Gubernur Lantik Pengurus Baznas Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltara di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Selasa (12/12).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Yansen Tp., M. Si, Anggota DPRD Kaltara, Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara, Sekretaris Provinsi, H. Suriansyah, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Gubernur mengungkapkan, kehadiran Baznas diharapkan mampu menjalankan perannya dengan efektif dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Kaltara.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan kelangsungan misi kemanusiaan Baznas di Kaltara,” ujar Gubernur.

Karena itu, Gubernur menghimbau Baznas Kaltara dapat meningkatkan efektifitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Gubernur juga meminta agar para pengurus Baznas Kaltara dapat meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas mereka.

“Sinergi yang erat dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan akan mengoptimalkan upaya Baznas Kaltara, menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara,” tuntasnya.

(Dkisp)

Puncak HUT DWP di Kabupaten Nunukan Berlangsung Meriah

NUNUKAN – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Dharma Wanita Persatuan (DWP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan berlangsung meriah. Ada pesembahan tari – tarian dan bazar produk UMKM, penjualan pangan murah, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan cendramata kepada janda – janda ASN.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nunukan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 DWP dengan mengangkat tema “Peran Strategis Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan” yang dirangkai kan dengan Hari Ibu ke-95 tahun 2023 dengan Tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya”. berlangsung dilantai 5 Kantor Bupati Nunukan Selasa (12/12).

Dalam peringatan HUT DWP dan Hari Ibu tahun ini juga digelar seminar dengan tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju Perempuan Berdaya dan Berkarya” dengan menghadirkan Narasumber Fanny Sumajouw, S.Psi, Psikolog (Bunda Fanny) dengan segudang profesi diantaranya sebagai Founder/Owner Yayasan Bening Hati Tarakan, Ketua PUSPA (Perlindungan Perempuan & Anak) Provinsi Kaltara, Psikolog/Konselor Anak & Keluarga Provinsi Kaltara, Psikolog/Konselor UPTD-PPA Provinsi Kaltara dan Inspirator “PUSPA” Kementerian PPPA Wilayah Kaltara.

Kegiatan yang diikuti oleh Istri – Istri para ASN dan Organisasi Wanita Se – Kabupaten Nunukan ini juga dihadiri oleh Ketua PKK Kabupaten Nunukan yang juga sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi Hj. Sri Kustarwati, Ketua DPRD kabupaten Nunukan Hj.Leppa, para Asisten dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Asisten Administrasi Umum Setda Nunukan Drs. Syafarudin mewakili Bupati Nunukan dalam sambutannya mengatakan peringatan hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan dan Hari Ibu tahun 2023 ini dirangkaikan menjadi satu, dimana sebagai garda terdepan dan pelopor kaum wanita dalam keikutsertaanya dalam hal pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya yang ada di Kabupaten Nunukan.

“Sebagai seorang Ibu sekaligus anggota Dharma Wanita, tentunya kita mengetahui apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita kepada Bangsa,”ujarnya.

Syafarudin menyampaikan bahwa melihat kondisi saat ini dimana seorang wanita dalam pembangunan bangsa sangatlah berperan, dia mengatakan tanpa kehadiran seorang wanita, sebuah perjalanan kehidupan manusia itu akan sirna dan tidak seimbang. Lalu disini, Dharma Wanita tampil sebagai pelopor untuk memperjuangkan hak-hak wanita dan harus diikutsertakan dalam pembangunan kehidupan bangsa untuk lebih maju dan lebih baik lagi.

Lebih lanjut dikatakannya dengan mengambil tema ”perempuan berdaya dan berkarya”peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan dan Hari Ibu tahun ini selaras dengan cita-cita dan harapan bangsa, dimana saat ini bangsa indonesia sudah memberikan kaum wanita kesempatan untuk selalu tampil dan menjadi pendobrak perubahan. ini merupakan salah satu kesadaran akan kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi harkat dan martabat kaum wanita.

“jika kita bandingkan di belahan dunia lainnya yang mana ada sebagian kaum wanita yang menjadi bahan ejekan, dianggap lemah, dan diskriminasi. namun bangsa kita tidak demikian. kita semua dianggap sama dihadapan konstitusi dan dihadapan tuhan, maka sebagai dharma wanita dan kaum ibu, saya mengajak kepada kita semua untuk satukan tekad dan kekuatan untuk selalu mempertahankan hak-hak kaum wanita dalam menghadapi berbagai persoalan diskriminasi dan pelecehan kaum wanita di indonesia.” Jelasnya.

Sementara Pj. Ketua DWP Kabupaten Nunukan Hj. Fitria T. Asmar membacakan sambutan Ketua Umum DWP Pusat, Ny. Franka Makarim, bahwa pendidikan khususnya dalam keluarga, menempatkan perempuan sebagai aktor kunci didalamnya. “Karena pendidikan merupakan salah satu modal utama dalam pembangunan berkelanjutan, perempuan memiliki andil besar dalam proses perwujudannya,” ungkapnya.

Dirinya pun mendorong untuk terus bergerak dengan penuh semangat. Serta mendorong menjadi organisasi yang senantiasa menjadi pilar penting dalam menguatkan peranan perempuan Indonesia.

“Sebagai pilar pembangunan, Ibu-ibu pengurus dan anggota DWP merupakan Kekuatan yang luar biasa dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa, bersama-sama kita senantiasa memberikan kontribusi yang bermakna dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, sampai sosial budaya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Hj. Fajar selaku pengurus GOW membacakan sejarah singkat ditetapkannya Hari Ibu, Ikrar para pejuang pada Kongres Perempuan Indonesia pertama tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta merupakan tonggak sejarah puncak perjuangan kaum perempuan, dan Kongres Perempuan yang ketiga tahun 1938 sejak saat itu ditetapkan sebagai Hari Ibu.

Puncak peringatan HUT ke-24 DWP kabupaten Nunukan ditutup dengan pemutaran Video jejak langkah DWP Kabupaten Nunukan Nunukan dan pemotongan Tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur.

(PROKOMPIM)

BNPP Gelar Rakor Tindak Lanjut Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Kawasan Eks OBP Segmen Sungai Simantipal

NUNUKAN – BNPP RI mengadakan Rakor tindak Lanjut Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Kawasan Eks OBP Segmen Sungai Simantipal. Acara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Bupati Nunukan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Munir, mewakili Bupati Nunukan. Selasa (12/12).

Turut hadir dalam acara tersebut Deputi Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri yang di wakili Plt. Asisten Deputi Penataan Ruang Kawasan Perbatasan Harris Fadhly beserta rombongan, Kementerian ATR/BPN, BNPP RI, Dinas Energi dan Sumber Daya Prov. Kalimantan Utara, Perwakilan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 8/MBC, Kepala BPPD Kab. Nunukan, serta Kepala OPD Terkait, Camat Lumbis Pansiangan.

Dalam kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Munir menyampaikan sambutan tertulis Bupati Nunukan.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa hari ini kembali dilakukan pembahasan terkaitt dengan tindak lanjut rencana aksi percepatan pembangunan wilayah di sekitar sungai simantipal, yang sebelumnya merupakan wilayah berstatus OBP.
Menurut Bupati Laura, tindak lanjut ini sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat yang berada di wilayah sungai sumantipal mendapat perhatian yang serius dari Pemerintah.

“Kita semua memastikan, bahwa kembalinya wilayah tersebut ke dalam pangkuan NKRI akan memberikan jaminan kehidupan yang lebih baik kepada masyarakat yang berada di sekitarnya”, ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati juga mengingatkan agar tindak lanjut dari rencana aksi yang sudah disusun, harus tetap memperhatikan dan mengakomodiri saran masukan serta kegiatan dari masyarakat.

Selain itu, Deputi Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri yang diwakili Plt. Asdep Penataan Ruang Kawasan Perbatasan Harris Fadhly juga menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya dikatakan bahwa pada tahun 2019, dalam forum joint Indonesia-Malaysia/Joint Malaysia-Indonesia Boundary Committee On The Demacration And Survey Of The Internastional Boundary Between Malaysia and Indonesia (JIM/JMI) Ke 43 yang dilaksanakan pada tanggal 21 November 2023 di Kuala Lumpur Malaysia, telah disepakati bahwa 2 (dua) dari 9 (sembilan) segmen batas negara RI-Malaysia yang berstatus sebagai Outstanding Boundery Problems (OBP) dinyatakan selesai dan sah sebagai bagian dari wilayah NKRI. Kedua segmen C500-C600 yang berada di Kec. Lumbis Pansiangan Kab. Nunukan.

“Berdasarkan kesepakatan tersebut, Pemerintah RI melalui BNPP telah nelakukan langkah-langkah penyiapan program atau rencana kerja Pengembangan Kawasan Eks OBP tersebut, Khusunya Eks OBP segmen sungai Simantipal”, ungkapnya.

(PROKOMPIM)

Bupati Laura Hadiri Safari Natal di Wilayah Krayan

NUNUKAN – Setelah menghadiri perayaan Natal yang dgelar oleh Gereja gereja di Nunukan, menghadiri Safari Natal di Mansalong, maka pada Selasa (12/12/2023) Bupati Laura kembali menghadiri Safari Natal yang diadakan di Long Bawan, Kecamatan Krayan.

Meskipun kesibukannya sebagai Bupati Nunukan sangat padat, Bupati Laura masih menyempatkan diri untuk menghadiri Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang sudah diagendakan oleh Protokol. Tanpa mengenal lelah, tetap melangkah walaupun suara pilek terdengar ketika membaca sambutan, menjadi contoh dan teladan dari seorang pemimpin dalam hal toleransi, demi terciptanya kehidupan yang harmonis dan sejahtera bagi semua warga Kabupaten Nunukan.

Hadir di BPU Long Bawan Bupati Laura mengucapkan selamat merayakan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, semoga damai natal dapat membawa kebahagiaan, kesejahteraan dan berkat bagi seluruh warga Krayan.

“Perayaan Natal Tahun ini mengambil tema ‘Kemuliaan bagi Allah, dan Damai Sejahtera di Bumi’ tema ini mengandung ajakan agar umat Kristiani dimanapun berada harus senantiasa menyebarkan cinta kasih dan perdamaian. Umat Kristiani harus selalu mengutamakan kerukunan, gotong royong dan saling membantu kepada sesama.” Jelasnya.

Bupati Laura juga dalam waktu yang sama mengingakan akan pentingnya tehnologi informasi yang begitu maju, dulu Krayan seakan terisolir dari informasi apapun di dunia luar, dan sekarang sudah begitu terbuka, tapi sekarang melalui internet dengan mudah di akses segala informasi dan tontonan apapun yang diinginkan secara bebas.

Kendati demikian, Bupati Laura mengingatkan kemajuan teknologi seperti mata pisau yang sangat tajam. Jika mampu memanfaatkan dengan baik, maka Internet akan memberikan manfaat dan kemajuan. Namun sebaliknya, jika tidak bisa menggunakannya dengan baik, maka Internet dan kemajuan teknologi justru bisa menghancurkan diri dan keluarga, serta menggulung habis nilai nilai luhur dan peradaban yang dimiliki.” untuk itu, mari kita jaga diri dan keluarga kita masing masing, kita perbaiki kualitas komunikasi di tengah keluarga, masyarakat, supaya kualitas hidup kita tidak ikut terdegradasi oleh kemajuan teknologi,” tambahnya.

Tidak lupa Bupati laura diakhir sambutannya mengatakan dalam menyambut Tahun Baru 2024 harus disambut dengan semangat yang baru, jiwa yang lebih bersih, hati yang optimis dan dipenuhi oleh cinta kasih.“Semoga Tahun 2024 akan membawa kehidupan yang lebih damai, lebih bahagia dan lebih sejahtera. Tantangan di tahun depan pasti akan semakin berat, tetapi saya percaya, dengan keyakinan yang kuat dan semangat kebersamaan, kita pasti akan manpu melalui semua tantangan itu dengan baik,” tutupnya.

Usai sambutan Bupati Laura menyerahkan bantuan hibah dari Pemerintah Daerah kepada Gereja Katolik Krayan, GKII Long Bawan, Gereja Bethany Buduk Kubul, Gereja Bethany Long Bawan, GKPI Long Bawan, Gereja Bethany Long Midang, GKII Buduk Tumu, Gereja Bethany padat Karya yang masing-masing Gereja mendapatkan 20 juta rupiah, kemudian kepada lembaga adat besar daratan tinggi Krayan sebesar 36 juta dan juga tidak lupa Bupati Laura memberikan bantuan kepada para lansia.

(PROKOMPIM)

Berikan Motivasi untuk Gapai Indonesia Emas 2045

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Wagub Kaltara), Dr Yansen TP, M.Si mengungkapkan, wanita memiliki peran yang sangat strategis yaitu sebagai penolong bagi suami. Ia juga dapat berperan sebagai pengasuh anak, dengan kata lain sosok ibu sangat penting untuk membentuk karakter manusia.

“Betapa pentingnya pendidikan yang dilakukan oleh rumah tangga dimana ibu adalah pelaku pendidikan paling di utamakan, tidak bisa kita sepelekan jasa ibu,” ujar Wagub Kaltara, Selasa (12/12).

Ia mengungkapkan, masa depan anak bergantung pola didik dan asuh yang dilakukan saat ini. Sehingga ia menganggap pendidikan karakter memiliki peran penting untuk menggapai Indonesia Emas 2045.

“Kita bisa bayangkan kondisi anak kita hari ini mencerminkan 10 tahun atau 20 tahun kedepan maka ini tantangan kita dalam pendidikan rumah tangga untuk mendidik anak-anak kita kedepannya khususnya Kaltara,” katanya.

Wagub memberikan motivasi para ibu yang ada di Kaltara. Ia mengajak para ibu untuk menyadari potensi diri yang dimiliki, sehingga dapat menjawab tantangan sulit dalam membentuk karakter anak.

“Sesungguhnya perjuangan wanita sudah sampai pada puncak yang sangat baik, karena kita melihat sosok ibu ada yang jadi Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati dan bahkan Tentara dan Polisi, ini menjadi hal yang bangga buat kita,” tutupnya.

Hadir dalam acara Sekprov Kaltara, Dr. H. Suriansyah, M.AP, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rachmawati Zainal,S.H., Kepala Dinas Pembadayaan Perempuan Ir.wahyuni Nuzband, M.AP, Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara Sarah Louis, S.H.M.,Hum, Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Agus Nugraha, S.H.,S.I.K.,M.H. DPRD Provinsi Kaltara, Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kaltara, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kaltara dan Forkopimda Kaltara.

(dkisp)