NUNUKAN – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Nunukan menggelar pelatihan jurnalistik untuk sekitar 34 peserta yang berasal dari 29 perwakilan OPD, 2 perwakilan kecamatan, 2 perwakilan PMI dan 1 orang peserta perwakilan PDAM Tirta Taka. Senin (23/5/2022) di Ruang Diklat BKPSDM Kabupaten Nunukan.

Pelatihan Jurnalistik kali ini merupakan upaya Diskominfotik Kabupaten Nunukan meningkatkan kesadaran Acara tersebut dibuka oleh Bupati Nunukan, yang diwakili langsung Asisten Admistrasi Umum Setda Kabupaten Nunukan, Drs. Syafaruddin Msi.

Dalam kata sambutan Bupati yang dibacakan, Pemerintah Kabupaten Nunukan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Diskominfotik yang telah melaksanakan kegiatan pelatihan jurnalistik ini untuk OPD.

“Dengan adanya kegiatan pelatihan Jurnalistik seperti ini, tentunya sangat membantu Pemerintah Kabupaten Nunukan, dalam menghidupkan lebih baik lagi fungsi Humas khususnya di OPD itu sendiri,” ujarnya.

Dijelaskan juga, dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saati ini, dituntut semua pihak harus mampu menulis berita sesuai dengan tatacara yang benar.

“Apalagi Diskominfotik itu sendiri, banyak kegiatan kepala dinas dan juga kepala daerah harus dipublikasikan ke masyarakat, dengan sajian berita yang benar,” ucapnya.

Diharapkan, pelatihan Jurnalistik seperti ini harus terus dilaksanakan, agar humas di OPD betul-betul mampu menyajikan berita yang baik dan benar.

“Ini juga salah satu untuk mencegah berita hoax itu sendiri,” ungkapnya.

Sementara Kadis Kominfotik Nunukan, Kaharuddin Andi Tokkong, SS mengatakan semua peserta perwakilan OPD nantinya diharapkan memiliki kemampuan menyajikan data serta rilis berita dan juga sekaligus menjadi juru bicara OPD agar program yang ada di OPD masing-masing bisa terpublikasi dan masyarakat bisa mengakses dengan baik.

“Semua Perwakilan OPD harus melek media sosial dan harus bisa menyajikan data akurat serta membuat rilis ke media massa. Rilis dari OPD akan ditampung di surel (surat elektronik) milik Diskominfotik yang selanjutnya akan dipublikasikan ke media massa,” kata Kahar.

Dijelaskannya media akan sangat terbantu jika seluruh OPD bisa membuat rilis. Selama ini para jurnalis sulit untuk mengakses berita maupun peristiwa aktual hampir di setiap OPD. Dengan kesadaran dan kemampuan nantinya perwakilan OPD ini bisa membuat berita, seluruh kegiatan termasuk yang ada di pelosok sekalipun sehingga akan lebih dikenal dan informasi akan lebih cepat sampai kepada pembaca dimanapun berada.

Dikatakannya, kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah upaya pihaknya untuk memberikan pemahaman bagi Humas OPD di lingkungan Pemkab Nunukan, terkait bagaimana menulis berita setiap kegiatan masing-masing OPD tersebut.

“Mereka bisa mampu menulis berita yang benar sesuai berita media massa pada umumnya, sehingga mudah dipahami atau dimengerti oleh pembaca itu sendiri,” ujarnya.

Dijelaskannya, apa lagi dengan perkembangan teknologi dan media sosial, semuanya harus dituntut bagaimana mampu mempublikasikan semua kegiatan organisasi baik di masyarakat, dan pemerintah itu sendiri.

Adapun pemateri pada kegiatan ini terdiri :

1. Data Statistik Sebagai Sumber Informasi (Kepala BPS Nunukan, Agung Nugroho)

2. Penerapan SPBE (Kabid Informatika, Andi Akmal, S.Kom)

3. Jurnalistik Praktis 1 dan 2 (Adharsyah, A.Md, Diksipro.com)

4. Pembuatan Video Konten (Ilham Waskito, Editing Diskominfotik).

***Gzb/Yutdalin