Iptu SDH dan anggotanya Brigpol S masih menjalani proses sidang etik profesi di Mabes Polri.

“Soal Iptu SDH yang dimutasi ke Polda Kaltara itu benar. Karena saat diamankan, jabatan Kasat Reskoba Polres Nunukan kosong dan harus segera diisi. Tapi Iptu SDH bersama Brigpol S masih ditahan di Mabes Polri,” tambahnya

“Proses hukum terus berjalan. Untuk sejauh mana prosesnya, Polres Nunukan dan Polda Kaltara juga masih menunggu rilis dari Mabes Polri,” pungkasnya.

Diketahui, empat Oknum polisi Polres Nunukan itu diamankan tim gabungan Mabes Polri dari unsur Bareskrim, Direktorat Narkoba, dan Paminal Propam pada Rabu (9/7/2025).

Proses penyelidikan dan penyidikan sepenuhnya ditangani oleh tim penyidik Mabes, dan hasil resminya akan diumumkan secara terpusat.

*Neni

Bupati Nunukan Hadiri Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Masyarakat Desa Harapan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh masyarakat Desa Harapan, Kecamatan Sebuku di Masjid Al – Mujahirin, Senin (08/09).

Peringatan Maulid Nabi bukan hanya perayaan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Keteladanan beliau dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, serta kepemimpinan sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan situasi tantangan dunia saat ini semakin kompleks dan dinamis, maka dari itu, umat Islam harus senantiasa meneladani sifat dan kepemimpinan Rasulullah SAW.

Bupati Nunukan dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat dalam momentum peringatan Maulid Nabi ini untuk menjadi sarana mempererat Ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

“Saya berharap melalui acara ini kita semakin memperkuat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menciptakan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Nunukan”, tutur Irwan.

Di kesempatan yang sama, Bupati Irwan turut mengajak seluruh masyarakat Nunukan agar tidak mudah terprovokasi, tidak gampang diadu domba, dan tidak membiarkan perbedaan menjadi alasan perpecahan. Justru sebaliknya, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk bersama-sama membangun daerah yang dicintai ini.

Selanjutnya, Bupati Irwan akan terus mendorong infrastruktur pembangunan yang ada di SP 1, SP 2 dan SP 3 yang pengerjaannya akan mulai dilakukan tahun ini.

“Mari kita bersatu, bekerja keras, dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Dengan persatuan, tidak ada tantangan yang terlalu berat untuk kita hadapi. Dengan kebersamaan, pembangunan Kabupaten Nunukan akan semakin maju, dan kesejahteraan masyarakat dapat kita raih bersama”, tambahnya.

(PROKOMPIM)

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Nunukan Tanam Ratusan Bibit Pohon Kelapa

NUNUKAN – Kepala lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Nunukan mengadakan kegiatan penanaman pohon kelapa serentak se-Indonesia. Kegiatan ini juga diikuti Imigrasi Nunukan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan,Selasa(9/9).

Tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan yaitu menyerempakkan oleh seluruh jajaran Kementrian Imigrasi dan Permasyarakatan berbarengan dengan pusat kegiatan yang sedang berlangsung di Nusa Kambangan.

Kepala Lapas Nunukan ,Puang Dirham mengatakan manfaat pohon kelapa untuk Kabupaten Nunukan yaitu sangat bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Kita sebagai instansi vertikal memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Nunukan terutama tujuannya untuk anak cucu nanti,masa depan Indonesia sebagai pulau yang penuh dengan sumber daya salah satunya yaitu kelapa sebagai ketahanan pangan”.Ujarnya

Puang Dirham juga menjelaskan pemanfaatan pohon kelapa ini untuk jangka panjang,maka melihat nilai kemanfaatannya yang sangat beragam,layaklah jika pohon tersebut dipilih.

“Semua bagian dari pohon kelapa,seperti akar,buah hingga daunnya itu sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia”.Jelasnya

Untuk mendukung program tersebut,bibit kelapa yang disediakan berjumlah 400 dari Lapas Nunukan dan 500 dari Imigrasi Nunukan,dengan total keseluruhan 900 bibit pohon kelapa berbagai jenis yang akan ditanam di lahan yang sudah disediakan oleh Lapas Nunukan.

Penanaman bibit pohon kelapa ini menjadi upaya dan dukungan demi terwujudnya ketahanan pangan secara nasional.

*Neni