Kesbangpol Dorong Peningkatan Partisipasi Pemilih melalui Pendidikan Politik

TANJUNG SELOR – Dalam upaya mendorong peningkatan partisipasi politik dalam ranah demokrasi di Bumi Benuanta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan “Pendidikan Politik dalam rangka Membangun Budaya Politik Partisipatif dan Berintegritas”.

Acara yang digelar di Hotel Grand Pangeran Khar, pada Kamis (4/12) tersebut, dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara Jonilius, S.STP.

Jonilius mengatakan pendidikan politik yang dilaksanakan ini menjadi momentum untuk menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serta peran seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan pesta demokrasi.

“Politik adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, proses penyelenggaraan negara serta bentuk organisasi dan lembaga pemerintahan dalam mencapai tujuan-tujuan kenegaraan,” kata Jonilius.

Ia menuturkan sistem politik Indonesia saat ini tengah mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi, tidak hanya terhadap dinamika politik juga pada sistem-sistem lain yang menunjang penyelenggaraan kehidupan bernegara.

Di kesempatan itu, Jonilius memaparkan tingkat partisipasi masyarakat Kaltara pada Pemilu tahun 2024 lalu, yaitu pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI sebesar 79,53 persen dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yakni sebesar 78,75 persen

Kemudian pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara sebesar 78,58 persen, sedangkan partisipasi Pilkada Serentak 27 November 2024 mencapai 68,05 persen.

“Data ini menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas partisipasi politik masyarakat,”ujarnya.

Dilaksanakan kegiatan ini sebagai kontribusi nyata untuk membantu pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan di bidang politik.

Kepala Badan Kesbangpol Kaltara Jonilius mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini sebaik mungkin guna memperdalam pemahaman mengenai budaya politik.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi politik yang berintegritas dalam menentukan masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara serta komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.

“Saya berharap adanya komitmen dari seluruh unsur dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan. Sehingga tata kelola pemerintahan yang lebih baik dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya.

(dkisp)

Pemotongan TKD T.A 2026, Komisi III Arming Dorong Peningkatan PAD Sebagai Solusi

TANJUNG SELOR – Pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) secara signifikan pada tahun anggaran 2026 membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) harus bekerja ekstra keras dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltara, Arming, menyebut kondisi ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama antara legislatif dan eksekutif.

Arming mengungkapkan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat ini tengah berada dalam kondisi anggaran terbatas. Salah satunya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (POPR) yang hanya memperoleh sekitar Rp96 miliar pada 2025.

“Sejauh ini PUPR itu sudah tidak maksimal di tahun 2025. Mereka hanya mendapatkan kurang lebih Rp96 miliar. Ini tentu menjadi atensi kami. Karena itu, kami berulang kali menggelar RDP dengan OPD agar mereka bisa lebih inovatif,” ujar Arming, Rabu (3/12/2025)

Menurutnya, pemerintah daerah dan DPRD harus memikirkan secara serius bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebab rendahnya pendapatan akan berdampak pada bagi hasil dari pusat serta mempersempit ruang fiskal provinsi.

“Kita punya potensi sumber daya alam, ada aset-aset daerah juga. Ini harus dimanfaatkan. Pemerintah provinsi harus mulai fokus pada pengembangan potensi tersebut agar bisa meningkatkan pendapatan. Itu penting untuk dicatat,” tegasnya.

Arming menerangkan, pemotongan TKD ini membuat pemerintah harus sangat selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.

“TKD kita terpotong sangat besar. Ini problematika kita hari ini. Makanya ketika RKPD masuk, kita harus memilah dengan ketat mana yang benar-benar prioritas,” ucapnya.

Di tengah kondisi fiskal yang menurun, sektor pendidikan masih menjadi fokus utama pemerintah provinsi selain pembangunan infrastruktur.

“Kita juga dorong bagaimana peningkatan sumber daya manusia. Pendidikan tetap menjadi perhatian selain pembangunan fisik. Karena itu kita harus membagi-bagi anggaran dengan sangat selektif,” jelas Arming.

Meski anggaran terbatas, Arming menegaskan wilayah perbatasan, termasuk Kabupaten Nunukan akan tetap menjadi prioritas pembangunan pemerintah provinsi.

“Sejauh ini pemerintah daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi, tetap fokus pada perbatasan. Bahkan beberapa bulan lalu Pak Gubernur bersama lima kepala daerah sudah bertemu dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP),” bebernya.

Pasalnya, wilayah perbatasan menjadi gerbang sekaligus wajah Indonesia. Oleh sebab itu, perhatian tidak hanya harus diberikan Pemprov Kaltara tetapi juga Pemerintah Pusat.

(Humas DPRD Kaltara)


Ketua dan Wakil DPRD Kaltara Hadiri Musda III Partai Golkar Provinsi Kaltara Tahun 2025

TANJUNG SELOR — Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, SE., MM., bersama Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir, SE., MM., sekaligus Ketua Panitia Musda III Golkar Kaltara, serta Anggota DPRD Kaltara menghadiri pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III Partai Golkar Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Wanita Tanjung Selor, Minggu (30/11/25).

Musda dibuka secara resmi oleh Ketua DPD I Golkar Kaltara, Syarwani, yang menyampaikan bahwa Musda merupakan momentum penting konsolidasi organisasi dalam memantapkan arah Partai Golkar di Kalimantan Utara.

Agenda Musda III Partai Golkar Kaltara kali ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Sejumlah petinggi partai dari tingkat pusat turut hadir, di antaranya Muhammad Sarmuji, Sekretaris Jenderal DPP Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI, Sari Yulianti, Bendahara Umum DPP Golkar sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPR RI, dan Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala BKKBN (Mendukbangga).

Pada Musyawarah Daerah (Musda) III Partai Golkar Kaltara tersebut, Syarwani kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Utara untuk periode berikutnya melalui keputusan aklamasi.

(Humas DPRD Kaltara)

Pemprov Salurkan Bantuan Keuangan Tanggap Bencana Rp1 Milliar di Sumatera

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama masyarakat menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan keuangan tanggap bencana sebesar Rp1 milliar terhadap daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si mengatakan bahwa bantuan ini merupakan kebijakan langsung Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., Rabu (3/12).

“Bencana yang menimpa korban disana adalah duka kita bersama, bencana ini kita rasakan bersama. Pak Gubernur sepakat untuk menyalurkan bantuan Rp1 miliar dari APBD 2025 untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ucap Wagub.

Wagub menuturkan bantuan ini merupakan wujud perhatian dan empati Pemprov Kaltara dan masyarakat terhadap saudara setanah air yang tengah menghadapi bencana hidrometeorologi.

Bantuan tersebut diharapkan bisa disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, sehingga bisa memberikan manfaat yang signifikan kepada korban yang membutuhkan bantuan secepat mungkin.

Ingkong juga mengajak seluruh masyarakat di Kaltara dan Indonesia untuk terus mendoakan para korban di Sumatera yang sedang mengalami musibah bencana ini agar diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Bantuan ini dimaksudkan agar mereka tetap dikuatkan, karena telah banyak kehilangan harta benda, rumah tempat tinggal bahkan kehilangan anggota keluarganya,” ujarnya.

Selain dana pemerintah, ia juga mendorong penggalangan dana dari masyarakat dan dari berbagai pihak supaya bisa menambah dukungan bagi para korban.

“Kita berharap Tuhan memberikan keteguhan kepada mereka yang sedang mengalami kehilangan. Ini duka bersama bangsa Indonesia dan Kaltara mengambil bagian untuk menunjukkan solidaritas itu,” pungkasnya.

(dkisp)

Perayaan Natal GPSI El-Bethel 2025, Momen Mempererat Kebersamaan

TANJUNG SELOR – Menjelang Hari Natal pada 25 Desember 2025 mendatang, Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPSI) El-Bethel Tanjung Selor menggelar perayaan natal yang berlokasi di Jalan Salak pada Selasa (2/12) malam.

Perayaan Natal ini mengusung tema “Terkait Kehadiran Tuhan Untuk Menyelamatkan Keluarga,” tema tersebut dikutip dari firman “Allah hadir untuk menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21-24) sejalan dengan tema nasional dari Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara Ferry Ferdinand Bohoh, ST., MT., menyambut baik semangat Natal ini

Ia menyampaikan bahwa Natal adalah momen yang selalu dinantikan oleh umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk di Kaltara.

“Setiap tahun, Hari Natal selalu ditunggu oleh saudara-saudara umat Kristiani di seluruh dunia termasuk di Kaltara. Memasuki Desember, sanak keluarga berkumpul bersama dengan penuh kehangatan untuk bersama-sama menghias rumah dengan ornamen-ornamen natal,” ucap Ferry.

Perayaan Natal GPSI El-Bethel ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan keimanan dan bersama-sama membangun Kaltara yang lebih baik

Membawa semangat pesan natal tersebut, Ferry mengajak bersama-sama dengan Pemprov Kaltara untuk bersinergi mewujudkan Kaltara yang Maju, Makmur, dan Berkelanjutan.

Lebih lanjut, Ferry juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Saya mengucapkan selamat menyambut perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026. Semoga damai sejahtera selalu menyertai kita semua,” tambahnya.

Turut hadir Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kaltara Kornie Serliany Ingkong Ala, S.T., Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., serta para tamu undangan yang hadir dengan dalam perayaan ini. (dkisp)

///Perayaan Natal GPSI El-Bethel 2025 di Tanjung Selor (3)///

Judul ==>> Perayaan Natal GPSI El-Bethel 2025, Momen Mempererat Kebersamaan

TANJUNG SELOR – Menjelang Hari Natal pada 25 Desember 2025 mendatang, Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPSI) El-Bethel Tanjung Selor menggelar perayaan natal yang berlokasi di Jalan Salak pada Selasa (2/12) malam.

Perayaan Natal ini mengusung tema “Terkait Kehadiran Tuhan Untuk Menyelamatkan Keluarga,” tema tersebut dikutip dari firman “Allah hadir untuk menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21-24) sejalan dengan tema nasional dari Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara Ferry Ferdinand Bohoh, ST., MT., menyambut baik semangat Natal ini

Ia menyampaikan bahwa Natal adalah momen yang selalu dinantikan oleh umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk di Kaltara.

“Setiap tahun, Hari Natal selalu ditunggu oleh saudara-saudara umat Kristiani di seluruh dunia termasuk di Kaltara. Memasuki Desember, sanak keluarga berkumpul bersama dengan penuh kehangatan untuk bersama-sama menghias rumah dengan ornamen-ornamen natal,” ucap Ferry.

Perayaan Natal GPSI El-Bethel ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan keimanan dan bersama-sama membangun Kaltara yang lebih baik

Membawa semangat pesan natal tersebut, Ferry mengajak bersama-sama dengan Pemprov Kaltara untuk bersinergi mewujudkan Kaltara yang Maju, Makmur, dan Berkelanjutan.

Lebih lanjut, Ferry juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Saya mengucapkan selamat menyambut perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026. Semoga damai sejahtera selalu menyertai kita semua,” tambahnya.

Turut hadir Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kaltara Kornie Serliany Ingkong Ala, S.T., Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., serta para tamu undangan yang hadir dengan dalam perayaan ini.

(dkisp)