Jadi Rangkaian HUT Kaltara, Gubernur Ikuti Penanaman Bibit di Desa Tengkapak

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Drs H Zainal A Paliwang, SH, M.Hum mengikuti Penanaman Bibit Pohon Buah Dalam Rangka Memperingati HUT ke-11 Kaltara yang dilaksanakan di halaman Fasilitas Pengolahan Limbah B3 Incinerator, Desa Tengkapak, Jumat (3/11).

Dalam sambutannya Gubernur mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan aksi pelestarian lingkungan hidup oleh PLN khususnya PT. PLN Nusantara Power UPDK Tarakan, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Tentu merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan, yang juga bertujuan untuk mencegah efek rumah kaca dan mengurangi pemanasan global,”jelasnya.

Untuk itu, Gubernur mengingatkan penanaman pohon ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. “Kita tentu berharap lingkungan tetap lestari untuk kehidupan kita dan anak cucu kita ke depan,agar mereka bisa turut merasakan manfaatnya,”katanya.

Ia mengajak agar masyarakat berperan aktif dalam menjaga dan mewujudkan lingkungan hidup tetap baik dan lestari.

“Mari kita pahami bersama arti pentingnya memelihara lingkungan, hutan, dan alam yang ada di sekitar,”urainya.

Gubernur berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi dan semangat dalam upaya melestarikan lingkungan.

(dkisp)

Pesta Siaga Wilayah Sebatik Tahun 2023 Resmi Dibuka

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nunukan membuka secara resmi Pesta Siaga Wilayah Sebatik Tahun 2023 yang dilaksanakan di Pantai Indah Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur, Sabtu (04/11).

Turut hadir Camat Sebatik Timur sekaligus Majelis pembimbing ranting Gerakan Pramuka Sebatik Timur, Danpos Satgas Pamtas Sei Bajau, Danramil Marinir Sei Bajau, Danramil Sebatik, Ketua Kwartir ranting Gerakan Pramuka Sebatik Timur, Kepala Desa Tanjung Aru serta Majelis Pembimbing Gugus Depan se-Pulau Sebatik.

Tujuan penyelenggaraan Pesta Siaga Wilayah Sebatik adalah untuk mewujudkan dan menumbuhkan persaudaraan antar sesama pramuka siaga dengan tema “Mewujudkan siaga yang asik, santun, inovatif dan kreatif”.

Adapun jumlah peserta pada kegiatan Pesta Siaga Wilayah Sebatik Tahun 2023 berjumlah 288 orang yang diikuti oleh 18 gudep kemudian pembina damping berjumlah 36 orang.

Pada kesempatan itu, atas nama Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nunukan, Wabup Hanafiah menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh kwaran, para gudep, para pembina dan seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan Pesta Siaga.

Hanafiah berharap kegiatan itu dapat berlangsung dengan baik dan berakhir dengan baik juga serta aman tidak kekurangan satu apapun dan anak-anak yang mengikuti dengan baik hasilnya pasti akan baik juga.

“Saya salut di Sebatik ini semangat anak-anak mengikuti kegiatan-kegiatan pramuka sangat tinggi dan kita tahu bersama bahwa pendidikan karakter di Indonesia ini salah satunya memiliki silabus yang bagus ada di pramuka, sangat komplit sehingga anak-anak kita dapat belajar mandiri karena kita selalu bina dan bimbing”, ungkap Hanafiah.

Setelah memberikan sambutan, Hanafiah lanjut memberikan penyematan tanda peserta Pesta Siaga Wilayah Sebatik Tahun 2023 dan penyematan tanda penghargaan Lencana Pancawarsa Tahun 2023.

(PROKOMPIM)

Dibuka Sekretaris Daerah, Konferkab I PWI Kabupaten Nunukan Memilih Ketua

NUNUKAN – Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pertama Kabupaten Nunukan mengusung tema “ Membangun Solidaritas dan Profesionalisme Wartawan di Perbatasan” digelar di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Bupati Nunukan pada hari Sabtu (04/11/2023).

Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, S.IP, M.Si disaksikan Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltara H. Rachmat Rolau, Ketua PWI Kaltara Nicky Saputra, Sekretaris PWI Kaltara Aswar, Ketua Seksi Wartawan Olahraga PWI Kaltara Eliazar Simon serta beberapa wartawan dari media lokal Kaltara yang hadir.

Mewakili Bupati Nunukan, Serfianus dalam sambutannya mengucapkan selamat melaksanakan Konferkab I PWI Kabupaten Nunukan, semoga bisa menghasilkan keputusan–keputusan terbaik bagi perkembangan PWI di masa depan.

”Setelah sekian lama menunggu, kita patut bersyukur karena hari ini PWI Kabupaten Nunukan akhirnya bisa menggelar Konferkab pertama di tahun 2023. Jika dibandingkan dengan daerah–daerah lain, harus diakui kita memang agak sedikit terlambat untuk membentuk kepengurusan PWI. Namun percayalah, semua dinamika yang terjadi selama ini justru akan mendewasakan teman–teman wartawan di Kabupaten Nunukan.” Ucap Sekda.

Pasca reformasi 1998 lalu, semua sepakat untuk mewujudkan kehidupan pers yang tidak hanya merdeka, profesional dan bermartabat, serta menjamin masyarakat mendapatkan informasi yang tepat, akurat dan benar. Pers yang memegang teguh kode etik jurnalistik, kredibilitas dan integritas wartawan secara sungguh–sungguh.

”Untuk mewujudkan itu semua, maka kehadiran PWI sebagai salah satu organisasi pers terbesar di tanah air tidak boleh dinafikan sama sekali. Kehadiran PWI di Kabupaten Nunukan sangat penting untuk menjamin dan memastikan wartawan yang berada di bawah naungannya adalah benar–benar wartawan yang kompeten dan profesional, bukan wartawan gadungan, apalagi wartawan yang tidak punya media sama sekali.” Tegasnya.

Kehadiran PWI juga bisa menjadi jembatan yang menghubungkan kepentingan pemerintah dan kepentingan para wartawan. Pemerintah tentu saja tidak memiliki keinginan sema sekali untuk melakukan intervensi terhadap tugas–tugas jurnalistik yang dilaksanakan oleh wartawan, namun ketika terjadi bias dan miss informasi, maka disinilah PWI bisa mengambil peran yang lebih besar untuk membantu penyelesaiannya. PWI juga bisa mengambil peran yang besar untuk terus menerus membantu peningkatan kualitas dan kompetensi para wartawan, sehingga harapannya wartawan yang melakukan kegiatan jurnalistik di Kabupaten Nunukan benar–benar handal dan memiliki kompetensi yang memadai.

Sebagai pemerintah, Serfianus mengingatkan kepada semua wartawan yang tergabung dalam PWI senantiasa teguh dalam menjalankan fungsi–fungsi pers, yaitu sebagai media pemberi informasi, memberi pendidikan bagi masyarakat, melakukan kontrol sosial, serta menyajikan hiburan yang sehat bagi masyarakat.

”Harapan saya kiranya sinergitas ini dapat terus kita jalin dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” Ujar Serfianus sebelum mengakhiri sambutannya.

Dalam sambutan dan laporannya, ketua panitia Konferkab 1 PawI Kabupaten Nunukan Alamsyah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan dan semua pihak yang telah mendukung Konferensi Kabupaten Pertama PWI ini.

“Dengan terbentuknya PWI Kabupaten Nunukan, maka Konferensi Pertama bisa kita gelar pada hari ini, tentunya ini menjadi tonggak sejarah bagi insan pers di Kabupaten Nunukan, sebagai sub dimensi pembangunan, dan menjadi wadah kewartawanan di Nunukan,” Kata Alamsyah.

Perjalanan PWI yang penuh dengan dinamika, namun dengan terbentuknya PWI Nunukan akan membuat hubungan wartawan akan semakin erat. PWI juga memberikan pada dua aspek yakni pendidikan dan advokasi. Dia berharap intrumen ini menjadi semakin menajamkan dalam berfikir dan berbuat secara konstruktif.

“Wartawan di Kabupaten Nunukan saat ini yang dianggap sudah kompeten jumlah puluhan, ada yang bersertifikasi Muda, Madya dan sebentar lagi ada yang bersertifikasi Utama,” Imbuhnya.

Setelah bermusyawarah, KonferKab 1 Kabupaten Nunukan ini memilih Taslee sebagai Ketua Umum Terpilih dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan Periode Tahun 2023 – 2026.

Tampak hadir dalam kegiatan Kabag Prokompim Setda Kabupaten Nunukan Joned, S.Hut, Ketua Bawaslu Kalimantan Utara, dan Ketua Bawaslu Nunukan.

(PROKOMPIM)

Yayasan Ibnu Sina Nunukan Gelar Seminar Parenting Akbar

NUNUKAN – Yayasan Ibnu Sina Kabupaten Nunukan menggelar Seminar Parenting Akbar tentang Pendidikan Aqil Baliq atau Peelindungan Diri Dari Orientasi Seksual Menyimpang (LGBT). Kegiatan yang mengusung tema, “Kiat Sukses Mendampingi Anak Menjadi Generasi Z Yang Beradab” dilaksanakan di Gedung GOR Dwikora Nunukan. Sabtu (4/11).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nunukan Faridah Ariyani mewakili Bupati Nunukan, serta dihadiri pula oleh Perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Ibnu Sina Kab. Nunukan Dian Kusumanto, Ketua Dewan Pembina Yayasan Ibnu Sina Kab. Nunukan Muhammad Nasir, Ketua Yayasan Ibnu Sina Oji Raharjo, Para Kepala Sekolah SIT Yayasan Ibnu Sina TKIT, SDIT, SMPIT, SMAIT Boarding School, serta para Wali Murid.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Psikolog Pendidikan dan Psikolog Biro Psikologi Progres Bandung Rosyidah Carum.

Kegiatan seminar kali ini dibuka dengan penampilan tarian dari TKIT Ibnu Sina Kab. Nunukan dan tarian Sama yang berasal dari Aceh yang ditarikan siswi SMPIT Ibnu Sina.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kab. Nunukan Faridah Ariyani menyampaikan sambutan Bupati Nunukan.

Dalam sambutannya mengatakan bahwa sangat penting untuk memahami peran vital orang tua dan pendidik dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlah baik, berintegritas dan bertanggungjawab.

“Diperlukan wawasan yang luas tentang bagaimana cara mengatasi tantangan modern dalam mengatasi tatangan modern dala mendidik anak tentang nilai-nilainaqil baliq, terutama di era digital yang dipengaruhi oleh tekhnologi dan media sosial.”ungkapnya.

Faridah juga mengatakan bahwa kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua dalam mewujudkan aqil balik yang paripurna. Sekolah dapat memberikan dasar pendidikan, sementara orang tua meiliki peran kunci dalam menerapkan nilai-nilai kesopanan dan keadaban anak dirumah.

“Kami berharap, kegiatan seminar parenting akbar ini, jangan hanya sekedar seremonial belaka, akan tetapi bisa berkelanjutan untuk mewujudkan menjadi generasi yang unggul dan bisa mencapai tiga kesuksesan yaitu alim dan faqih, Barakhlaquk Karimah serta mempunyai kemandirian untuk bekal hidupnya kelak.” ujarnya.

Tak lupa pula diakhir sabutannya Faridah Ariyani, menyampaikan ucapan terima kasih dan menyambut baik kepada Yayasan Ibnu Sina yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini.

(PROKOMPIM)

Sekda Dukung Bawaslu dalam Menciptakan Pemilu yang Demokratis, Transparan dan Jujur

NUNUKAN – Sekretaris Daerah Serfianus membuka acara sosialisasi tata cara pengajuan permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu pada tahapan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pemilu Tahun 2024, yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Nunukan di Cafe Sayn Alun Alun Kota Nunukan, Jum’at 3 November 2023.

Dalam kesempatan itu, Sekda Nunukan membacakan sambutan Bupati Nunukan mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nunukan atas terselenggara kegiatan tersebut, menurutnya proses demokrasi harus diciptakan lebih baik aman dan santun dengan melaporkan kebawaslu apabila terjadi sebuah sengketa dalam dalam proses pemilu.

” Saya berharap dengsn diadakannya kegiatan sosialisasi ini, dapat meningkatkan pemahaman kepada peserta sosialisasi, perwakilan partai politik, serta meningkatkan partisipasi berbagai elemen masyarakat untuk melapor ke bawaslu jika terjadi dugaan pelanggaran pemilu. Dengan begitu akan tercipta pemilu di Kabupaten Nunukan yang semakin berkualitas sehingga melahirkan Kader kader pemimpin yang berasal langsung dari penjaringan masyarakat melalui pemilu yang demogratis, transparan, jujur dan adil,” jelasnya.

Sembari mengatakan bahwa suksesnya sebuah event pemilu pilkada bukan tentang hebatnya sebuah lembaga penyelenggara pemilu, akan tetapi peran aktif masyarakat sebagai pemilih yang menentukan hal tersebut, melalui pemilu akan memberikan nuansa kebersamaan dengan senantiasa membina dan membangun rasa persaudaraan sebagai bentuk hubungan yang baik dilandasi dengan toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai dan semangat menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

(PROKOMPIM)