Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Menghadiri Final dan Penutupan Tournament Mobile Legends dan Playstation E-Football

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri,SE menghadiri final dan penutupan Tournament mobile legends(ML) dan Playstation E-Football, yang diselenggarakan oleh E-Sports Indonesia (ESI) Nunukan. Bertempat di Taman baca Adil Perpustakaan.Nunukan, Sabtu,(05/07)

Acara tersebut turut dihadiri oleh ketua E-Sports indonesia (ESI) Nunukan H.Akbar Ali SH, Kepala BPS kab.Nunukan iskandar, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Arming SH dan para peserta Mobile Legends(ML) dan Playstation E-Football.

Dalam Sambutannya Bupati Nunukan mengucapkan apresiasi atas terlaksananya tournament-sport mobile legends dan playstation e-football tahun 2025 sampai dengan grand final pada malam hari ini.

“Kita ketahui bersama, penyelenggaraan turnamen ini menjadi wadah untuk menyalurkan bakat bagi para gamers dan mengubah stigma masyarakat terhadap games yang tidak selalu berdampak negatif apabila dikelola dengan baik.

E-sport saat ini telah menjadi salah satu cabang olahraga binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan sudah menjadi nomor perlombaan di kejuaraan multi even tingkat daerah, nasional bahkan internasional, seperti Pekan Olahraga provinsi (porprov), pekan olahraga Nasional (PON), Sea Games maupun Asian Games.” Ucap Bupati.

Pemerintah daerah menyadari bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam bidang ini, dan kami berkomitmen untuk memfasilitasi apa yang diperlukan agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal.

“Mengambil tema “Dari perbatasan Menatap Asa Menuju Nasional,” berharap melalui kompetisi ini dapat menemukan bakat-bakat baru yang nantinya akan menjadi penerus yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional”, Tambah H.Irwan.

Lebih lanjut Bupati berpesan kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan perangkat pertandingan agar mengedepankan semangat sportivitas dan menjunjung tinggi etika dalam persaingan.

Lebih lanjut ketua ESI Nunukan H. Akbar Ali mengatakan dalam sambutanya turnamen ini merupakan turnamen perdana.

” Saya melihat antusias masyarakat sangat luar biasa, untuk kedepannya turnamen seperti ini perlu kita adakan setiap bulannya”, Ungkap H.Akbar Ali.

Selanjutnya sebelum menutup sambutannya, H. Akbar Ali menyampaikan ucapan selamatnya kepada seluruh peserta yang akan bertanding.

“Selamat pertandingan, untuk peserta dan yang kalah jangan berkecil hati yang juara jangan berbangga diri. Terus berevaluasi untuk mengikuti turnamen yang akan datang.” ucap Akbar Ali.

(PROKOMPIM)

 

Bupati Nunukan Serahkan Santunan Lebaran Yatim

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Abdul Munir, ST, M.A.P menyerahkan santunan lebaran yatim. 

Santunan untuk anak yatim dan Penyandang Disabilitas itu dibagikan di Kantor Kemenag secara simbolis, Jum’at, (4/7/2025)

Lebaran dengan nama Idul Yatama atau Lebaran Anak Yatim merupakan tradisi yang telah lama diwariskan setiap tanggal 10 Muharram pada kalender Hijriyah dengan menyantuni anak yatim.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Nasional yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan memberikan perhatian kepada mereka, terutama di momen Lebaran Anak Yatim.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Abdul Munir, sebelum memberikan secara simbolis bantuan, Munir menyampaikan sambutan Bupati Nunukan. Dalam sambutan tertulisnya, ia mengatakan momen ini merupakan momen yang penting untuk berbagi kasih dan kepedulian kepada sesama.

“Hari ini adalah momen penting bagi kita untuk berbagi kasih dan kepedulian kepada sesama khususnya kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas, bantuan yang diserahkan secara simbolis ini meskipun mungkin tidak seberapa adalah wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk hadir di tengah masyarakat, meringankan beban, serta memberikan semangat baru bagi mereka,”ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya serta saudara-saudara penyandang Disabilitas patut mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang lebih, mereka adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus berupaya untuk memberikan perhatian lebih kepada anak yatim dan penyandang disabilitas.

“Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus berupaya untuk memberikan perhatian lebih kepada Anak Yatim dan penyandang Disabilitas, berbagai program telah dan akan terus dilaksanakan mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi, tujuannya adalah agar mereka dapat hidup mandiri sejahtera dan memiliki masa depan yang lebih baik,”ungkapnya

Bupati berharap bantuan yang diberikan hari ini dapat sedikit meringankan beban mereka terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan melanjutkan pendidikan semoga anak-anak yatim dan penyandang disabilitas terus semangat dalam menjalani kehidupan meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus bangsa yang bermanfaat

Bupati Nunukan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua/wali anak yatim dan penyandang disabilitas atas kesabaran dan keteguhan hati dalam mendampingi mereka dan ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kemenag Nunukan, BAZNAS serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nunukan, H. Muhammad Shaberah Jaelani, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah Agenda Nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia

“Ini agenda Nasional, hari ini secara serentak di seluruh Indonesia dilaksanakan pembagian santunan Lebaran Yatim.

Biasanya Lebaran kita kan dua kali (Idul Fitri dan Idul Adha), dan tahun ini ada Lebaran anak yatim” ujar Kepala Kemenag

H. Shaberah lebih lanjut menjelaskan, barang siapa yang dekat dengan anak yatim maka nanti akan dekat dengan Rasulullah Muhammad, SAW.

(PROKOMPIM)

Unit Reskrim Polsek Keera Berhasil Amankan Pelaku Penikaman di Betao Desa Awota Keera

WAJO SULSEL — Kepolisian Sektor Keera, Polres Wajo, berhasil mengamankan seorang pria, Asriadi alias Asi (35) yang diduga sebagai pelaku penikaman, hanya dalam waktu 30 menit setelah laporan diterima.

Kapolsek Keera, AKP Asrudi, SH,MH melalui Kanit Reskrim Polsek Keera AIPTU Jenry, SH, menjelaskan bahwa peristiwa penikaman terjadi di wilayah hukum Keera pada Minggu,6 Juli 2025 sekira pukul 16.30 WITA di depan rumah korban Abdul Rahman tepatnya di Dusun Betao,Desa Awota Kecamatan Keera,Kabupaten Wajo.

Setelah korban Abdul Rahman ditikam oleh pelaku Asriadi,korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat Puskesmas Keera untuk mendapatkan pertolongan medis dan saat ini korban di rawat di RSUD Bataraguru Belopa Kabupaten Luwu.

“Setelah menerima laporan, tim Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan cepat dan berhasil mengidentifikasi serta menangkap terduga pelaku Asriadi di kediamannya tanpa perlawanan,” ungkap AIPTU JENRY

Pelaku kini diamankan di Mapolres Wajo guna menghindari gerakan dari pihak korban.

” Pelaku Asriadi akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi penikaman tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.

Keluarga korban,Amiruddin (55) meminta agar proses hukum berjalan transparan dan pelaku diproses sesuai perundang-undangan yang berlaku harpanya.

Humas Polres Wajo/Vetty Rilla

Wabup Hermanus Bangga Masyarakat Kabudaya Makin Antusias Untuk Kuliah

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus mengaku bangga karena saat ini ada antusiasme yang tinggi di kalangan masyarakat Kabudaya yang meliputi wilayah Sebuku, Sembakung dan Lumbis, untuk belajar di perguruan tinggi. 

Jika trend ini terus berlanjut, Hermanus optimis hal itu akan mampu menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Nunukan yang saat ini masih cukup rendah.

Keyakinan itu disampaikan oleh Hermanus disela – sela dirinya mengikuti Munas Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) Ke – I Tahun 2025 di Kota Yogyakarta.

“Saat ini ada puluhan atau bahkan ratusan mahasiswa dari Kabudaya yang sedang kuliah, bahkan sebagian diantaranya adalah para ibu atau emak – emak. Mereka kebanyakan kuliah di Universitas Terbuka karena bisa dilaksanakan secara online,” kata Hermanus.

Fenomena, katanya, merupakan sesuatu yang sangat membanggakan, karena selama ini masyarakat di Kabudaya relatif kurang memperhatikan pendidikan. Padahal, pendidikan dan kesehatan adalah sektor kunci untuk bisa menaikkan IPM di satu daerah.

Untuk menjaga antusiasme tersebut, Hermanus mengaku akan terus mendorong dan mengedukasi masyarakat di Kabudaya secara khusus agar makin peduli dengan pendidikan keluarganya.

Dorongan itu akan dimulai dari kalangan kepala desa, aparat desa, dan tokoh masyarakat. “Kalau memungkinkan, saya akan dorong para kepala desa menggunakan sebagian dari dana desa untuk membantu biaya pendidikan masyarakat di desanya masing – masing,” jelasnya.

(PROKOMPIM) 

Kunjungan Kerja Bupati Nunukan: Bangun Literasi, Olahraga, dan Infrastruktur di Sembakung

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., melaksanakan kunjungan kerja ke tiga kecamatan yakni Sebuku, Tulin Onsoi, dan Sembakung, selama 2 hari, 4 – 5 Juli 2025. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam memperkuat pembangunan infrastruktur, meningkatkan literasi, serta mendukung pengembangan olahraga.

Mengawali agenda di Kecamatan Sebuku pada Sabtu pagi ( 5/7). Bupati Irwan secara simbolis menyerahkan bantuan Bahan Bacaan Bermutu (B3) dari Perpustakaan Nasional RI kepada masyarakat di Aula Kantor Camat Sebuku. Penyerahan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan minat baca dan memperluas akses literasi di daerah-daerah terpencil.

Setelah dari Sebuku, Bupati melanjutkan agenda dengan membuka Turnamen Bola Voli Bupati Cup di Desa Lubakan, Kecamatan Sembakung. Turnamen ini menjadi bagian dari program pembinaan olahraga.

Tak hanya fokus pada literasi dan olahraga, Bupati Irwan secara khusus menginstruksikan tim pendamping untuk menyempatkan meninjau sejumlah fasilitas umum yang kerap terdampak banjir di Kecamatan Sembakung.

“Kita harus turun langsung melihat kondisi fasilitas umum, terutama yang terdampak banjir. Ini penting agar langkah pembangunan ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegas Irwan kepada tim protokol yang mendampinginya.

Didampingi Anggota DPRD Nunukan Adama dan Said Hasan, serta Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Sabri, Bupati mengunjungi beberapa titik strategis, seperti pembangunan dermaga Kecamatan Sembakung, SD Negeri 1 Sembakung, dan SMP Negeri 1 Sembakung, serta jembatan penghubung desa Lubakan.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa infrastruktur dasar berada dalam kondisi layak.

Dalam diskusi bersama warga dan perangkat kecamatan, Bupati juga menerima laporan tentang kondisi Desa Manuk Bungkul yang disebut membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

“Kita harus segera melihat kondisi Desa Manuk Bungkul. Saya ingin memastikan bahwa kebutuhan masyarakat di sana juga menjadi prioritas,” ujar Bupati Irwan.

Dari hasil kunjungan tersebut, Bupati mencatat sejumlah masukan penting terkait percepatan pembangunan di Sembakung. Ia menyoroti kebutuhan revitalisasi dermaga, perbaikan fasilitas pendidikan, penanggulangan banjir musiman, serta peningkatan akses jalan antarpermukiman.

“Percepatan pembangunan di sini tidak bisa ditunda. Saya berharap semua perangkat daerah, termasuk camat, kepala desa, dan TP2D, bisa bersinergi untuk mempercepat program-program prioritas,” Harap Irwan Sabri.

Bupati juga menekankan bahwa program pembangunan yang dirancang harus berbasis pada kondisi riil di lapangan serta aspirasi masyarakat.

“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang berpihak pada kebutuhan rakyat. Kita ingin Sembakung menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.

(PROKOMPIM)