Buka Bimtek Pengelolaan Pengaduan Layanan Publik, Sekda : Setiap Masukan dan Kritik Harus Diterima Dengan Baik

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Plt. Sekretaris Daerah Ir. Jabbar membuka secara resmi Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-Lapor) yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Selasa (23/09).

Kegiatan dimaksud untuk memberikan pemahaman kepada perangkat daerah dan masyarakat tentang pentingnya kanal pengaduan pelayanan publik yang mudah diakses dan terintegrasi antar instansi pemerintah.

Jabbar dalam kesempatan itu mengatakan bahwa misi utama dari pemerintah adalah memberikan pelayanan terbaik  demi peningkatan kesejahteraan  masyarakat. Misi ini, katanya, harus menjadi nafas bagi setiap penyelenggara pemerintah di semua tingkatan.

Namun  demikian, pemerintah menyadari  masih banyak kekurangan, keterlambatan,  maupun  kendala yang dirasakan oleh masyarakat, dan harus mendapatkan respon secara baik.

“Keluhan, aduan, aspirasi, bahkan kritik dari masyarakat tersebut harus diterima, ditampung dan dikelola secara tepat agar tidak menjadi sumbatan komunikasi dan informasi  yang tidak produktif,” kata Jabbar.

(PROKOMPIM)

Forum Lintas Etnis Nunukan Gelar Coffee Morning, Angkat Tema Merawat Kebhinekaan

NUNUKAN – Forum Masyarakat Adat Lintas Etnis (Formaline) Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan Coffee Morning di Pendopo Pakuwaja, Bukit Cinta, Nunukan, Selasa pagi (23/9). 

Acara ini mengusung tema “Merawat Kebhinekaan, Merajut Etnis Bersatu” sebagai upaya mempererat kerukunan antarwarga lintas etnis, adat, dan budaya.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abdul Munir, ST, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Formaline. Ia menilai kegiatan ini berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di wilayah perbatasan.

“Perbedaan adalah kekayaan yang harus kita rawat. Cara sederhana seperti saling menghormati dan menghargai keberagaman sudah menjadi bentuk nyata merawat kebhinekaan,” ungkap Abdul Munir membacakan sambutan bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk selalu hadir menjaga keharmonisan antar-etnis.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan besar bagi Nunukan sebagai daerah perbatasan,” kata Bupati Irwan Sabri.

Ketua Formaline Nunukan, Sumari, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga komunikasi lintas etnis dan pemerintah. Menurutnya, sinergitas antara pejabat daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama harus terus dipelihara agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Melihat kondisi bangsa saat ini, termasuk di Nunukan, kita harus saling menguatkan. Jangan mudah dipengaruhi isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Formaline hadir untuk menyatukan berbagai etnis agar tercipta kedamaian di masyarakat,” ujar Sumari.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Nunukan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para ketua etnis di Kabupaten Nunukan. Pemerintah daerah berharap kerjasama dan koordinasi lintas etnis terus terjaga, termasuk dengan dukungan aparat keamanan, demi terciptanya masyarakat Nunukan yang rukun dan harmonis.

(PROKOMPIM)

Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indoneia (PMI) Kabupaten Nunukan Periode 2025 – 2030 Resmi Dilantik 

NUNUKAN – Sebanyak 20 orang pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Nunukan Periode 2025 – 2030 yang terdiri dari 5 orang Dewan Kehormatan dan 15 Pengurus Palang Merah Indonesia Kab. Nunukan resmi dilantik. Sabtu (20/9/25). 

Para Dewan Kehormatan dan para Pengurus PMI Kab. Nunukan ini dilantik langsung oleh Ketua Palang Merah Indonesia Prov. Kalimantan Utara Risdianto.

Mewakili Bupati, Plt. Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Ir. Jabbar turut hadir dan menyaksikan pelantikan tersebut, bersama dengan Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Anggota DPRD Kab. Nunukan, Tokoh Pemuda, Instansi Vertikal, Kepala OPD terkait.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Pengurus PMI Kabupaten Nunukan yang baru saja dilantik,” ungkap Ir. Jabbar saat membacakan sambutan tertulis Bupati Nunukan.

Ir. Jabbar juga menyampaikan dengan adanya momentum ini menjadi titik awal untuk memperkuat kiprah, mempercepat capaian program, serta meneguhkan kembali komitmen PMI dalam mengemban misi kemanusiaan.

PMI adalah organisasi kemanusiaan yang kiprahnya sudah tidak diragukan lagi. Di manapun berada, PMI selalu hadir dalam pelayanan kesehatan, penyediaan darah, penanganan bencana alam, hingga aksi kemanusiaan di berbagai wilayah konflik dunia.

“Beberapa waktu lalu, kita baru saja menghadapi musibah kebakaran besar di Mansalong, Kecamatan Lumbis. Saya melihat langsung bahwa PMI Kabupaten Nunukan bergerak cepat menurunkan relawannya untuk membantu masyarakat di posko tanggap darurat,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Nunukan, Ir. Jabbar menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PMI. Gerak cepat, kepedulian, dan tanggap darurat inilah yang sangat di harapkan dari PMI, karena kehadirannya selalu membawa harapan dan meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Sementara itu, Ketua PMI Kab. Nunukan Sadam Husen mengatakan bahwa PMI tidak bisa berjalan sendiri.

” PMI adalah kita semua. Setetes darah yang Kita donorkan, satu tenaga yang kitaberikan, satu kebaikan kecil yang kita tabur — bisa menjadi penyelamat bagi orang lain.

Sebagai Ketua terpilih, saya tidak menjanjikan kemudahan. Tetapi saya mengajak, mari kita jadikan PMI Nunukan lebih sigap, lebih dekat, dan lebih bermanfaat”, ungkapnya.

Ketua PMI Kab. Nunukan Sadam Husen berpesan kepada seluruh pengurus PMI, staf pengurus, dan seluruh relawan untuk dapat lebih menyelami ke dalam hening, mencari ketenangan didasar hati.

” Supaya kita bisa kalibrasi. Karna penting bagi kita untuk mempertegas bahwa, perjuangan ini sebenarnya untuk apa, untuk siapa dan mau kemana”, pungkasnya.

(PROKOMPIM)

Pengembangan Talenta Siswa, SMA Negeri 2 Nunukan Gandeng PWI

NUNUKAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan kembali diberikan kepercayaan melakukan pelatihan dan penjurian hasil karya jurnalistik siswa-siswi, di SMA Negeri 2 Nunukan, Selasa (23/9/2025).

Agenda tahunan ini secara konsisten digelar SMA Negeri 2 sebagai ajang pelatihan dan pengembangan talenta siswa-siswi mereka, khususnya di bidang jurnalistik.

“SMA Negeri 2 Nunukan patut kami apresiasi. Agenda ini merupakan tahun kedua. 2024 lalu, PWI Nunukan juga diberi kepercayaan untuk menilai langsung hasil karya siswa-siswi mereka,” ungkap Ketua PWI Nunukan, Taslee.

Melihat tingginya kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan para siswa di tahun 2024 lalu, PWI Nunukan secara khusus mengutus dua juri bersertifikasi Muda dan Madya untuk turun melakukan penjurian di tahun ini.

“Tahun ini kami mengutus langsung Sekretaris PWI dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Nunukan. Langkah ini sebagai upaya PWI untuk memastikan kualitas jurnalistik yang dihasilkan siswa SMA Negeri 2 dapat terjaga dan ditingkatkan,” imbuh Taslee.

Sementara itu, Sekretaris PWI Nunukan, Taufik dalam keterangannya menyampaikan, jumlah siswa yang mengirim karya jurnalistik mereka cukup bahyak tahun ini. Hal itu menunjukkan keberhasilan SMA Negeri 2 Nunukan menanamkan nilai-nilai literasi dan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghasilkan karya.

Tidak hanya itu, diakui Taufik, karya-karya yang tersaji di meja juri, menunjukkan kualitas yang baik dari para siswa SMA Negeri 2. “Karya jurnalistik dari peserta cukup menarik. Punya gaya penulisan dan persepektif yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Selain mengutus juri, PWI Nunukan turut menyiapkan satu orang pelatih pendamping untuk terus mengasah kemampuan menulis dan menciptakan karya jurnalistik yang berkualitas.

“PWI menyiapkan tenaga pendamping apabila kemudian dibutuhkan pihak sekolah. Tentu karya-karya terbaik pada kompetisi kali ini, perlu didampingi dan dipantau langsung untuk menyiapkan peserta dalam menatap kompetisi di jenjang yang lebih tinggi nantinya,” tutup Taufik. (Pwinnk)

Solidaritas Mahasiswa Politeknik Nunukan Terjalin di Malam Bina Akrab

NUNUKAN – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan terasa dalam kegiatan Malam Bina Akrab (MBA) yang digelar oleh mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Nunukan.

Acara ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa baru untuk saling mengenal sekaligus menumbuhkan solidaritas antarangkatan. Kegiatan ini berlangsung di Embung Sungai Fatimah mulai tanggal 19-20 September 2025.

Wakil Direktur I Politeknik Negeri Nunukan, Andi Syarifuddin, S.E., M.Si sangat mendukung dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta mahasiswa yang terlibat.

Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antarmahasiswa, tetapi juga membangun rasa persaudaraan yang kuat untuk menghadapi tantangan perkuliahan di masa depan.

“Solidaritas dan kekompakan adalah modal besar bagi mahasiswa. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tumbuh semangat kebersamaan yang dapat mendukung proses belajar dan kehidupan kampus,” ujar Andi Syarifuddin.

Selain diisi dengan berbagai penampilan kreatif mahasiswa, acara ini juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari para senior. Mereka memberikan gambaran tentang dunia perkuliahan hingga persiapan menghadapi dunia kerja. Hal tersebut menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa baru untuk menambah wawasan sekaligus motivasi.

Dengan adanya kegiatan Malam Bina Akrab ini, Politeknik Negeri Nunukan menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki solidaritas dan rasa kekeluargaan yang kuat. 

(Martin/*timredaksi*)