Pimpin Apel, Sekprov ingatkan ASN lakukan Evaluasi Kinerja

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H. Denny Harianto, S.E., M.M., memimpin Apel gabungan lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (5/1) pagi.

Dalam arahannya Sekprov Denny mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk selalu mengevaluasi kinerja agar bisa terus menjadi lebih baik. Baginya, tidak akan ada perubahan bila tidak ada upaya untuk melakukan perubahan.

“Saya mengajak semua ASN bahwa kita akan memulai pada tahun anggaran 2026 dengan semangat dan tanggung jawab,” kata Sekprov Denny.

Sekprov Denny mengimbau seluruh ASN agar dapat menjadikan tahun 2026 ini sebagai momentum untuk melakukan evaluasi kinerja selama melaksanakan tugas di tahun 2025 lalu.

“Kita harus mengevaluasi diri kita dan memberikan penghargaan pada diri kita,” tegasnya

Dikatakannya dengan menilai diri sendiri maka akan mampu melihat seberapa besar potensi yang dapat dimaksimalkan dalam menjalankan tugas-tugas dan tanggung jawab di tahun 2026.

Denny mengajak semua jajaran perangkat daerah dan ASN di tahun 2026 agar dapat meningkatkan kualitas diri dan harus siap berkompetisi dengan setiap perubahan yang ada baik saat ini maupun yang akan datang.

“Sekali lagi, Kaltara ini dimulai dari nol Rupiah dan telah sampai saat ini, semangat itu harus tetap kita jaga. Kita harus lebih banyak bersyukur daripada mengeluh karena kita lebih baik dari provinsi yang lainnya,” tutupnya.

(dkisp)

Bupati Nunukan Launching Penerbangan SOA Penumpang Tahun 2026

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE melaunching penerbangan perdana pesawat Susi Air rute Nunukan-Long Bawan pulang pergi (PP) dan Nunukan – Binuang pulang pergi (PP) melalui kegiatan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang udara tahun 2026, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Nunukan berlangsung di Bandara Nunukan dan disaksikan tamu undangan sebagai tanda penerbangan SOA penumpang tahun 2026 diluncurkan.

Bupati Irwan mengatakan SOA penumpang merupakan salah satu program andalan pemerintah daerah dalam rangka membantu masyarakat khususnya yang ada di wilayah Krayan.

“Program SOA ini adalah salah satu program andalan kami di Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam rangka membantu masyarakat kita yang berada di Krayan, Kita tahu bersama pesawat merupakan satu-satunya akses untuk menjangkau wilayah Krayan. Sementara harga tiket pesawat relatif mahal. Kadang tidak terjangkau oleh masyarakat kita,” kata Bupati Irwan.

Bupati Nunukan juga menyampaikan akan menambah jumlah penerbangan pada hari – hari besar seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) di tahun ini

“Kami akan menambah jumlah penerbangan pada Nataru nanti, agar masyarakat kita yang akan Natalan di kampung halaman tidak mengalami kendala terkait dengan jumlah penerbangan yang terbatas, kebijakan ini adalah upaya Pemerintah Daerah agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah yang keterbatasan akses, hal ini penting untuk dilakukan agar peran keberadaan Pemerintah dapat dirasakan oleh Masyarakat,’ jelasnya.

Kabag Perekonomian Rohadiansyah, S Hut. M A P, melaporkan bahwa pelaksanaan kegiatan Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Udara TA 2026 dilaksanakan selama 12 (dua belas) bulan dimulai pada tanggal 6 Januari 2026 sampai dengan bulan Desember 2026 dengan frekuensi penerbangan Rute Nunukan-Long Bawan PP sebanyak 468 penerbangan terdiri dari Nunukan-Long Bawan = 234 flight, dan
Long Bawan-Nunukan = 234 flight dengan jumlah penerbangan, Rute Nunukan Binuang PP sebanyak 104 penerbangan, terdiri dari Nunukan-Binuang = 52 flight, Binuang-Nunukan = 52 flight.

Pembebanan Anggaran Subsidi Ongkos Angkut penumpang Udara TA. 2026 melalui Kegiatan Pengendalian dan Distribusi Perekonomian pada Pekerjaan Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Udara dilaksanakan PT. ASI Pudjiastuti Aviation dengan anggaran sebesar Rp. 8.600.800.038,00 (Delapan Milyar Enam Ratus Juta Delapan Ratus Ribu Tiga Puluih Delapan Rupiah).

“Dengan adanya rute tersebut tujuan kita untuk membantu atau meringankan masyarakat yang ada di Krayan, dengan harapan masyarakat dapat memanfaatkanya dengan sebaik-baiknya,”jelasnya.

(PROKOMPIM)

Langkah Taktis Pasca Longsor, Bupati H. Irwan Sabri Tinjau Lokasi Longsor di Bukit Cinta

NUNUKAN- Bupati Nunukan H. Irwan Sabri meninjau secara langsung lokasi tanah longsor yang berada di Jalan Bukit Cinta Kelurahan Nunukan Timur, tepatnya di rumah Pak Saor, Selasa (06/01).

Longsor ini terjadi karena dalam beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas yang cukup deras, sehingga berakibat longsornya tanah yang menimpa salah satu rumah warga di Jalan Bukit Cinta.

Menyikapi kejadian ini, Bupati Irwan bersama aparat terkait akan mencari apa yang perlu dibenahi terlebih dahulu, diantaranya saluran air yang selama ini hanya menggunakan pipa sehingga jika terjadi hujan deras tidak mampu menampung dan mengalirkan.

“Saya sudah minta kepada OPD terkait untuk segera dibenahi dulu saluran pembuangan air”, ucap H. Irwan.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk melakukan penanganan bertahap dan terukur guna meminimalkan risiko longsor susulan serta memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi terdampak.

(PROKOMPIM)

Gubernur Apresiasi Masyarakat Desa Pimping Jaga Tradisi Pesta Budaya Meja Panjang

BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Sabtu (3/1).

Pesta Budaya Meja Panjang merupakan kegiatan adat yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Desa Pimping dalam menyambut pergantian tahun dan sekaligus wujud syukur atas hasil panen yang berlimpah.

Di kesempatan ini, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi sangat tinggi kepada seluruh masyarakat Desa Pimping, Tanjung Palas Utara atas konsistensi dan komitmen dalam menjaga serta menyelenggarakan tradisi Pesta Budaya Meja Panjang dari tahun ke tahun.

“Tradisi ini tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun namun juga menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui serta harapan akan masa depan yang lebih baik,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal mengatakan melalui tradisi Pesta Budaya Meja Panjang mengandung nilai-nilai luhur yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat saat ini.

“Melalui tradisi ini kita diajak untuk duduk setara, berbagi rezeki, memperkuat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling menghargai dalam keberagaman,” ujarnya.

Zainal mendukung penuh upaya masyarakat Desa Pimping dalam melestarikan tradisi ini yang menjadi lambang keutuhan, persaudaraan dan kebersamaan dalam menyambut tahun 2026 dengan semangat gotong royong.

Menurutnya Pesta Budaya Meja Panjang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya, melalui penampilan seni tari, busana adat serta kuliner khas daerah.

Untuk itu, ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen dalam mendukung pelestarian adat dan budaya daerah termasuk Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping.

Zainal mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga harmoni, merawat keberagaman dan melangkah bersama dalam membangun Kaltara yang maju dan berbudaya, demi tercapainya visi Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.

“Ke depan kami akan terus mendorong penguatan ekosistem budaya, termasuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal agar kegiatan budaya seperti ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini hadir mendampingi Gubernur Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kaltara sekaligus Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Dr. Drs. Mathin Billa, M.M., Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., unsur Forkopimda dan jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara.

(dkisp)


Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Gubernur Minta Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama di Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltara untuk saling bersama-sama menjaga kerukunan antar umat beragama.

Hal ini disampaikan Gubernur Zainal saat memimpin Upacara memperingati Hari Amal Bakti ke-80 yang digelar di Lapangan Agatis, Sabtu (3/1) pagi.

Dalam peringatan yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”, turut hadir Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltara Muhammad Saleh, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal dan tokoh lintas agama.

Sambutan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang dibacakan Gubernur Zainal menegaskan bahwa kerukunan antar umat beragama bukan sekadar tidak adanya konflik, melainkan merupakan energi kebangsaan yang produktif.

“Kerukunan dipandang sebagai sinergi yang mampu merajut perbedaan identitas, keyakinan dan latar belakang sosial menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan bangsa,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur menyebutkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) memiliki peran penting dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera di Indonesia.

Ia menuturkan Kemenag yang telah memasuki usia ke-80 tahun terus berupaya memperkuat peran strategisnya dalam menjaga kerukunan umat beragama dan meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.

Serta memberdayakan ekonomi umat dan memastikan agama hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama telah melakukan berbagai langkah transformasi, termasuk digitalisasi layanan keagamaan agar lebih dekat, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Selain itu, Kemenag melakukan penguatan ekonomi umat melalui optimalisasi instrumen sosial keagamaan seperti zakat, wakaf, infak dan program pemberdayaan sosial lainnya yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Zainal menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kemenag dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat ruang-ruang kolaborasi lintas iman demi mewujudkan Kaltara yang damai, maju dan sejahtera.

“Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kemenag untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, inovatif dan responsif terhadap perubahan zaman, dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan etika pelayanan publik demi terwujudnya Indonesia yang damai, maju dan bermartabat,” pungkasnya.

Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berprestasi di Kaltara dan pemotongan tumpeng dalam menyambut Hari Amal Bakti Ke-80.

(dkisp)