Gubernur Serap Aspirasi Mahasiswa BEM se-Kaltara

TARAKAN – Suasana hangat terasa di sebuah pertemuan sederhana namun penuh makna, saat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., duduk bersama mahasiswa dalam diskusi santai di Rumah Makan B21 Tarakan, Jumat (10/4) malam.

Di tengah jamuan makan malam, percakapan mengalir tanpa sekat. Mahasiswa yang tergabung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Wilayah Kaltara menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka terhadap pembangunan daerah.

Gubernur Zainal tampak serius mendengarkan setiap masukan yang disampaikan. Baginya, mahasiswa bukan hanya peserta diskusi, tetapi bagian penting dari masa depan Kaltara.

“Saya selalu terbuka menerima masukan, gagaasan dan ide dari mahasiswa, karena kalian adalah generasi penerus pembangunan Kaltara kedepan,” kata Zainal.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyoroti kebutuhan akan sekretariat BEM yang representatif, serta persoalan beasiswa yang dinilai mengalami penurunan.

Menanggapi hal itu, Zainal langsung merespons dengan pendekatan solutif.

“Untuk sekretariat, akan kita upayakan, termasuk opsi menyewa tempat,” ujarnya.

Zainal juga mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang mengalami tekanan akibat berkurangnya pendapatan. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan akses pendidikan bagi mahasiswa.

“Kita cari jalan supaya tidak ada mahasiswa yang berhenti kuliah. Data yang terkendala UKT akan kita kumpulkan untuk dicarikan solusi,” tambahnya.

Menutup pertemuan, Zainal menyampaikan aspirasi dan harapannya agar Muswil BEM ini dapat melahirkan ide-ide segar yang mampu mendorong kemajuan Kaltara.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Kaltara, Jaini, S.Hut., M.P., serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Saiful Bachry, S.E.

(dkisp)

Sekprov Pimpin Evaluasi Kinerja JPT Pratama Dukung Penerapan WFA

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., melaksanakan rapat Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara Tahun 2026 secara virtual daring dari kediamannya, Jumat (10/4).

Rapat ini turut diikuti oleh Tim Evaluasi Kinerja, di antaranya Inspektur Inspektorat Daerah Kaltara Yuniar Aspiati, S.E., M.AP dan Prof. Dr.-Ing. Ir. Daud Nawir, S.T., M.T.

Sekprov Denny menyampaikan bahwa evaluasi ini bertujuan memastikan seluruh perangkat birokrasi bekerja selaras untuk mendukung pencapaian pembangunan daerah.

“Evaluasi ini untuk memastikan semua perangkat daerah bekerja sejalan agar tujuan pembangunan bisa tercapai,” kata Denny.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus menjaga birokrasi tetap adaptif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain itu, Denny menegaskan bahwa pelaksanaan rapat secara daring merupakan bagian dari penerapan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Kebijakan ini tetap memastikan pelayanan publik berjalan normal, terutama bagi perangkat daerah yang melayani masyarakat langsung,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan WFA dinilai sebagai langkah efisiensi yang relevan di tengah dinamika global, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemprov Kaltara berkomitmen untuk terus membangun sistem manajemen ASN yang profesional, transparan dan berkelanjutan.

(dkisp)

Pemprov Pastikan Kelancaran Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Tengkayu I

TARAKAN – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., melaksanakan Safari Perangkat Daerah ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Kamis (9/4) malam, guna memastikan aktivitas bongkar muat dan pelayanan berjalan aman serta lancar.

Kunjungan ini dilakukan usai menghadiri kegiatan bersama Ombudsman RI dan penyambutan anggota DPD RI.

Dalam safari perangkat daerah tersebut, Sekprov Denny memastikan aktivitas bongkar muat berjalan aman dan lancar, serta kondisi kebersihan pelabuhan tetap terjaga.

“Yang penting tidak ada kebocoran karena ini menjadi salah satu sumber pendapatan daerah,” ujar Denny.

Ia juga menemukan sejumlah fasilitas yang perlu segera diperbaiki, seperti lampu penerangan yang tidak berfungsi serta penataan barang muatan yang dinilai belum rapi.

Denny meminta perangkat daerah terkait segera melakukan perbaikan, mengingat anggaran telah dialokasikan untuk peningkatan fasilitas.

Selain itu, ia meninjau fasilitas penunjang lainnya dan berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan terkait kesiapan operasional, termasuk pengaturan penumpang dan keselamatan pelayaran.

Sekprov juga mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi dan pelayanan, terutama dalam menghadapi peningkatan aktivitas pada arus balik Lebaran.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen memastikan kelancaran arus mudik serta keselamatan masyarakat yang menggunakan jalur penyeberangan.

(dkisp)

Wisuda UBT ke-42, Pemprov Dorong Lulusan Jadi Penggerak Pembangunan

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong para lulusan Universitas Borneo Tarakan (UBT) untuk menjadi generasi yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltara yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., saat menghadiri Wisuda ke-42 UBT yang diikuti sebanyak 596 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan, Kamis (9/4).

Ratusan lulusan tersebut terdiri dari 483 lulusan Sarjana (S1) dengan 199 di antaranya meraih predikat cumlaude, 104 lulusan Magister (S2) dengan 10 cumlaude, 6 lulusan profesi seluruhnya cumlaude, serta 3 lulusan diploma.

Dalam kesempatan itu, Bustan memberikan apresiasi kepada para lulusan terbaik, yakni Almiza Fadliansyah, S.Pd., dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan IPK 3,97, Sri Devi Muthmainnah dari Fakultas Pertanian dengan IPK 3,98, serta Anni Mangiwa dari Fakultas Ilmu Kesehatan dengan IPK 4,00.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan ketekunan selama menempuh pendidikan.

“Semoga gelar dan pengetahuan yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk menapaki masa depan, memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa,” kata Bustan.

Bustan yang juga selaku Dewan Pertimbangan UBT menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus berkembang dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Menurutnya, di era transformasi digital saat ini, dunia kerja menuntut kemampuan adaptasi, kreativitas dan kolaborasi.

Pemprov Kaltara, lanjutnya, terus berkomitmen membangun sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa Kaltara Unggul, penguatan kolaborasi riset dan inovasi, serta peningkatan literasi digital dan ekonomi kreatif.

“Setinggi apa pun gelar yang diraih, jangan pernah berhenti belajar. Teruslah mengasah kemampuan dan memberi manfaat bagi sesama. Jadilah generasi yang mampu menjadi penggerak pembangunan di tengah masyarakat,” pesannya.

Dengan semangat baru yang dibawa para wisudawan, harapan akan masa depan Kaltara yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing pun semakin terbuka lebar.

(dksip)


Gubernur Ajak Perusahaan Perbaiki Jalan Lewat CSR

TANJUNG SELOR – Kondisi jalan menuju Kawasan Industri Tanah Kuning-Mangkupadi yang rusak kembali menjadi sorotan. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum pun berinisiatif mengajak perusahaan ikut ambil bagian dalam perbaikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Gubernur berencana mengumpulkan seluruh pimpinan perusahaan dalm waktu dekat sebagai langkah awal membangun komitmen bersama.

“Saya akan mengundang semua perusahaan untuk membahas dukungan CSR,” kata Zainal dalam forum Musrenbang RKPD Provinsi Kaltara Tahun 2027 di Gedung Gadis, Kamis (9/4).

Menurutnya, perbaikan jalan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu dukungan dunia usaha agar hasilnya lebih maksimal dan berkelanjutan.

Selama ini, perbaikan yang dilakukan masih bersifat tambal sulam dan tidak bertahan lama, bahkan kondisi jalan kembali rusak.

Karena itu, untuk memastikan kontribusi perusahaan lebih terarah. Bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara, Bertius, S.Hut., ia akan mengidentifikasi perusahaan yang bisa terlibat langsung dalam perbaikan jalan.

Zainal juga menyoroti bahwa selama ini banyak program CSR yang dijalankan perusahaan, namun tidak semuanya terinformasi dengan jelas kepada pemerintah.

Dengan langkah ini, ia berharap perbaikan jalan menuju Tanah Kuning bisa dilakukan secara menyeluruh dan tidak lagi menjadi kendala bagi masyarakat maupun pengembangan kawasan industri.

(dkisp)