HUT TNI Ke 78 Digelar di Lapangan Makodim 0911/Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid serta jajaran Forkopimda Kabupaten Nunukan menghadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke – 78 dirangkaikan dengan acara panggung prajurit. Upacara itu digelar di Lapangan Upacara Kodim 0911/Nunukan, Kamis (05/10/23).

Peringatan hari ulang tahun ke-78 TNI pada tahun 2023 ini mengusung tema “TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju”, yang mengandung makna bahwa kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh komponen bangsa lainnya dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera.

Bertindak selaku inspektur upacara, Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf Albert Frantesca Hutagalung. Pada kesempatan itu Dandim 0911/Nunukan menyampaikan amanat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi loyalitas dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini terlepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah diraih.

Momentum ulang tahun ke-78 TNI, Albert mengajak agar dijadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern dan tangguh.

“Selamat bekerja dan mengabdi untuk nusa dan bangsa, semoga Tuhan yang maha esa selalu meridhoi setiap langkah pengabdian kita demi negara, bangsa dan kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai”, tutur Albert.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Laura menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar – besarnya kepada seluruh keluarga besar TNI yang sudah menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, serta bersama – sama dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang telah membantu menciptakan ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat.

Laura mengatakan bahwa kehadiran TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara di Kabupaten Nunukan selama ini memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan setiap jengkal wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia terus terjaga dengan baik.

“Semangat para anggota TNI itulah yang membuat kami masyarakat di Kabupaten Nunukan merasa aman, merasa tenang, dan tentram karena dilindungi oleh para patriot bangsa.

Ketum Bersama Dewan Pertimbangan Persiapkan Rapimnas SMSI 2023

JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, didampingi Waketum, Hendra J Kede, mengoordinasikan rencana pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SMSI dengan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan PP SMSI, Mohammad Dawam (Gus Dawam), di kantor Gus Dawam di Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2023).

Firdaus menyampaikan bahwa Rapimnas akan dilaksanakan di Banten pada 28 Oktober 2023 bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda.

Terkait dengan tahun politik dan pemilu, pada Rapimnas juga akan dibicarakan bagaimana peran SMSI agar pelaksanaan Pilpres dan Pileg dapat berjalan secara damai dan kondusif dengan menghadirkan unsur pimpinan Mabes Polri dan Kompolnas sebagai narasumber.

Ketum SMSI juga menyampaikan tema besar Rapimpnas yang sudah disepakati yaitu “Pemilu Damai Indonesia Sejahtera”. Sementara sub-sub tema di antaranya “Media Siber Berkualitas Mewujudkan Pemilu Damai, Investasi Berkelanjutan, dan Indonesia Maju”.

Sub tema lainnya adalah “Optimalisasi Sinergi Peran Polisi dan Media Siber Mewujudkan Pemilu Damai, Aman, dan Nyaman”

Gus Dawam memberikan beberapa masukan terkait pelaksanaan Rapimnas, terutama tentang pentingnya pers sebagai pilar keempat demokrasi berpartisipasi secara aktif untuk melahirkan pemilu yang damai sehingga ada jaminan stabilitas negara, khususnya media siber.

Tanpa negara yang stabil mustahil investor tertarik berinvestasi di Indonesia dan pada akhirnya akan menghambat mewujudkan Indonesia Maju.

“Saya akan mengupayakan agar Ketua Harian Kompolnas dan Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri dapat hadir untuk memberikan pengayaan kepada peserta Rapimnas” kata Gus Dawam yang juga merupakan Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tersebut.

Pada ujung pertemuan Gus Dawam juga menyampaikan perlunya SMSI menjalin kerja sama dengan Kepolisian pada semua tingkatan dan Kompolnas agar terjadi sinergi positif antara keduanya, tidak saja pada isu pemilu.

(HJK)

Gelar Sweeping di Pos Bukit Keramat Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC Amankan Miras dan Kosmetik Ilegal

NUNUKAN – Personel Satgas Pamtas RI – MLY Yonarhanud 8/MBC Gelar Sweeping dan Pemeriksaan Terhadap warga yang Melintas di Depan Pos Dalduk Bukit Keramat, Sebatik Senin (02/10/2023).

Adapun hadir dalam kegiatan tersebut, Danki SSK 1 Lettu Arh Rizki Prima PS.Tr Han, Danpos Bukit Keramat

Lettu Arh Andaru Baskoro S.Tr Han, Wadanpos dan 6 orang anggota bukit keramat, Anggota Pos Aji kuning 5 orang.

 

Selanjutnya, selaku personel Satgas Pamtas yang melaksanakan sweeping di depan Dalduk Pos Bukit Keramat mengungkapkan kronologis kejadian.

“Pada tanggal 2 oktober 2023 pukul 18.00 Wita dilaksanakan sweeping terhadap pelintas batas yang menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4, pada saat sweeping berlangsung personel memberhentikan 3 kendaraan grand max yang dikendarai oleh Sdr. Ramadhan, Sdr. Muntaha dan Sdr. Amirudin dimana ke 3 kendaraan tersebut memuat sembako dan ditemukan minuman keras dan kosmetik ilegal,” ungkap personel Satgas Pamtas RI – MLY Yonarhanud 8/MBC.

Kemudian, selaku Wadanpos a.n. Serka Siswoko, 2 orang anggota Staf Intel dan 2 orang anggota pos Bukit Keramat yang mengantarkan barang bukti ke Makotis Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC.

“pemilik barang yang ada di 3 kendaraan grand max tersebut diperintahkan untuk mengambil di Kotis Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC, namun Kosmetik ilegal dan Miras tidak ada yang mengambil/tidak tahu siapa pemiliknya, rencana besok pagi barang bukti akan diserahkan ke Beacukai,” lanjut Personel Satgas Pamtas RI – MLY Yonarhanud 8/MBC.

Adapun Barang Bukti (BB) yang ditemukan berupa Minuman keras sebanyak 47 botol RNB, kosmetik ilegal sebanyak 1586 pcs dengan rincian berupa Briliant Koji Acid Soap sebanyak 392 pcs, Briliant Sunscreen Gel Cream sebanyak 398 pcs dan Briliant Hydroquinone Tretinon-Topical Solution (Toner) sebanyak 398 pcs.

(Wan/Neni)

Peras Uang Anak Yatim, Pria Warga Kota Medan Nyaris Diamuk Ribuan Massa

Mandailing Natal – Seorang pria warga Kota Medan berinisial RW nyaris di massa ribuan warga di Desa Malintang Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Minggu (1/10/2023) malam.

Peristiwa tersebut dipicu akibat pelaku yang diketahui berinisial RW warga Kota Medan ini diduga telah memeras dan memakan harta anak yatim sebanyak ratusan juta rupiah.

Massa yang geram akhirnya sempat menghakimi pelaku, namun pelaku sempat melarikan diri ke salah satu rumah warga untuk minta perlindungan dari amuk massa.

Massa yang geram pun akhirnya mengepung rumah yang menjadi tempat persembunyian pelaku dan istrinya. Massa juga terlihat melempari rumah tersebut dengan batu dan potongan kayu.

Menurut keterangan warga dilokasi kejadian, pelaku RW sebelumnya menikah secara siri dengan salah satu warga desa Malintang yang memiliki 3 orang anak yatim.

Selama pernikahan tersebut, pelaku diduga memeras istri sirinya itu senilai ratusan juta rupiah dan menjual harta benda milik ke 3 anak yatim itu yang membuat warga desa menjadi geram.

Sementara, menurut keterangan warga yang sempat mengambil vidio pengakuan keluarga korban dengan pelaku. Dari vidio tersebut diketahui semenjak pelaku berhasil mendapatkan uang yang ia minta dari istri sirinya itu, pelaku sempat membeli mobil dari harta anak yatim itu.

“Kamu kan sudah jual kebun itu, duitnya kamu beli mobil, rumahnya juga kamu gadaikan, duitnya juga kamu makan, itu bukan hartamu, itu harta anak yatim,” kata keluarga korban dalam rekaman vidio itu.

Dalam vidio rekaman itu juga, keluarga korban mengaku jika pelaku sudah memeras istri sirinya senilai 180 juta, bahkan rumah tempat tinggal anak yatim itu juga sudah digadaikan pelaku ke Bank.

“Datang dia (Korban red) mengadu ke saya katanya duitnya sudah habis dibuat pelaku, rumahnya juga sudah digadaikan pelaku ke Bank. Dia juga (Korban) sudah ditinggalkan pelaku selama satu tahun setelah ia diperas, namun pelaku ini datang lagi bersama istri sahnya mau meras makanya kami amankan,” kata keluarga korban.

Walau sedikit ada gesekan antara warga dengan petugas, beruntung, massa yang geram akhirnya dapat didubarkan setelah pihak kepolisian yang dibantu aparat TNI dan kepala desa serta tokoh masyarakat berhasil menenangkan warga.

Namun butuh lima jam buat petugas untuk mengamankan pelaku dan istrinya dari rumah warga untuk dibawa ke Polres Madina.

Penulis : Magrifatulloh lubis

DINAS TPHP KONAWE GELAR SOSIALISAI ASURANSI USAHA TANI PADI

KONAWE – Usaha di sektor pertanian khususnya usaha tani padi dihadapkan pada resiko ketidakpastian yang cukup tinggi, antara lain kegagalan panen yang disebabkan perubahan iklim seperti banjir, kekeringan, serangan hama dan penyakit/Organisme Penggangu Tumbuhan atau OPT yang menjadi sebab kerugian usaha petani.

Untuk menghindarkan dari keadaan tersebut Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Konawe berkerjasama dengan perusahaan asuransi Jasindo saat ini memberikan solusi terbaik berupa program Asuransi Usaha Tani Padi yang disingkat dengan AUTP dengan harapan dapat memberikan perlindungan terhadap resiko gagal panen ketidakpastian dengan menjamin petani mendapatkan asuransi tani.

Kepala Seksi Lahan dan Irigasi Dinas TPHP Konawe Muh. Asta SE menjelaskan jaminan perlindungan ini berguna bagi petani agar dapat mengklaim asuransinya dan membiayai pertanaman dimusim berikutnya.

“Diselenggarakannya Sosialisasi AUTP tujuannya adalah memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat resiko banjir, kekeringan, dan serangan oraganisme pengganggu tumbuhan. Mengalihkan kerugian akibat resiko banjir, kekeringan dan serangan OPT melalui pihak lain yakni pertanggungan asuransi”tuturnya saat di wawancara media ini (29/09/2023)

Dengan demikian petani dapat memperoleh ganti rugi jika mengalami gagal panen. Adapun resiko yang dijamin dalam AUTP meliputi banjir, kekeringan, serangan hama dan OPT.

Mengenai mekanismenya, petani dapat mendaftarkan diri paling lambat satu bulan sebelum musim tanam dimulai.

Melalui Kelompok, petani akan didampingi PPL dan UPTD kecamatan setempat untuk mengisi formulir pendaftaran sesuai dengan formulir yang telah disediakan.

Jika terjadi resiko terhadap tanaman yang diasuransikan, serta kerusakan tanaman atau gagal panen, maka klaim AUTP akan diproses jika memenuhi syarat yang telah ditentukan.

“Dengan terpenuhinya syarat dan ketentuan klaim, maka pihak perusahaan asuransi akan membayarkan klaim asuransi melalui transfer bank terhadap rekening kelompok tani”tutupnya.

Laporan : Biro Konawe