Wabup Nunukan Hadiri Ramah Tamah Bersama Kajati Kaltara

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, menghadiri kegiatan ramah tamah bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara, Yudi Indra Gunawan, beserta unsur Forkopimda dan instansi vertikal di Sayn Café & Resto Nunukan, Selasa (18/11).

Dalam sambutannya, Wabup Hermanus menyampaikan selamat datang kepada Kajati Kaltara dan Ketua IAD Kaltara, Nita Yudi, serta rombongan. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi yang selama ini telah berjalan baik.

“Kami berharap sinergitas, kerja sama, dan kekompakan antara Korps Adhyaksa dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan semakin meningkat, khususnya dalam pendampingan, pelayanan, dan pertimbangan hukum demi terwujudnya Kabupaten Nunukan yang aman, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Kajati Kalimantan Utara, Yudi Indra Gunawan, menyampaikan bahwa kunjungannya ke Nunukan memiliki makna penting, sekaligus menjadi kunjungan kerja pertamanya setelah resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltara.

“Saya ingin menjadikan momentum ini sebagai awal memperkuat hubungan kelembagaan, memperlihatkan komitmen kami, dan memastikan seluruh jajaran Kejaksaan di Kalimantan Utara dapat bekerja secara optimal, profesional, dan berintegritas,” ucapnya.

Yudi juga menegaskan bahwa Kejaksaan memegang peran sentral dalam sistem penegakan hukum. Menurutnya, penegakan hukum yang efektif hanya terwujud melalui kolaborasi kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, instansi terkait, serta dukungan masyarakat.

(PROKOMPIM)

Wakil Ketua TP-PKK Kaltara Serukan Semangat Pelayanan dalam Perayaan Natal 2025

TANJUNG SELOR – Wakil Ketua Tim Penggerak
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kornie Serliany Ingkong, menghadiri Perayaan Natal TP PKK Kaltara 2025 di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (22/11/2025).

Kehadiran istri Wagub Kaltara ini sekaligus menyampaikan pesan penguatan kepada seluruh kader agar terus menghadirkan kasih melalui pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kornie mewakili Ketua TP PKK Kaltara, Rahmawati Zainal mengingatkan bahwa Natal menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai kasih, kepedulian, dan kebersamaan.

“Perayaan Natal ini juga merupakan momentum penting untuk meneguhkan nilai kasih, kepedulian, dan semangat pelayanan dalam pengabdian PKK,” kata Kornie.

Kornie berharap Damai Natal tahun 2025 ini membawa energi baru bagi seluruh kader untuk terus berkarya dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat di Kalimantan Utara.

“Natal mengingatkan kita untuk terus menghadirkan kasih melalui pelayanan kepada keluarga dan masyarakat. Semangat ini harus terus kita pelihara dalam menjalankan tugas PKK,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kornie menekankan pentingnya 10 Program Pokok PKK sebagai pedoman dalam menjalankan berbagai kegiatan pemberdayaan.
Ia berharap melalui penguatan program, PKK dapat semakin berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pendidikan keluarga, keterampilan, kesehatan, maupun pelestarian lingkungan.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan Pokja I serta pengurus PKK yang telah menyiapkan perayaan sehingga berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini semakin memperkuat motivasi kita dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Kornie menutup sambutannya dengan harapan agar damai Natal senantiasa menyertai keluarga besar TP-PKK Kaltara serta memberikan semangat baru dalam menjalankan tugas dan program kerja ke depan.

“Perayaan Natal ini menjadi bagian dari upaya TP-PKK Kaltara mempererat solidaritas internal sekaligus memperteguh komitmen dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat di seluruh wilayah Kaltara,” tutupnya.

(dkisp)

Seberapa Penting Pembelajaran Mendalam Bagi Siswa? Ini Kata Andi Fajrul Syam

Makassar– Anggota DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH, menegaskan bahwa pembelajaran mendalam menjadi kebutuhan penting bagi dunia pendidikan di tengah perubahan cara belajar siswa yang semakin kompleks. 

Hal ini disampaikan usai konsultasi, Rabu (13/11/25) di kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar yang mengkaji penerapan metode tersebut di sejumlah daerah yang sudah mulai mengadopsinya.

Andi Fajrul menjelaskan, pembelajaran mendalam menekankan proses memahami, mengolah, dan menerapkan pengetahuan secara lebih komprehensif. 
Model ini dianggap mampu mendorong siswa berpikir lebih kritis dan tidak hanya berfokus menghafal materi.

“Pembelajaran mendalam membantu siswa memahami materi secara utuh, bukan hanya menghafal. Pendekatan ini membuat proses belajar jauh lebih bermakna bagi siswa,” kata Andi Fajrul dikonfirmasi usai pertemuan tersebut. 

Ia menilai pendekatan ini relevan dengan tantangan pendidikan saat ini yang menuntut siswa mampu mengambil keputusan, memecahkan masalah, serta mengembangkan kemampuan refleksi terhadap pembelajaran yang diterima. 

Menurutnya, metode ini bisa memberikan ruang bagi guru untuk membangun interaksi di Sekolah atau ruang kelas yang lebih hidup dan bersemangat.

Dikesempatan tersebut, Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur mengatakan, pembelajaran mendalam juga memperkuat keterlibatan siswa selama proses belajar, guru tidak hanya memberikan materi, tetapi mengajak siswa menelusuri konteks, memahami konsep, hingga menghubungkan materi dengan situasi yang mereka hadapi sehari-hari.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian daerah sudah menunjukkan hasil positif setelah menerapkan pendekatan tersebut. Peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi tercatat sebagai indikator awal efektivitas metode ini di sekolah.

Meski begitu, Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan ini mengingatkan bahwa kesiapan guru menjadi faktor penentu keberhasilan, guru perlu mendapatkan pelatihan yang memadai agar mampu menyusun rencana pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam.

“Guru harus dibekali pelatihan yang tepat agar mampu menerapkan metode ini dengan benar. Tanpa kesiapan guru, pembelajaran mendalam sulit memberikan hasil maksimal.”kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Nunukan ini. 

Ia menekankan perlunya dukungan kebijakan daerah untuk memastikan pelatihan guru berjalan konsisten, Pendanaan yang dialokasikan melalui program tertentu dapat mendorong peningkatan kapasitas guru agar metode ini dapat diterapkan lebih luas.

Mansur juga menyampaikan bahwa peran pengawas sekolah masih sangat penting. Pengawasan yang rutin dinilai membantu memastikan metode tersebut diterapkan secara konsisten di ruang kelas.

Ia menambahkan, sekolah perlu menyediakan lingkungan belajar yang mendukung proses analitis siswa, Ketersediaan sarana pembelajaran dan akses informasi menjadi bagian penting dari pelaksanaan pendekatan ini.

Karena itu, Mansur menegaskan, pembelajaran mendalam layak diterapkan di sekolah-sekolah Kabupaten Nunukan. Ia menyebut bahwa peningkatan kualitas pendidikan bergantung pada keberanian daerah beradaptasi dengan metode belajar yang lebih relevan bagi perkembangan siswa masa kini

(Humas DPRD Nunukan)

Tutup Open Tournament Domino Kaltara Cup 2025, Staf Ahli Robby Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Ajang Silaturahmi

TANJUNG SELOR – Open Tournament Domino Kalimantan Utara (Kaltara) Cup Tahun 2025 digelar Dome Sport Center, resmi ditutup Gubernur Kaltara melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., Minggu (23/11).

Mengawali sambutannya, Robby menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia, perangkat pertandingan, serta peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.

“Turnamen domino ini bukan sekadar kompetisi, ia telah menjadi wadah silaturahmi, tempat masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul, berinteraksi dan mempererat persaudaraan,” ucap Robby.

Robby menuturkan bahwa turnamen ini berhasil menghadirkan suasana kompetitif yang sehat sekaligus memperkuat hubungan sosial antar masyarakat di Bumi Benuanta.

Permainan domino memiliki nilai penting yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti ketelitian, strategi, kesabaran, serta ketenangan dalam mengambil keputusan, dan nilai-nilai tersebut tercermin jelas dalam penyelenggaraan turnamen tahun ini.

Turnamen domino ini juga dinilai berperan dalam melestarikan permainan rakyat sekaligus memperkuat ruang sosial yang positif dan inklusif bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir.

Selanjutnya, Robby menyampaikan selamat kepada para juara yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya sepanjang turnamen. Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemacu untuk terus berkembang.

“Dan kepada peserta yang belum meraih kemenangan, agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan memaknai pengalaman yang diperoleh selama berkompetisi,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga berharap turnamen ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang membanggakan masyarakat Kaltara.

(dkisp)

Kejuaraan Gulat Piala Gubernur 2025 Resmi Ditutup, Bulungan Raih Juara Umum

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), diwakili Staf Hhli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., secara simbolis menutup Kejuaraan Gulat Piala Gubernur 2025 pada Minggu (23/11) sore.

Kejuaran yang dihelat di Gedung Wanita ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bulungan Risdianto, S.Pi., M.Si., selaku Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara Dr. Obed Daniel L.T, S.Hut., MM., yang juga menjabar sebagai Sekretaris PGSI Kaltara.

Di kesempatan itu, Robby yang sekaligus mewakili Gubernur Kaltara, menyampaikan apresiasi serta menyambut baik atas terlaksananya Kejuaraan Gulat Piala Gubernur ini.

“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar atlet, pelatih, dan para pegiat olahraga, tetapi menjadi sarana meningkatkan semangat sportivitas dan kekompakan untuk mengembangkan olahraga gulat di Kaltara,” kata Robby.

Staf Ahli Gubernur ini menuturkan bahwa selama pertandingan gulat ini berlangsung, para atlet telah menunjukkan dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Ia menekankan dalam pertandingan bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi tentang keberanian, strategi dan ketahanan fisik serta keteguhan mental, yang mempertahankan nilai-nilai luhur dalam keolahragaan terlihat.

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang memperebutkan piala, medali, dan penghargaan, akan tetapi adalah sarana pembinaan dan pencarian bibit-bibit unggul atlet Kaltara agar dapat berprestasi ke jenjang nasional maupun internasional dikemudian hari,” ucapnya.

Selanjutnya, Robby juga menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet yang telah berhasil meraih juara.

Menurutnya keberhasilan yang dicapai adalah hasil dari latihan, disiplin, dukungan lingkungan dan dedikasi yang panjang. Dan ini menjadikan kemenangan tersebut sebagai motivasi untuk melangkah ke tingkat berikutnya.

“Dan kepada yang belum berhasil, tetap terus berlatih dan jangan pernah menyerah, karena kekalahan bukanlah akhir. Kekalahan justru adalah media untuk evaluasi diri agar tampil lebih siap di ajang-ajang berikutnya,” pesannya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan olahraga, termasuk gulat, termasuk melalui kerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pengurus cabang olahraga lainnya.

“Kita akan terus meningkatkan pembinaan atlet sejak usia dini, mengembangkan kapasitas pelatih dan atlet, serta memperbaiki sarana dan prasarana olahraga secara bertahap,” tegas Robby.

“Dengan sinergi yang kuat antara Pemprov dan pengurus olahraga serta masyarakat, kita harapkan prestasi olahraga Kaltara akan terus meningkat,” jelasnya.

Kejuaraan Gulat tersebut diikuti seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Kaltara, dengan 20 kelas yang dipertandingkan ini telah terlaksana sejak 21 November lalu. Selama 3 hari pelaksanaan tersebut, Kabupaten Bulungan berhasil menyabet Juara Umum dan berhak mengangkat trofi Piala Gubernur Kaltara.

(dkisp)