Penyerahan Bantuan Barang Kepada Masyarakat Kecamatan Nunukan Selatan

NUNUKAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melalui Pemerintah Kecamatan Nunukan Selatan menyerahkan bantuan barang kepada Masyarakat Kecamatan Nunukan Selatan. Kamis (11/12/25).

Selain Penyerahan Bantuan Barang, Kecamatan Nunukan Selatan juga menerima kunjungan studi tiru Pelaksanaan Sinergitas Penyelenggaraan Pemerintah Kecamatan (SP2KP) dari Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengapresiasi atas kinerja yang telah dilakukan oleh Kecamatan Nunukan Selatan yaitu menyerahan bantuan barang kepada 4 Kelurahan di Kecamatan Nunukan Selatan. Semoga bantuan-bantuan yang diberikan nantinya bisa bermanfaat tentunya bagi warga di Nunukan Selatan. H. Irwan juga berharap, agar bantuan-bantuan yang akan diserahkan ini bisa tepat sasaran.

“Saya selalu turun kelapangan, apalagi yang berkaitan dengan bantuan-bantuan kepada Masyarakat saya tidak ingin bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Daerah orang yang menerima itu-itu saja. Karena bantuan yang diserahkan sifatnya dari Pemrintah Daerah, Pemerintah Desa, bahkan Camat itu menggunakan uang rakyat. Sehingga bantuan-bantuan yang kita serahkan harus betul-betul tepat sasaran, serta bermanfaat bagi Masyarakat dan yang menerima jangan itu-itu saja,”tegasnya.

Selain itu, Camat Nunukan Selatan Hj. Ramsidah menyampaikan bahwa Program Pemberdayaan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam rangka meningktakan kualitas hidup, kemandirian ekonomi, dan partisipasi social Masyarakat di Tingkat kelurahan.

“Bantuan ini merupakan investasi sosial agar Masyarakat Nunukan berdaya, produktif, dan mampu menjadi motor penggerak Pembangunan di wilayah masing-masing kecamatan dan kelurahan,”ujarnya.

Bantuan hibah barang yang diserahkan kepada 4 Kelurahan di Kecamatan Nunukan Selatan yaitu Kelurahan Tanjungan Harapan memberikan hibah barang berupa 1 unit meja kerja 1 Biro dan nakas untuk LPM, 1 unit kursi kerja eselon untuk LPM, 29 unit belanja hibah unit penerangan jalan untuk ketua RT/TW, dan 8 buah papan posyandu untuk kader posyandu.

Kelurahan Nunukan Selatan menerima bantuan barang hibah berupa 9 unit mesin potong rumput untuk ketua RT, 40 unit kursi plastik untuk LPM, 5 unit papan plat RT untuk Ketua RT, dan 8 buah Handy Talky (HT) untuk Ketua RT.

Kelurahan Selisun menerima bantuan barang hibah berupa 6 unit timbangan digital untuk posyandu, 15 buah gerobak untuk ketua RT, dan 1 buah Chainssaw STIHL 382 untuk LPM.

Kelurahan Mansapa menerima bantuan barang hibah berupa 51 unit baju rompi untuk karang taruna 30 buah, Satlinmas 21 buah. 20 buah tali bettang untuk kelompok budidaya rumput laut.29 unit papan plang RT untuk Ketua RT, posyandu kelurahan mansapa mendapatkan bantuan Makanan tambahan untuk 900 orang, 5 buah kipas angin berdiri untuk sapras posyandu kelurahan mansapa, 1 unit rehabilitasi posyandu untuk sarpas kelurahan mansapa, 21 unit borgol untuk satlinmas kelurahan mansapa, 21 unit tongkat linmas satlinmas kelurahan mansapa.

Selain itu, pemberian sertifikat penghargaan dan apresiasi kepada para Babinsa, Bhabinkamtibmas, Babinpotmar yang aktif dan selalu mendukung program kerja Pemerintah Daerah khusunya di Kecamatan Nunukan Selatan.

(PROKOMPIM)

Jelang Nataru, Bupati Nunukan Tinjau Harga dan Stok Sembako di Pasar dan Pelabuhan

NUNUKAN – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melakukan peninjauan langsung harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok di sejumlah pasar dan pusat distribusi, Rabu (10/12/2025).

Peninjauan diawali dari Pasar Sentral Inhutani untuk mengecek harga sejumlah komoditas pangan. Selanjutnya, rombongan melanjutkan monitoring ke Pasar Yamaker serta agen sembako di Gudang Kemakmuran, Jalan Tanjung.

Bupati Irwan mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga perayaan Nataru. Dari hasil pemantauan di lapangan, ia menyimpulkan bahwa stok beras, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, serta daging masih dalam kondisi aman dan terkendali.

“Kepada masyarakat Nunukan tidak perlu khawatir. Ketersediaan bahan pokok aman dan cukup. Memang ada kenaikan harga sedikit, tetapi masih dalam batas wajar dan stabil,” ujar Bupati.

Usai meninjau pasar, Bupati Irwan juga menyempatkan diri mengunjungi Pelabuhan Tunon Taka untuk memastikan kelancaran distribusi sembako dari Sulawesi dan Surabaya tidak mengalami hambatan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan. 

(PROKOMPIM)

Wabup Nunukan Buka Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting, Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S Sos yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Nunukan resmi membuka Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Nunukan Tahun 2025 bertempat di lantai 4 Kantor Bupati Nunukan (09/12)

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Nunukan, seperti halnya banyak Daerah lain di Indonesia, tengah menghadapi tantangan besar dalam upaya menurunkan angka stunting. Ia menekankan bahwa stunting bukan semata persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Produktivitas Daerah.

“Misalnya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, BPD, Pertanian, PU, Perkim, Dinas – dinas tersebut harus bisa mengidentifikasi programnya masing-masing yang merupakan bagian daripada Intervensi penurunan stunting, misalnya PU yang biasanya menyediakan air bersih, sanitasi, kalau di DLH terkait dengan penanganan sampah, semua itu harus sesuai dengan tupoksi masing-masing,”ujarnya

Ia menambahkan bahwa berdasarkan Data E-PPGBM mencatat dari tahun 2024 hingga 2025 sampai dengan triwulan 3 sebesar 11.2 %.

“Berdasarkan data aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakt (E-PPGBM) prevalensi kasus stunting pada tahun 2024 sebesar 10,9% dengan balita yang diukur 10.445 dan yang stunting 1.134, di tahun 2025 sampai dengan triwulan 3 sebesar 11,2% atau 988 kasus harapan di akhir tahun semoga lebih rendah dari tahun sebelumnya,”harapan orang nomor 2 di Pemerintahan.

Maksud dan tujuan rakor ini adalah dalam upaya intervensi dan evaluasi terhadap kasus stunting yang masih ada, agar kasus tidak semakin memburuk dan segera untuk diidentifikasi serta ditangani dengan baik dan benar.

“Dengan adanya koordinasi yang baik, serta tatalaksana kerjasama baik dalam menangani kasus stunting maka diharapkan pada tahun 2025, dengan target Nasional 18% penurunan angka stunting dapat kita capai,”ungkapnya.

Hermanus berharap seluruh peserta Rakor memiliki komitmen bersama dengan OPD terkait agar menghasilkan rencana tindak lanjut intervensi spesifik maupun sensitif

“Melalui kesempatan ini saya sangat berharap komitmen kita bersama, agar dari rakor ini menghasilkan rencana tindak lanjut intervensi spesifik maupun sensitif yang akan dilakukan secara koordinatif dan kolaboratif dengan OPD terkait, bersama pihak Swasta maupun Mitra Pemerintah,”tutupnya

(PROKOMPIM)

BPS Nunukan Selenggarakan Penganugerahan Statistics Award dan Final Olimpiade Matematika Clash of Champions Tahun 2025

NUNUKAN – BPS Nunukan menggelar acara Penganugerahan Statistics Award dan Final Olimpiade Matematika Clash of Champions Tahun 2025 di Ruang Pertemuan Serbaguna lt. V kantor Bupati Nunukan, Selasa, 9/12/2025.

Badan Pusat Statistik Nunukan mengapresiasi pemerintah kabupaten Nunukan atas dukungan, kolaborasi, kontribusi dan semua stakeholder serta pemangku kepentingan untuk kegiatan statistik selama pengumpulan data dan pemanfaatan data sepanjang tahun 2025.

Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi tersebut maka Badan Pusat Statistik Nunukan menyelenggarakan Statistics Award 2025 untuk pemerintah kabupaten Nunukan dan sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Final Olimpiade Matematika Clash of Champions Seasons 2 Tahun 2025 yang menjadi salah satu wujud dukungan terhadap Visi dan Misi bupati Nunukan periode 2025-2030 yaitu Peningkatan Sumber Daya Manusia yang Cerdas, Sehat, Berkarakter. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat, bakat dan kompetensi bagi semua pelajar khususnya pelajar di tingkat SMA, SMK atau sederajat yang ada di kabupaten Nunukan terutama di bidang matematika.

Dalam sambutannya Bupati Nunukan mengatakan bahwa kegiatan Penganugerahan Statistics Award dan Final Olimpiade Matematika Clash of Champions Tahun 2025 merupakan momentum penting yang menandai komitmen bersama antara pemerintah kabupaten Nunukan dan Badan Pusat Statistik Nunukan dalam memajukan pendidikan khususnya di bidang matematika yang memiliki peran fundamental dalam berbagai aspek kehidupan termasuk pembangunan daerah. Di kesempatan yang sama juga Bupati mengucapkan selamat kepada para pemenang olimpiade Matematika Clash of Champions tahun 2025 dan berharap kedepannya dapat meraih prestasi yang lebih baik baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala BPS Nunukan Iskandar Ahmaddien dalam laporan dan penyampaiannya mengatakan menjadi kehormatan besar bagi BPS Kabupaten Nunukan untuk kolaborasi yang luar biasa ini dan sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah terhadap penguatan ekosistem statistik literasi data dan pengembangan talenta muda yang ada di kabupaten Nunukan sehingga ditemukan bibit-bibit unggul yang berprestasi di bidang Matematika.

Lanjut Iskandar menyampaikan bahwa membangun data itu mahal tetapi pembangunan tanpa data akan lebih mahal lagi, oleh karena itu sebagai bentuk penghargaan kepada pemerintah kabupaten Nunukan, BPS Nunukan statistik menyelenggarakan awards juga merupakan bentuk apresiasi BPS Kabupaten Nunukan kepada para pihak seperti kementerian fan lembaga, perusahaan dan mitra statistik yang selama ini berperan aktif dalam pembangunan peningkatan dan pemanfaatan data BPS dan meyakini bahwa pembangunan yang efektif harus berbasis data data yang lengkap, akurat mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan .

Sementara itu olimpiade Matematika Clash of Champions Season 2 tahun 2025 adalah wujud dukungan BPS Kabupaten Nunukan bagi visi misi bupati Kabupaten Nunukan dalam pengembangan sumber daya manusia dan juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menemukan dan menunjukkan kemampuan berpikir baik secara kritis, logika. dan ketelitian. Tahun ini antusiasme peserta luar biasa dengan peningkatan jumlah peserta yang cukup banyak.

Tentang BPS Award, beberapa peraih award BPS Sahabat Data Terbaik dari Instansi di lingkungan Pemda Nunukan adalah terbsil 1 adalah Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, terbsil 2 diraih oleh Dinas Pendidikan, disusul terbail 3 Satuan Polisi Pamong Praja, dan terbaik 4 Kelurahan Nunukan Timur.

Untuk Instansi Vertikal di Kabupaten Nunukan, BPS menganugerahkan Sahabat Data Terbaik 1 adalah Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, terbaik 2 Unit Penyelenggara Bandara Udara Kelas III Nunukan, dan terbaik 3 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP C Nunukan.

Untuk Kategori Sahabat Data Pwrusahaan, PT. Karangjoang Hijau Lestari meraih Terbaik 1, Hotel New Lenflien tefbaik 2, dan Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan terbaik 3.

Pada penganugerahan Award kali ini BPS Nunuksn juga memberikan penghargaannya kepada Kelurahan Nunukan Timur sebagai Award untuk Kelurahan/desa cinta statistik terbaik Se-Kalimantan Utara Tahun 2025. Untuk Kategori perorangan diberikan juga award untuk Mitra BPS terbaik yaitu kepada Adi Asman.(Kec. Tulin Onsoi), Adil Abdul Latif (Kec. Sebatik) dan Salahuddin (Kec. Nunukan Selatan).

Untuk pemenang Olimpiade Matematika Clash of Champions Tahun 2025 yaitu Juara 1 Team Freedom dari SMA 1 Nunukan Selatan, Juara 2, Asterella idar Ibnu Sina Nunukan, Juara 3 Ars Semanseba dari SMA Negeri Sebatik, Juara 4 The Quantum Circle dari Madrasah Al-Ikhlas Nunukan, dan Juara 5 SMK kesehatan Borneo Nunukan.

Tak ketinggalan BPS juga menyiapkan award untuk supporter terbaik yaitu dari SMA Negeri 1 Sebatik.

(PROKOMPIM)

Agendakan OKK ke-IV, PWI Nunukan Bakal Jaring 30 Anggota Baru

NUNUKAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan kembali mengagendakan penyelenggaraan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) ke-IV, 13 Desember mendatang. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Nunukan, Muhammad Wahyu.

Dalam keterangan persnya, Wahyu menyampaikan, jumlah peserta OKK ke-IV diperkirakan sebanyak 30 peserta. Mereka berasal dari jurnalis radio dan jurnalis media online.

“Perkiraan peserta sekitar 30 orang. Mayoritas peserta sudah lebih dulu mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kota Tarakan, baru-baru ini,” ungkap Wahyu.

Dia menjelaskan, OKK merupakan pintu gerbang dan syarat utama bagi wartawan untuk menjadi anggota PWI, yang bertujuan membentuk wartawan profesional, beretika, dan memahami kode etik serta hukum pers.

PWI Nunukan sendiri, ditegaskan Wahyu, sangat menekankan agar seluruh anggota maupun calon anggota PWI, menjaga martabat dalam menjalankan profesinya.

Materi OKK meliputi Pedoman Dasar & Rumah Tangga (PD/PRT), Hukum Pers, Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan teknik penulisan berita yang benar.

“Ada beberapa bidang di PWI Nunukan yang akan terlibat dalam OKK ini. Yakni dari unsur pimpinan PWI, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Wakil Ketua Bidang Cyber,” imbuh Wahyu.

Kegiatan OKK PWI direncanakan berlangsung selama satu hari penuh. Pada sesi akhir kegiatan, seluruh peserta akan mengikuti tahapan pengisian form pendaftaran atau pengajuan diri menjadi anggota PWI Nunukan.

Sementara itu, Ketua PWI Nunukan Taslee mengatakan, OKK PWI Nunukan sudah teragendakan secara rutin sejak tahun 2023 lalu. Program ini menjadi salah satu agenda prioritas dalam memberi ruang kepada jurnalis di perbatasan, bergabung ke organisasi PWI.

“Wakil Ketua Bidang Organisasi menjalankan peran dan fungsinya dengan baik. Hal itu terbukti bahwa OKK dalam waktu dekat ini, merupakan OKK ke-IV sejak terbentuknya PWI Nunukan, November 2023 lalu,” terang Taslee.

Selain OKK, disampaikan Taslee, masih di bulan Desember ini, PWI Nunukan juga telah menjadwalkan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-II. Agenda Rakerda berisi annual report realisasi program PWI dalam kurun waktu satu tahun, serta penyusunan program strategis untuk tahun kerja 2026.
(*)