Wakapolres Palopo ,Usai Apel Tekankan kepada seluruh perwira Dan personil Agar Selalu Siap Dalam Bentuk pelaporan Dan penjagaan Mako


Berandankrinews.com.
Polres Palopo-Usai pelaksanaan Apel Pagi, Waka Polres Palopo Kompol Ade Noho memberikan arahan kepada Para perwira di jajaran Polres Palopo di lapangan Apel Polres Palopo. Selasa (28/2020)

Kegiatan tersebut sengaja dilakukan oleh Waka Polres Palopo guna memberikan beberapa penekanan penting terkait tugas seorang perwira Pengawas yang dibebankan sehari satu perwira dalam lakukan pemantauan baik kegiatan Polres Palopo maupun kejadian yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Palopo dan akan dilaporkan pada apel pagi pada esok harinya.

Selain itu Waka Polres Palopo menekankan pentingnya menjaga kesehatan kepada seluruh perwiranya,agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baikk, selain itu juga mengapresiasi kinerja seluruh anggota dan perwira Polres Palopo terkait dengan Sitkamtibmas Polres Palopo.

Arahan inti dari Waka Polres Palopo Kompol Ade Noho bahwa pengamanan internal mako Polres Palopo,termasuk didalamnya melakukan pengamanan kepada seluruh tahanan yang berada di rumah tahanan Polres Palopo.

“Tetap perhatikan mako,terutama tahanan jangan sampai pada saat malam memakai keadaan untuk melarikan diri. Oleh karenanya lakukan pemeriksaan terhadap tahanan sesering mungkin,minimal setiap satu jam sekali” Tegas Waka Polres Palopo.

Laporan kontributor Palopo

Berkat kerjasama dua Polres akhirnya Pelaku curhat Diamankan Team Resmob Palopo

BERADA DI LUAR PALOPO, PELAKU CURAT DIAMANKAN RESMOB POLRES PALOPO KERJASAMA POLRES LUWU TIMUR

Berandankrinews.com
Polres Palopo – minggu tanggal 05 Januari 2020 sekitar pukul 01.00 wita dilaporkan ke Polres Palopo terjadinya Pencurian Pemberatan (CURAT) yang saat kejadian pelaku masuk ke dalam lingkungan sekolah SMK 4 palopo dengan cara merusak/mencungkil pintu kantor sekolah dan mengambil beberapa barang berharga di dalamnya.

Kemudian dilakukan penyelidikan dan pulbaket terhadap kasus tersebut dan diperoleh informasi adanya barang berupa proyektor yang mirip dengan barang yang hilang di SMK 4 Palopo ditawarkan oleh seseorang untuk di jual di kec.Wotu kab. Luwu Timur sehingga Polres Palopo melakukan kordinasi dengan Resmob Luwu Timur untuk mengamankan orang beserta barang tersebut dan selanjutnya melakukan penangkapan bersama Resmob Polres Luwu Timur.

Unit Resmob Sat Reskrim Polres Palopo yang dipimpin oleh Aipda Umar Jaya diback up Personil sat Reskrim Polres Luwu Timur melakukan penangkapan terhadap pelaku Curat.Pelaku tersebut berada di desa wonokerto kec Tomomi Timur Kab.Luwu Timur dengan TKP SMKN 4 Palopo pada hari minggu tanggal 05 Januari 2020, Senin (28/01/20) dini hari.

Adapun Pelaku yangdiamankan yaitu sdr. Jusriadi alias Jus,umur 34 tahun, pekerjaan tukang kayu, alamat Desa Mario Kec. Baebunta Kab. Luwu Utara.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku juga diamankan barang bukti berupa 4 (empat) buah salon, 2 (dua) buah Vremitri/ pengatur suara, 1 (satu) buah Kuliserbas, 2 (dua) buah power, 2 (dua) buah proyektor, 2 (dua) buah laptop dan 1 (satu) buah mixerpower

Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku maka pelaku mengakui jika barang berupa proyektor tersebut merupakan salah satu barang yang telah di curi di SMK 4 kota Palopo dan terhadap barang-barang yang lainnya disimpan di rumahnya di desa mario kec. Malangke kab. Luwu utara dan selanjutnya melakukan pengumpulan barang bukti.

Selanjutnya pelaku bersama dengan barang buktinya diamankan di polres palopo untuk di lakukan proses hukum.

Laporan kontributor Palopo

Bhabinkamtibmas Polres Palopo Dampingi Guru BK SMA Negeri 2 Palopo berikan pembinaan Pada Siswa Yang kedapatan Bolos

Berandankrineww.com
Polres Palopo- Dalam menciptakan Sitkamtibmas yang kondusif di setiap Kelurahannya, Bhabinkamtibmas melakukan Patroli dan pemantauan giat masyarakatnya tiap hari.

Dalam lakukan pemantauan,salah satu Bhabinkamtibmas Polres Palopo yaitu dari Kelurahan Rampoang oleh Aipda Kukuh SH bersama Guru bagian Kesiswaan SMA Neg 2 Palopo Bapak Midi,Spd mendapatkan 6 ( enam ) orang siswanya tidak masuk belajar ( BOLOS ).Selasa (28/1/2020)

Dalam kesempatan tersebut bhabinkamtibmas bersama dengan guru melakukan himbauan dan pembinaa agar masuk mengikuti jam pelajaran sesuai jadwal belajar,selanjutnya siswa siswa tersebut juga diserahkan ke Wali kelas masing masing untuk tindak lanjutnya agar bisa belajar.

Di tempat berbeda Kapolsek Wara Utara Iptu Patobun S.Pd menyampaikan “Saya selaku Kapolsek memang memerintahkan anggota agar senantiasa Patroli dan pemantauan setiap wilayah termasuk anak sekolah yang berekeliaran diluar jam belajar, dengan tujuan mencegah terjadinya tawuran dan tindak pidana lainnya yang dilakukan oleh anak di bawah umur”

Laporan kontributor Palopo

Indonesia melawan Pancasila

*Penulis
Yudhie Haryono*

Tak perlulah aku keliling dunia. Untuk tahu bahwa kita berkhianat pada masa lalu. Untuk mengerti bahwa kita merusak janji proklamasi. Untuk menyadari bahwa kita menghancurkan konstitusi. Untuk memahami bahwa kita menternak virus korupsi.

Betapa bodoh kita jika harus keliling dunia hanya untuk tahu tumpang-tindihnya aturan, kroditnya akses layanan publik, dan kehancuran hukum.

Betapa naifnya kita jika harus keliling dunia agar paham bahwa proses pra-pendaftaran untuk memulai usaha saja diatur oleh sembilan undang-undang, dua peraturan pemerintah, empat peraturan presiden, dan 20 peraturan menteri. Akibatnya, untuk memulai usaha saja membutuhkan banyak biaya, waktu, dan prosedur yang harus dilalui.

Singkatnya. Kita membunuh kaum miskin, melindungi kaum kaya. Memariakan kaum bodoh, membahagiakan kaum cendekia. Ya itulah republik kita kini.

Biarkan aku di sini. Menyaksikan kalian berkuasa dengan muslihat yang sama. Dari para pengkhianat dajjal di dunia. Dan, untuk semua penderitaan ini, tak perlulah aku keliling dunia. Sungguh tak perlu. Karena aku tak mau jauh dari indonesia tanah pusaka. Aku tak sudi mengkhianatinya!

Dunia boleh mentertawa. Atas semua kebusukan kita-kita. Dunia tak ingin melihat kita bahagia. Dunia ingin kita terus berduka. Saat semua yang kita punya dirampasnya: diambil semena-mena, diperkosa seperlunya.

Indonesia kini melawan pancasila. Walau di tempat yang kalian anggap tak biasa. Walau di tanah kelahirannya. Walau di syorga purba saat dupa-dupa dan doa-doa diaurakan intensitasnya. Dalam pilu yang berulang kini biarkanlah aku bernyanyi. Biarkan aku berlari berputar menari di sini. Biarkan aku revolusi. Sampai mati. Agar teriakku lebih berdentum keras dari dalam kubur nanti.

Kini. Pancasila dikhianati di antara buku dan rindu. Habis sepah dijarah.

MELAGU. Tentang apa yang telah dilupakan. Maka kini kutanya, siapakah engkau gerangan. Engkau yang menjadi “omongan” dan candaan di antara mereka yang berkuasa. Engkau bukan putri dari kayangan. Engkau digali dari dalamnya indonesia purba: atlantik dan nusantara. Engkau yang jemarinya begitu cantik-lentik. Engkau yang membuat hatiku tergelitik. Engkau seperti kupu-kupu yang menari dalam pikiranku. Engkau yang diucapkan tanpa dipraktekkan.

Mendengarmu bagai mendengar suara berdenting; bagai gemuruh dawai gitar yang cemerlang; bagai piano gerza yang mengalun bergantian merdu; bagai tsunami aceh yang menggentarkan tetapi melagukan indah namamu. Setiap kuberseru, yang kusebut hanya namamu. Pancasila di hari minggu. Pancasila di Indonesia.

Indonesia dan pancasila yang lucu. Dikhianati tetapi dirindui. Aku membutuhkan satu orang yang jujur, tapi Indonesia memberiku sepuluh orang munafik. Aku membutuhkan sepuluh orang pemberani, tapi Indonesia memberiku seratus orang penakut. Aku membutuhkan seratus orang cerdas, tapi Indonesia memberiku sejuta orang jahil.

Aku membutuhkan sejuta orang pemimpin, tapi Indonesia memberiku semilyar penipu. Rasanya bergaul denganmu yang ada hanya jiwa munafik, penakut, jahil dan penipu yang bangga dengan karakter dan mental buruk rupa itu.

Engkau memang lucu dan lugu. Sebab hati dan jiwamu tuna nalar. Persis para penghuni istana. Kerjanya kini ukur, gadai dan jual tanah di mana-mana plus kapan saja. Tak peduli pikiran dan perasaan warganegara.

Aku tak berdaya. Entah mengapa. Aku tak mengerti. Entah di mana. Apa yang kurasa. Apa yang kupikir. Setrilyun lalu gugup. Kini rindu yang tak pernah begitu hebatnya. Aku tau kau bisu dan buta tapi kumencintaimu lebih dari yang kau tau. Dan, kau takkan pernah tau. Sebab kau munafik dan penipu. Kaulah indonesia kini.

Engkau marah pada masa lalu. Lalu, aku persembahkan hidupku untukmu. Engkau dendam dengan waktu. Lalu, kurelakan hatiku padamu. Engkau benci takdir kelam. Lalu, kau membisu, diam seribu bahasa. Engkau sakit luar dalam. Lalu, hati kecilku bicara tentang kasih sayang dan pemberontakan. Tentang postkolonial dan triasekonomika.

Engkau memang belagu. Menyanyi dan kirim doa tiap hari. Tapi, baru kusadari cintaku bertepuk sebelah tangan. Kaki-kakikupun remuk redam. Tangan-tanganku patah berantakan. Lalu, kau buat pecah seluruh hatiku. Semua jiwaku. Tanpa sisa. Tanpa warisan buat tetangga. Apalagi anak-cucu.

Engkau memang dahsyat. Seperti matahari. Dikejar seluruh dewa. Kencing di tiap kota. Jajakan ide dan senyum. Bokong kerinduan Nikita kau kalahkan juga. Kini, semoga aku memahami sisi hatimu yang beku. Mengerti jiwamu yang rusak binasa. Membaca cara berpikirmu yang delusif. Hingga suatu saat datang keajaiban hingga kaupun waras kembali.

Kini aku mencintaimu lebih dari yang kau mengerti. Kini aku merindukanmu lebih dari yang kau sadari. Kini aku menyayangimu lebih dari yang kau tangisi. Saat revolusi belum selesai. Saat buruh-buruh belum merdeka. Saat anak-anak miskin butuh beasiswa.(*)

_Keterangan foto: Penulis Prof. M. Yudhie Haryono, PhD (kiri) bersama Ketum PPWI Wilson Lalengke, usai ngodis (ngopi sambil diskusi), Depok Senin 27-1-2020._

Anggota Polsek Awangpone Polres Bone Sigap kelokasi ikut membantu warga Saat Ada laporan Kebakaran

Bone,Sulsel-Berandankrinews.com
Mendapat laporan Ada warga kebakaran Rumah Personil Polsek Awangpone tanpa komando sigap datang Kelokasi kebakaran Dan langsung membantu melakukan pemadaman,Serta melakukan Pengaturan lalu lintas ,lkarena Rumah korban ibu Hj. AMINAH BINTI H.LAMBA yang terletak di Dusun Abbolange Dusun Lappoase Kec. Awangpone,mengalami kebakaran sekira pukul 10.20 wita berada dipinggir jalan Raya,Senin( 27/01/20)

Saksi Mata ibu YULIANA BINTI BEDDU ABE menantu korban ,Menceritakan saat itu Ia sedang berada didepan rumah berjualan, kemudian Ia melihat ada kepulan asap keluar dari Ruang tengah ,Ia kemudian berlari bersama tetangganya melihat rumah tersebut dan menemukan api sudah membakar dinding Kamar yang terbuat dari teripleks sudah terbakar,ia kemudian berlari keluar rumah Meminta pertolongan tetangga dan Warga dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Api berhasil dipadamkan setelah Empat unit Mobil Damkar Pemkab.Bone datang Kelokasi melakukan pemadaman berhasil menyelamatkan Bangunan Ruko korban.

Atas kejadian kebakaran tersebut korban mengalami kerugian sekira 100 Juta rupiah. ( ASA)

Sumber Humas Polda Sulsel