Muscab IKAMI Sulsel Cabang Nunukan ke- II Resmi Dibuka

NUNUKAN – Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulsel cabang Nunukan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke II, di lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (23/8/2025)

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Ir. Jabbar mewakili Bupati Nunukan membuka secara Resmi Muscab IKAMI ke – II Sulsel Cabang Nunukan.

Sekda Ir. Jabbar menyampaikan sambutan tertulis Bupati Nunukan, dalam sambutannya Ia mengatakan dengan aktif di organisasi, para Mahasiswa dan Pelajar bisa memperkuat silaturahmi dan jaringanya sehingga pada akhirnya akan muncul semangat dan jiwa kebersamaan dan kegotong-royongan.

Ir. Jabbar juga menyampaikan ucapan selamat bermusyawarah, diharapkan hasil dari Musyawarah tersebut menghasilkan keputusan yang baik

“Hari ini, Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Dan Pelajar Sulawesi Selatan di Kabupaten Nunukan akan melaksanakan Musyawarah Daerah yang ke – 2 tahun 2025. saya, atas nama Pemerintah mengucapkan selamat bermusyawarah, semoga musda kali ini menghasilkan keputusan yang baik dan memberi manfaat bagi anggota, dan bagi masyarakat,”ujarnya

Lebih lanjut Ia mengatakan pelaksanaan Musda tersebut didasari oleh semangat kebersamaan

“Sebagai organisasi kekeluargaan, saya berharap agar pelaksanaan Musda ini didasari oleh semangat kebersamaan. jika ada perbedaan pendapat, saya harap bisa diselesaikan dengan baik, dengan kepala dingin, dan didasari oleh kepentingan bersama.

Bupati Nunukan dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Ir. Jabar berharap IKAMI Sulawesi Selatan cabang Nunukan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, sebagai Pemerintah, saya berharap agar ikami bisa ikut memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. silahkan kalian mengambil peran yang bisa dijalankan sesuai dengan porsi dan posisi kalian masing – masing.

“banyak bidang yang bisa kalian masuki untuk memberikan sumbangsihnya, terutama bidang – bidang yang terkait dengan posisi kalian saat ini sebagai Mahasiswa dan Pelajar. kalian bisa ikut mengedukasi Masyarakat tentang bahaya Narkoba, tentang Stunting, atau masalah – masalah yang lain,”jelasnya

Senada juga Muhammad Asmawi selaku ketua umum IKAMI Sul-Sel Nunukan dalam sambutannya dia mengatakan, Muscab tersebut menjadi langkah awal IKAMI Sul-Sel menjadi wadah untuk pemuda di kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Nunukan Masa Bakti 2025 – 2028 Resmi Dilantik

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Nunukan Masa Bakti 2025 – 2028, Sabtu (23/8/25). 

Acara Pelantikan Pengurus IDI yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai 5 Kantor Bupati ini mengusung tema “Mengokohkan Peran Dokter di Perbatasan Demi Terwujudnya Asta Cita.”

Para Pengurus IDI Kab. Nunukan dilantik langsung oleh Ketua Majelis Kehormatan Etika Kedokteran IDI Wilayah Kalimantan Utara dr.Budy Azis B., Sp.PK, M.H.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus IDI Kab.Nunukan Periode 2025-2028 yang telah dilantik.

Bupati H.Irwan juga menyampaikan bahwa ada tiga persoalan mendasar terkait dengan dokter yang dihadapi oleh hampir seluruh wilayah Indonesia yaitu, Jumlah dokter yang masih kurang, distribusi dokter yang tidak merata, serta kurangnya dokter-dokter spesialis.

“Dari data menunjukan, sebagian besar dokter terkonsentrasi di pulau Jawa dan kota besar. Akibatnya, daerah di luar jawa dan pedesaan, apalagi daerah di pedalaman dan perbatasan sangat kekurangan dokter,” ujarnya.

Bupati H. Irwan juga berharap kepada para pengurus IDI agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun di Rumah Sakit menjadi semakin baik.

“Jika pelayanan kesehatan kita semakin baik, saya yakin tidak ada lagi pasien yang memilih berobat di luar daerah, apalagi di luar negeri,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, Ketua Majelis Kehormatan Etika Kedokteran IDI Wilayah Kalimantan Utara dr.Budy Azis B., Sp.PK, M.H. pada sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para penguris IDI Kab. Nunukan masa bakti 2025-2028 yang telah dilantik.

dr. Budy Azis berharap semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik, serta mampu meningkatkan peran IDI dalam memajukan kesehatan masyarakat di Kabupaten Nunukan dan Kalimantan Utara.

“Sebagai perwakilan IDI Wilayah, kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan IDI Cabang Nunukan, baik dalam penguatan SDM maupun peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah perbatasan,” ungkapnya.

dr. Budy juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, khususnya kepada Bupati Nunukan dan Dinas Kesehatan, atas dukungan terhadap pelayanan dan kesejahteraan para dokter.

“Berkat kerja sama ini, fasilitas kesehatan di Nunukan semakin maju, dan para dokter dapat lebih betah mengabdi bagi masyarakat,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua IDI Kab. Nunukan dr. Sholeh Rauf, M.Kes, Sp.A menyampaikan bahwa IDI Nunukan Berdiri sejak 2008 dan sudah berusia 16 tahun.

“IDI Kab. Nunukan Memiliki 110 anggota, yang terdiri dari 24 dokter spesialis dan sisanya dokter umum. 80% dokter umum bekerja di instansi pemerintah, sisanya tersebar di swasta, TNI, Polri, dan Pelabuhan,” ungkapnya.

dr. Sholeh juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar memberikan apresiasi kepada dokter senior yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun, serta perlunya pemberian insentif kepada para dokter-dokter muda agar bisa bertahan di wilayah perbatasan.

(PROKOMPIM)

UMKM Perbatasan Didorong Naik Kelas Lewat PKU Akbar dan Pekan QRIS Nasional 2025

NUNUKAN _ PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar dan Pekan QRIS Nasional 2025 dengan tema “Langkah Sehat UMKM Cerdas Kelola Keuangan Digital, UMKM Perbatasan Naik Kelas” pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di PLBN Sebatik. 

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Sabri, ST, M.Si, menegaskan bahwa UMKM merupakan motor penggerak perekonomian daerah. Menurutnya, UMKM berperan penting dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menggerakkan roda ekonomi.

Namun, lanjutnya, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala modal, pemasaran, dan manajemen usaha.

“Padahal banyak UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh dan naik kelas. Dengan dukungan pelatihan, pendampingan, serta permodalan yang memadai, saya yakin UMKM Nunukan bisa berkembang pesat dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Irwan Sabri menyebut, melalui program ini PNM hadir tidak hanya membuka akses permodalan, tetapi juga memberikan pelatihan, pendampingan, serta membantu pemasaran produk unggulan UMKM. Ia optimistis, dalam 1–2 tahun ke depan akan lahir pengusaha tangguh yang mampu menopang ekonomi di Kabupaten Nunukan.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VII sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Rachamawati Zainal, S.H., menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan melalui UMKM.

“Program PNM terbukti mampu memberdayakan ibu-ibu. Ketika perempuan diberi akses modal dan ilmu, maka keluarga sejahtera, lingkungan terbantu, dan negara menjadi kuat,” ungkapnya.

Ia menilai, PKU Akbar merupakan investasi ilmu untuk mengelola usaha, membaca pasar, hingga menghitung keuntungan secara cermat. Sedangkan Pekan QRIS Nasional menjadi terobosan penting dalam adaptasi digital.

“Dengan satu kode QR, produk ibu-ibu bisa diakses siapa saja, dari mana saja. Ini lompatan besar menuju ekonomi modern yang lebih cepat, aman, dan luas,” jelasnya.

Rachamawati juga memberikan apresiasi tinggi kepada PNM yang terus konsisten mendampingi UMKM, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro. Ia mengajak para peserta untuk serius memanfaatkan kesempatan belajar tersebut.

“Ibu-ibu pejuang UMKM adalah inspirasi. Dari rumah bisa lahir bisnis besar. Jadilah ahli digital di komunitas, ajak sesama ibu untuk melek finansial dan teknologi. Karena ibu yang cerdas dan tangguh akan melahirkan generasi penerus yang kuat,” tuturnya.

Senada dengan Program PKK Kabupaten Nunukan,dikesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan, Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, SE yang turut hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, PKU Akbar dan Pekan QRIS Nasional sejalan dengan program PKK Kabupaten Nunukan yang mendorong tumbuhnya UMKM di daerah.

“Kegiatan hari ini senada dengan visi PKK Kabupaten Nunukan, yakni memberdayakan keluarga dan masyarakat melalui UMKM. Kami berharap para pelaku usaha, khususnya ibu-ibu, terus bersemangat mengembangkan diri agar UMKM di Nunukan semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Acara PKU Akbar dan Pekan QRIS Nasional 2025 diharapkan menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM perbatasan agar naik kelas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Gebyar Hari Pramuka Ke-64 Tahun 2025 Tingkat Provinsi, Bupati Nunukan Terima Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa I (Satu)

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE menerima lencana penghargaan Panca Warsa I (satu) dalam peringatan gebyar hari Pramuka ke-64 tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang diselenggarakan secara meriah di lapangan utama Bumi Perkemahan Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu (23/8/2025).

Lencana Panca Warsa I diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi dan dukungan Bupati Nunukan terhadap Gerakan Pramuka di Kabupaten Nunukan. dan salah satu dukungan Bupati Nunukan yakni mengalokasikan anggaran Rp. 3,3 miliar untuk seragam SD yang diperuntukkan bagi 4.795 set seragam Merah Putih dan Pramuka.

Acara ini berlangsung penuh semangat kolaboratif dengan mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, selaku Ketua Majlis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang Nunukan, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Asisten Kesra, Abdul Munir, ST, M.A.P, Asisten Administrasi Umum, Drs. Syafarudin, Unsur Pimpinan Kwarda Provinsi Kalimantan Utara dan Kwartir Cabang Nunukan, Andalan Cabang Kwarda dan Kwarcab, Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nunukan dan berbagai unsur pramuka se-kabupaten Nunukan.

Upacara dipimpin Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Kalimantan Utara,Istri Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Hj Rachmawati Zainal, S.H., yang juga selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara.

Dalam sambutannya, Rachmawati menegaskan komitmen memperkuat pembinaan generasi muda melalui pramuka.

Rachmawati juga mengatakan Pramuka berperan membina generasi muda melalui pendidikan karakter dan mendukung program pemerintah.

“Peringatan Hari Pramuka ke-64 menegaskan komitmen memperkuat Pramuka sebagai Insan Pancasila yang siap menjaga kesatuan RI”, ucapnya.

Di kesempatan yang sama usai Upacara ditemui oleh awak media, Bupati H. Irwan mengucapkan selamat memperingati hari Pramuka yang ke – 64.

“Alhamdulillah rangkaian kegiatan dalam memperingati hari Pramuka berjalan dengan lancar, saya juga mengucapkan selamat Hari Pramuka kepada seluruh Anggota Pramuka, smoga kedepannya kita dapat berkumpul lagi dan kegiatan serupa dapat semakin meriah”, ujarnya

Irwan juga mengatakan, komitmennya memperkuat pembinaan generasi muda melalui Pramuka. Salah satu langkahnya adalah membenahi Bumi Perkemahan Mansapa di Kabupaten Nunukan menjadi pusat kegiatan Pramuka yang representatif.

“Selama 5 hari berkegiatan di Bumi Perkemahan Mansapa, adik – adik tak henti – hentinya diguyur hujan dan Buper kita ini jadi becek, namun karena semangat Pramukanya sehingga semua kegiatan dapat diikuti dengan lancar, Saya selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, akan berusaha semaksimal mungkin bagaimana caranya agar Bumi Perkemahan kita ini dapat diperbaiki sehingga tidak becek lagi pada saat hujan turun,”jelasnya.

Selain Bupati H. Irwan, Lencana Pancawarsa juga diberikan kepada Asisten Administrasi Umum Drs. Syafarudin (Penghargaan Melati), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad, S.IP., M.Si. (Penghargaan Melati), Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan, Ir. Jabbar M.Si. (Darma Bakti), Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S. Sos (Pancawarsa I) serta sejumlah pembina Pramuka lainnya.

Gebyar Hari Pramuka dihadiri ratusan anggota Pramuka menampilkan kreativitas, kedisiplinan, dan kekompakan anggota pramuka.

Upacara Hari Pramuka juga dirangkaikan dengan Penutupan Perkemahan Penegak Pandega Aksi Ceria (PEACE) VIII Gerakan Pramuka Nunukan tahun 2025 dan Pembukaan Pesta Siaga.

(PROKOMPIM)

PWI Nunukan Nyatakan Sikap, Desak Ketua PWI Kaltara Mundur

NUNUKAN – Jajaran pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan menggelar rapat internal menyikapi dinamika organisasi di tubuh PWI Kalimantan Utara (Kaltara). Rapat berlangsung di Sekretariat PWI Nunukan, Jl. A. Yani, Jumat (22/8/25) malam.

Rapat yang dipimpin langsung Sekretaris PWI Nunukan, Taufik, dihadiri dewan penasehat, pengurus harian hingga anggota aktif PWI Nunukan.
Beberapa poin penting yang dihasilkan dalam rapat memuat sikap organisasi di tingkat kabupaten.

Poin yang disepakati, diantaranya, meminta unsur Dewan Kehormatan (DK) mengambil sikap tegas terhadap dinamika organisasi di tubuh PWI Kaltara yang mengarah pada Mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua PWI Kaltara, Nicky Saputra Novianto.

Selanjutnya, menyatakan Mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua PWI Kaltara Nicky Saputra Novianto lantaran dipandang tidak mampu menjalankan roda organisasi sebagaimana mestinya.

Poin berikutnya, meminta PWI Kaltara untuk tidak menyatakan dukungan kepada figur manapun yang bakal berkontestasi pada Kongres PWI Pusat di Jawa Barat, 28-31 Agustus 2025 mendatang.

Kemudian, PWI Nunukan meminta pengurus PWI Kaltara agar segera mengambil sikap terhadap permasalahan yang dihadapi organisasi sesuai yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Peraturan Rumah Tangga Persatuan Wartawan Indonesia.

“Rekan-rekan pengurus PWI Kaltara kami minta perlu mengambil keputusan melalui penjadwalan ulang rapat pleno, sebab, rapat pleno yang berlangsung tanggal 21 Agustus 2025 di Kota Tarakan, berakhir tanpa keputusan apapun prihal arah dukungan PWI Kaltara di Kongres Persatuan,” ucap Taufik Sekretaris PWI Nunukan.


Dikesempatan itu, Dewan Penasehat PWI Nunukan, Gazalba Tahir SH juga menegaskan, forum tertinggi dalam organisasi salah satunya adalah rapat pleno untuk memastikan, sikap PWI Nunukan diambil berdasarkan hasil kesepakatan bersama dengan memperhatikan seluruh masukan dan saran yang disuarakan jajaran pengurus maupun anggota PWI Nunukan.

“Sikap yang dikeluarkan PWI Nunukan adalah sikap resmi organisasi, diputuskan bersama dalam rapat resmi. Semangatnya adalah mendorong evaluasi dan perbaikan di tubuh PWI Kaltara sebagai rumah besar seluruh anggotanya,” imbuh Gazalba Tahir.
Rapat Koordinasi Pengurus dan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan berlangsung alot.

Agenda ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus inti, tetapi juga melibatkan jajaran bidang yang ada dalam struktur organisasi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Bidang Organisasi, Muhammad Wahyu, Wakil Ketua Bidang Cyber, Febrianus Felis, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Adharsyah, serta Koordinator Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Budi Anshori, bersama para anggota PWI Nunukan.

Melalui rapat tersebut, Muhammad Wahyu menegaskan bahwa sikap PWI Nunukan terhadap isu-isu yang sedang berkembang sudah final dan tidak dapat ditinjau kembali.
Menurutnya, keputusan yang telah diambil merupakan hasil pertimbangan bersama serta mengedepankan kepentingan organisasi dan marwah profesi wartawan, karena konsistensi menjadi kunci menjaga integritas dan kepercayaan publik kepada PWI Nunukan.

Selain itu, Koordinator Bidang Penelitian dan Pengembangan, Budi Anshori, menyampaikan pandangannya agar roda organisasi tetap berjalan, PWI Kaltara perlu segera mengambil langkah tegas dalam menyikapi berbagai permasalahan, sehingga keberadaan organisasi tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi ke daerah.
Budi menambahkan, peran Litbang akan difokuskan untuk merumuskan gagasan serta program kerja yang bisa memperkuat kapasitas anggota sekaligus memperluas ruang kerja PWI di tengah masyarakat.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Adharsyah, juga menilai agar roda organisasi tetap berjalan peningkatan kompetensi wartawan di Nunukan harus terus menjadi prioritas, sehingga dipandang perlu PWI Kaltara untuk mengambil sikap tegas dalam rapat pleno berikutnya.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Pernyataan Sikap oleh seluruh pengurus dan anggota PWI Nunukan yang hadir.

Penandatanganan ini merupakan komitmen bersama menjaga marwah organisasi serta memperkuat soliditas internal.Pengambilan sikap ini bukan hanya hasil kesepakatan pengurus, melainkan juga representasi dari suara anggota yang menginginkan arah organisasi berjalan sesuai dengan nilai-nilai profesionalisme dan independensi wartawan.

Selanjutnya, Berita Acara Pernyataan Sikap tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh PWI Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai induk organisasi di tingkat provinsi untuk memperkuat koordinasi antara PWI Nunukan dan PWI Kaltara dalam menyikapi dinamika yang berkembang, sekaligus menjadi acuan dalam keberlangsungan organisasi ke depan. (hmspwinnk)