Sambut Mahasiswa Dayak Kenyah, Wagub Berpesan Berikan Yang Terbaik Untuk Kaltara

TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri kegiatan Penyambutan Mahasiswa Dayak Kenyah Kota Tarakan Angkatan Tahun 2025 di Hotel Lembasung, Sabtu (27/9) Pagi.

“Selamat datang kepada anak-anakku sekalian, saya berharap kalian dapat belajar dan mengikuti setiap perkuliahan dengan sungguh-sungguh, dan kelak dapat lulus kuliah tepat waktu,” buka Wagub Ingkong dalam sambutannya.

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong menyampaikan rasa bangganya karena dapat hadir di tengah-tengah mahasiswa-mahasiswi Dayak Kenyah, dan bisa melihat langsung generasi muda yang siap menempuh pendidikannya di universitas yang ada di Kota Tarakan.

“Sebagai penerus bangsa Indonesia khususnya Kalimantan Utara, saya minta saudara-saudara sekalian untuk tekun belajar dan mengembangkan potensi diri. Jangan malu dan tidak percaya diri dengan kemampuan yang kalian miliki,” ucapnya.

Lebih jauh, Wagub menuturkan bahwa saat ini adalah era perkembangan zaman yang maju pesat. Untuk itu, ia berpesan kepada para mahasiswa-mahasiswi harus dapat mengikuti perkembangan zaman.

Serta jangan hanya diam di tempat dan tidak berani mengikuti perubahan kemampuan inovasi, namun harus bisa beradaptasi karena hal tersebut sangat dibutuhkan pada saat ini.

Mengakhiri sambutannya, Wagub Ingkong berpesan kepada mahasiswa untuk dapat menyiapkan diri dengan baik, agar dapat memberikan yang terbaik dan bisa membanggakan untuk diri sendiri, orang tua, keluarga dan khususnya Kaltara.

“Dalam kehidupan ini juga semakin kompleks dengan kompetisi yang ketat, jadi jangan mudah berpuas diri dan terus belajar serta mengembangkan potensi diri untuk mewujudkan visi Kalimantan Utara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” tutupnya.

(dksip)

Bupati Nunukan Dukung Duta GenRe Ikuti Ajang Tingkat Provinsi

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyatakan dukungannya kepada Dwi Arya Ananda dan Zahra Nurul Izzah yang akan mewakili Kabupaten Nunukan dalam Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat Provinsi Kalimantan Timur–Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) tahun 2025.

Dukungan tersebut disampaikan langsung Bupati saat menerima keduanya di ruang kerjanya, Jumat (26/9/2025). Ia berharap keduanya dapat meraih hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Nunukan di tingkat provinsi.

Diana Latief, SKM, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjelaskan, ajang apresiasi Duta GenRe tingkat provinsi ini akan berlangsung di Samarinda pada 2–5 Oktober 2025. Kompetisi tersebut akan mempertemukan duta putra dan putri terbaik dari Kaltim dan Kaltara.

“Dukungan Bupati menjadi penyemangat bagi Duta GenRe Nunukan untuk tampil maksimal dan membawa nama baik daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Nursidah, S.Sos., M.Sc., dari BKKBN Perwakilan Provinsi Kaltim-Kaltara yang juga pembina dan pendamping Duta GenRe Nunukan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah positif bagi generasi muda.

“Duta Generasi Berencana adalah ajang positif dan wadah penting bagi pemuda Nunukan dalam membangun masa depan positif dan berkontribusi bagi Indonesia Maju 2045,” jelasnya.

Ajang tahunan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

“Ajang tahunan ini merupakan acara yang berskala nasional dengan tujuan memberikan apresiasi bagi kesertaan pemuda pemudi sebagai generasi Indonesia dalam merencanakan masa depan mereka secara positif, terhindar dari Narkoba, tidak melakukan seks pra nikah serta menyadari pentingnya kesehatan reproduksi” ujar Nursidah.

Untuk diketahui Dwi Arya Ananda berasal dari sekolah SMAN 3 Nunukan dan Zahra Nurul Izzah berasal dari SMAN 1 Nunukan Selatan.

Keduanya ditetapkan sebagai pemenang Duta Genre Tingkat Kabupaten Nunukan Tahun 2025 berdasarkan keputusan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan Nomor: 440/102/SK/Dinkes P2KB/VI/2025

(PROKOMPIM)

Bupati Irwan Terpilh Secara Aklamasi Sebagai Ketua IKA UNHAS Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin I (IKA UNHAS) Kabupaten Nunukan periode 2025 – 2029 pada Musyawarah Daerah (Musda) III IKA UNHAS Kabupaten Nunukan yang dilaksanakan di Aula lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (25/09). 

Musda IKA UNHAS tersebut berlangsung cukup singkat, karena setelah acara pembukaan selesai, para peserta Musda langsung meminta kesediaan Bupati Irwan Sabri untuk dicalonkan menjadi Ketua IKA Unhas Nunukan. Karena tidak ada calon lain yang mengajukan diri sebagai calon ketua, akhirnya Irwan Sabri pun ditetapkan sebagai Ketua IKA UNHAS secara aklamasi.

Seusai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Irwan Sabri menyampaikan harapannya agar IKA UNHAS Kabupaten Nunukan bisa memberikan peran dan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin IKA UNHAS, ini adalah suatu kebanggan buat saya secara pribadi, harapan saya IKA UNHAS ke depan bisa lebih aktif lagi, bisa lebih berbuat banyak terhadap Masyarakat Kabupaten Nunukan yang kita cintai ini,” kata Irwan.

Selain itu, Irwan dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapanya supaya IKA UNHAS bisa memiliki sekretariat untuk tempat berkumpul dan berbagi ide serta gagasan bagi kemajuan Kabupaten Nunukan.

“Atensi saya pada sore hari ini untuk Kepengurusan IKA Unhas periode 2025 – 2029 nantinya, ada satu yang harus kita selesaikan yaitu bagaimana agar supaya Sekretariat kita bisa kita tuntaskan paling tidak 2026, saya berharap di kepengurusan saya ada Produk yang kita hasilkan, kita akan memberikan Wadah Kepada rekan – rekan kita yang di luar dari Pemerintahan, agar mereka juga dapat berkumpul bersama-sama kita, memberikan gagasannya terhadap kepentingan pembangunan Kabupaten Nunukan ke depan,”ungkapnya.

Terkait dengan struktur kepengurusan IKA UNHAS, Irwan menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melakukan banyak perubahan.

“Kepengurusan yang ada saat ini jangan terlalu banyak dirubah, jika ada pengurs lama yang masih aktif hingga saat ini jangan di revisi, untuk yang tidak aktif kita akan evaluasi, agar roda kepengurusan terus dapat berjalan,”ujarnya.

Selain diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota IKA UNHAS Kabupaten Nunukan, Musda kali ini juga dihadiri oleh Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Kaltara Ikatan Alumni UNHAS, Andi Amri Ampa. Beberapa Kepala OPD yang merupakan alumni UNHAS juga tampak hadir dalam Musda tersebut, seperti Kepala Dinas Perhubungan H. Muhammad Amin, Kepala Bakesbangpol Hasan Basri, Kepala Dinas Komnunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kaharuddin.

(PROKOMPIM)

Hadir sebagai Alumni, Bupati Nunukan Titip Pesan untuk IKA Unhas

NUNUKAN – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) Kabupaten Nunukan resmi dibuka Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., di Aula Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri hampir seluruh alumni yang berdomisili di Kabupaten Nunukan. Para alumni kompak mengenakan seragam merah berlogo Unhas, bahkan sempat bersama-sama menyanyikan Mars Unhas. Turut hadir melalui Zoom, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jammaluddin Jompa, M.Sc., sementara Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Kaltara IKA Unhas, Andi Amri Ampa, S.Sos., M.St., hadir secara langsung.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri yang juga alumni Fakultas Ekonomi Unhas, menekankan pentingnya Musda bukan hanya sebagai forum demokratis memilih pengurus baru, tetapi juga sebagai momentum menyusun program strategis yang bermanfaat bagi alumni, universitas, maupun masyarakat Nunukan.

“Saya berharap IKA Unhas Nunukan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, memberikan kontribusi pemikiran dan karya nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Alumni juga harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, integritas, dan etika berbangsa,” ujarnya.

Irwan Sabri juga mengajak seluruh alumni untuk terus berkolaborasi dan menjaga semangat kebersamaan. Ia optimistis alumni Unhas di Nunukan, dengan potensi yang dimiliki, mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor Unhas Jammaluddin Jompa menyampaikan apresiasi atas perkembangan IKA Unhas di Nunukan yang dinilai semakin solid dan berkontribusi nyata. Ia bahkan menyinggung kemungkinan pendirian kampus Unhas di Nunukan.

“Kami bersyukur IKA Unhas di Nunukan semakin kuat dan berkiprah signifikan. Sudah saatnya Unhas memikirkan pendirian kampus di Nunukan. Dengan dukungan Bupati dan DPRD, Insyaallah hal ini dapat terwujud,” katanya yang disambut tepuk tangan meriah para alumni.

Musda kemudian dilanjutkan dengan sidang pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus lama, serta pemilihan Ketua IKA Unhas Kabupaten Nunukan periode 2025–2030.

(PROKOMPIM)

LHP BPK Temukan Kerugian Negara Sekitar Rp 2 Miliar Lebih Dalam Proyek Jembatan di KTT

TANA TIDUNG – Warga Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara, mengeluhkan proyek Jembatan Sungai Sebawang di Jalan Padat Karya yang mangkrak.

Anggaran Rp 13 miliar dilaporkan telah cair 100%. Namun jembatan strategis yang seharusnya rampung akhir 2024 itu belum bisa dilintasi.

Ketua Harian LSM Pemuda Peduli Kawasan Hutan dan Lingkungan Hidup (PPKH-LH) Kalimantan Utara, Nathalius John mengatakan akibat belum rampung, sebuah dump truck dilaporkan amblas pada bagian penghubung jalan dan jembatan, saat mencoba melintas.

“Kami sangat prihatin lihat kondisi itu. Padahal, uang proyeknya sudah dikasih. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa jalan tersebut belumlah maksimal. Salah satu contohnya ada truk amblas,” ujar Nathalius John,Sabtu (27/9/2025).

Tidak hanya itu, mangkraknya pembangunan menuju pelabuhan penyeberangan, dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan.Dan juga bisa menghambat perputaran roda ekonomi di KTT.

“Akses jalan ini sangat strategis karena menjadi jalur utama menuju Pelabuhan Feri Sebawang yang menghubungkan wilayah Kaltara dan Kaltim. Aktivitas ekonomi jadi terganggu karena warga harus memutar lebih jauh atau melewati jembatan alternatif yang rawan,” jelas Nathalius.

Menurut pantauan PPKH-LH, proyek yang dimulai tahun lalu itu seharusnya sudah selesai pada 31 Desember 2024. Namun, hingga kini pengerjaan fisik di lapangan belum tuntas.

“Proyek ini terkesan dipaksakan. Harusnya ada transparansi, papan proyek saja sudah hilang, jadi masyarakat sulit memantau,” tegasnya.

Kecurigaan publik menguat setelah adanya Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK). Dalam laporan tersebut, ditemukan adanya kejanggalan sebesar Rp 2.129.000.000 terkait proyek ini.

“Menurut LHP BPK, ada temuan sekitar Rp 2 miliar lebih.Ini yang menjadi keprihatinan besar kami, ada uang negara yang dikucurkan begitu besar tapi realisasinya gagal,” ungkap Nathalius.

Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) KTT, Punjul Sidi Waluyo, membenarkan bahwa truk tersebut amblas di segmen jalan penghubung (oprit) jembatan.

“Benar, unit truk amblas di oprit jembatan, dan kebetulan kami juga membantu mengevakuasinya,” Kata Punjul.

Menurut Punjul, pembangunan jembatan sudah sesuai dengan kontrak tahun 2024. Pada 2025, akan dilanjutkan pekerjaan tahap ke 2.

“Terkait proses pembangunan di tahun 2024 sudah sesuai dengan kontrak. Dan tahun ini masuk pekerjaan tahap 2. Silakan nanti ke kantor DPUPR untuk dapatkan info lebih lengkap.”Pungkasnya

Njon/Nn