Sekprov Pimpin Apel Pagi, Imbau Disiplin Anggaran dan Efisiensi Energi di Lingkungan Pemprov

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, SE., MM., memimpin apel gabungan lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara digelar di Lapangan Agatis, Senin (19/1) pagi.

Dalam amanatnya, Sekprov Denny mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk disiplin dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran, serta penghematan dalam penggunaan listrik fasilitas kantor.

Sekprov Denny mengingatkan masih ada beberapa pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang belum bergerak pada tahap penatausahaan, sehingga berpotensi mengganggu kinerja dan pencapaian program yang telah direncanakan.

“Perencanaan harus benar-benar matang. Surat Penyediaan Dana (SPD) dan rencana anggaran kas harus memperhitungkan kebutuhan selama 12 bulan ke depan. Media pergeseran anggaran sebaiknya semakin diminimalkan agar menunjukkan kualitas perencanaan yang semakin baik,” kata Sekprov.

Denny menekankan pentingnya manajemen waktu dengan membagi waktu kerja pada tiga tahapan terdiri dari pekerjaan yang sudah dikerjakan, yang sedang dikerjakan dan yang akan dikerjakan.

Ia mencontohkan terdapat salah satu OPD yang telah menyiapkan pekerjaan lintas tahun anggaran, mulai dari evaluasi tahun sebelumnya, pelaksanaan tahun berjalan hingga persiapan untuk tahun berikutnya.

“Hal ini merupakan inisiatif dan pencapaian kerja yang patut dicontoh oleh OPD lainnya,” ujarnya.

Dalam rangka efisiensi, Denny meminta seluruh OPD dan ASN Pemprov Kaltara agar lebih peduli terhadap penggunaan listrik dalam fasilitas kantor seperti memastikan lampu, AC dan peralatan listrik lainnya dimatikan setelah jam kerja, terutama menjelang akhir pekan untuk mencegah pemborosan energi.

Melalui kebiasaan sederhana seperti mematikan peralatan listrik setelah digunakan diharapkan dapat menciptakan budaya kerja yang hemat energi, efektif, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih produktif.

“Saya berharap agar seluruh ASN dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin, meningkatkan kedisiplinan, serta menjaga tanggung jawab dalam bekerja demi mendukung kinerja Pemprov Kaltara secara optimal,” pungkasnya.

(dkisp)

Dipusatkan di SMKN Sebatik Barat, Wabup Hermanus Dampingi Wamendikdasmen Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Nunukan

NUNUKAN- Wakil Bupati Nunukan Hermanus mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen ) Prof Dr Atip Latipulhayat S H LL.M Ph D dan Direktur SMK Kemendikdasmen Dr Arie Wibowo Kurniawan S Si M Ak beserta rombongan dalam kunjungan kerjanya di Sebatik dalam rangka peresmian revitalisasi satuan pendidikan yang ada di beberapa tempat di Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini dipusatkan di Ruang pertemuan SMKN Sebatik Barat, Sabtu 17 Januari 2026.

Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan fasilitas yang memadai (seperti kelas, toilet, perpustakaan) agar lingkungan belajar menjadi aman, nyaman, dan berkualitas untuk semua anak Indonesia.

Kehadiran Wamen Dikdasmen Arif Latipulhayat menekankan bahwa revitalisasi bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan lebih nyaman. Menurutnya yang paling penting adalah menjaga sarana dan prasarana yang sudah ada.

” Disini saya tekankan bahwa pemeliharaan yang paling penting, contohnya seperti WC, tahun ini dibangun, tahun depan isinya jin semua karena kotor, padahal kalau dibersihkan setiap hari insyaallah tidak akan kotor.” Ucapnya sambil tersenyum.

Ditambahnya pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan yang layak. Gedung yang kokoh dan fasilitas yang memadai adalah fondasi agar anak didik bisa fokus mengeksplorasi potensi mereka tanpa terganggu dengan hal kecil yang terbiarkan.

” Khusus untuk tahun ini, tolong nanti datanya yang SD dan SMP yang benar benar prioritas yang perlu direvitalisasi, segera datanya,” lanjutnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan musyawarah wilayah III PW Persis Kalimantan Utara bertema Kemandirian Jami’iyyah untuk Kemaslahatan Ummat dan Masyarakat Kalimantan Utara dan orasi ilmiah pendidikan dengan judul : Teguhkan Peran Pendidikan Persis dalam Mencetak Kader Berilmu dan Berakhlak.

Dalam kesempatan ini Wabup Hermanus menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan Persis dan seluruh elemen pendidikan.

” Kita ingin memastikan pendidikan di perbatasan semakin maju melalui penguatan karakter, peningkatan kualitas pendidikan dan budaya literasi, serta pemanfaatan tehnologi secara bijak tanpa mengurangi ruh pendidikan.” Ungkap Wabup Hermanus.

Menjadi harapan kepada Wamendikdasmen, Kabupaten Nunukan juga mendapat dukungan serta perhatian dalam penguatan pendidikan dasar dan menengah di wilayah perbatasan, pemerataan tenaga pendidikan, peningkatan mutu layanan, serta penguatan sarana dan prasarana.

Karena menurut Wabup Hermanus menjaga perbatasan bukan hanya soal penjagaan wilayah, tetapi juga memastikan anak-anak perbatasan tumbuh menjadi penjaga masa depan bangsa Indonesia.

” Kepada seluruh peserta musyawarah wilayah Persis Provinsi Kaltara, saya ucapkan selamat bermusyawarah, semoga berjalan dengan lancar, menghasilkan keputusan terbaik, dan menghadirkan program yang nyata manfaatnya bagi umat, bagi daerah, dan bagi bangsa,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan SMA IT Persis Sebatik Barat.

(PROKOMPIM)

Yayasan Laskar Perbatasan Peduli Selenggarakan Bakti Sosial Khitanan Massal

NUNUKAN – Bupati Nunukan diwakili Plt. Sekretaris Daerah Drs. Raden Iwan Kurniawan menghadiri sekaligus membuka Bakti Sosial (Baksos) Khitanan Massal yang diselenggarakan Yayasan Laskar Perbatasan Peduli berkolaborasi dengan Satgas Pamtas Yonkab 13/SL dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia(PPNI) bertempat di Jl.Fatahillah Markas Satgas Pamtas (Tompan) .Sabtu,(17/01)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Plt. Sekda apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Laskar Perbatasan Peduli yang telah menginisiasi kegiatan sosial ini. Kegiatan khitanan massal bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga wujud nyata perhatian terhadap kesehatan anak-anak, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

“Khitanan memiliki manfaat penting, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi agama dan budaya. Melalui kegiatan ini, kita membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus memastikan anak-anak kita mendapatkan layanan kesehatan yang aman dan layak.” Ucap Iwan.

Iwan mengucapkan terima kasih kepada para tenaga medis dan relawan yang dengan tulus meluangkan waktu, tenaga, dan keahliannya demi kelancaran kegiatan ini.

“Kepada anak-anakku yang akan dikhitan hari ini, saya berpesan agar tetap berani dan tenang. Ini adalah proses untuk menjadi anak yang sehat, kuat, dan kelak menjadi kebanggaan orang tua, masyarakat, dan daerah. Jangan takut, karena kalian didampingi oleh tenaga medis yang profesional serta orang tua yang selalu mendoakan”, ujarnya.

Lebih lanjut Bupati berharap kegiatan khitanan massal ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

“Semoga Yayasan Laskar Perbatasan Peduli terus berkembang dan konsisten dalam menjalankan misi sosialnya di wilayah perbatasan”, tambahnya.

Ketua Yayasan Laskar Perbatasan Peduli Hamzah mengatakan kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan hari ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan sejak berdirinya Yayasan Laskar Perbatasan Peduli dengan maksud untuk membantu warga yang kurang mampu. Kegiatan sosial tersebut diikuti 50 peserta.

“Saya bangga berada di Laskar Perbatasan Peduli dengan kegiatan sosial kepada masyarakat, dan tujuan Laskar Perbatasan Peduli hanya berbagi kepada masyarakat. Apa yang pantas kita berikan, semoga kedepannya kegiatan khitanan massal ini pesertanya kedepan lebih banyak lagi dan kegiatan sosial kita laksanakan yang lebih”, Ungkap Hamzah.

Turut hadir kegiatan tersebut Dansatgas Pamtas Ri-Mly Yonkav 13/SL Letkol Kaveleri Ikhsan Maulana Pradana S.I.P.,M.I.P, Forkopimda kabupaten Nunukan, Ketua KONI Kab.Nunukan Muhammad Yasin, dan para tenaga medis.

(PROKOMPIM)

Wagub Kaltara Ingkong Ala Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya Ibunda Markus Yuteng Wakil Ketua DPRD Tana Tidung

TANJUNG SELOR — Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala menyampaikan ucapan duka cita mendalam kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung, Markus Yuteng, atas wafatnya ibunda tercinta Yohana AB bin Ambam Lipat Badindang (82 tahun) pada Jumat 16 Januari.

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Ingkong Ala sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Atas nama pribadi dan Pemprov Kaltara, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada saudara Markus Yuteng dan keluarga. Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan,” kata Ingkong Ala di Baloi Adat Yaki Isun, tempat almarhumah disemayamkan, Sabtu (17/6/2026).

Ingkong Ala sekaligus mewakili Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, berharap keluarga besar almarhumah diberikan ketabahan dalam menghadapi masa duka ini.

“Kehilangan orang tua merupakan duka mendalam, namun ini semua menjadi bagian dari kehendak Tuhan yang harus diterima dengan keikhlasan,” ujar ketua Persekutuan Dayak Kaltara (PDKU) dan Ketua Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kaltara ini.

Sementara itu, Markus Yuteng menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril kepada keluarganya.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa, perhatian, dan dukungan yang diberikan oleh Bapak Wagub Kaltara serta semua pihak. Doa dan perhatian ini sangat berarti bagi kami di tengah suasana duka,” kata Markus Yuteng.

“Semua doa yang dipanjatkan menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan ikhlas menerima kepergian ibunda tercinta,” tutupnya.

Kepergian ibunda Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan sejawat. Ucapan duka cita pun turut diucapkan Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, tokoh masyarakat dan rekan sejawatnya di DPRD Tana Tidung.

(*)

Pemprov Apresiasi Peran BKMT dalam Pemberdayaan Umat di Kaltara

TANJUNG SELOR – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara) Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) perdana Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kaltara, digelar di Aula Serbaguna Kantor BKPSDM Kabupaten Bulungan, Sabtu (17/1).

Mewakili Gubernur Kaltara, Staf Ahli Wahyuni menyampaikan apresiasi kepada BKMT Kaltara sebagai organisasi keagamaan turut konsisten berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

“BKMT selain sebagai wadah silaturahmi majelis taklim, tetapi telah menjelma sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, berkarakter serta memiliki kepedulian sosial yang kuat,” kata Staf Ahli Wahyuni.

Wahyuni menuturkan BKMT berkontribusi dalam mendorong sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing dan berkarakter, hal ini sejalan dengan mewujudkan visi pembangunan Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.

“Karena kita meyakini pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi tetapi juga dari kualitas akhlak dan karakter masyarakatnya,” ujarnya.

Masih dalam suasana peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Wahyuni mengingatkan bahwa perubahan peradaban yang dirasakan hingga kini diawali dengan penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT.

Ia mengajak untuk terus menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, agar tidak hanya menghasilkan kemajuan lahiriah tetapi ketenangan batin, keadilan sosial dan keberkahan.

“Dalam konteks inilah peran majelis taklim dan organisasi keagamaan seperti BKMT menjadi sangat penting sebagai pusat pembinaan umat, pembentukan akhlak dan penguatan karakter terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” jelasnya.

Wahyuni menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi bersama BKMT Kaltara dalam membangun SDM yang unggul, religius dan berkarakter di Bumi Benuanta.

“Karena dalam pembangunan Kaltara membutuhkan kekuatan bersama dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Muswil BKMT Kaltara tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.Pd.I., Ketua PW BKMT Kaltara Khodijah Arief, Penasihat BKMT Kaltara Hj. Alih Berlian, S.H., M.Si., serta narasumber seminar Wahyu Eko Handayani, S.Pd., M.Pd.

(dkisp)